Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Make A Match Untuk Meningkatkan Minat Dan Aktivitas Belajar Siswa Materi Ragam Hias Flora Dan Fauna Pada Siswa Kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan minat dan aktivitas belajar siswa materi ragam hias flora dan fauna melalui model pembelajaran kooperatif Make a Match pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun yang berjumlah 29 siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Make a Match. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, tes dan angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: pada siklus I, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 39,60% dengan kategori rendah. Pada siklus II terjadi peningkatan, minat belajar siswa mendapat skor rata-rata 60,08% dengan kategori tinggi. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 53,45 dengan kategori sedang. Pada siklus II terjadi peningkatan, rata-rata skor aktivitas belajar siswa mendapat skor rata-rata 71,76 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Make a Match telah terbukti dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa pada siswa kelas VII-B SMP Negeri 4 Madiun tahun pelajaran 2018/201
Peningkatan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Budaya Indonesia Melalui Metode Stad Pada Siswa Kelas IV-B Semester II SDN Sambi 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018
Obyek penelitian ini adalah Peningkatan Prestasi Pembelajaran PKn Materi Pokok “ Budaya Indonesia” melalui metode STAD. Rancangan PTK yang digunakan adalah rancangan dengan 2 siklus tindakan. Subyek penelitian sebanyak 19 siswa Kelas IV-B Semester II SDN Sambi 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2017/2018. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD dapat diterapkan dalam proses pembelajaran PKn untuk Materi Pokok “ Budaya Indonesia” dan (2) Apakah pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD yang diterapkan dalam proses pembelajaran PKn untuk Materi Pokok “Budaya Indonesia” pada Siswa Kelas IV-B Semester II SDN Sambi 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2017/2018, mampu meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Dengan metode STAD yang diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Materi Pokok “ Budaya Indonesia” pada Siswa Kelas IV-B Semester II SDN Sambi 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2017/2018 mampu meningkatkan kualitas pernbelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode STAD memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru bahwa ketuntasan belajar meningkat dari siklus I ke Siklus II dengan hasil nilai masing-masing siklus adalah 78,95% dan 100,00 %. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Melalui Kooperatif Model Team Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas III SDN Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar PKn melalui model Team Games Tournament TGT pada siswa kelas III Di SDN Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PKn melalui model Team Games Tournament TGT pada siswa kelas III Di SDN Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Model Team Games Tournament (TGT) adalah salah satu cara mengajar, di mana guru melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaulasi oleh guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Penerapan penerapan model Team Games Tournament TGT dapat meningkatkan motivasi belajar PKn materi mengenal jenis-jenis pekerjaan pada siswa kelas III Di SDN Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020, terbukti (prosestase rata-rata hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 75,33%, 80,33%, dan 87,33% dan ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 73,33%, 80,00%, dan 86,67%.”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Team Games Tournament (TGT) dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 4 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Peningkatan Prestasi Siswa Dalam Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Kisah Nabi Ibrahim Dan Nabi Ismail Melalui Uji Kompetensi Pada Siswa Kelas III Semester II SDN Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020
Melalui Uji Kompetensi ini diharapkan hasil belajar mata pelajaran PAI pada siswa Kelas III Semester II Sekolah Dasar Negeri Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang mencapai suatu hasil yang optimal. Beberapa alasan Peneliti menggunakan teknik uji kompetensi pada pembelajaran PAI ini dikarenakan dapat membantu Siswa dalam meningkatkan prestasi belajar Siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui dan mendeskripkan proses pembelajaran mata pelajaran PAI di Kelas III Semester II Sekolah Dasar Negeri Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. (2) mengetahui dan mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI melalui uji kompetensi yang digunakan oleh guru; (3) Mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan uji kompetensi terhadap prestasi belajar mata pelajaran PAI pada Siswa Kelas III Semester II Sekolah Dasar Negeri Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Berdasarkan pada hasil penelitian ini, dapat peneliti rumuskan beberapa kesimpulan, diantaranya: (1) melalui uji kompetensi dapat meningkatkan prestasi Siswa Kelas III Semester II Sekolah Dasar Negeri Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang (2) Uji Kompetensi merupakan salah satu komponen Contexstual Teaching and Learning (CTL). Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran. (3) Strategi pembelajaran melalui uji kompetensi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas III Semester II Sekolah Dasar Negeri Sumberwuluh 05 Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang pada mata pelajaran PAI. Berdasarkan kesimpulan, maka dapat dirumuskan saran sebagai berikut: (1) Kepada Guru Sekolah Dasar agar mempertimbangkan pemberian materi pembelajaran dengan mengenalkan kepada siswa dengan menggunakan berbagai macam strategi. Salah satunya adalah melalui uji kompetensi (2) Kepada guru yang mengajarkan mata pelajaran PAI, hendaknya selalu mempunyai kreativitas dalam menggunakan strategi belajar yang diberikan kepada siswa
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Strategi Thought Stopping Sebagai Upaya Penanganan Siswa Stress Karena Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019
Stress tidak saja dialami oleh orang tua/dewasa tapi juga orang muda, remaja, anak-anak, bahkan bayi. Masa remaja saat mereka mencari identitas diri, sosialisasi bersama teman, mencoba sesuatu yang baru, tentulah gampang sekali mereka terkena stress. Tempat mereka curhat selain pada teman, orang tua, mungkin juga pada guru pembimbing ( konselor ). Peran konselor untuk membantu mereka tentu saja tidak lepas dari sikap profesionalisme guru dalam mengimplementasikan salah satu strategi konseling. Dengan strategi ini diharapkan bisa membantu para siswa ( klien ) sebagai remaja mengatasi rasa bosan, jenuh, dan bahkan stress yang mungkin dialami. Dengan implementasi strategi ini mereka dibantu untuk mengontrol, menekan dan menghilangkan kesadaran atau pikiran-pikiran negatif baik dengan cara diarahkan oleh konselor ( Overt Interuption Conselor ) maupun Thought Stopping yang diarahkan oleh klien sendiri ( Covert Interuption ). Kemudian mengganti pikiran-pikiran negatif dengan pikiran asentif, positif dan netral. Pada PTBK ini konselor melaksanakan Thought Stopping kepada siswa selama 3 siklus, dan dibantu pengamatan oleh guru kolaborator. Para siswa yang mendapatkan perlakuan strategi ini adalah siswa yang kebetulan juga yang harus mendapat perhatian di kelasnya, baik dilihat dari prestasi akademi maupun kehadirannya di kelas ( hanya beberapa saja ) dan juga tingkah lakunya di sekolah. Setelah pelaksanaan PTBK ini bisa ditarik kesimpulan bahwa ada 5 siswa yang mengalami, perubahan menjadi bisa mengatasi pikiran negatifnya, ada 6 siswa yang masih butuh bimbingan dan perhatian tersendiri dari konselor, guru bidang studi, wali kelas serta orang tua. Konselor dalam hal ini akan menindak lanjuti dengan konseling individu serta pendampingan siswa kurang prestasi, bersama orang tua dan sekolah membina siswa untuk membantu mencapai jalan menapaki masa depan
Mengapresiasi Hasil Prestasi Belajar Bidang Studi Pendidikan Jasmani Melalui Pendekatan Discovery Learning Kelas VI SD Semester Ganjil Di SD Negeri 2 Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020
Sejauh ini mutu pendidikan negara Indonesia masih sangat memprihatinkan. Surya (2002:32) menyatakan, “dalam lingkungan antar bangsa mutu sumber daya manusia Indonesia berada oada eringat yang rendah (Indonesia menduduki posisi urutan ke 109 dalam indeks perkembangan manusia) dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Bahkan lebih rendah satu tingkat dibawah Vietnam, padahal tahun yang lalu berada di bawah negara Indonesia. Pendidikan di negara Indonesia harus menapat prioritas utama, sehingga dimasa mendatang tidak semakin ketinggalan dan tenggelam arus milenium. Pendidikan harus menjadi kebutuhan dan menjadi posisi sentral dalam upaya memperbaiki kualitas SDM dan daya saing bangsa. Untuk itu penulis melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas dengan judul Mengapresiasi Hasil Prestasi Belajar Bidang Studi Pendidikan Jasmani Melalui Pendekatan Discovery Learning (Pembelajaran Yang Mengembangkan Hasil Penemuan Peserta Didik) Kelas VI-SD Semester Ganjil Di SD Negeri 2 Sukdono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil observasi pada skilus I aktifitas siswa yang kurang = 55,6%, cukup=22,2% dan baik=22,2%. Hasil prestasi siswa pada siklus I menunjukkan nilai secara rata-rata 54,73 (55%) pada awal tes, dan diakhir tes menunjukkan rata-rata sebesar 60,62 (61%) dan pada siklus II di awal tes secara rata-rata yang diperoleh menunjukkan 66,06 (66%) dan diakhir dilakukan tes yang diperoleh sebesar 68,26 (68%). Sehingga secara garis besar hasil prestasi belajar siswa pada sikus I mengalami kenaika dari tes awal dan akhir sebanyak 5,89 (6%) dan pada siklus II sebesar 2,2 (2%). Adapun hal yang lebih penting lagi dalam pembelajaran dengan diperoleh data secara keseluruhan secara rata-rata anak yang kurang aktif sebesar 6,25 dengan anak 25. Maka dari hasil pengamatan antar kelompok dikategorikan berhasil atau dapat diterima
Peningkatan Prestasi Belajar Menghitung Luas Segi Banyak Dengan Penggunaan Metode Inkuiri Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 01 Kanigoro Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018
Penelitian bertujuan untuk : (1) Mendiskripsikan rencana pembelajaran KD 3.1 menghitung luas segi banyak yang merupakan gabungan dari dua bangun datar sederhana dengan menggunakan metode inkuiri dalam pembelajaran matematika pada siswa di kelas VI SDN 01 Kanigoro Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun tahun pelajaran 2017/2018 untuk meningkatkan hasil belajar siswa; (2) Mendiskripsikan metode inkuiri pelaksanaan pembelajaran KD 3.1 untuk meningkatkan perstasi belajar siswa; (3) Mendiskripsikan hasil pembelajaran KD 3.1. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 01 Kanigoro tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 30 siswa. Prosedur penelitian meliputi rancangan penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, dan analisa data.Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) meliputi empat alur (langkah), yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber dan teknik pengumpulan data adalah RPP, pelaksanaan pembelajaran, hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Instrumen penelitian lembar Observasi guru yaitu aktifitas guru selama proses pembelajaran, lembar aktifitas siswa selama proses pembelajaran, Lembar penilaian hasil belajar. Upaya guru dalam meningkatkan prestasi belajar ditunjukan oleh peningkatan aktifitas Guru selama proses pembelajaran dan peningkatan aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Peningkatan prestasi belajar siswa dari sebelum tindakan dengan tindakan siklus I dari jumlah nilai 1658 ,pada siklus I menjadi 2025 meningkat 367, nilai rata-rata 55 menjadi 68 meningkat 13, siswa tuntas belajar dari 2 siswa menjadi 8 meningkat 6, peningkatan 6, ketuntasan belajar dari 7% menjadi 27% meningkat 20%. Peningkatan dari siklus I ke siklus II jumlah nilai 2025 pada siklus II 2475 meningkat 450 . Nilai rata-rata prestasi belajar dari 68 menjadi 83 meningkat 15, jumlah siswa tuntas belajar dari 8 siswa menjadi 27 meningkat 19%, ketuntasan belajar secara klasikal dari 27% menjadi 90% pada siklus II meningkat 63
Peningkatan Aktivitas, Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII.C Di SMP Negeri 2 Kertosono Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016 Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Penerapan Metode PIC
Kesulitan yang dihadapi siswa kelas VII.C di SMP Negeri 2 Kertosono semester genap tahun pelajaran 2015/2016 dalam memahami materi IPS masih kurang atau rendah, yang pada akhirnya masalah ini berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari rata-rata nilai ulangan harian siswa masih dibawah KKM yaitu 64. Peneliti sebagai guru IPS di kelas VII.C berusaha menggunakan metode yang dapat membuat siswa beraktivitas aktif, termotivasi dalam belajarnya, supaya hasil belajarnyapun mencapai batas yang maksimal. Peneliti menerapkan metode PIC (Pictorial Information Card) ini pada materi 4.1, 4.2, dan 4.3. dengan harapan agar siswa di kelas VII.C SMP Negeri 2 Kertosono menjadi lebih aktif dan termotivasi dalam belajar, sehingga mereka lebih mudah memahami materi pembelajaran IPS yang sedang dipelajari dan hasil belajarnyapun meningkat. Penelitian tindakan ini terdiri dari 3 siklus, dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu : perencanaan (planning), pelaksanaan(acting), pengamatan (observing), dan refleksi tindakan (reflection).Dari hasil observasi atau pengamatan menunjukkan bahwa pada akhir pelaksanaan tindakan, disetiap siklus tampak ada peningkatan baik aktivitas maupun motivasi siswa selama pembelajaran yaitu pada siklus 1 penerapan metode PIC.Aktivitas siswa hanya 62%, siklus 2 menjadi 73% dan pada siklus 3 meningkat lagi mejadi 81%, dan hasil belajar disetiap siklus meningkat pula yaitu dari hasil belajar 55 sebelum penerapan metode PIC menjadi 78 pada siklus 3 setelah pembelajaran menerapkan metode PIC sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PIC dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VII.C di SMP Negeri 2 Kertosono semester genap tahun pelajaran 2015/2016
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Phytagoras Melalui Penerapan Problem Based Learning Siswa Kelas VIII.E SMPN 4 Kec. Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
Dalam pembelajaran di kelas, umumnya siswa mengalami kesulitan dalam pembelajaran matematika khususnya memahami materi phytagoras. Untuk mempermudah siswa dalam belajar matematika, peneliti menerapkan problem based learning untuk mempermudah siswa dalam memecahkan masalah matematika materi phytagoras.Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui pengaruh penerapan problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi phytagoras kelas VIII E Semester Satu Tahun Pelajaran 2017/2018 di SMPN 4 Ponorogo. (b) Untuk mengetahui keefektifan penerapan problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika materi phytagoras kelas VIII E Semester Satu Tahun Pelajaran 2017/2018 di SMPN 4 Ponorogo? Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data melalui: Observasi, kegiatan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelasVIII E SMPN 4 Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemecahan masalah materi phytagoras yaitu, siklus I (69,71%), siklus II (80,38%), siklus III (93,29%). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika materi phytagoras siswa kelas VIII E SMPN 4 Ponorogo tahun pelajaran 2017-201
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Unsur Intrinsik, Ekstrinsik Dan Kebahasaan Novel Siswa Kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran, peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel di kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian ini terfokus pada peserta didik di kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel pada siswa dapat meningkat. Penjelasan mengenai peningkatan aktivitas belajar siswa dari 9 siswa atau 42,86% pada kondisi awal meningkat menjadi 16 siswa atau 76,19% pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 21 siswa atau 100%. Peningkatan hasil belajar siswa pada kondisi awal sebesar 60,00, meningkat pada siklus I menjadi 69,52 dan pada siklus II menjadi 79,52, sedangkan jumlah siswa yang tuntas pada kondisi awal sebanyak 6 siswa atau 28,57% dari 21 siswa, pada siklus I menjadi 13 siswa atau 61,90% dan pada siklus II menjadi 19 siswa atau 90,48%. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel