E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2285 research outputs found
Sort by
LITERASI KEUANGAN YANG MEMPENGARUHI CASHLESS PAYMENT USAGE TERHADAP INKLUSI KEUANGAN DI DKI JAKARTA
Non-cash payments have a big influence on financial inclusion where technology users are made easier by the existence of E-Wallets in the form of Shopee Pay, GoPay, OVO, LinkAja, Dana and several other E-Wallets supported by certain banks. This research aims to measure how much influence Cashless Payment is used in the financial management of the people of DKI Jakarta. This research also discusses how many people use cashless payment methods in DKI Jakarta along with regular data calculations. Using E-Wallet in Cashless also offers convenience in carrying out the buying and selling process. Apart from that, it also really helps buyers no longer wait when there is a refund. Cashless transactions are increasing every year due to the use of technology which is increasingly being used by the wider community and is also becoming more easily accessible in all areas of DKI Jakarta
Pengaruh Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sub Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di BEI
This study intends to empirically analyze the influence of corporate governance and firm size on financial performance. T This study utilizes quantitative data obtained from annual reports and financial statements of banking companies. The population includes all banking sub-sector firms listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019–2023. Samples were selected through purposive sampling, so that 43 companies were selected as the research objects. Data analysis was performed using panel data regression with EViews 12 software. The findings indicate that corporate governance, measured by the presence of independent commissioners, significantly affects financial performance, while the board of directors and audit committee show no significant effect. Furthermore, firm size is proven to have a significant impact on financial performance. Simultaneously, corporate governance and firm size also influence financial outcomes. Therefore, companies are advised to strengthen the implementation of good corporate governance principles and enhance assets to improve financial performance
Pengaruh Pajak, Tunneling Incentive, Intangible Asset, Nilai Tukar dan Mekanisme Bonus Terhadap Transfer Pricing
The purpose of this study is to determine the effect of taxes, tunneling incentives, intangible assets, exchange rates, and bonus mechanisms on transfer pricing of companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2024. This study uses a quantitative approach using secondary data, namely company financial reports. The sample for this study was obtained using a purposive sampling method with sample selection using certain criteria and obtained 10 companies. The analytical method used in this study is panel data regression using eviews 12. The results of this study indicate that taxes affect transfer pricing, while tunneling incentives, intangible assets, exchange rates, and bonus mechanisms do not
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PERATURAN OMBUDSMAN RI NOMOR 58 TAHUN 2023 TENTANG CARA PEMERIKSAAN DAN PENYELESAIAN LAPORAN PADA OMBUDSMAN KALIMANTAN BARAT
In 2023, the processing of public reports at the West Kalimantan Ombudsman was not yet at the level of quality standards in terms of the time it takes to resolve reports. The purpose of the study is to explain how well the West Kalimantan Ombudsman is meeting the 2023 standard quality benchmarks of report resolution time and what factors influence it. The study is qualitative in nature and employs a descriptive methodology.. The methods of data collection were interviews and documentation studies, and the research subjects were Ombudsman representatives and the population. The findings reveal that the achievement of the standard quality benchmarks of report resolution time was not yet effective, as the productivity criterion revealed that 67 out of 136 reports were delayed; the adaptation to assistant shortages was not yet optimal, as the process of achieving time benchmarks did not involve PVL (Public Complaints Handling) and Prevention assistants; the job satisfaction of assistants was quite good but did not ensure the effectiveness of work because of the absence of regular training and capacity building by the institution. The inadequate number of assistants to satisfy the organizational demands, the slow coordination with the related agencies, particularly, at the clarification stage, the variety of working peculiarities of assistants that demand flexible managerial approaches, and the lack of particular report resolution time objectives in representative management are the factors that hinder effectiveness. The assistant job satisfaction was quite satisfactory, but the absence of regular training and capacity building also did not contribute to the best performance. It is recommended based on the findings that the West Kalimantan Ombudsman should enhance its working network by signing Memorandums of Understanding with regional heads in West Kalimantan and government agencies to speed up the resolution of reports.Keywords: Effectiveness; Ombudsman; Public Reports; Time Quality Benchmar
Etika Pelayanan Publik diera Digital Governance : Kajian Filsafat Administrasi Publik
Kemajuan teknologi digital telah mengubah secara mendasar cara administrasi publik dilihat dari pemerintahan masa kini yng mulai beralih ke paradigma pemerintahan digital, di mana pemanfaatan informasi teknologi, menjadi komponen utama dalam penyediaan layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana etika pelayanan publik diera tata kelola digital yang dilihat dari perspektif kajian filsafat administrasi publik. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif melalui kajian studi pustaka , sumber data primer dan sekunder, pengumpulan data berdasarkan observasi dari studi ini analisis data menggunakan metode interaktif yang meliputi pernyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan utama mengungkapkan hakikat pelayanan publik berisiko tereduksi menjadi transaksi data yang impersonal (krisis ontologis); rasionalitas teknis berbasis data menyisihkan kearifan moral dalam pengambilan keputusan (krisis epistemologis); dan nilai-nilai fundamental seperti keadilan, empati, dan akuntabilitas terkikis oleh fenomena dehumanisasi serta bias algoritmik (krisis aksiologis). Oleh karena itu, digitalisasi bukan sekadar tantangan teknis, melainkan sebuah persoalan etis yang mendalam
Analisis Dinamika Ekonomi Korea Selatan Menggunakan State-led Development Theory: Studi Kasus Artikel Berita Online Januari 2022-Juni 2024
Studi ini menganalisis dinamika ekonomi Korea Selatan pada periode Januari 2022 hingga Juni 2024 melalui pendekatan state-led development theory. Dengan menggunakan metode analisis konten terhadap artikel berita daring, studi ini menilai bagaimana pemerintah Korea Selatan tetap memainkan peran sentral dalam mengarahkan perekonomian, terutama melalui kebijakan industri strategis, dukungan terhadap sektor berteknologi tinggi, stabilisasi harga, dan intervensi pada sektor ekspor. Temuan menunjukkan bahwa meskipun ekonomi Korea Selatan semakin terintegrasi secara global, negara masih mempertahankan pola pembangunan yang dipimpin negara, termasuk pemberian insentif besar untuk industri semikonduktor, kendaraan listrik, energi, serta pendidikan STEM. Selain itu, studi ini mengidentifikasi sejumlah isu utama yang muncul dalam pemberitaan, seperti ketergantungan pada ekspor, tekanan geopolitik, ketimpangan pendapatan, inflasi, dan tingginya utang rumah tangga. Respons publik dan pelaku bisnis menunjukkan campuran dukungan dan kekhawatiran terhadap kebijakan tersebut. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa kebijakan state-led development tetap menjadi pijakan penting bagi Korea Selatan dalam menghadapi dinamika ekonomi domestik dan regional
Integrasi Pengelolaan Konten Digital dan Pembinaan Literasi Digital oleh Humas BBPPMP sebagai Upaya Penguatan Reputasi Lembaga
Penelitian ini mengkaji integrasi pengelolaan konten digital dan pembinaan literasi digital yang dijalankan Humas BBPPMP. Permasalahan penelitian berfokus pada bagaimana komunikasi kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat berjalan sebagai strategi terpadu dalam penguatan komunikasi publik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, pengamatan langsung, dan studi kepustakaan. Temuan menunjukkan adanya alur kerja komunikasi yang terstruktur, produksi konten yang konsisten, serta pelatihan digital partisipatif di desa binaan. Integrasi kedua fungsi tersebut meningkatkan interaksi dua arah, mengurangi hambatan komunikasi, dan mendorong munculnya kreator digital lokal. Hasil penelitian menegaskan bahwa praktik komunikasi digital berkontribusi pada kredibilitas lembaga dan memperkuat peran komunikasi sektor publik dalam penciptaan nilai publik
Penerapan Asas Perundang-Undangan Yang Demokratis Dalam Pembentukan Peraturan Daerah
Indonesia sebagai negara hukum memiliki makna bahwa segala aspek kehidupan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus didasarkan pada hukum dan semua produk perundang-undangan yang berlaku, termasuk juga didalamnya adalah Peraturan Daerah. Keberadaan peraturan daerah merupakan pengejawantahan dari pemberian kewenangan kepada daerah dalam mengurus dan mengatur rumah tangganya sendiri.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Keterlibatan partisipasi masyarakat dalam pembentukan sebuah Peraturan Daerah memegang peranan penting dalam konsep negara hukum yang demokratis. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang diharapkan nantinya dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai penerapan asas perundang-undangan yang demokratis dalam pembentukan sebuah peraturan daerah. Partisipasi masyarakat secara aktif dalam menyampaikan pendapat dalam proses pengambilan kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat, sangat diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Partisipasi tersebut dilakukan untuk menjamin agar setiap kebijakan yang diambil mencerminkan aspirasi masyarakat
PENGARUH PERILAKU KONSUMEN RUMAH TANGGA TERHADAP SALURAN PEMBELIAN DI ERA DIGITAL
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen rumah tangga dalam memilih saluran pembelian online dan offline di era digital. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku rumah tangga yang pernah melakukan pembelian aneka rupa barang baik secara online maupun offline. Sampel diambil hingga terkumpul 90 responden rumah tangga yang memenuhi kriteria, dan setelah pembersihan data sebanyak 60 responden dinyatakan valid untuk dianalisis lebih lanjut. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen dan variable dependennya adalah saluran pembelian. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen rumah tangga di era digital memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap pilihan saluran pembelian. Faktor literasi digital, kenyamanan berbelanja, dan kepercayaan terhadap platform menjadi elemen dominan yang mendorong preferensi konsumen terhadap belanja online maupun offline. Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Rumah Tangga, Era Digital, Saluran Pembelian ABSTRACT This study aims to analyze household consumer behavior in choosing online and offline purchasing channels in the digital era. The population in this study were households who had purchased various goods both online and offline. A sample of 90 household respondents who met the criteria was collected. After data cleaning, 60 respondents were deemed valid for further analysis. The independent variable in this study is consumer behavior and the dependent variable is the purchasing channel. Data analysis was conducted through validity, reliability, normality, and linearity tests. The research results show that household consumer behavior in the digital era has a strong and significant influence on purchasing channel choice. Digital literacy, shopping convenience, and platform trust are the dominant factors driving consumer preference for online and offline shopping.Keywords: Consumer Behavior, Household, Digital Era, Purchasing Channel
Manajemen Laba: Kajian Berdasarkan Kinerja Keuangan, Tax Avoidance dan Kualitas Audit.
This study aims to examine the effect of financial performance, tax avoidance, and audit quality on earnings management. The population of this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2018–2022. The sampling method used is purposive sampling, resulting in 320 samples that meet the specified criteria. Hypothesis testing is conducted using multiple linear regression analysis. The results indicate that financial performance, tax avoidance, and audit quality have a negative effect on earnings management. Practically, the findings of this study provide recommendations for investors to enhance their understanding of the underlying reasons behind manipulation typically carried out by managers, thereby helping investors mitigate the negative consequences of earnings management practices conducted by companies