Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Matematika Dengan Kompetensi Dasar Mengenal Pengukuran Waktu Dan Panjang Melalui Metode Authentic Assesment Approach Learning Pada Siswa Kelas I Semester Ganjil Di SD Negeri 1 Pojok Kecamatan Dampit Kabupaten Malang

    Get PDF
    Berdasarkan analisis data  kualitatif  dan profil tingkat pemahaman dengan hasil hasil prestasi belajar ditunjukkan melalui kegiatan siklus pada masing masing  siklus. Maka pada siklus I dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 57,4 (57%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana standart Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 57,4 (57%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus II. Dan pada siklus II Dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 65,4 (65%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana Standart Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 65,4 (65%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus III. Dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 74,9 (75%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana standart  Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 74,9 (75%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus III. Setelah pada siklus III ini data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata prestasi belajar siswa menunjukkan 97,4 (97%) dari sejumlah 26 siswa.  Dimana standart ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%), dimana rata rata prestasi belajar menunjukkan 97,4 (97%). Karena hal ini berada diatas standart ketuntasan, Maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus berikutnya. Maka dengan adannya pembelajaran  Metode Authentic Assesment Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan dan Penerapan Penilaian Otentik) akan memperoleh beberapa keuntungan bagi siswa dan bagi siswa. Dengan pembelajaran Metode Authentic Assesment Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan dan Penerapan Penilaian Otentik) akan membantu, mengembangkan dan menyelesaikan materi atau bahan Matematika tersebut tetapi anak didiknya benar-benar sudah berlatih dan mempunyai pengetahuan yang lebih  mendalam. Selain itu tugas yang diberikan harus dicek apakah dikerjakan atau belum, kemudian perlu dievaluasi, karena akan memberi motivasi belajar siswa

    Peningkatan Kompetensi Guru Kelas Dalam Penyusunan Soal Hots Melalui Pendampingan Kepala Sekolah Di SDN Oro-Oro Ombo Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS melalui kepemimpinan kepala sekolah di SDN Oro-Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. 2) Adanya peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui pendampingan kepala sekolah di SDN Oro-Oro Ombo Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah  dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Ada peningkatan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS melalui kepemimpinan kepala sekolah di SDN Oro-Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 72,69 meningkat menjadi 84,62 melalui pendampingan kepala sekolah dalam penyusunan soal HOTS, baik melalui pendampingan individu guru maupun melalui sosialisasi. 2) Ada peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui pendampingan kepala sekolah di SDN Oro-Oro Ombo Tahun Pelajaran 2019/2020

    Menerapkan Teknik STAD (Student Teams Achievement Division) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Mengenal Menu-Menu Dalam Microsoft Excel 2007 Pada Siswa Kelas X B1 SMK Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran Teknik STAD (Student Teams Achievement Division) di kelas XB1 SMK Negeri 2 Ponorogo dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar pelajaran KKPI. Lokasi penelitian yang dipilih adalah kelas XB1 SMK Negeri 2 Ponorogo dengan jumlah siswa 25 orang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teknik STAD (Student Teams Achievement Division) dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran KKPI kelas XB1 SMK Negeri 2 Ponorogo. Adapun tujuan PTK ini dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan pembelajaran Microsoft Excel 2007 sesuai dengan persyaratan yang tertuang dalam pembelajaran KKPI. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni : 1) tahap perencanaan (planning), 2) tahap pelaksanaan (acting), 3) tahap pengamatan (observing), dan 4) refleksi (reflecting). Metode pembelajaran Teknik STAD (Student Teams Achievement Division)selain dapat dipergunakan sebagai alat untuk menguji kemampuan, sekaligus juga dapat dipergunakan sebagai teknik pengajaran Microsoft Excel 2007 untuk meningkatkan keterampilan dasar siswa. Dari hasil pengamatan motivasi dan prestasi belajar siswa menunjukkan yang semula sebelum melaksanakan metode ini motivasi siswa dalam pembelajaran Microsoft Excel 2007 masih rendah, tetapi melalui penerapan metode pembelajaran Teknik STAD (Student Teams Achievement Division) motivasi siswa dapat meningkat hingga mencapai 81% pada siklus ketiga, dan dari hasil prestasi belajar siswa sebelum menerapkan metode hanya 60,6% dengan kriteria penilaian C dapat meningkat secara bertahap

    Peningkatan Prestasi Belajar IPS Dengan Model Pembelajaran Make A Match Pada Siswa Kelas VI Di SDN Kedungputri 2 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Dalam aktivitas pembelajaran di sekolah, guru harus mengusahakan agar siswa dapat melakukan pengamatan, yang efektif agar memperoleh hasil pembelajaran yang sebaik-baiknya. Dalam mengajar, hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan pengamatan yang sebaik-baiknya. Ada beberapa jenis aktivitas yang disampaikan oleh para ahli, diantaranya: (1) kegiatan-kegiatan visual, (2) kegiatan-kegiatan lisan (oral), (3) mendengarkan, (4) menulis, (5) menggambar, (6) metrik, (7) mental, dan (8) emosional. Penelitian dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas (Classroom Actions Research). Tindakan dilaksanakan dalam tiga siklus. Dalam setiap siklus tindakan terdiri atas empat kegiatan, yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN  Kedungputri 2  Kecamatan Paron  Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran  2019/2020 pada sebanyak 25 siswa. Strategi pembelajaran dengan menggunakan Strategi pembelajaran berbasis aktivitas dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VI SDN   Kedungputri 2  Kecamatan Paron  Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran  2019/2020 pada mata pelajaran IPS. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata pada setiap siklus: Siklus I nilai rata-rata 70,60, siklus II78,20%. Siklus III nilai rata-rata 86,40, dengan ketuntasan klasikal siklus I (72,00%). Siklus II (80,00% ) dan siklus III (88,00%), sehingga ketuntasan secara klasikal tercapai

    Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Melalui Metode Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas XII IPS 2 Semester Ganjil SMA Negeri 2 Pasuruan Tahun Pelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Seperti yang terjadi di kelas XII IPS 2 Semester Ganjil SMA Negeri 2 Pasuruan Tahun Pelajaran 2018/2019 tempat penulis menjalankan tugas sehari-hari. Penulis menyaksikan banyak siswa kelas XII IPS 2 yang kesulitan dalam memahami pelajaran PKn dengan bukti masih rendahnya nilai mata pelajaran PKn sehingga tidak tercapainya nilai KKM, dari 36 siswa hanya 8 siswa (26,66%) yang tuntas, artinya memperoleh nilai setara nilai KKM atau di atasnya dan sisanya 28 orang (73,33%) dinyatakan tidak tuntas karena mendapat nilai dibawah KKM.Tujuan dari Penelitian ini adalah: 1) Untuk mendeskripsikan perencanaan penggunaan model belajar dengan pendekatan Team Games Tournament pada siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Pasuruan, 2) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan penggunaan pendekatan Teams Games Tournament dalam meningkatkan hasil belajar PKn di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Pasuruan, 3) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian pendekatan Teams Games Tournament dalam meningkatkan hasil belajar PKn di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Pasuruan, 4) Untuk mendeskripsikan seberapa besar peningkatan hasil belajar yang diperoleh dengan menggunakan pendekat Teams Games Tournamentdalam meningkatkan hasil belajar PKn di kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Pasuruan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada siswa Kelas XII IPS 2 SMA Negeri 2 Pasuruan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019melalui metode TGT menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa dan kinerja guru dalam proses pembelajaran. Peningkatan proses belajar berakibat positif pada hasil belajar siswa, hasil siswa mengalami peningkatan setiap siklusnya. Siklus I terlihat bahwa secara klasikal siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 25,58%, siklus II meningkat menjadi 82,50%, kemudian meningkat lagi pada siklus III menjadi 96,60%

    Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi Melalui Strategi Chalk And Talk Pada Siswa Kelas V SD Negeri Kedunggalar 2 Kecamatan Kedunggalar Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    Strategi pengajaran Chalk and Talk merupakan salah satu strategi mengajar yang membantu peserta didik mempelajari keterampilan dasar dan memperoleh informasi yang dapat diajarkan selangkah demi selangkah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana penerapan metode pembelajaran Strategi Chalk and Talk pada mata pelajaran PKn materi Kebebasan Berorganisasi pada siswa kelas V SD Negeri Kedunggalar 2Tahun Pelajaran 2015/2016? 2) Bagaimana prestasi belajar siswa dengan penerapan Strategi Chalk and Talk pada pelajaran PKn materi Kebebasan Berorganisasi pada siswa kelas V SD Negeri Kedunggalar 2 Tahun Pelajaran 2015/2016?. Adapun tujuan penelitian dalam hal ini adalah : 1) Untuk mendeskripsikan penerapan Strategi Chalk and Talk pada mata pelajaran PKnmateri Kebebasan Berorganisasi pada siswa kelas V SD Negeri Kedunggalar 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 dan 2) Untuk mengetahui prestasi belajar siswa dapat meningkat setelah diterapkannya Strategi Chalk and Talk pada pelajaran PKNmateri Kebebasan Berorganisasi pada siswa kelas V SD Negeri Kedunggalar 2 Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan penelitian jenis tindakan kelas. Adapun tekhnik pengumpulan datanya menggunakan tes, observasi, dokumentasi, catatan lapangan. Tes digunakan untuk memperoleh data tentang hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Kedunggalar 2 Tahun Pelajaran 2015/2016. Sedangkan observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi digunakan untuk menggali data tentang pembelajaran PKn, respon siswa, keadaan siswa, serta sarana dan prasarana sekolah. Dari nilai hasil belajar siswa kelas Vdi SD Negeri Kedunggalar 2 pada mata pelajaran PKn materi “Kebebasan Berorganisasi” dengan menerapkan Strategi Chalk And Talk selalu mengalami peningkatan. Mayoritas siswa telah menguasai materi pembelajaran PKnmateri “Kebebasan Berorganisasi” yang diberikan guru. Hal ini dapat dilihat dari data tabel 1 diatas  hasil belajar siswa meningkat dari rata – rata 65 sebelum menerapkan Strategi Chalk And Talk menjadi 72 pada siklus ke I dan meningkat lagi menjadi 82  pada siklus II dan menjadi 93 pada siklus III  dengan kategori Amat Baik (A)

    Peningkatan Hasil Belajar Seni Rupa Siswa Kelas VII.H Di SMP Negeri 2 Kertosono Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 Melalui Pendekatan Kontekstual

    Get PDF
    Keberhasilan dalam pembelajaran seni rupa sangat dipengaruhi oleh kemampuan dan ketepatan guru dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran. Salah satu upaya dalam proses pembelajaran adalah guru melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas melalui Penerapan Kontekstual Learning. Pembelajaran dengan penerapan Kontekstual Learning melibatkan tujuh komponen utama, yaitu 1) kontruktivisme, (contructivism) membangun, membentuk, 2) bertanya (questioning), 3) menyelidiki, menemukan (inquiry ), 4) masyarakat belajar (learning community), 5) pemodelan (modeling), 6) refleksi atau umpan balik (reflection), 7) penilaian yang sebenarnya (authentic assesment), sesuai dengan permasalahan yang dihadapi siswa, yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya pembelajaran dalam seni rupa. Penelian Tindakan Kelas ini, bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII.H di SMP Negeri 2 Kertosono pada mata pelajaran seni budaya materi seni rupa. Adapun prosedur pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari 3 siklus, masing – masing siklus terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas, hasil belajar siswa kelas VII.H di SMP Negeri 2 Kertosono mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan perbandingan rata – rata hasil belajar siswa pada pembelajaran awal 61 dengan penerapan kontekstual learning pada siklus 3 meningkat menjadi 83

    Peningkakan Prestasi Siswa PKn Materi Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Melalui Metode The Power Of Two Kelas VI-A Semester II SDN Tawang 1 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan : (a) Apakah pembelajaran The Power Of Two berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran The Power Of Two? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Metode The Power Of Two terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran The Power Of Two. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Sesudah sekali presentasi, kepada siswa diberikan test. Berikut adalah Nilai hasil evaluasi siklus I : Nilai rata-rata 78,13. Siswa tuntas 26 (81,25%). Siswa tidak tuntas 6 (18,75%). Dan siklus II : Nilai rata-rata 90,63. Siswa tuntas 32 (100,00%). Siswa tidak tuntas 0 (0,00%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode The Power Of Two  dapat berpengaruh positif terhadap proses belajar siswa, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan

    Peningkatan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Melalui Metode Pembelajaran Power Point Interaktif Pada Siswa Kelas VI Semester II SDN Siman 2 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 20

    Get PDF
    Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya minat dan keaktifan belajar siswa terhadap pelajaran PKn. Hal ini dikarenakan pembelajaran oleh guru masih konvensional dan guru hanya menjelaskan dengan metode ceramah saja serta tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PKn di Kelas VI Semester II SDN Siman 2 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020. Materi yang dipilih dalam penelitian ini adalah Peranan Politik Luar Negeri Indonesia sedangkan Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan pengambilan hasil observasi saat proses pembelajaran nilai belajar siswa model rancangan yang digunakan mengacu pada rancangan Kemmis & Taggart (1988) dengan siklus; Masing-masing sikius terdiri dan 4 tahapan, yaitu: (1) penyusunan rencana tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) perefleksian, pengambilan kesimpulan dan saran. Dan hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) keterampilan proses yang dominan dilakukan siswa adalah melakukan penelitian, sedangkan yang paling sedikit dilakukan siswa adalah merumuskan masalah dan menyimpulkan hasil penelitian dan 2) hasil belajar siswa menggunakan metode pembelajaran Power Point Interaktif meningkat menjadi 100,00 %

    Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Penjumlahan Dan Pengurangan Melalui Metode Pembimbingan Kelompok Pada Anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk Tahun 2017

    Get PDF
    Di samping siswa kurang berani dan terlatih untuk berbicara di depan umum, penyebab utama rendahnya kemampuan anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk    dalam menjumlah dan mengurangi adalah pemilihan strategi atau  model pembelajaran yang kurang sesuai .  Penerapan pemodelan dalam model pembelajaran dengan Metode Pembimbingan Kelompok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam  menjumlah dan mengurangi .Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah peningkatan kemampuan  menjumlah dan mengurangi melalui penerapan pembelajaran dengan Metode Pembimbingan Kelompok pada anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk   tahun 2017 ?; (2) Apakah dengan penerapan pembelajaran dengan Metode Pembimbingan Kelompok , aktivitas belajar anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk dalam  menjumlah dan mengurangi  dapat meningkat? Berdasarkan hasil penelitian didapat simpulan : 1) Peningkatan prestasi belajar matematika (berhitung) materi  pokok   menjumlah dan mengurangi  melalui  metode  Pembimbingan Kelompok pada anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk tahun 2017  persentasi keberhasilannya  mencapai 95%. 2) Penerapan Metode Pembimbingan Kelompok dapat meningkatkan aktivitas belajar anak TK B, TK Pertiwi Nglundo Sukomoro Nganjuk  tahun 2017

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇