Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Peningkatan Hasil Belajar Mendiagnosis Kerusakan Kopling Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas XII TKR 4 SMK Negeri 1 Badegan
Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas XII TKR 4 pada mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan berada pada kategori rendah, utamanya pada materi pokok konsep impuls dan hukum kekekalan momentum hanya mencapai mean skor 60,47 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 16 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Hal ini ditengarai bahwa performance guru di kelas dalam proses pembelajaran belum memuaskan dalam arti dalam menyajikan materi ajar tidak kontekstual, disamping belum diterapkannya model pembelajaran secara bervariasi yang sesuai dengan karakteristik materi ajar. Akibatnya sebagian besar siswa akan belajar hanya jika diberi tugas oleh guru. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan di Kelas XII TKR 4, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Ditengarai model pembelajaran Discovery Learning ini mampu memberikan pengalaman belajar aktif yang berpusat pada siswa, membantu siswa menemukan ide-idenya sendiri dan mengambil maknanya sendiri serta memberikan pemahaman bahwa belajar sejati terjadi melalui personal discovery atau penemuan pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas XII TKR 4, SMK Negeri 1 Badegan Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 67,78; siklus II 74,44; dan siklus III 82,36. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 63,89%, siklus II 72,22%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 94,44%
Penerapan Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Persamaan Dari Suatu Barisan Bilangan Pada Siswa Kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan melalui Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) pada siswa kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022? Tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan melalui Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII C, di SMP Negeri 3 Kabupaten Ngawi. Penerapan penerapan Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) dapat meningkatkan motivasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan pada siswa kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati, hal ini terbukti rata-rata hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III yaitu masing-masing 77,34, 82,97, dan 86,88 dan prosentase ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari siklus I, II, dan III yaitu masing-masing 78,13%, 81,25%, dan 90,63%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) dapat berdampak positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas VIII C di SMP Negeri 3 Karangjati Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika
Peningkatan Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Dengan Metode Langsung Di Kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2017/2018
Dalam pelaksanaan ulangan harian (formatif) dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 68 pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 dapat diketahui bahwa dari 38 siswa, ada 60% siswa yang malas mengerjakan tugas, dan 40% siswa bisa mgerjakan tugas dengan cukup baik. Hal tersebut merupakan indikator bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan guru kurang berhasil, sehingga untuk mengetahui penyebab ketidakberhasilan tersebut perlu diadakan penelitian tindakan kelas, agar dapat dibuat rencana perbaikan pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : untuk memperoleh jawaban yang konkrit, dan memuaskan dalam pembelajaran materi perkembangbiakan tumbuhan dalam hal-hal berikut ini : (1)
Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung agar materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bisa disampaikan dengan menarik bagi siswa di SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. (2). Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bagi siswa kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis ketuntasan hasil belajar pada siklus 1 mencapai 71% atau 27 siswa dengan nilai rata-rata 76, dan pada siklus 2 mencapai 92% atau 35 siswa dengan nilai rata-rata 85. Berdasarkan analisis ketuntasan belajar pada siklus 2 maka dapat dikatakan bahwa siswa kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal
Penerapan Pendekatan Tematik Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bagi Siswa Kelas II SDN 15 Batu Nanggai Kecamatan Tanjung Raya
Permasalahan yang dihadapi adalah pembelajaran tematik dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di kelas II masih menggunakan pendekatan yang lama dimana siswa menerima saja materi pelajaran tanpa menemukan sendiri sehingga mengakibatkan siswa pasif dan tidak serius dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Penerapan Pendekatan Tematik Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bagi Siswa Kelas II SDN 15 Batu Nanggai Kecamatan Tanjung Raya. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sederhana. Data penelitian ini berupa informasi tentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil tes. Sumber data adalah proses pelaksanaan Pembelajaran Tematik dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Kelas II SD Negeri15 Batu Nanggai Kecamatan Tanjung Raya. Subjek penelitian adalah siswa kelas II yang berjumlah 19 orang. Hasil penelitian yang dianalisis berdasarkan data kualitatif dan kuantitatif, menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata-rata siswa 68.9 dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 81.57
Penerapan Metode Kerja Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Prestasi Belajar Materi Pecahan Biasa Dan Pecahan Desimal Siswa Kelas III SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar nilai pecahan uang melalui penerapan metode kerja kelompok siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengadaptasi model Kemmis & Mc. Taggart dengan dua siklus, yang pada setiap siklusnya dilakukan dua tindakan. Subjek penelitian siswa kelas III sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komperatif dengan grafik yaitu membandingkan kondisi nilai tes awal siklus I dan nilai tes setelah siklus II. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada motivasi belajar dari 40% atau 10 siswa pada kondisi awal menjadi, 60% atau 15 siswa, dan pada akhir siklus kedua menjadi 24 siswa atau 96% siswa dan pada akhir siklus kedua serta peningkatan nilai rata-rata kelas terus mengalami peningkatan dari 58,80 pada kondisi awal menjadi 68,80 pada siklus pertama, dan pada akhir siklus kedua menjadi 78,80 dengan tingkat ketuntasan belajar yang juga meningkat pada setiap siklusnya, yaitu 8 orang siswa (32%) pada kondisi awal, menjadi 64% atau 16 siswa, dan pada siklus terakhir menjadi 92% atau 23 siswa dari 25 siswa. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan penerapan metode kerja kelompok dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas I Sekolah Dasar Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022
Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Pribadi Siswa Kelas IV SDN Krompol 1 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Melalui Metode Pemodelan
Keterampilan menulis merupakan salah satu dari aspek pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di sekolah. Dalam mata pelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) kegiatan guru masih berorientasi pada metode pembelajaran yang konvensional. Selain itu metode yang digunakan tidak lebih pada kegiatan ceramah oleh guru sementera siswa hanya sebagai pendengar. Akibat dari pendekatan belajar yang menekankan pada aktivitas guru tersebut kompetensi yang dimiliki siswa tidak bisa berkembang secara optimal. Selain itu, tingkat ketuntasan dalam belajar siswa juga cenderung rendah. Penelitian dalam pembelajaran menulis surat pribadi dengan metode pemodelan sebagai berikut: (1) mengamati model surat, (2) mencatat sistematika surat pribadi, (3) mendiskusikan isi surat yang diamati, (4) menulis surat pribadi, (5) merevisi surat pribadi hasil karya sendiri, (6) mengedit surat pribadi hasil karya temannya, dan (7) melaksanakan penilaian sebagai evaluasi hasil pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I nilai aktivtitas siswa adalah 69,70 yang masih termasuk kategori cukup dan nilai produk menulis surat pribadi 73,24. Pada siklus II dengan mengadakan perubahan pada rencana pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan dalam pemberian bimbingan dapat meningkatkan aktivitas siswa menjadi 77,80% dengan kategori baik dan nilai hasil rata-rata 80,04. Dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 75 maka secara individual maupun secara klasikal sudah tuntas. Dari hasil tersebut di atas menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menulis surat pribadi dengan metode pemodelan berhasil baik
Implementasi Metode Bermain Dengan Media Balok Angka Dapat Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pada Siswa Kelompok A Di TK Sukolilo 01 Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah bagimanakah pengaruh penggunaan metode bermain melalui media balok angka terhadap kemampuan berhitung siswa di TK Sukolilo 01, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020 ? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penggunaan metode bermain melalui media balok angka dapat Meningkatkan kemampuan berhitung siswa di TK Sukolilo 01, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa di TK Sukolilo 01, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat semakin mantapnya pemahaman siswa di TK Sukolilo 01, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020, terhadap kemampuan berhitung dengan metode bermain melalui balok angka, hal ini terlihat pada peningkatan hasil tes berhitung siswa dari pra penelitian dari (70,00%), siklus I (80,00%), meningkat (10%), dari siklus I (80,00%), dan pada Siklus II (90,00 %), terdapat peningkatan (10 %), sehingga pada siklus II ketuntasan secara klasikal tercapai, karena telah melebihi dari standar ketuntasan klasikal yaitu 85%
Peningkatan Prestasi Bahasa Indonesia Dalam Menulis Puisi Bebas Dengan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotition (CIRC) Pada Siswa Kelas VIII G Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Adakah upaya peningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis puisi bebas melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotition (CIRC) pada Siswa Kelas VIII G, Di SMP Negeri 1 Ngawi, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 ? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahuai cara yang tepat dalam upaya meningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis puisi bebas melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotition (CIRC) pada Siswa Kelas VIII G, Di SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII G di SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi. Cara yang tepat dalam upaya meningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dalam menulis puisi bebas melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compotition (CIRC) pada Siswa Kelas VIII G, Di SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020, hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata hasil menulis puisi pada siklus I (71,88), pada siklus II (81,88) dan pada siklus III (87,19), sedangkan prosentase ketuntasan secara klasikal hasil menulis puisi siklus I (71,88 %) meningkat pada siklus II menjadi (81,25 %) dan pada siklus III menjadi (87,50 %) dan pada siklus III ketuntasan telah berhasil tuntas
Peningkatan Prestasi Siswa Tentang Masyarakat Peduli Lingkungan Tematik Kelas V Semester II SDN Purwokerto 2 Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018
Tematik adalah mata pelajaran yang memuat materi pengetahuan sosial dan kewarganegaraan. Melalui mata pelajaran Tematik, siswa diarahkan, dibimbing, dan dibantu untuk menjadi warga Negara Indonesia dan dan warga dunia yang efektif dan demokratis. Menjadi warga Negara Indonesia dan warga dunia yang efektif merupakan tantangan berat karena masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Untuk itulah, Tematik dirancang agar dapat membangun dan merefleksikan kemampuan siswa dalam kehidupan bermasyarakat yang selalu berubah dan berkembang secara terus menerus. Tematik berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan, nilai, sikap, dan ketrampilan siswa tentang masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. Melalui pengajaran Tematik Indikator Masyarakat Peduli Lingkungan dengan menggunakan metode Kerja kelompok, prestasi siswa pada pembelajaran Tematik ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian sebagai berikut : hasil penelitian siklus I: 4 siswa mendapat nilai 60; 4 siswa mendapat nilai 70; 7 siswa mendapat nilai 80; 4 siswa mendapat nilai 90; 1 siswa mendapat nilai 100. Nilai rata-rata 77. Siswa tuntas 16 (80%). Siswa tidak tuntas 4 (20%). Persentase ketuntasan belajar 80%. Ketuntasan klasikal : Belum Tuntas. Hasil penelitian siklus II : 2 siswa mendapat nilai 70; 5 siswa mendapat nilai 80; 6 siswa mendapat nilai 90; dan 7 siswa mendapat nilai 100. Nilai rata-rata 89. Siswa tuntas 20 (100%). Siswa tidak tuntas 0 (0%). Persentase ketuntasan belajar 100%. Ketuntasan klasikal : Tuntas
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Materi Himpunan Kosong Dan Himpunan Semesta Melalui Model Pembelajaran Berpikir Kritis (Critical Thinking) Pada Siswa Kelas VII F Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 20192020
Tujuan dari penelitian ini adalah: Penerapan Model Pembelajaran Berpikir Kritis (Critical Thinking) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika materi himpunan kosong dan himpunan semesta pada siswa Kelas VII F SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Penerapan Model Pembelajaran Berpikir Kritis (Critical Thinking) dapat meningkatkan prestasi belajar Matematika dalam himpunan kosong dan himpunan semesta pada siswa Kelas VII F SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari sklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 73,33 %, 80,00 %, dan 86,67 %. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tuntas. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Penerapan Model Pembelajaran Berpikir Kritis (Critical Thinking) berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus dan dapat meningkatkan proses belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai