Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI Semester II SDN 6 Sopet Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016 / 2017 Melalui Gambar Fotografik Pada Mata Pelajaran PKn Materi Politik Luar Negeri Indonesia

    Get PDF
    Pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologi terhadap siswa.. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis dampak penggunaan media  gambar fotografik terhadap peningkatan hasil belajar siswa Kelas VI Semester II SDN 6 Sopet Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016 / 2017 dalam materi Politik Luar Negeri Indonesia. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah model skema spiral dari Hopkins (dalam Tim Proyek PGSM, 2006:7) dengan menggunakan empat fase yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Media gambar fotografik dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VI Semester II SDN 6 Sopet Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2016 / 2017 pada mata pelajaran PKn tentang Politik Luar Negeri Indonesia. Siklus 1, Hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 60%. Pada siklus 2, Hasil belajar adalah 90%

    Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Penjaskes Dalam Sepak Bola Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 2 Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Penerapan Model Pembelajaran Role Playing diharakan dapat mendorong dan membantu satu sama lain untuk menguasai keterampilan-keterampilan yang disajikan oleh guru. Sehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimana upaya  meningkatkan  prestasi  belajar Penjasorkes dalam  mempraktikkan berbagai gerak dasar permainan sepak bola melalui  Model Pembelajaran Role Playing pada Siswa Kelas VII B di SMP Negeri 2  Karangjati, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui peningkatan prestasi belajar Penjasorkes dalam  mempraktikkan berbagai gerak dasar permainan sepak bola melalui  Model Pembelajaran Role Playing pada Siswa Kelas VII B, di SMP Negeri 2  Karangjati, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa  Kelas VII B di SMP Negeri 2  Karangjati, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan nilai rata-rata dan prosentase ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dan prosentase ketuntasan belajar klasikal dalam setiap siklus. Nilai rata-rata pada siklus I yaitu 69,17 menjadi 78,00  pada siklus II dan 85,33 pada siklus  III, dan prosentase ketuntasan belajar klasikal siklus I yaitu 56,67% menjadi 80,00% pada siklus II dan 86,67 pada siklus  III. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Model Pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan prestasi belajar Penjasorkes dalam mempraktekkan gerak dasar permainan sepak bola siswa Kelas VII B tahun pelajaran 2019/2020 di  di SMP Negeri 2  Karangjati, Kabupaten Ngawi. Saran dari penelitian ini adalah bagi guru dan peneliti selanjutnya yaitu jika ingin menerapkan Model Pembelajaran Role Playing sebaiknya diersiapkan sebelumnya dengan sungguh-sungguh agar hasilnya dapat maksimal

    Peningkatan Keterampilan Sepak Sila Dalam Permainan Sepak Takraw Dengan Modifikasi Bola Pada Siswa Kelas V SDN 2 Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo

    Get PDF
    Salah satu tujuan pendidikan adalah memberikan pedoman atau petunjuk kepada guru dalam rangka memilih dan menentukan metode, model mengajar atau menyediakan lingkungan belajar bagi siswa. Berdasarkan tujuan yang telah digariskan maka dengan mudah pula dapat ditetapkan metode yang serasi dan dengan demikian akan terciptanya kegiatan-kegiatan belajar yang seimbang dan sesuai bagi siswa. Penentuan metode belajar yang tepat, berarti akan menjamin pencapaian hasil belajar yang memadai bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sepak pada materi permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw melalui metode modifikasi bola pada siswa Kelas V SDN 2 Nambangrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan model pembelajaran Modifikasi Bola dalam meningkatkan hasil belajar sepak sila pada permainan sepak takraw ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 72,80; siklus II 81,20, dan siklus III 84,40. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 72,00%, siklus II meningkat menjadi 84,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

    Peningkatan Hasil Belajar Menemukan Peluang Empirik Dan Teoritik Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 3 Kecamatan Ponorogo

    Get PDF
    Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas VIII C pada mata pelajaran Matematika berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Menemukan peluang empirik dan teoritik dari data luaran hanya mencapai mean skor 60,47 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 16 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Hal ini ditengarai bahwa performance guru di kelas dalam proses pembelajaran belum memuaskan dalam arti dalam menyajikan materi ajar tidak kontekstual, disamping belum diterapkannya model pembelajaran secara bervariasi yang sesuai dengan karakteristik materi ajar. Akibatnya sebagian besar siswa akan belajar hanya jika diberi tugas oleh guru. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Matematika di Kelas VIII C, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas VIII C, SMP Negeri 3 Kecamatan Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I  71,88; siklus  II 75,00; dan siklus III 82,34. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 65,63%, siklus II 75,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,75%

    Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VI SDN 02 Nambangan Kidul Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Pentingnya Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Era Globalisasi Menggunakan Metode Pembelajaran Tari Bambu

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian deskriptif untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar, aktivitas Siswa, dan respon siswa setelah mengikuti pembelajaran kooperatif tipeTari Bambu.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Kelas VI SDN 02 Nambangan Kidul Kota Madiun pelajaran 2018/2019 Semester 2 pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Pentingnya Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Era Globalisasidengan menggunakan metode pembelajaran Tari Bambu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes tulis, dan dokumentasi. Desain penelitian dimulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah lebih dari 75% Siswa yang seharusnya tuntas KKM. Berdasarkan data penelitian terlihat bahwa pada prasiklus terdapat 47,1% (13) Siswa tuntas KKM. Kemudian, pada siklus I terdapat 67,6% (19) Siswa tuntas KKM. Kemudian, pada siklus II terdapat 85,3% (24) Siswa tuntas KKM. Keberhasilan penelitian sesuai dengan indikator keberhasilan didapat saat siklus II, yaitu 85,3% Siswa tuntas KKM atau lebih dari 75% Siswa tuntas KKM

    Pengembangan Metode Actual Learning Dalam Pembelajaran Pembuatan Busana Custom Made Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Serta Pemahaman Siswa Kelas XII-TBS 1 Semester Ganjil SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Pembuatan Busana Custom Made  merupakan salah satu Cabang Ilmu Pengetahuan Kejuruan  yang merupakan suatu ilmu harus diketahui dan dipelajari oleh setiap siswa SMK Pembuatan Busana Custom Made. Oleh karena itu perlu ditingkatkan pemahaman belajar siswa melalui penggunaan metode mengajar yang sesuai dengan kondisi siswa agar dalam proses belajar mengajar tidak monoton. Dalam hal ini mencoba menggunakan metode actual learning sebagai model pembelajaran dalam proses belajar mengajar mata pelajaran Pembuatan Busana Custom Made  dan diharapkan dengan diterapkan metode actual learning ini dapat meningkakan pemahaman dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun. Peneliti memilih obyek siswa Kelas XII-TBS 1 DAN 2 dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang siswa. Dari serangkaian siklus yang telah dijalankan, terdapat kenaikan yang signifikan dengan nilai rata-rata hasil pembelajaran yaitu pada siklus pertama diperoleh rata-rata sebanyak 54.21 dan pada siklus kedua diperoleh rata-rata sebanyak 82.89, peneliti menyimpulkan bahwa dari pelaksanaan siklus penelitian yang telah dijalankan dari sebelum siklus sampai siklus terakhir menunjukkan ada peningkatan rata-rata prestasi belajar siswa sebesar 28.68%, peneliti menyimpulkan bahwa pengembangan Metode Actual learning dalam pembelajaran Pembuatan Busana Custom Made  sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar serta pemahaman siswa Kelas XII-TBS 1  pada konsep Pembuatan Busana Custom Made  semester Ganjil SMKN 1 Wonoasri Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2019/2020 dapat dikatakan berhasil

    Implementasi Layanan Konseling Dengan Methode Reinforcement Guna Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Kelas XI KPR 2 SMK Negeri 1 Rejotangan Tahun Pelajaran 2020/2021

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Metode Reinforcement  berpengaruh terhadap hasil belajar    motivasi belajar? (b)  Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Bimbingan Konseling  dengan diterapkannya metode Pembelajaran Metode Reinforcement ? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran Metode Reinforcement  terhadap motivasi belajar. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh motivasi belajar  setelah diterapkannya Pembelajaran Metode Reinforcement. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas  XI KPR 2. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami  peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (57%), siklus II (71%), siklus III (88%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode  Reinforcement  dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas XI KPRR 2, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative  Bimbingan Konseling

    Penerapan Metode Cooperative Script Guna Meningkatkan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Budaya Indonesia Pada Siswa Kelas IV Semester II SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Cooperative Script berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan  dengan diterapkannya metode pembelajaran Cooperative Script? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV Semester II SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2015/2016. Data yang diperoleh berupa hasil Evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 75,00% dan siklus II 100,00%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Cooperative Script dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar  siswa Kelas IV, selain itu metode  pembelajaran ini juga dapat digunakan sebagai salah satu alternative  pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

    Penerapan Pembelajaran Multimedia Guna Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kewarganegaraan Materi Pemerintah Daerah Terhadap Siswa Kelas VI Semester I SDN Rembang Kepuh Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Pembelajaran Multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b)  Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode Pembelajaran Multimedia? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Pembelajaran metode Multimedia terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya Pembelajaran Multimedia. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami  peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (57.58 %,), siklus II (69.70 %), siklus III (90.91 %). Simpulan dari penelitian ini adalah metode  Multimedia  dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Pendidikan Kewarganegaraan

    Peningkatan Kemampuan Membaca Dengan Menggunakan Media Kartu Kata Secara Berkelompok Pada Siswa Kelas III SDN Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Berdasarkan temuan di lapangan, bahwa masih banyak peserta didik kelas II Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun  Kabupaten Lumajang masih kurang lancar membaca, sehingga sangat berpengaruh terhadap mata pelajaran yang lain. Berdasarkan pengamatan sebelum diadakan penelitian tindakan kelas, menunjukkan bahwa peserta didik yang belum lancar membaca sebanyak 67 % dari 20 peserta didik yang ada di kelas II pada tahun pelajaran 2019/2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya: peningkatan kemampuan membaca peserta didik kelas II, pembelajaran kelompok pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II, penggunaan media kartu kata pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan prosedur kerja yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Dibandingkan dari data awal dalam penelitian ini pada siklus I tampak ada kenaikan proses belajar yang semula 67,5  meningkat menjadi 84,9 dari kategori cukup menjadi kategori baik dan secara klasikal sudah tuntas demikian juga pada siklus II menunjukkan bahwa kerjasama sudah baik (77.5)dan tingkat partisipasi juga baik (71.25) namun masih dibawah yang diharapkan. Dari segi proses membaca bisa diamati bahwa peserta didik membacanya sudah  sangat baik (77.5) sedang kelancarannya sangat baik (98.75) dan intonasinya juga sangat baik (98.75) dari segi performen maupun produk ada peningkatan. Kesimpulan penelitian ini (1) kemampuan membaca peserta didik kelas II  meningkat semula dari data awal 67,5 menjadi 84,9 pada siklus I dan 85,2 pada siklus II (2) Penerapan pembelajaran kelompok pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II  berjalan dengan baik sesuai dengan kaidah belajar kelompok yang ditunjukkan dengan peningkatan kerjasama dari siklus I 75 menjadi 77.5 pada siklus II, sedang partisipasi pada siklus I dan siklus II tetap yaitu 71,25. (3). Penerapan penggunaan media kartu kata pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SDN. Yosowilangun Kidul 03 Kecamatan Yosowilangun  Kabupaten Lumajang pada tahun pelajaran 2019/2020 dapat berjalan dengan baik

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇