Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Hasil Prestasi Belajar Bahasa Inggris Melalui Eksploration Learning Pada Siswa Kelas XI-IPS-2 Semester Ganjil Di SMA Negeri 1 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020
Berdasarkan analisis data kualitatif dan profil tingkat pemahaman dengan hasil-hasil prestasi belajar ditunjukkan melalui kegiatan siklus pada maing-masing siklus. Pada siklus I dari data hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 5,57 (58%) dari sejumlah siswa 32 siswa. Dimana standart ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata-rata 5,76 (58%) masih berada di bawah standart ketuntasan, maka perlu diadakan kegiatan pada siklus II. Pada siklus II dari data hasil prestasi belajar siswa secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 6,4 (64%) dari sejumlah 32 siswa. Maka karena rata-rata 6,4 (64%) masih berada dibawah standart ketuntasan, maka perlu diadakan kegiatan pada siklus III. Pada siklus III dari data hasil prestasi belajar siswa secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 6,41 (64%) dari sejumlah 32 siswa. Maka karena rata-rata 6,41 (64%) masih berada dibawah standart ketuntasan, maka perlu diadakan kegiatan pada siklus IV. Pada siklus IV dari data hasil prestasi belajar siswa secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 85,72 (86%) dari sejumlah 32 siswa. Maka karena rata-rata 85,75 (86%) berada diatas standart ketuntasan, maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus berikutnya. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pembelajaran eksploration learning (pembelajaran yang mengembangkan penggalian pemikiran peserta didik) akan memperoleh beberapa keuntungan bagi guru dan bagi siswa. Dengan eksploration learning akan membantu mengembangkan dan menyelesaikan materi atau bahan pada bidang studi Bahasa Inggris tersebut tetapi anak didiknya benar-benar sudah berlatih dan mempunyai pengetahuan yang lebih mendalam. Segala usaha yang dilakukan itu adalah pada hakekatnya untuk membangkitkan minat belajar pada murid agar lebih bergairah belajarnya. Sehingga dalam kegiatan penelitian tindakan kelas ini dapat dinyatakan tuntas dan berhasil
Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Tentang Keragaman Suku Bangsa Di Indonesia Melalui Strategi Pembelajaran Think Pairs Share Pada Siswa Kelas V Semester I SDN Datengan 2 Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016
Penelitian ini berdasarkan permasalahan : (a) Apakah pembelajaran Think Pairs Share berpengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial dengan diterapkannya metode pembelajaran Think Pairs Share? Tujuan dari penelitian ini adalah : (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Think Pairs Share terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah diterapkannya pembelajaran Think Pairs Share. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas V Semester II SDN Datengan 2 Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I 59.09%, siklus II 72.73%, siklus III 90.91%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Think Pairs Share dapat berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas V, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Kisah Nabi Adam Dan Nabi Muhammad Melalui Pembelajaran Metode STAD Pada Siswa Kelas IV Semester I SDN Sukorejo 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020
Obyek penelitian ini adalah Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Kisah Nabi Adam dan Nabi Muhammad melalui Pembelajaran metode STAD. Rancangan PTK yang digunakan adalah rancangan dengan 2 siklus tindakan. Subyek penelitian sebanyak 33 siswa Kelas IV Semester I SDN Sukorejo 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD dapat diterapkan dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam tentang Kisah Nabi Adam dan Nabi Muhammad dan (2) Apakah pendekatan keterampilan proses dengan metode STAD yang diterapkan dalam Pendidikan Agama Islam, mampu meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : apakah dengan metode STAD yang diterapkan dalam Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas IV Semester I SDN Sukorejo 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020 mampu meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I : Nilai rata-rata 75,15. Siswa yang tuntas 28 (84,85%) dan yang tidak tuntas 5 (15,15%). Dengan nilai terendah 60 dan nilai 90 nilai tertinggi. Sedangkan pada siklus II adalah : Nilai rata-rata 69,70. Siswa yang tuntas 23 (69,70%) dan yang tidak tuntas 10 (30,30%). Dengan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 80. Nilai ketuntasan belajar adalah 69.70 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas IV Semester I SDN Sukorejo 1 Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020 mampu berpengaruh terhadap Peningkatan prestasi Belajar; (2) Perangkat pembelajaran yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah Buku Siswa, Buku Guru, Lembar Kegiatan Siswa (LKS), Acuan Penyusunan Rencana Pembelajaran (APRP), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Lembar Evaluasi (2) Guru mampu mengelola pembelajaran dengan pendekatan keterampilan proses dalam setting pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan baik, dan mampu melatihkan dan mengoperasikan dengan baik perangkat pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan, serta membuat siswa antusias dalam mengikuti pembelajaran
Peningkatan Prestasi Siswa Dalam Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Kisah Nabi Ibrahim Dan Nabi Ismail Melalui Uji Kompetensi Pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020
Melalui Uji Kompetensi ini diharapkan hasil belajar mata pelajaran PAI pada siswa kelas IV Semester II Sekolah Dasar Negeri Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri mencapai suatu hasil yang optimal. Beberapa alasan Peneliti menggunakan teknik uji kompetensi pada pembelajaran PAI ini dikarenakan dapat membantu Siswa dalam meningkatkan prestasi belajar Siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui dan mendeskripkan proses pembelajaran mata pelajaran PAI di kelas IV Semester II Sekolah Dasar Negeri Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. (2) mengetahui dan mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran PAI melalui uji kompetensi yang digunakan oleh guru; (3) Mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan uji kompetensi terhadap prestasi belajar mata pelajaran PAI pada Siswa kelas IV Semester II Sekolah Dasar Negeri Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Berdasarkan pada hasil penelitian ini, dapat peneliti rumuskan beberapa kesimpulan, diantaranya: (1) melalui uji kompetensi dapat meningkatkan prestasi Siswa kelas IV Semester II Sekolah Dasar Negeri Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri (2) Uji Kompetensi merupakan salah satu komponen Contexstual Teaching and Learning (CTL). Strategi ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran. (3) Strategi pembelajaran melalui uji kompetensi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV Semester II Sekolah Dasar Negeri Bedali 3 Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri pada mata pelajaran PAI. Berdasarkan kesimpulan, maka dapat dirumuskan saran sebagai berikut: (1) Kepada Guru Sekolah Dasar agar mempertimbangkan pemberian materi pembelajaran dengan mengenalkan kepada siswa dengan menggunakan berbagai macam strategi. Salah satunya adalah melalui uji kompetensi (2) Kepada guru yang mengajarkan mata pelajaran PAI, hendaknya selalu mempunyai kreativitas dalam menggunakan strategi belajar yang diberikan kepada siswa
Meningkatkan Hasil Prestasi Belajar Seni Tari Melalui Eksploration Learning Pada Siswa Kelas VII-2 Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Sudimoro, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020
Dengan menfaatkan buku perpustakana hasil prestasi siswa dapat mencapai rata-rata 75,77. Pada siklus I dari data perolehan nilai hasil penggunaan buku-buku perpustakaan dalam peningkatan prestasi belajar seni tari dari sejumlah 32 siswa, anak yang memperoleh nilai 90 sebanyak 0 anak dengan prosentase 0%, anak yang memperoleh nilai 80 sebanyak 0 anak dengan prosentase 0%, anak yang memperoleh nilai 70 sebanyak 6 anak dengan prosentase 15,4%, dan anak yang memperoleh nilai 60 sebanyak 21 anak dengan prosentase 53,8%, sedangkan 12 anak memperoleh nilai 50 (30,8%). Hasil rentang nilai di atas, siswa yang emiliki rentnagan nilai antara 50-60 sebanyak 33 anak dengan prosentase 84,6% dan 6 anak pada rentangan nilai 70-80 dengan prosentase 15,4% dan pada rentang 90-100 sebanyak 0 anak (0%). Maka melihat perolehan pretasi belajar siswa yang rentnagan nilai lebih banyak berada pada nilai 50-60 (84,6%) dan hal ini masih berada di bawah SKBM sebesar 70 (70%), sehingga pelru diadakan siklus II. Pada siklus II diketahui dari data yang diperoleh nilai hasil penggunakan buku-buku perpustakaan dalam peningkatan prestasi belajar seni tari dari sejumlah 32 siswa, anak yang memperoleh nilai 95 sebanyak 6 anak dan 15 anak mendapat nilai 80 serta yang memperoleh 85 sebanyak 3, dan 6 anak mendapat nilai 65 dan anak yang memperoleh nilai 60 sebanyak 9 anak. Maka melihat perolehan prestasi belajar siswa dengan rentangan nilia lebih banyak berada pada nilai 75,77, maka tidak perlu diadakan siklus III. Yang dikarenakan secara rata-rata nilai yang diperoleh oleh siswa memiliki 7,5, dan hal ini diatas batas SKBM pada bidang studi Seni Tari sebesar 7,0. Maka dari hasil penelitian ini dapat ditarfsirkan bahwa dengan menggunakan sarana perpustakaan prestasi bealjar siswa dapat meningkat, yang dikarenakan siswa mampu menggali materi Seni Tari lebih leluasa. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan berhasil atau tuntas
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Rupa Pada Siswa Kelas IC-C Semester Ganjil Di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto Pada Tahun Pelajarab 2019/2020
Penggunaan metode demonstrasi diharapkan dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam proses belajar mengajar itu aktivitas belajar mengajar tidak terjadi kejenuhan, dengan demikian siswa akan terlibat secara fisik, emosional dan intelektual yang pada gilirannya diharapkan konsep perubahan benda yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah : a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Seni Rupa dengan diterapkannya metode demonstrasi ? b) Bagaimanakan pengaruh metode demonstrasi terhadap motivasi siswa ?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah : a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. b) ingin mengetahui pengaruhi motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 3 putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancnagan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas IX-C Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto pada Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar eobservasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,1%), siklus II (74,4%), dan siklus III (93,02%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajara dengan metode demonstrasi dapat berpengaruh positif terhadpa prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas IC-C Semester Ganjil di SMP Negeri 5 Kota Mojokerto pada Tahun Pelajaran 2019/2020 serta model pembelajaran ini dapat didgunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Seni Rupa. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Tentang Drama Pendek Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas VI SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo
Dari data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan sangat rendah, yakni hanya 50,00% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 57,08. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Elaborasi diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas VI, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan melalui metode Elaborasi Siswa Kelas VI SDN 3 Balong Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar Menceritakan isi drama pendek yang disampaikan secara lisan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 67,91; siklus II 75,42, dan siklus III 81,25. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 66,67%, siklus II meningkat menjadi 79,17%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%
Peningkatan Minat Dan Hasil Pembelajaran Matematika Materi Berlatih Hitung Campur Melalui Metode Diskusi Kelompok Siswa Kelas IV-A SDN Sumbersuko 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa kelas IV-A SDN Sumbersuko 1 khususnya pada mata pelajaran Matematika, dilihat dari ketuntasan nilai individu diperoleh hasil bahwa dari 25 siswa hanya 6 siswa (24,00%) yang telah mencapai KKM (70). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV-A SDN Sumbersuko 1 yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi siswa, dokumentasi serta tes hasil belajar di setiap siklusnya. Selanjutnya data dianalisis dengan cara analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan minat siswa, dimana minat siswa pada studi awal 10 siswa atau 40,00%, pada siklus I naik menjadi 17 siswa atau 68,00%, dan pada siklus II menjadi 25 siswa atau 100%. Hal tersebut didukung pula oleh hasil belajar siswa dari rata-rata pada studi awal 55,60, pada siklus I naik menjadi 67,60, dan pada siklus II menjadi 78,80, dengan tingkat ketuntasan belajar pada studi awal sebanyak 6 siswa (24,00%), pada siklus I menjadi 15 siswa atau 60,00%, serta pada siklus II menjadi 23 siswa atau 92,00%, dan secara keseluruhan semua kriteria keberhasilan pembelajaran telah tercapai pada siklus II. Kesimpulannya adalah penggunaan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas IV-A SDN Sumbersuko 1 Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 pada pelajaran matematika materi berlatih hitung campur
Meningkatkan Kemampuan Atau Kompetensi Guru Dalam Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Supervisi Klinis Di SD Negeri Mangunsari Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang
Kenyataan di lapangan menyatakan bahwa hasil pembelajaran Bahasa Indonesia umumnya masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Pernyataan ini diperkuat oleh pernyataan beberapa orang guru khususnya di wilayah Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, yang mengatakan bahwa permasalahan yang serius adalah belum terciptanya kebiasaan merangkum buku dalam bentuk merangkum bebas pada anak didik. Problematika tersebut pada gilirannya akan menjadi pangkal dari ketidakmampuan peserta didik dan atau seseorang dalam hal menulis rangkuman buku kelak dikemudian hari, karena umumnya menganggap pembelajaran rangkuman buku merupakan bagian dari bentuk profesionalitas seseorang dan hal itu harus berangkat dari kebiasaan dini ketika mereka masih belajar di sekolah dasar. Berdasarkan kenyataan dan permasalahan sebagaimana di atas, maka peneliti mencoba mengadakan formula baru dalam mengatasi permasalahan penelitian yang peneliti lakukan.Adapun rumusan masalahnya sebagai berikut : Apakah pendekatan startegi merangkum dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menceritakan kembali sebuah cerita maupun karangan pada peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung ? serta bagaimana dampak kegiatan belajar merangkum terhadap kemampuan peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung dalam menceritakan kembali isi sebuah serita atau karangan ? Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan : bagaimana tartegi merangkum lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menceritakan kembali isi sebuah cerita pada peserta didik kelas VI SDN Mangunsari Kecamatan Tekung. Serta apa dampak kegiatan belajar mengajar yang menggunakan strategi merangkum dalam kemampuan peserta didik untuk bercerita kembali. Dari kegiatan pembelajaran merangkum buku, bisa membuat nalar anak berkembang luas. Perkembangan lewat merangkum buku akhirnya bisa menambah terwujudnya rasa disiplin diri, tanggung jawab moral dan budi pekerti yang luhur karena dalam diri anak telah terpatri segi etik, estetik dan panduan moralita
Penerapan Model Pembelajaran Improve Dapat Meningkatkan Prestasi IPS Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Siswa Kelas V Di SDN Ringinanom Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam menghargai jasa dan peranan tokoh pada siswa kelas V, di Sekolah Dasar Negeri Ringinanom, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dengan diterapkannya Model Pembelajaran Improve? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam menghargai jasa dan peranan tokoh pada siswa kelas V, di Sekolah Dasar Negeri Ringinanom, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi dengan diterapkannya Model Pembelajaran Improve. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V, Di SDN Ringinanom, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan ketuntasan prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (75,33%), siklus II (80,33%), siklus III (87,33%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Improve dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas V, Di SDN Ringinanom, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial