Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Meningkatkan Hasil Belajar IPS Menggunakan Media Gambar Bagi Siswa Kelas IV Semester I SD Negeri Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Gundik Kec. Slahung Kabupaten Ponorogo menggunakan Media gambartahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Langkahnya terdiri dari, perencanaan, tindakan, refleksi, dan observasi. Subyek PTK ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Gundik Kec. Slahung Kabupaten Ponorogo dengan jumlah 20 siswa. Pelaksanaan tindakan kelas dilakukan dalam tiga siklus. Teknik pengumpulan data melaluites, observasi, dan dokumentasi. Pada setiap siklus terdapat kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pada akhir siklus dilaksanakan tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar siswa. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar IPS menggunakan Media gambar pada siswa kelas IV SD Negeri Gundik Kec. Slahung Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2019/2020. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan rata-rata pada siklus I ada 6 siswa atau 58.73% dari seluruh siswa yang mendapat nilai ≥70, sedangkan hasil tes pada siklus II ada 13 siswa atau 73.21% dari seluruh siswa yang mendapatkan nilai ≥70, sedangkan hasil tes pada siklus III ada 20 siswa atau 98,35% dari seluruh siswa yang mendapatkan ≥70. Hal ini berarti mengalami peningkatan persentase siswa yang mendapat nilai ≥70 dari siklus I ke siklus III sebanyak 42.48%. Nilai rata-rata hasil tes dari siklus I ke siklus III juga mengalami peningkatan sebanyak 9.6 yaitu dari59.76 menjadi 73.21 kemudian menjadi 98.45. Demikian juga dalam proses pembelajarannya, hasil observasi menunjukkan aktivitas belajar siswa meningkat dari 62.75% pada siklus I meningkat menjadi 74.75% pada siklus II dan pada siklus III meningkat lagi menjadi 96,56% dengan kategori baik

    Peningkatan Hasil Belajar Mempraktikkan Teknik Dasar Permainan Bola Basket Pada Mata Pelajaran Penjasorkes Melalui Pendekatan Reciprocal Teaching Siswa Kelas IX B SMP Negeri 4 Pacitan

    Get PDF
    Pemahaman konsep Permainan Bola Basket pada mata pelajaran Penjasorkes mutlak diperlukan para siswa kelas IX. Ironisnya justru di Kelas IX B pemahaman konsep terhadap materi ajar tersebut masih jauh dari harapan, yakni dengan rerata 58,92 dan termasuk pada kategori kurang. Beberapa alasan peneliti menggunakan pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realita dalam mengajarkan materi ajar Penjasorkes diantaranya: (1) asas aktivitas digunakan dalam semua jenis metode mengajar baik di dalam maupun di luar kelas, (2) asas aktivitas bertujuan mengembangkan ide-ide atau merealisasikan suatu ide dalam suatu bentuk tertentu, (3) asas aktivitas dapat menikmati pengalaman-pengalaman estetis, (4) memecahkan suatu kesulitan intelektual, dan (5) memperoleh pengalaman dan keterampilan tertentu. Diharapkan setelah menerapkan metode Reciprocal Teaching ini nilai rerata siswa Kelas IX B akan meningkat pada kategori baik bahkan amat baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) meningkatkan motivasi belajar melalui penggunaan pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia siswa Kelas IX B SMP Negeri 4 Pacitan Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018, (2) meningkatkan hasil belajar tentang Permainan Bola Basket pada mata pelajaran Penjasorkes melalui pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia siswa Kelas IX B SMP Negeri 4 Pacitan Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri atas 1 kali pertemuan dan satu kali pertemuan selama 2 jam pelajaran (2 x 40 menit). Dalam setiap siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia mampu meningkatkan hasil belajar Permainan Bola Basket. Hal ini didukung adanya peningkatan mean skor dalam setiap siklusnya yakni siklus I memperoleh 73,21, siklus II meningkat menjadi 79,64, dan siklus III meningkat lagi menjadi 85,54. Selain itu juga ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar tiap siklus yaitu siklus I sebanyak 75,00%, siklus II meningkat menjadi 85,71% dan siklus III mencapai maksimal peningkatan ketuntasan menjadi 100%

    Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Teks Personal Recount Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Pada Siswa Kelas VIII-B MTs Negeri 4 Jember Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan motivasi dan hasil belajar bahasa Inggris materi Teks Personal Recount melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Subjek penelitian yang diambil adalah siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 Jember Semester 2 Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 28 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan urutan kegiatan perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Validasi data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisa data dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan motivasi belajar siswadari kondisi awal hanya ada 9 siswa atau 32,14% yang masuk dalam kategori tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 18 siswa atau 64,29% dan pada siklus II menjadi 28 siswa atau 100%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas hanya ada 7 siswa atau 25,00%, pada siklus I meningkat menjadi 17 siswa atau 60,71% dan pada siklus II menjadi 25 siswa atau 89,29%, dengan peningkatan nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 56,43, pada siklus I menjadi 67,14 dan pada siklus IImenjadi 78,21. Kesimpulannya adalah implementasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar bahasa Inggris materi Teks Personal Recount melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas VIII-B MTs Negeri 4 JemberSemester 2Tahun Pelajaran 2019/2020

    Implementasi Strategi Pembelajaran Think Pairs Share Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Tentang Keanekaragaman Suku Bangsa Di Indonesia Pada Siswa Kelas V Semester I SDN Nambakan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Tahun Pelaja

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan : (a) Apakah pembelajaran Think Pairs Share berpengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial  dengan diterapkannya metode pembelajaran Think Pairs Share? Tujuan dari penelitian ini adalah : (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Think Pairs Share terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah diterapkannya pembelajaran Think Pairs Share. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas V Semester I SDN Nambakan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 48.28%, siklus II 72.41%, siklus III  93.10% penelitian ini adalah metode Think Pairs Share dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas V, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

    Upaya Bimbingan Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Di SDN 1 Trigonco Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo

    Get PDF
    Perencanaan pembelajaran merupakan langkah yang sangat penting sebelum pelaksanaan pembelajaran. Perencanaan yang matang diperlukan supaya pelaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau beberapa istilah lain seperti desain pembelajaran, skenario pembelajaran. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di SDN 1 Trigonco Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo. Dengan metode ini peneliti berupaya menjelaskan data yang peneliti kumpulkan melalui komunikasi langsung atau wawancara, observasi / pengamatan, dan diskusi berupa persentase atau angka-angka. Bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi / pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP dari siklus ke siklus. Pada Siklus 1 rata-rata nilai komponen RPP 69% dan pada Siklus 2 83%. Jadi, terjadi peningkatan 14% dari Siklus 1

    Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Membandingkan Bilangan Bulat Melalui Metode Blended Learning Pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 2 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Matematika siswa Kelas VII E di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngawi, Kabupaten Ngawi, dengan diterapkannya Metode Blended Learning (b) Bagaimanakah pengaruh Metode Blended Learning terhadap motivasi belajar siswa siswa Kelas VII E di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngawi, Kabupaten Ngawi? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa Kelas VII E di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngawi, Kabupaten Ngawi setelah diterapkannya Metode Blended Learning. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa siswa Kelas VII E di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngawi, Kabupaten Ngawi setelah diterapkan Metode Blended Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII E di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Ngawi, Kabupaten Ngawi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari sklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 78,13%, 81,25%, dan 87,50%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai

    Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Kimia Materi Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit Melalui Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Pada Siswa Kelas X-MIPA-1 SMA Negeri 3 Bondowoso Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Hasil observasi awal di SMA Negeri 3 Bondowoso diperoleh data bahwa pembelajaran kimia di kelas X-MIPA-1 memiliki hasil belajar yang rendah. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia, maka dilakukan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Bondowoso kelas X-MIPA-1 tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 35 orang siswa, terdiri dari 19 laki-laki dan 16 perempuan. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi yang digunakan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan soal evaluasi untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada kondisi awal jumlah siswa yang mengalami peningkatan motivasi belajarnya sebanyak 13 orang (37,14%), pada siklus I meningkat menjadi 23 orang (65,71%) dan pada siklus II meningkat menjadi 33 orang (94.29%). Peningkatan motivasi belajar siswa diikuti oleh meningkatnya hasil belajar siswa. Pada kondisi awal nilai rata-rata secara klasikal yang diperoleh siswa sebesar 58,86, pada siklus I meningkat menjadi 67,43, dan pada siklus II menjadi 77,71. Meningkatnya rata-rata nilai hasil belajar siswa berdampak pada meningkatnya ketuntasan belajar siswa, yaitu pada kondisi awal jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang (28,57%), pada siklus I meningkat menjadi 22 orang (62,86%), dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas menjadi 32 orang (91,43%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Student Facilitator and Explaining (SFAE) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas X-MIPA-1 SMA Negeri 3 Bondowoso tahun pelajaran 2018/2019 pada mata pelajaran Kimia materi larutan non elektrolit dan elektrolit

    Peningkatan Kemampuan Mempraktikkan Keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Tolak Peluru) Melalui Metode Modeling The Way Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan

    Get PDF
    Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa untuk dalam bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan khususnya pada kompetensi dasar Mempraktikkan Keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Tolak Peluru) sangat rendah, yakni 25,71% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 56,50. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Modeling the Way. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Modeling the Way diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah Meningkatkan Kemampuan Mempraktikkan Keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Tolak Peluru) melalui metode Modeling the Way Siswa Kelas XI IPA 5 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015. Peranan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam meningkatkan kemampuan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni: pada siklus I 66,49; siklus II 73,52; dan siklus III 84,36. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 42,42%, siklus II 69,70%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,94%

    Meningkatkan Hasil Prestasi Belajar Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan/Penjaskes Melalui Teknik Pembelajartan Self Esteem Approach Pada Siswa Kelas VIII-C Semester Genap Di SMP Negeri 1 Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2018/2019.

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah Melalui kegiatan belajar yang menekankan pada Self Esteem Approach (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan kesadaran akan harga diri peserta didik) siswa diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar yang sesuai dengan tujuan pendidikan di sekolah. Dengan Self Esteem Approach , bukan mendengarkan ceramah dan mencatat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tujuan penelitian tersebut berhasil sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil penelitian berikut : pada Siklus I dapat diketahui kategori kurang dalam Prestasi Belajar belajar adalah nilai 5 dengan frekuensi 4 dan prosentase 10.00%, kategori nilai sedang adalah nilai 6 dengan frekuensi 10 dan prosentase 10-.00%, sedangkan kategori hasil belajar cukup adalah nilai 7 dengan frekuensi 13 dan prosentase 32.5%, nilai cukup baik adalah 8 dengan frekuensi 10 dan prosentase 25.0%, nilai baik adalah 9 dengan frekuensi 3 dengan prosentase 7.5% dan nilai sangat baik adalah 10 dengan frekuensi 0 dan prosentase 0%. Dengan nilai rata rata pada siklus I ini adalah 68.33. hal ini masih dibawah SKBM 75. sehingga perlu dilakukan kegiatan pada siklus berikutnya. Dan Pada siklus yang ke II strategi pembelajaran Self Esteem Approach . diketahui kategori kurang dalam Prestasi Belajar belajar adalah nilai 5 dengan frekuensi 0 dan prosentase 0%,kategori nilai sedang adalah nilai 6 dengan frekuensi 3 dan prosentase7.50% sedangkan kategori hasil belajar cukup adalah nilai 7 dengan frekuensi 9 danprosentase 225%, nilai cukup baik adalah 8 dengan frekuensi 13 dan prosentase 32.00% nilai baik adalah 9 dengan frekuensi 10 dengan prosentase 25.00%dan nilai sangat baik adalah 10 dengan frekuensi 5dan prosentase 12.50% dan rata rata nilai pada siklus II ini sebesar 86.11. Berdasarkan pada kegiatan siklus 2 tersebut, peneliti melakukan refleksi dari hasil kegiatan penelitian sebagai berikut : (1) terlihat ada peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar dibandingkan dengan kegiatan belaajr mengajar sebelumnya (menggunakan strategi tradisional), (2) beberapa siswa cepat dalam mempelajari materi yang disampaikan oleh guru, (3) beberapa siswa sudah ada keberanian dalam menyampaikan pendapat, dan (4) kegiatan diskusi sudah terkesan hidup dan berjalan, tidak lagi didominasi oleh siswa yang pandai. Sehingga dalam penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil

    Peningkatan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi Melalui Metode Stad Pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Bendo 2 Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017

    Get PDF
    Obyek penelitian ini adalah Peningkatan Prestasi Pembelajaran PKn  Materi Pokok “Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi” melalui metode STAD. Rancangan PTK yang digunakan adalah rancangan dengan 2 siklus tindakan. Subyek penelitian sebanyak 26 siswa Kelas IV Semester II SDN Bendo 2 Kecamatan Pare   Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD dapat diterapkan dalam proses pembelajaran PKn untuk Materi Pokok “Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi” dan (2) Apakah pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD yang diterapkan dalam proses pembelajaran PKn untuk Materi Pokok “Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi” pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Bendo 2 Kecamatan Pare   Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017,  mampu meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Dengan metode STAD yang diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan  Kewarganegaraan untuk Materi Pokok “Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi” pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Bendo 2 Kecamatan Pare   Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017 mampu meningkatkan kualitas pernbelajaran Pendidikan  Kewarganegaraan. Dari hasil penelitian didapatkan data sebagai berikut : pada Siklus I : Nilai rata-rata 74,24. Siswa tuntas 26 (78,79%). Siswa tidak tuntas 7 (21,21%). Pada siklus II : Nilai rata-rata 84,24. Siswa tuntas 33 (100%). Siswa tidak tuntas 0 (0%). Terbukti ada peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  Pembelajaran PKn Materi Pokok “Perilaku Masyarakat Akibat Globalisasi” melalui metode STAD pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Bendo 2 Kecamatan Pare Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017 berpengaruh terhadap Peningkatan Kualitas Belajar PKn

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇