E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat era Donald Trump: Kajian mengenai Faktor Psikologis dalam Free and Open Indo Pacific
The Indo-Pacific region is an area that connects the Indian and Pacific Oceans so that it has a strategic geopolitical and geo-economics’ position. This region became the center of rapid growth, giving rise to a hierarchy for the United States as a great power country. This is demonstrated by the emergence of the Free and Open Indo-Pacific policy in the era of Donald Trump. This research aims to analyze psychological factors in US foreign policy under Donald Trump through the The Policy of Free and Open Indo-Pacific. This research uses the theory of leaders in foreign policy decision-making. This paper uses qualitative methods by collecting data through interviews with several informants and documentation studies. This research found that the Free and Open Indo-Pacific policy was considered more aggressive due to the influence of psychological factors from Donald Trump, ranging from idiosyncratic factors such as the nature and character of Donald Trump to external factors such as business background and relations between the United States and other countries
PENGARUH INVESTASI LUAR NEGERI DAN INVESTASI DALAM NEGERI TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
AbstractUntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu upaya dari pemerintah, upaya tersebut berupa kebijakan. Kebijakan yang bersifat memberikan dorongan, agar pihak pemilik modal baik luar negeri maupun dalam negeri tertarik berinvestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh investasi luar negeri dan investasi dalam negeri terhadap Produk Domestik Regiona Bruto di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan adalah pendekatan asosiatif kuantitatif, dengan model regresi linier berganda. Variabel independen terdiri dari investasi luar negeri dan investasi dalam negeri, sedangkan variabel dependen adalah produk domestik regional bruto. Sumber data diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa persamaan regresi linier berganda yaitu: Y = 35.314.377,872+24.657,676X₁+4.452,316X, dengan nilai koefisien regresi untuk investasi luar negeri sebesar 24.657,676 dan koefisien regresi untuk investasi dalam negeri sebesar 4.452,316. Koefisien Korelasi sebesar 0,962 dan Koefisien Determinasi sebesar 92,6 persen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa investasi luar negeri dan investasi dalam negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap produk domestik regional bruto Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kata kunci: Investasi, luar negeri, dalam negeri, Produk domestik regiona brut
Peranan Politik Hukum dalam Menyikapi Kekosongan Hukum pada Perkawinan Beda Agama di Indonesia
Pernikahan atau Perkawinan merupakan suatu proses pengikatan janji suci antara seorang laki-laki dan seorang perempuan yang sudah mencapai waktu kedewasaannya dengan keyakinan yang sama dimana pernikahan tersebut adalah suatu ibadah yang bersifat suci dan sakral. Pernikahan tidak boleh dilakukan sembarangan karena ini merupakan salah satu bentuk ibadah terpanjang dan dapat dijaga hingga maut memisahkan.Namun, di masa sekarang ini semakin marak Perkawinan beda agama. Misalnya dimana Laki-laki beragama Islam sedangkan Perempuan beragama Kristen begitupun sebaliknya. Di Indonesia sendiri sudah banyak Lembaga Peradilan yang menghadapi gugatan terhadap Perkawinan beda agama ini
Implementasi Sistem Presensi Pada Kegiatan Seminar Dengan Pengenalan Wajah Menggunakan Metode YOLO V5
Sistem presensi adalah proses pencatatan kehadiran yang penting dalam berbagai lingkungan, seperti perusahaan, perkantoran, dan sekolah. Saat ini, sistem presensi dapat dioptimalkan dengan teknologi pengenalan wajah menggunakan metode YOLOv5, sebuah metode deep learning untuk deteksi objek pada gambar atau video dengan akurasi tinggi. Sistem presensi otomatis dengan metode YOLOv5 mampu mengatasi masalah kecurangan dalam presensi, menyediakan pencatatan yang cepat dan akurat, serta memastikan data presensi yang aman. Penelitian ini mengimplementasikan sistem presensi otomatis dengan pengenalan wajah menggunakan metode YOLOv5 untuk sebuah kegiatan seminar. Melalui pengujian, sistem ini berhasil mendeteksi wajah peserta dengan tingkat keberhasilan rata - rata sebesar 77.5% pada pengujian dengan 40 data peserta. Namun, masih terdapat beberapa wajah yang tidak terdeteksi, sekitar 22.5% hingga 30%, karena beberapa faktor seperti posisi kepala yang terlalu miring, cahaya ruangan yang kurang optimal, dan kualitas citra dataset yang digunakan dalam pelatihan model. Sistem yang telah dirancang dijalankan dengan mengintegrasikan ke dalam tampilan GUI program aplikasi sistem presensi melalui QT Designer. Setelah melalui proses pengujian, hasil dari program aplikasi sistem menunjukkan bahwa sistem telah berhasil dalam melakukan deteksi dan pengenalan wajah, presensi masuk dan keluar serta penyimpanan hasil presensi pada file Attendance.csv dengan performa yang baik
UJI KELAYAKAN TABUNG PEMADAM API MENGGUNAKAN ALAT HIDROTEST
Perkembangan alat pemadam kebakaran selalu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, baik dalam bentuk modern maupun tradisional. Tabung pemadam dikalangan masyarakat saat ini sangat banyak di luar pengamatan pihak terkait atau juga pihak pengguna yang tidak memahami pengunaannya. Dalam hal ini untuk pengujian tekanan kita menggunakan tekanan maksimalnya 225 bar, cara kerja alat hidrotest yang menggunakan mesin booster pump, serta kapasitas tabung yang digunakan. Pengujian ini bertujuan untuk menentukan apakah tabung pemadam kebakaran tersebut layak atau tidak digunakan. Menentukan kelayakan tabung tersebut dapat di lihat dari beberapa faktor yaitu, tahun pembuatan tabung, lokasi dimana alat pemadam api diletakkan, kelalaian manusia dalam menggunakan alat pemadam tersebut, dan sambungan atau lasan. Dengan melakukan pengujian ini nantinya di dapatkan hasil semakin tinggi tahun pembuatan tabung kemungkinan untuk tabung tersebut layak digunakan tinggi juga
Edukasi Pengenalan Ecommersial Dengan Produk Tepung Pisang Sebagai Pionir Utama Penjualan Di Desa Sumber Mujur Yang Disasar Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sumber Mujur Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman empiris kepada mahasiswa untuk hidup ditengah-tengah masyarakat, dan secara langsung mengajarkan kepada mahasiswa cara identifikasi masalah-masalah sosial di masyarakat.Pendekatan dengan masyarakat di daerah daerah yang berada di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur dengan program ekonomi kreatif diarahkan untuk memberdayakan masyarakat lokal dalam menghasilkan mata pencaharian baru dan meningkatkan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan budaya setempat, seperti kerajinan tangan tradisional atau pariwisata lokal, diharapkan dapat membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.Dengan kombinasi pendidikan dan ekonomi kreatif dalam konteks KKN di hunian tetap penyintas erupsi gunung Semeru, diharapkan dapat membantu membangun fondasi yang kokoh bagi pemulihan komunitas, meningkatkan kapasitas adaptasi, dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sumbermujur serta mendukung pemulihan komunitas di hunian tetap penyintas erupsi Gunung Semeru.
EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides L.) TERHADAP Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes
Infeksi kulit umum disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Daun Badotan secara tradsional digunakan untuk pengobatan luka luar. Daun bandotan memiliki aktivitas sebagai antibakteri karena di dalam daun bandotan terdapat senyawa kumarin, kariofilen dan ageratokromen. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula salep kulit ekstrak daun bandotan yang memenuhi syarat mutu fisik berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menentukan aktifitasnya terhadap S. aureus dan P. acnes. Dibuat 3 formula salep masing-masing dengan penambahan ekstrak daun bandotan sebesar 10% (F1), 15% (F2) dan 20% (F3). Dilakukan uji mutu fisik meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas dan cycling test dan aktifitas antibakteri dengan metode sumuran. Hasil uji menunjukkan semua formula salep ekstrak daun bandotan memenuhi syarat mutu fisik berdasar SNI 16-4399-1996. Sedian F1, F2, dan F2 masing-masing memiliki daya hambat terhadap S. aureus dengan rata-rata DDH 18,24 mm, 22,70 mm, dan 25,86 mm, sedangkan rata-rata DDH terhadap P. acnes adalah 19,10 mm, 23,17 mm, dan 25,47 mm. Disimpulkan bahwa salep ekstrak etanol 70 % daun bandotan berpotensi dikembangkan sebagai obat infeksi kulit yang disebabkan S. aureus dan P. acnes.
Konseling Efek Samping Konsumsi Antiplatelet Bersamaan dengan Bawang Putih
Stroke ialah tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsi otak fokal atau global, dapat menyebabkan kematian, tanpa penyebab lain selain vascular. Platelet atau trombosit mampu meningkatkankoagulasi sehingga terbentuk agregat yang mempengaruhi hemostatis primer. Respons yang berlebihan berakibatiskemia atau infark sehingga membutuhkan antiplatelet. Antiplatelet ialah agen berperan untuk menghambat pelepasan dan agregasi platelet. Antiplatelet secara kimia seperti Aspirin dan herbal yaitu bawang putih. Metabolit sekunder bawang putih ajoene dan dithiin memiliki sifat pengencer darah, mampu menurunkan kecepatan pembekuan darah yang bersifat antikoagulasi. Hal ini mampu mengurangi risiko stroke dan penyakit kardiovaskuler. Penggunaan bawang putih dikombinasikan dengan antiplatelet seperti Aspirin menyebabkan pendarahan yang memiliki efek samping. Metode penelitian berdasarkan hasil penyuluhan dari pre-test dan post- test, diperoleh persentase pre-test tertinggi (26,7%), pre-test terendah (3,3%) dan post-test tertinggi (66,7%) dan post-test terendah (3,3%). Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan ini meningkatkan pengetahuan
ANALISIS DEEP ECOLOGY ARNE NAESS TERHADAP PEMBANGUNAN IBU KOTA NUSANTARA UNTUK MELINDUNGI EKOSISTEM DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan sebuah upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengurangi ketimpangan dan menghilangkan Jawasentris. Kalimantan Timur terpilih menjadi kawasan untuk pembangunan Ibu Kota baru karena termasuk wilayah yang strategis dan letaknya yang tepat untuk membangun sentral pemerintahan yang baru dan berkelanjutan. Kalimantan sebagai salah satu paru-paru dunia yang terkenal akan hutannya yang membentang luas serta didalamnya terdapat flora dan fauna endemik. Pembangunan ibu kota ini menimbulkan permasalahan baru karena merusak lingkungan akibat deforestasi terhadap hutan. Hal ini menjadi fokus utama peneliti karena dalam implementasi pembangunan Ibu Kota Nusantara ini, pemerintah kurang memerhatikan aspek keseimbangan antara kepentingan manusia dengan alam. Deep Ecology menekankan seluruh makhluk hidup memiliki nilai dan hak yang sama untuk dihargai terlepas alam mempunyai manfaat bagi manusia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konsep Deep Ecology Arne Naess terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara untuk melindungi ekosistem dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis sumber data sekunder yaitu studi pustaka dari literatur mengenai Ibu Kota Nusantara. Penelitian ini menunjukkan penerapan prinsip Deep Ecology dapat memberikan panduan dalam merancang pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan integrasi Deep Ecology dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara untuk mencapai keseimbangan antara manusia dan alam
TANTANGAN MOBILITAS BERKELANJUTAN SEBAGAI MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Indonesia dalam menerapkan salah satu agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni mobilitas berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan memanfaatkan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yang diadopsi dari kajian penelitian terdahulu, media massa online dan data resmi pemerintah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik interaktif model. Triangulasi data yang digunakan berupa triangulasi sumber data untuk menguji validasi data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan multidimensi dalam merealisasikan konsep mobilitas berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi berupa komitmen kebijakan, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan sosial. (1) Rendahnya komitmen pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan pengalihan transportasi pribadi menuju transportasi publik menjadi tantangan paling utama. (2) Ketimpangan penyediaan infrastruktur yang memadahi baik kuantitas dan kualitas transportasi publik maupun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi alasan keengganan masyarakat beralih pada transportasi berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). (3) Sebagian besar transportasi publik di Indonesia belum menerapkan aspek inklusivitas. Temuan ini dapat menjadi evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki setiap komponen tantangan guna mewujudkan mobilitas berkelanjutan sebagai manifestasi dalam mitigasi perubahan iklim