E-Jurnal IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Not a member yet
1679 research outputs found
Sort by
تأثير استخدام وسائل الإيضاح في استيعاب المفردات لدى الطلبة بمدرسة خزائن العلوم المتوسطة لامونجان
Alat peraga pendidikan diharapkan dapat menjadi sarana yang digunakan guru dalam mensukseskan proses belajar mengajar, khususnya dalam pembelajaran kosakata bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan alat peraga terhadap penguasaan kosakata di kalangan siswa kelas dua MTs Khozainul Ulum Lamongan, serta mengungkap sejauh mana korelasi antara penggunaan alat peraga dalam menguasai kosakata bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional, sumber data diperoleh dari hasil pengalaman belajar siswa melalui observasi, angket dan tes. Data tersebut selanjutnya dianalisis melalui analisis statistik (statistical product moment). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga berpengaruh terhadap pemahaman kosa kata siswa kelas dua MTs Khozainul Ulum Lamongan berdasarkan hasil analisis data yaitu sebesar 0,379, dan dilihat dari df dimana 28 berada pada taraf atau rangking signifikansi statistik 5%, dan hasil tabel “r” = 0.361, dan pada taraf atau rangking signifikansi statistik 1%, hasil tabel “ r” = 0,463, dan rxy lebih besar dari < tabel r, dan besarnya hubungannya diberikan hasil rxy pada tabel (interpretasi kofisien korelasi “r”), sehingga pengaruhnya antara 0,599 - 0,40. Apabila faktor momennya tetap, maka besarnya hubungan penggunaan sarana ilustratif dalam pemahaman kosakata bahasa Arab di MTs Khozainul Ulum Lamongan adalah sederhana atau sedang
PERAN E-COMMERCE DALAM MENGEMBANGKAN BISNIS DI ERA DIGITAL
In the digital era, business actors must identify the potential and opportunities available to expand their business. Advancements in the digital era present increasingly sharp challenges and competition in capturing markets. E-commerce, as an online transaction system, facilitates business actors in interacting with customers through the internet. This research utilizes a qualitative method, namely through library research, by referencing several journals obtained from Google Scholar. The research concludes that e-commerce plays a role in developing businesses in the digital era. This role includes expanding market reach, facilitating product marketing and payment, improving operational efficiency, saving costs, providing easy access to website features, and providing customer data. Business actors also need to address challenges in business such as fraud, hacking, and price competition
Penerapan Ekonomi Syariah dalam Industri Pariwisata Halal di Kabupaten Belitung
Pariwisata di Indonesia makin berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara lainnya, salah satunya wisata alam, hal tersebut menuntut optimalisasi pengelolaan kawasan wisata alam. Saat ini yang cukup pesat perkembangannya dan menjadi trend didunia internasional adalah pembangunan wisata syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan ekonomi syariah dalam industri pariwisata halal di Desa Kreatif Terong Kabupaten Belitung merupakan kawasan wisata yang menerapkan ketentuan syariah dengan menyediakan fasilitas untuk beribadah bagi umat muslim, seperti musholla, toilet umum, dan kuliner halal. Di dalamnya terdapat daya tarik wisata yaitu menawarkan banyak paket-paket wisata edukasi dan experience berdasarkan budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Fasilitas wisata lainnya yang ada di Desa Kreatif Terong yaitu areal parkir, balai pertemuan, jungle tracking, kios souvenir, outbound, selfie area, spot foto, dan tempat makan. Adapun Desa Wisata Kreatif Terong ini terletak di jalur strategis Pariwisata Pulau Belitung. Aksesnya mudah dijangkau
Implementation of Inclusive Education for Students with Special Needs
Inclusive education is a principle that highlights the significance of ensuring equitable educational opportunities for all students, including those with disabilities or other special requirements. Madrasahs, as Islamic educational institutions, bear a social and religious obligation to offer an all-encompassing educational setting for every child, irrespective of their background. The implementation of inclusive education in madrasahs encompasses multiple facets, such as learners, educators, curriculum, facilities, and infrastructure. This study utilizes a qualitative approach to investigate the implementation of inclusive education for students with special needs at Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Bangka Tengah. This research aims to provide a detailed description of the implementation of inclusive education at MIN 1 Bangka Tengah. According to the findings, the implementation involved the identification and assessment of children with special needs, as observed by students. Educators still faced challenges in providing care for children with special needs. (c) In terms of the curriculum, the madrasah has not yet created a specific curriculum for students with special needs. (d) The madrasah is still developing its facilities and infrastructure. We have identified five factors that influence the implementation of inclusive education: a) knowledge of inclusive education; b) teacher training; c) teacher attitudes; d) teacher and learner communication; and e) the role of parents
رؤية شاملة لإدارة تخطيط البرنامج: دراسة حالة على برنامج اللغة العربية في معهد دار العلوم الحديثة بسومطرة الشمالية
دعم تطور اتجاهات تعلم اللغة العربية قد حفّز تطوير برامج اللغة العربية في مختلف المؤسسات الحديثة. وقد نظّم المعهد الإسلامي الحديث دار العلوم سيباهو برنامج اللغة العربية لسنوات عديدة. مما جعل هذا المعهد أحد المعاهد الإسلامية الحديثة التي لديها طلاب نشطين في التحدث باللغة العربية، وهذا بالطبع لم يكن ليحدث دون إدارة تخطيط جيدة. لذلك، تهدف هذه الدراسة إلى استكشاف استراتيجيات إدارة تخطيط برنامج اللغة العربية في هذا المعهد. باستخدام منهجية نوعية، تم جمع البيانات من خلال المقابلات والملاحظات. وأظهرت نتائج هذه الدراسة أن تخطيط برنامج اللغة العربية في المعهد الإسلامي الحديث دار العلوم سيباهو يتبع نهجاً شاملاً ومنهجياً، يشمل جوانب الزمن، التقنية، والجودة. تم تصميم البرامج اليومية، الأسبوعية، الثلاثية، والسنوية بعناية. ويعتبر التركيز على التخطيط القصير الأجل مهماً في سياق تغيير قيادة الطلاب كل عام، مما يضمن تعديل البرنامج وفقاً لديناميكيات الاحتياجات والتقييمات التي يقوم بها القادة الجدد. بالإضافة إلى ذلك، يشمل التخطيط التقني ضمن فئة تخطيط المشروع حيث يتم تصميم البرامج لتحقيق أهداف أو معايير محددة، مما يعزز قدرة الطلاب على التحدث باللغة العربية بشكل نشط. في جانب الجودة، يظهر تخطيط البرنامج في هذا المعهد مزيجاً من النهج العلوي والسفلي، مما يدل على وجود تعاون وتكامل بين قسم اللغة والإدارة العليا. بشكل عام، يعكس هذا التخطيط التزاماً جاداً للمعهد في تحقيق أهداف محددة، وهي تعزيز قدرة الطلاب على التحدث باللغة العربية بشكل نشط.
Dukungan terhadap perkembangan tren pembelajaran bahasa Arab telah mendorong pengembangan program bahasa Arab di berbagai lembaga modern. Pondok Pesantren Modern Darul Ulum Sipaho telah menyelenggarakan program bahasa Arab selama bertahun-tahun. Hal tersebut menjadikan pesantren ini sebagai salah satu pesantren modern yang memiliki santri aktif dalam berbahasa Arab, tentu hal ini tidak terlepas dari manajemen perencanaan yang baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen perencanaan program bahasa Arab di pesnatren ini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan program bahasa Arab di Pondok Pesantren Modern Darul Ulum Sipaho mengikuti pendekatan yang menyeluruh dan sistematis, mencakup aspek waktu, teknis, dan kualitas. Program harian, mingguan, triwulanan, dan tahunan dirancang dengan cermat. Fokus pada perencanaan jangka pendek penting dalam konteks pergantian pimpinan siswa setiap tahun, yang memastikan penyesuaian program dengan dinamika kebutuhan dan evaluasi yang dilakukan oleh para pengelola baru. Selain itu, perencanaan secara teknis termasuk dalam kategori perencanaan proyek di mana program dirancang untuk mencapai tujuan atau standar tertentu, yang meningkatkan kemampuan siswa untuk berbicara bahasa Arab secara aktif. Dalam aspek kualitas, rencana program di lembaga ini menunjukkan kombinasi pendekatan dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas, yang menunjukkan adanya kerjasama dan integrasi antara departemen bahasa dan pimpinan tertinggi. Secara keseluruhan, perencanaan ini mencerminkan komitmen serius institut dalam mencapai tujuan tertentu, yaitu meningkatkan kemampuan siswa untuk berbicara bahasa Arab secara akti
Pengaruh Penggunaan Metode Drill terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Siswa Kelas 3 Putra SDIT Al-Madinah Pontianak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan metode Drill terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas 3 SDIT Al-Madinah Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan aplikasi pengolahan data SPSS Versi 26. Populasinya adalah siswa laki-laki sebanyak 30 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa soal pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 52 sedangkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 88,7. Berdasarkan analisis uji t dengan menggunakan aplikasi SPSS Versi 26 diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikan α 5% 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh positif yang signifikan penggunaan metode Drill terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas 3 SDIT Al-Madinah Pontianak
The Effect of Adolescent Assertive Ability Training on The Prevention of Smoking Behavior
Teenagers who tend to prioritize emotional considerations over rational ones cause an increase in Indonesian teenager's smoking rate. Apart from that, teenagers' experiences of receiving praise or ridicule from friends when smoking or not smoking and the desire to be accepted by the environment are the emotional reasons teenagers start smoking. In this case, efforts can be made to prevent smoking behavior by providing assertiveness training to teenagers. This research aims to see the difference in influence before and after being given assertive training on students. This research used an experimental research method with a one group pretest-posttest design. The population was 312 MTSN 1 Pangkalpinang students with a sample of 10 subjects. The sampling technique used was purposive sampling. The measuring tool used was a 49-item smoking behavior scale and the module used as an assertive training guide was the assertive training module (refusing invitations to smoke). The data processing technique used SPSS 22. From the results of the Paired Sample T Test data analysis, the coefficient p = 0.124 > 0.05, meaning there was no significant difference between before being given training and after being given assertive training. It can be concluded that providing assertive training can increase assertive attitudes in adolescents. However, in this study some factors caused no difference in influence before and after being given assertive training, including; inappropriate training methods, low motivation of young people to participate in the training, and limited discussion and training time
Peran Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Peserta Didik dengan Keluarga Bercerai Melalui Layanan Konseling Kelompok
Penelitian ini dilatar belakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik dengan keluarga bercerai melalui layanan konseling kelompok di SMP Negeri 3 Lepar Pongok. Adapun tujuan dalam peneliti untuk mengetahui proses pemberian layanan konseling kelompok dalam mengatasi kesulitan belajar dengan keluarag bercerai di SMP Negeri 3 Lepar Pongok.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, yang memberikan hasil pengumpulan data digunakan peneliti berupa wawancara, observasi dan dokumtasi, subjek dalam penelitian ini yaitu guru BK dan Peserta Didik kelas VII samapai kelas IX yang bermasalah. Observasi dalam bentuk non partisipan, dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis data melalui tiga tahapan, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik dengan keluarga bercerai melalui layanan konseling kelompok di SMP Negeri 3 Lepar Pongok.
Melalui tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan, tahap pengakhiran. Layanan dilaksanakan oleh guru BK berdasarkan program yang sudah ada. Melalui layanan konseling kelompok guru BK dapat membantu peserta didik dalam mengatasi kesulitan belajar. peserta didik dengan keluaraga bercerai di SMP Negeri 3 Lepar Pongok
Efektivitas Layanan Infomasi Untuk Meningkatkan Konsentrasi Belajar Peserta Didik di Kelas XI SMA Negeri 1 Jebus
Abstract
The problem that is the background for this research. In the era modernization as it is today, learning is no longer a routine students like it. This is because there are many things that go into it. students feel lazy or bored when studying, for example requires concentration, time and energy expended, feelings as well as coercion to abandon various activities un compared to studying, like playing cellphones, games online, or other activities whether positive or negative comes from the surrounding environment. However, the most basic of. The problem when studying is that it requires concentration. Students are required to remain concentrated until the lesson is finished. The aim of this research is to determine the effectiveness of information services for increasing students' learning concentration at SMA Negeri 1 Jebus The population was 97 people while the sample was 10 person. This research focuses on the level of learning concentration students before and after being provided with information services.Data collection techniques include observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique used is the T test. The results of the study showed a change in level students' learning concentration in class XI SMA Negeri 1 Jebus. This research provides meaning that through participant information services Students can have better learning concentration. Conclusion proven through the results of hypothesis calculations which show that tcount is greater than ttable, namely 17.860 > 2.228 which is acceptable at a significance level of 5%. This shows that the hypothesis is taken by researchers has been proven to be true.
Abstak
Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini Pada era modernisasi seperti sekarang ini, belajar tidak lagi menjadi rutinitas yang disukai peserta didik. Ini dikarenakan ada banyak hal yang membuat peserta didik merasa malas maupun jenuh ketika belajar, seperti membutuhkan konsentrasi, waktu serta tenaga yang dikeluarkan, perasaan maupun paksaan untuk meninggalkan berbagai kegiatan yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan belajar, seperti bermain ponsel, game online, ataupun kegiatan lain baik yang bersifat positif atau negatif yang berasal dari lingkungan sekitar. Akan tetapi, yang paling mendasar dari permasalahan ketika belajar yakni membutuhkan konsentrasi belajar. Peserta didik dituntut untuk tetap berkonsentrasi hingga pelajaran selesai..
Tujuan penelitian ini yakni mengetahui efektifitas layanan informasi untuk meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 JebusPopulasi berjumlah 97 orang sedangkan sampel sebanyak 10 orang. Dalam penelitian ini berfokus pada tingkat konsentrasi belajar peserta didik sebelum dan sesudah diberikan layananan informasi dengan teknik pengumpulan data berupa obervasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni uji T. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tingkat konsentrasi belajar peserta didik di kelas XI SMA Negeri 1 Jebus. Penelitian ini memberikan makna bahwa melalui layanan infomasi peserta didik dapat memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik. Kesimpulan dibuktikan melalui hasil perhitungan hipotesis yang menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel yaitu 17,860 >2,228 yang dapat diterima pada taraf signifikan 5%. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diambil peneliti telah teruji kebenaranny
PERAN DUKUNGAN SOSIAL DALAM PEMULIHAN PSIKOLOGIS KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
Abstrak
Adanya perilaku kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berdampak pada kondisi fisik korban, tetapi juga berdampak pada aspek psikologisnya. Korban kekerasan sering mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dan trauma berkepanjangan. Salah satu faktor penting dalam proses pemulihan psikologis korban adalah dukungan sosial. Dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga, teman, dan lembaga sosial dapat membantu korban mengatasi dampak negatif dari kekerasan yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran dukungan sosial dalam pemulihan psikologis pada korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan pada penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu, perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga yang pernah mengalami kekerasan fisik dan psikologis, serta telah bercerai dengan pasangannya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam. Analisis data dilakukan menggunakan metode tematik untuk mengidentifikasi pola dukungan sosial yang diterima oleh korban dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, khususnya dukungan emosional, penghargaan, dan informasi, memiliki dampak yang berperan dalam membantu korban mengatasi trauma dan mempercepat proses pemulihan. Dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis korban kekerasan rumah tangga, dan penting bagi lembaga terkait untuk memperkuat akses terhadap layanan dukungan sosial bagi para korban.
Kata kunci: Dukungan sosial, korban kekerasan dalam rumah tangga, pemulihan psikologis
Abstract
Domestic violence behavior not only affects the physical condition of the victim, but also affects their psychological aspects. Victims of violence often experience psychological disorders such as anxiety, depression, and prolonged trauma. One important factor in the psychological recovery process of victims is social support. Social support provided by family, friends, and social institutions can help victims overcome the negative impacts of the violence they experience. This study aims to understand the role of social support in psychological recovery in victims of domestic violence. This study uses a descriptive qualitative approach. Participants in this study were taken using a purposive sampling technique with the following criteria: female victims of domestic violence who have experienced physical and psychological violence, and have divorced their partners. The data collection technique in this study used in-depth interviews. Data analysis was carried out using thematic methods to identify patterns of social support received by victims and their influence on their psychological well-being. The results of the study indicate that social support, especially emotional support, appreciation, and information, have an impact that plays a role in helping victims overcome trauma and accelerate the recovery process. Social support plays an important role in improving the psychological well-being of victims of domestic violence, and it is important for related institutions to strengthen access to social support services for victims.
Keywords: Social support, victims of domestic violence, psychological recover