E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
    2285 research outputs found

    SAMPAH TUNTAS BERSAMA KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN: STRATEGI REGENERASI KOMUNITAS MELALUI KETERLIBATAN PEMUDA DESA WATESJAYA

    Full text link
    Pengelolaan sampah yang belum optimal di RW 04 menjadi permasalahan utama yang mempengaruhi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Program pengabdian masyarakat "Sampah Tuntas Kampung Ramah Lingkungan" dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah. Metode pelaksanaan meliputi diskusi terbuka (FGD) untuk merumuskan strategi bersama, sosialisasi pengelolaan sampah kepada warga, serta pengaplikasian tempat sampah di tiap RT disertai operasi semut bersama komunitas PEPELING. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap pengelolaan sampah organik dan anorganik hingga 35-40%, partisipasi warga dalam membuang sampah pada tempatnya mencapai 75%, serta berkurangnya sampah berserakan di lingkungan. Pendekatan partisipatif yang melibatkan komunitas dan perangkat desa terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan. Program ini memberikan model pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat diadaptasi di wilayah lain dengan dukungan kolaboratif dari berbagai pihak

    Tinjauan Komprehensif Jaringan Syaraf Tiruan RNN: Karakteristik, dan Aplikasi dalam Peramalan Energi Bangunan Gedung

    Full text link
    The advancement of Artificial Intelligence (AI) and Machine Learning (ML) has introduced various approaches to processing time series data, particularly for energy consumption forecasting. One of the most prominent architectures is the Recurrent Neural Network (RNN) and its variants, such as Long Short-Term Memory (LSTM), Gated Recurrent Unit (GRU), and Bidirectional LSTM (BiLSTM), which are designed to capture temporal dependencies in sequential data. This study examines the development, characteristics, and performance of RNN and its variants across various domains, with a specific focus on building energy consumption forecasting. The reviewed research spans from 1990 to 2024 and was selected based on relevance, citation count, and novelty of contribution. The findings indicate that LSTM and GRU generally outperform standard RNNs in handling long-term dependencies, while BiLSTM is effective for complex data patterns. However, challenges such as the need for high-quality data, computational complexity, model interpretability, and integration into Energy Management Systems (EMS) remain significant barriers. This study reaffirms the importance of RNN and its variants in energy prediction systems while opening opportunities for further research on hybrid architectures and the development of more user-friendly interfaces

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN SEBAGAI PENGINGAT TERHADAP MANAJEMEN RISIKO PENONAKTIFAN BPJS KESEHATANAKIBAT TUNGGAKAN IURAN PESERTA MANDIRI

    Full text link
    ABSTRAKBPJS Kesehatan merupakan badan publik yang menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk seluruh masyarakat Indonesia. Namun, tingginya angka penonaktifan kepesertaan terutama dari segmen peserta mandiri akibat tunggakan iuran masih menjadi persoalan serius dalam keberlanjutan layanan. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya kepatuhan pembayaran yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang rendah mengenai manfaat BPJS, kesulitan finansial untuk membayar iuran, ketidakmampuan dalam mengakses informasi atau saluran pembayaran, faktor lupa dan kurangnya sistem pengingat. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Mobile JKN dengan fitur pengingat pembayaran iuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai pengingat terhadap manajemen risiko penonaktifan BPJS Kesehatan akibat tunggakan iuran peserta mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-asosiatif. Sampel sebanyak 30 responden dipilih secara purposive dari peserta mandiri BPJS Kesehatan Kabupaten Tegal yang menggunakan aplikasi Mobile JKN. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan aplikasi Mobile JKN terhadap manajemen risiko penonaktifan layanan. Kesimpulannya, aplikasi Mobile JKN merupakan alat efektif dalam upaya mitigasi risiko penonaktifan layanan bagi peserta mandiri.Kata kunci: Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan, Manajemen Risiko, Penonaktifan Layanan ABSTRACTBPJS Kesehatan is a public body that administers the National Health Insurance (JKN) program for all Indonesians. However, the high rate of membership deactivation, especially among independent participants due to contribution arrears, remains a serious problem in service sustainability. One of the main causes is low payment compliance influenced by a low level of knowledge about BPJS benefits, financial difficulties in paying contributions, inability to access information or payment channels, forgetfulness, and a lack of a reminder system. To address these challenges, BPJS Kesehatan launched the Mobile JKN application with a contribution payment reminder feature. This study aims to analyze the effect of using the Mobile JKN application as a reminder on the risk management of BPJS Kesehatan deactivation due to contribution arrears for independent participants. The research method used is quantitative with a descriptive-associative approach. A sample of 30 respondents was purposively selected from independent BPJS Kesehatan participants in Tegal Regency who use the Mobile JKN application. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed with a simple linear regression test using SPSS. The results showed a positive and significant influence between the use of the Mobile JKN application on service deactivation risk management. In conclusion, the Mobile JKN application is an effective tool in mitigating the risk of service deactivation for independent participants.Keywords: Mobile JKN Application, BPJS Kesehatan, Risk Management, Service Deactivatio

    Pengaruh Penggunaan Aplikasi Dolibarr terhadap Proses Transaksi di Kasir (Studi Kasus Bebek Majir Jl. Budi Mulia No.6, RT.6/RW.11, , Jakarta Utara, DKI Jakarta, 14420)

    Full text link
    AbstractThis study aims to analyze the impact of using the Dolibarr application on cashier transaction processes at Bebek Majir, a micro-scale culinary business in North Jakarta. A qualitative descriptive approach was employed through direct observation and semi-structured interviews with cashiers and management. The findings indicate that the implementation of Dolibarr, particularly the Point of Sale (TakePOS) module, improves transaction efficiency by accelerating order input and payment calculations, as well as enhancing data accuracy through automated recording. In addition, digitally stored transaction data enables management to monitor daily sales more effectively and supports operational decision-making. Therefore, Dolibarr is proven to be an effective digital solution for improving cashier transaction performance in micro culinary enterprises.AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Dolibarr terhadap proses transaksi kasir pada usaha kuliner skala mikro Bebek Majir di Jakarta Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan kasir serta manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Dolibarr, khususnya modul Point of Sale (TakePOS), mampu meningkatkan efisiensi transaksi melalui percepatan proses input pesanan dan perhitungan pembayaran, serta meningkatkan akurasi pencatatan melalui sistem pencatatan otomatis. Selain itu, data transaksi yang tersimpan secara digital memberikan kemudahan bagi manajemen dalam memantau penjualan harian dan mendukung pengambilan keputusan operasional. Dengan demikian, Dolibarr terbukti menjadi solusi digital yang efektif dalam meningkatkan kinerja transaksi kasir pada UMKM kuliner

    Strategi Diversifikasi Energi Uni Eropa Pasca Krisis Ukraina melalui REPowerEU

    Full text link
    Eskalasi konflik Rusia-Ukraina pada Februari 2022 telah memicu krisis di Kawasan Eropa, termasuk mengancam keamanan energi negara-negara anggota Uni Eropa yang telah lama bergantung pada pasokan energi dari luar kawasan Eropa. Sebagai respon atas eskalasi konflik tersebut, Uni Eropa mengeluarkan paket kebijakan REPowerEU untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dari Rusia serta untuk memperkuat ketahanan energi kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi diversifikasi energi Uni Eropa melalui paket kebijakan REPowerEU hingga tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kerangka perspektif neorealisme dan konsep keamanan energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Uni Eropa berhasil mengurangi ketergantungannya pada energi fosil dari Rusia melalui diversifikasi impor energi, terutama liquefied natural gas (LNG) dari Amerika Serikat dan melalui upaya percepatan transisi energi terbarukan. Meskipun demikian, kondisi ini turut menciptakan bentuk ketergantungan dan resiko baru, seperti volatilitas pasar LNG global, peningkatan biaya energi industri, ketergantungan terhadap teknologi energi bersih pada Tiongkok, serta munculnya potensi meningkatnya anggaran melalui paket kebijakan ReArm Europe

    BRIDGING REGULATION AND PRACTICE: REGIONAL INSIGHTS ON LOCAL BUDGET CORRUPTION AND GOVERNANCE IN SOUTHEAST ASIA

    Full text link
    Corruption in local government budget management remains a persistent threat to the principles of good governance across Southeast Asia. Despite the presence of formal regulatory frameworks aimed at promoting transparency and accountability, their practical implementation often falls short due to structural, institutional, and political constraints. This study investigates how public regulations influence the enforcement of good governance and explores the challenges faced by law enforcement agencies in combating corruption in regional budgets, with a particular focus on Indonesia and comparative insights from other ASEAN countries. Employing a qualitative approach, the study uses case studies of two Indonesian local governments, combining document analysis, in-depth interviews with key stakeholders, and field observations of budgeting practices. The findings reveal that although regulatory frameworks are generally adequate, their enforcement is undermined by limited bureaucratic capacity, political patronage, and institutional fragmentation. Law enforcement is further hampered by overlapping mandates, weak inter-agency coordination, and uneven resource allocation. Comparative analysis highlights that effective anti-corruption strategies require more than robust legal frameworks—they depend on political will, institutional integrity, and active civic participation. This study contributes both theoretically and practically by bridging the gap between policy and enforcement, offering insights for reform strategies tailored to decentralized governance systems

    PENGARUH SHOPEE PAYLATER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG KONSUMEN SHOPEE

    Full text link
    ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah ingin memahami bagaimana penggunaan fasilitas kredit seperti Shopee Paylater dapat memengaruhi loyalitas dan perilaku konsumen dalam melakukan transaksi berulang dan berupaya menggali pola perilaku konsumen yang menggunakan Shopee Paylater, termasuk faktor-faktor yang mendorong atau menghambat penggunaan layanan ini dalam konteks pembelian ulang secara online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner sebagai instrumen utama pengumpulan data. Populasi penelitian terdiri dari orang-orang yang telah menggunakan layanan Shopee Paylater pembelian sebanyak 110 orang lalu dilakukan random sampling dengan pembatasan populasi Teknik Slovin untuk menentukan sample yang diproses untuk penelitian yaitu sebesar 86 responden. Variabel dependen penelitian ini adalah keputusan pembelian ulang konsumen Shopee, sedangkan variabel independennya adalah Shopee Paylater. Dalam melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee Paylater berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian Ulang Konsumen Shopee.Kata kunci : Shopee, Shopee Paylater, Keputusan Pembelian Ulang, Konsumen  ShopeeABSTRACTThe purpose of this study is to understand how the use of credit facilities such as Shopee PayLater can influence consumer loyalty and behavior in making repeat transactions. This study also aims to explore consumer behavior patterns when using Shopee PayLater, including factors that encourage or hinder the use of this service in the context of online repeat purchases.This research employs a quantitative approach using a survey method with questionnaires as the primary data collection instrument. The population of this study consists of individuals who have used the Shopee PayLater service , totaling 110 respondent. Random sampling was applied with population limitations using the Slovin formula to determine the sample size, which resulted in 86 respondent.The dependent variable in this study is the consumer's repeat purchase decision on Shopee, while the independent variable is Shopee PayLater. To examine the influence of the independent variable on the dependent variable, simple linear regression analysis was used.The results of the study indicate that Shopee PayLater has a significant influence on consumers' repeat purchase decisions on Shopee.Keyword  : Shopee, Shopee Paylater, Repeat Purchase Decision, Shopee Consumen

    MANAJEMEN RESIKO KETIDAKPATUHAN PEMBAYARAN PAJAK BAGI WAJIB PAJAK DI INSTANSI PEMERINTAH DAERAH

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen risiko dalam menghadapi ketidakpatuhan pembayaran pajak oleh wajib pajak di lingkungan instansi pemerintah daerah. Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara dan daerah, yang sangat berperan dalam mendanai pembangunan dan pelayanan publik. Namun, masih banyak wajib pajak yang tidak patuh, khususnya dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, yang mengakibatkan berkurangnya realisasi pendapatan dan tertundanya pelaksanaan program daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara semi-terstruktur terhadap pegawai Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pendapatan Daerah Surabaya Barat dan beberapa wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi dan kelupaan menjadi penyebab utama keterlambatan pembayaran pajak. Untuk mengatasi risiko ketidakpatuhan tersebut, instansi terkait telah menerapkan berbagai strategi manajemen risiko, seperti pemberitahuan jatuh tempo melalui SMS dan WhatsApp, pemberian insentif pajak, serta operasi lapangan seperti razia kendaraan dan penagihan door to door. Strategi ini terbukti dapat mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dan membantu pencapaian target pendapatan daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen risiko yang terstruktur dan berorientasi pada pelayanan serta edukasi perpajakan mampu meningkatkan efektivitas sistem perpajakan daerah dan mendukung kemandirian fiskal serta pembangunan yang berkelanjutan.Kata Kunci: Ketidakpatuhan Pajak, Manajemen Risiko, Wajib Pajak, Instansi Pemerintah Daerah. ABSTRACTThis study aims to explore risk management strategies in dealing with tax non-compliance by taxpayers in local government agencies. Tax is the main source of state and regional revenue, which plays a major role in funding development and public services. However, there are still many taxpayers who are non-compliant, especially in paying Motor Vehicle Tax, which results in reduced revenue realization and delayed implementation of regional programs. This study uses a qualitative approach with a semi-structured interview method with employees of the West Surabaya Regional Revenue Management Technical Implementation Unit and several taxpayers. The results of the study indicate that economic factors and forgetfulness are the main causes of late tax payments. To overcome the risk of non-compliance, related agencies have implemented various risk management strategies, such as notification of due dates via SMS and WhatsApp, providing tax incentives, and field operations such as vehicle raids and door-to-door collection. This strategy has been proven to encourage increased taxpayer compliance and help achieve regional revenue targets. This study concludes that the implementation of structured and service-oriented risk management and tax education can increase the effectiveness of the regional tax system and support fiscal independence and sustainable development.Keywords: Tax Non-Compliance, Risk Management, Taxpayers, Regional Government Agencies

    PENGARUH PENDAPATAN PER KAPITA, KESEHATAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA MEDAN

    Full text link
    ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pendapatan, kesehatan, dan pendidikan di Kota Medan mempengaruhi indeks pembangunan manusia. Penelitian ini menggunakan laporan data dari Badan  Pusat Statitik dari 1995 hingga 2024, studi kuantitatif ini mengacu pada sumber informasi sekunder. Para peneliti menggunakan strategi pengambilan purposive sampling untuk memilih sampel studi mereka. Studi ini menggunakan pengujian hipotesis, regresi linier berganda, dan pengujian asumsi klasik untuk analisis datanya. Indeks pembangunan manusia berfungsi sebagai variabel dependen dalam penelitian ini, dengan pendapatan per kapita, kesehatan, dan pendidikan berfungsi sebagai faktor independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks pembangunan manusia secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh pendapatan per kapita. Sejumlah faktor terkait kesehatan mempengaruhi indeks perkembangan manusia dengan cara yang baik. Indeks pembangunan manusia secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh komponen pendidikan. Indeks pembangunan manusia secara signifikan dipengaruhi oleh pendapatan kesehatan, pendidikan, dan per kapita sekaligus.. Kata kunci: Pendapatan Perkapita, Kesehatan, Pendidikan, Indeks Pembangunan                     Manusia ABSTRACTThe purpose of this study was to determine how income, health, and education levels in Medan City affect the Human Development Index. This study used data reports from the Central Statistics Agency (BPS) from 1995 to 2024. This quantitative study draws on secondary sources of information. The researchers employed a purposive sampling strategy to select their study sample. This study employed hypothesis testing, multiple linear regression, and classical assumption testing for data analysis. The Human Development Index served as the dependent variable in this study, with per capita income, health, and education serving as independent factors. The results showed that the Human Development Index was positively and significantly influenced by per capita income. Several health-related factors positively influenced the Human Development Index. The Human Development Index was positively and significantly influenced by the education component. The Human Development Index was significantly influenced by health, education, and per capita income simultaneously.Keywords: Per Capita Income, Health, Education, Human Development Inde

    DIGITAL FINANCIAL LITERACY WORKSHOP FOR GENERATION Z AT COLÉGIO PAULOS VI DILI TIMUR LESTE

    Full text link
    Kegiatan workshop bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital Generasi Z di Colégio Paulos VI, Dili, Timor Leste, khususnya dalam mengelola keuangan pribadi dan pendapatan yang bersumber dari aktivitas digital seperti media sosial dan program afiliasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan service learning melalui workshop yang memadukan ceramah dan praktik langsung penggunaan aplikasi keuangan digital QuickBooks. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan siswa-siswi sebagai peserta dan mahasiswa sebagai pendamping praktik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori paham dan sangat paham terhadap materi literasi keuangan dan penggunaan aplikasi QuickBooks, dengan persentase pemahaman sebesar 93%. Workshop ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pencatatan keuangan, pengelolaan arus kas, serta pengambilan keputusan keuangan yang lebih terstruktur. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan literasi keuangan digital yang aplikatif dan berkelanjutan bagi Generasi Z di Timor Leste

    2,125

    full texts

    2,285

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇