Jurnal Online Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
Not a member yet
    411 research outputs found

    PENGARUH PERLAKUAN KOLKISIN PADA BENIH SENGON (Falcataria mollucana Miq.)

    Full text link
    S Sengon (Falcataria moluccana Miq.) is a pioneer tree species that is widely developed in industrial plantation forests and community forests because of its fast growing species. The properties of sengon seeds which are classified as orthodox can decrease their viability and vigor during storage. The colchicine hormone is expected to increase the acceleration of plant growth so that it can increase the success of sengon seed growth. The aim of this research was to see the effect of colchicine treatment on the accelerated growth of sengon seeds. This research was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) with one factor, namely colchicine concentration. The concentrations used are: 0 (control), 0.5 ppm, 1.0 ppm, 1.5 ppm, 2.0 ppm. The effect of the treatment was seen through variance testing using SAS 9.0 portable software. The variance results showed that soaking in colchicine solution had a very significant effect on the maximum growth potential, germination capacity and germination value, while the colchicine solution soaking treatment had no real effect on growth speed

    Efisiensi penggunaan faktor produksi kopi Robusta pada UD. Mitra Karya Tani di Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan

    Full text link
    Mitra Karya Tani merupakan salah satu kelompok tani di Kecamatan Prigen yang menyumbang produksi kopi yang cukup tinggi di Kabupaten Pasuruan. Kehadiran Mitra Karya Tani ini dapat membantu petani untuk menghasikan kopi yang berkualitas. Permintaan kopi robusta yang semakin meningkat menyebabkan petani mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan konsumen dengan produksi kopi yang cenderung fluktuatif maka perlu dilakukan peningkatan produksi untuk memenuhi permintaan kopi robusta yang semakin banyak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor produksi terhadap produksi kopi robusta dan mengetahui tingkat efisiensi teknis, harga dan ekonomi produksi kopi robusta pada Mitra Karya Tani. Populasi dan sampel di ambil dari petani kopi robusta Mitra Karya Tani sebanyak 22 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus. Metode analisis yang digunakan yaitu Data Envelopment Analysis (DEA) dengan pendekatan fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi luas lahan dan pupuk berpengaruh signifikan pada produksi kopi robusta sedangkan faktor produksi modal, tenaga kerja, bibit dan pestisida tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi kopi robusta. Efisensi teknis petani kopi robusta Mitra Karya Tani rata-rata mencapai 93,7% atau setara dengan 0,937 dan sudah dikatakan efisien. Nilai Efisiensi Harga pada penelitian ini didapatkan hasil sebesar 7,72 sedangkan untuk efisiensi ekonomi pada usahatani kopi robusta Mitra Karya Tani didapatkan sebesar 7,51 maka dapat dikatakan penggunaan faktor produksi masih belum efisien sehingga perlu ada penambahan faktor produksi supaya usaha tersebut dapat meraih efisiensi ekonomi

    Penyuluhan pemanfaatan tumbuhan lokal sebagai pewarna alami kerajinan ecoprint

    Full text link
    Keberagaman sumber daya alam tumbuhan dapat mendorong geliat perekonomian masyarakat Desa Barania sebagai desa wisata berbasis kelestarian lingkungan dan ekowisata. Potensi dan daya tarik alam yang indah, produk ekonomi kreatif   seperti   kuliner   khas lokal, juga produk fashion, serta kegiatan budaya juga menambah potensi sebagai desa wisata.  Mempertimbangkan potensi alam dan kemampuan dasar dalam mengelola kerajinan akan menjadi salah satu alternatif penghasilan warga masyarakat dan sekaligus sebagai produk khas daerah yang menjadi daya tarik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfatkan tumbuhan lokal sebagai sumber pewarna alami pada berbagai produk fashion. Program pengabdian ini dilaksanakan pada bulan April – November 2023 di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Metode dengan sosialisasi memperkenalkan tujuan dan manfaat metode ecoprint, pemanfataan tumbuhan sebagai pewarna alami dan praktik tehnik membuat kerajinan yang berbasis pewarna alami serta pendampingan berkelanjutan. Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan akhirnya masyarakat sudah terampil memproduksi produk ecoprint. Dampak berkembangnya industri fashion ecoprint ini membantu mengatasi kendala polusi lingkungan akibat dari industri tekstil dan menjasi prinsip rancang berkelanjutan untuk menghasilkan karya fashion yang aman

    Penyuluhan dan demonstrasi teknik budidaya Cacing Laut Nereis sp. sebagai pakan alami induk udang Vaname (Litopenaeus vannamei) pada kelompok tani Kelurahan Talaka, Kabupaten Pangkep

    Full text link
    Cacing laut (Nereis sp.) merupakan salah satu jenis pakan alami yang memiliki nilai manfaat yang tinggi sebagai pakan induk udang dalam sentra pembenihan udang (hatchery) di Indonesia. Budidaya cacing laut sampai saat ini masih belum berkembang, karena ketersediaannya sebagai pakan induk udang di hatchery masih sangat tergantung dari hasil tangkapan di alam, memiliki risiko tercemar oleh zat toksik berbahaya, dan dapat menjadi “carrier” agen penyakit bagi induk udang, Oleh karena itu budidaya cacing laut perlu untuk dikembangkan dengan lingkungan budidaya yang terkontrol dan suplai nutrient yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi cacing laut, agar dihasilkan produk cacing laut yang aman dibandingkan dengan produk cacing laut yang berasal dari hasil tangkapan dialam. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan petani dalam memproduksi cacing laut Nereis sp sebagai pakan berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan dalam proses pematangan gonad dan pemijahan udang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh kelompok tani Kelurahan Talaka, Kabupaten Pangkep, Propinsi Sulawesi Selatan bersama dosen sebagai pendamping kegiatan. Tahapan yang dilakukan adalah sosialisasi kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan, demonstrasi budidaya Cacing Laut dalam wadah budidaya (baskom pelastik volume 15 liter). Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan petani tambak dalam membudidayakan cacing laut ditunjukkan dari minat dan pertanyaan yang diajukan petani tambak pada saat penyuluhan dan demonstrasi berlangsung. Selain itu memperlihatkan bahwa kelimpahan cacing ini sangat dipengaruhi kondisi lingkungan habitatnya, substrak lumpur berpasir (tanah tambak) yang banyak mengandung bahan organik dan pakan dedak yang diberikan

    Analisis Parameter Fisika Kimia Untuk Kesesuaian Lokasi Budidaya Gracilaria changii Pada Tambak Desa Panyampa Kabupaten Polewali Mandar

    Full text link
    Gracilaria changii adalah salah satu jenis rumput laut genus ganggang merah (Rhodophyta) yang banyak dibudidayakan dan banyak hidup di tanah yang berlumpur dan berpasir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas air pada tambak di Desa Panyampa Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman sesuai untuk aktivitas budidaya rumput laut Gracilaria changii. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode field survey yaitu melakukan pengamatan kondisi alami suatu lokasi secara langsung tanpa perlakuan. Parameter yang diamati yaitu parameter fisika dan kimia perairan. Parameter fisika meliputi suhu, kecerahan, kedalaman, dan substrat. Parameter kimia mencakup salinitas, pH air, pH tanah, oksigen terlarut, nitrat, dan fosfat. Analisis data menggunakan pembobotan dengan klasifikasi (S1) dengan nilai 70-90, (S2) dengan nilai 50-69, (N), dengan nilai 30-49, dan hasilnya diolah di microsoft Excel dan ditampilkan dalam gambar grafik. Hasil penelitian ini berdasarkan data parameter fisika (kedalaman, kecerahan,suhu, pasang surut dan substrat) dan parameter  kimia (salinitas, pH, Oksigen terlarut (DO), Nitrat, Fospat, pH tanah), dari hasil analisis yang diperoleh bahwa stasiun I, masuk kategori sesuai (S1) dengan nilai 78 dan stasiun II masuk kategori (S1) sesuai dengan nilai 75 dan stasiun III masuk kategori (S1) dengan nilai 81. Kesimpulan penelitian ini yaitu kualitas air pada area tambak tradisional di perairan Desa Panyampa dinyatakan sesuai dan berpotensi mendukung pertumbuhan budidaya rumput laut Gracilaria changii

    PENINGKATAN MUTU FISIOLOGIS DAN PERTUMBUHAN BENIH CABAI RAWIT (Capsicum frutescens) KEDALUARSA MELALUI TEKNIK INVIGORASI MENGGUNAKAN EKSTRAK JAGUNG MUDA

    Full text link
    One of the problems with companies engaged in seed production is that many seeds produced are not sold quickly and expire, resulting in a decrease in physiological quality. The purpose of this study was to determine the increase in the physiological quality and growth of expired cayenne pepper (Capsicum frutescens) seeds through the invigoration technique using young corn extract (Zea mays). The research was conducted using the Non-Factorial Completely Randomized Design (CRD) with the concentration of young corn extract (K) as the treatment factor. Data were analyzed using ANOVA and followed by DMRT level of 5%. The K factor consists of 5 levels; K0 (without soaking in young corn extract), K1 (20% of young corn extract), K2 (25% of young corn extract), K3 (30% of young corn extract), and K4 (35% of young corn extract ). The results showed that the use of young corn extract for invigoration of expired cayenne pepper seed had a significantly different effect on the parameters of growth synchrony and vigor index, and had a very significant effect on the parameters of germination power, maximum growth potential, and growth speed, compared to the control treatment. These results indicate that young corn extract is capable of acting as a bio-invigorator in improving the physiological quality of expired seed

    Pengaruh perendaman daun mangrove (Rhizophora mucronata) sebagai daya hambat mikroba terhadap nilai angka lempeng total ikan nila (Oreochromis niloticus)

    Full text link
    Kesegaran ikan merupakan salah satu faktor penting yang sangat menentukan kualitas serta daya awet ikan sebelum diolah menjadi suatu produk. Salah satu cara untuk menghambat kerusakan ikan setelah ditangkap yaitu dengan cara pengawetan alami menggunakan daun mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman daun mangrove sebagai daya hambat mikroba pada ikan nila terhadap nilai Angka Lempeng Total (ALT). Penelitian ini dilakukan mulai bulan Mei sampai bulan Juni 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 konsentrasi (0%, 25% dan 50%) selama penyimpanan 12 jam. Data dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa konsetrasi yang terbaik untuk menghambat pertumbuhan mikroba pada ikan nila yaitu pada konsentrasi 50% dengan nilai ALT sebesar 17.000 koloni/g

    Identifikasi peralatan keselamatan nelayan penangkap dan pengangkut ikan di Pelabuhan Perikanan Untia

    Full text link
    Ketersediaan peralatan keselamatan nelayan penangkap dan pengangkut ikan merupakan salah satu faktor utama dalam menjamin keselamatan nelayan saat melakukan operasi penangkapan ikan. Insiden bisa terjadi kapan saja pada nelayan tanpa diduga. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelengkapan alat keselamatan serta menganalisis tingkat pengetahuan dan keterampilan nelayan yang mendaratkan kapalnya di Pelabuhan Perikanan Untia dalam menggunakan alat keselamatan. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di Pelabuhan Perikanan Untia Kota Makassar, yakni mulai pada Bulan Agustus hingga Bulan Oktober Tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lapangan, wawancara terstruktur dan studi literatur. Wawancara terstruktur dilakukan kepada nelayan purse seine, pancing ulur, dan nelayan pengangkut ikan yang ber-gross tonage kapal < 30GT. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menguraikan data dalam bentuk tabel, gambar dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat keselamatan berupa life jacket, radio dan kompas tersedia di setiap kapal responden, namun tidak semua kapal menyiapkan life buoy, APAR, peralatan P3K, echosounder, dan fish finder. Mayoritas kapal nelayan Pelabulan Perikanan Untia juga menyiapkan alat keselamatan konvensional berupa ban dalam, ban luar dan sempang. Selain itu, mayoritas responden mengakui telah mengetahui dan terampil dalam penggunaan dan perawatan alat keselamatan nelayan, meskipun beberapa diantaranya menyatakan berada dalam taraf cukup mengetahui

    Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera

    Full text link
    Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ikan dalam mendukung produksi ikan gurami nasional. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap menggunakan rancangan acak lengkap. Penelitian tahap I bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi pakan maggot dan cacing sutera terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian tahap I terdiri dari tiga perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot), P2 (pemberian cacing sutera), dan P3 (pemberian kombinasi maggot dan cacing sutera). Penelitian tahap II bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan pakan benih ikan gurami. Penelitian tahap II terdiri dari dua perlakuan dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah: P1 (pemberian maggot) dan P2 (pemberian cacing sutera). Parameter yang diamati adalah kecernaan pakan. Data hasil penelitian tahap I dan II yang meliputi pertumbuhan, efisiensi pakan, kecernaan pakan, dan kelangsungan hidup benih ikan gurami dianalisis menggunakan sidik ragam. Jika terdapat perbedaan antar perlakuan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pakan maggot (Hermetia illucens) dan cacing sutera (Tubifex sp.) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan kecernaan pakan, namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan gurami. Pertumbuhan dan efisiensi pakan tertinggi diperoleh pada benih ikan gurami yang diberi kombinasi pakan maggot dan cacing sutera. Kecernaan pakan benih ikan gurami yang diberi pakan maggot lebih tinggi daripada  benih ikan gurami yang diberi pakan cacing sutera

    Profil Mutu Kimiawi Garam Rakyat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Studi Kasus pada Tahun 2023)

    Full text link
    Keberadaan industri garam rakyat yang ada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) hendaknya menjadi perhatian yang serius oleh pemerintah daerah agar produksi garam meningkat dan kualitas garam yang dihasilkan sesuai standar garam konsumsi dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas garam yang diproduksi oleh petani garam yang ada di Kabupaten Pangkep. Sampel garam yang dianalisis diperoleh dari 2 Kecamatan yaitu; Kecamatan Bungoro dan Kecamatan Labakkang. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dan pengujian laboratorium. Pada penelitian ini hanya diperoleh pada satu lokasi dimana karakteristik garam yang dihasilkan petani telah memenuhi standar kualitas garam sesuai SNI garam konsumsi yaitu garam yang diproduksi oleh petani di Dusun Turungan Kecamatan Labakkang. Hal ini sangat dipengaruhi oleh letak lokasi tambak garam yang dekat dengan pantai memiliki kualitas garam yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka perlu dilakukan perbaikan pengelolaan usaha garam rakyat yang ada di Pangkep untuk memenuhi SNI garam beriodium

    393

    full texts

    411

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇