Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Peranan Pembelajaran Dengan Metode Buzz Group Untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar Menyampaikan Informasi Dalam Bentuk Berita Siswa Kelas VIII-C Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Pringkuku, Kabupaten Pacitan TP 2018/2019

    Get PDF
    Karya ilmiah ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di SMP Negeri 1 Pringkuku, Kabupaten Pacitan dengan Kompetensi Dasar Menceritakan pengalaman yang paling mengesankan dengan menggunakan pilihan kata dan kalimat efektif di Kelas VIII-C semester ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. dengan Teknik Buzz Group. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan observasi dokumentasi serta tes. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dapat diketahui bahwa Peranan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group berhasil meningkatkan kemampuan dan keaktifan siswa dalam mengemukakan pendapatnya. Pembelajaran ini juga dapat menumbuhkan sikap saling membantu dan bekerjasama dalam belajar, serta dapat menerima adanya perbedaan dan keragaman yang ada di sekitar lingkungan belajarnya.Pada Peranan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ada 5 aktivitas (perhatian terhadap pelajaran, bertanya, mengerjakan tugas, bekerja kelompok, presentasi dan diskusi) mengalami peningkatan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Prosentase seluruh aktivitas siswa selama Siklus 1 dan Siklus 2 adalah sebesar 80,70% dan 84,74%. Pada peningkatan pembelajaran partisipatif dengan Teknik Buzz Group ketuntasan belajar secara klasikal diperoleh sebesar 83,42% dengan kategori baik, sehingga ketuntasan belajar siswa secara klasikal dapat tercapai yang ditunjukkan dari 27 siswa sebanyak 4 orang siswa yang tidak tuntas belajarnya. Sehingga dalam kegiatan ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil

    Peningkatan Hasil Belajar Melakukan Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas I SDN Cangkring 1 Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo

    Get PDF
    Berdasarkan hasil observasi di Kelas I SDN Cangkring 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo, maka diperoleh data rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Hal ini dilihat dari data prestasi Matematika mencapai mean skor 57,20 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar hanya 52,00% dengan standar ketuntasan minimal ditetapkan 75. Diharapkan dengan adanya penerapan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange ini terjadi peningkatan hasil belajar Matematika, mean skor meningkat menjadi 75 atau lebih dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75% dari keseluruhan jumlah siswa di Kelas I. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri atas 2 pertemuan dan tiap pertemuan dilaksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit), dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan jurnal. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan pada mata pelajaran Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas I SDN Cangkring 1 Krembung Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar dapat ditingkatkan dengan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing siklus I sebesar 73,40, siklus II sebesar 78,80 dan siklus III 84,80. Selain itu peningkatan ini juga didukung dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 60,00%, siklus II meningkat menjadi 84,00% dan siklus III meningkat dengan pesat sebesar 96,00%

    Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Buko Pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Guru mempunyai kekuasaan untuk membentuk dan membangun kepribadian dan intelektual anak didik sebaik-baiknya. Guru hendaknya membuat pembelajaran yang lebih inovatif sehingga mendorong siswa untuk belajar lebih optimal baik di dalam kelas maupun di luar kelas sesuai dengan kurikulum (Sujianto.2008). Guru dapat melakukan pembelajaran praktek dasar peralatan rumah tangga yang inovatif. Salah satunya adalah pembelajaran yang tidak berpusat pada guru, namun lebih berpusat pada siswa (learner centered).Hal itu dapat dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Group Investigasi (GI) sesuai tuntutan kurikulum 2013. Penyajian materi dalam model pembelajaran ini memiliki beberapa manfaat dalam penerapannya yaitu dapat melatih siswa menerima pendapat orang lain. 2)Bekerja sama sama dengan teman yang berbeda latar belakang (hetrogen), 3) Membantu memudahkan siswa menerima materi pembelajaran. 4) Meningkatkan kemampuan berpikir dalam memecahkan masalah dan meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Berdasarkan pembatasan masalah penelitian di atas, maka rumusan masalahnya adalah Bagaimana hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Buko dengan diterapkan Model Group Investigasi. Berdasarkan data hasil penelitian tindakan kelas mulai dari pra siklus, Siklus I dan Siklus II maka dapat simpulan kalau penggunaan Model Group Investigasi dapat meningkat hasil belajar IPS, hal ini dapat dilihat dari data sebagai berikut: 1) Ketuntasan belajar, Dari 35 jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Buko pada pra siklus nilai ketuntasan belajar siswa sebesar 51.43%, pada siklus I meningkat menjadi 68.57%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88.57% 2). Daya Serap siswa, Dari 35 jumlah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Buko pada pra siklus nilai Daya serap siswasebesar 69.86%, pada siklus I meningkat menjadi 75.57%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79.14%

    Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi Kelompok Kerja Guru Pendidikan Khusus Di SLB Paedagogia Surabaya

    Get PDF
    Sesuai Kurikulum 2013 yang berlaku sekarang ini, memerlukan strategi baru terutama dalam kegiatan pembelajaran. Pendekatan pembelajaran yang sebelumnya lebih banyak didominasi oleh peran guru (teacher centered) diperbaharui dengan sistem pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered). Salah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan hal tersebut  adalah pembelajaran dengan pendekatan Paikem. Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar maka implementasi pembelajaran paikem akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran . Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini  para guru di SLB Paedagogia Surabaya, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali  pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SLB Paedagogia Surabaya yang terdiri dari 8 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,38 katagori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori “baik”

    Peningkatan Prestasi Siswa PJOK Materi Senam Lantai Melalui Metode Penggabungan Kekuatan Dua Orang Kelas VI Semester II SDN Kandangan 3 Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan : (a) Apakah pembelajaran Penggabungan kekuatan dua orang berpengaruh terhadap hasil belajar PJOK? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran PJOK dengan diterapkannya Metode Penggabungan Kekuatan Dua Orang? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Metode Penggabungan kekuatan dua orang terhadap hasil belajar PJOK. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran PJOK setelah diterapkannya Metode Penggabungan Kekuatan Dua Orang. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah melalui Metode Penggabungan Kekuatan Dua Orang dapat berpengaruh positif terhadap proses belajar siswa, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative PJOK. Hal ini terbukti dari hasil penelitian pada siklus I bahwa nilai rata-rata siswa adalah 76,00 dengan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 90. Sedangkan pada siklus II terdapat peningkatan yaitu bahwa nilai rata-rata siswa adalah 89,50 dengan nilai  terendah 70 dan nilai tertinggi 100

    Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Teks Fungsional Pendek Tentang Advertisement/ Iklan Siswa Kelas XII-MIPA-3 SMA Negeri 1 Bondowoso Melalui Model Pembelajaran Picture And Picture dengan Media Gambar Semester 1 Tahun Pelajaran

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran teks fungsional pendek tentang advertisement/iklan pada siswa kelas XII-MIPA-3 SMA Negeri 1 Bondowoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini diadakan karena pembelajaran teks fungsional pendek tentang advertisement/ iklan pada siswa kelas XII-MIPA-3 SMA Negeri 1 Bondowoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 masih tergolong kurang. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII-MIPA-3 SMA Negeri 1 Bondowoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 28 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan dan implementasi di lokasi penelitian terbagi dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting) dan dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes,  pengamatan, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran picture and picture dengan media gambar dalam pembelajaran teks fungsional pendek tentang advertisement/iklan mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis advertisement/iklan. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata pada prasiklus sebesar 56,07, pada siklus I menjadi 67,86, dan pada siklus II menjadi 78,21. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar sudah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimum (KKM) dengan standar nilai 70. Peningkatan ketuntasan belajar meningkat dari 6 siswa atau 21,43% pada prasiklus, menjadi 18 siswa atau 64,29% pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 25 siswa atau 89,29%, dan didukung pula oleh peningkatan aktivitas belajar siswa dari 12 siswa atau 42,86% pada prasiklus, pada siklus I menjadi 20 siswa atau 71,43% dan pada siklus II menjadi 28 siswa atau 100%. Kesimpulannya adalah penerapan media gambar terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis advertisement/iklansiswa kelas XII-MIPA-3 SMA Negeri 1 Bondowoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020

    Peningkatan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar PKn Tentang Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Melalui Metode Picture And Picture Pada Siswa Kelas VI Semester II SDN Kras 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Picture And Picture berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan  dengan diterapkannya metode pembelajaran Picture And Picture? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Picture And Picture terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran Picture And Picture. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI Semester II SDN Kras 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017. Data yang diperoleh berupa hasil Evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 71,43%, siklus II 100,00%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Picture And Picture dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa kelas VI, sehingga metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

    Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Ungkapan Untuk Meminta Dan Memberi Kepastian Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Strategi Peer Lessons Siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Kecamatan Sukorejo

    Get PDF
    Pemahaman Konsep merupakan istilah lain dari prestasi yaitu penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai test atau angka nilai yang diberikan guru. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa pemahaman konsep siswa dalam mata pelajaran Bahasa Inggris khususnya pada kompetensi dasar Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi). sangat rendah, yakni hanya 10 siswa dari 20 siswa yang dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 55,75. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi Peer Lessons. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Peer Lessons diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) melalui metode Peer Lessons pada siswa Kelas IX B SMP Negeri 1 Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Strategi Peer Lessons dalam meningkatkan pemahaman konsep  mata pelajaran Bahasa Inggris materi ajar Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi).ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I  72,25; siklus  II 75,25, dan siklus III 80,50. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 65,00%, siklus II meningkat menjadi 75,00%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

    Penggunaan Metode Diskusi Dan Eksperimen Pada Materi Rekayasa Genetika Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas XII MIPA 4 Sma Negeri 1 Boyolangu Tahun Ajaran 2016/2017

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di UPTD SMA Negeri 1 Boyolangu dimana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru bidang studi biologi. Objek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 4 bidang studi biologi materi pokok Rekayasa Genetika di UPTD SMA Negeri 1 Boyolangu tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yaitu mulai bulan Februari sampai dengan Maret 2017 pada Semester II. Prestasi belajar bidang studi biologi sebelum siklus diperoleh nilai rata-rata sebesar 67,48 Siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 71,63 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi  80,1. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metode diskusi dan eksperimen dapat meningkatkan prestasi belajar bidang studi biologi pada siswa kelas XII MIPA 4 UPTD SMA Negeri 1 Boyolangu Tahun Pelajaran 2016/2017 secara signifikan. Setelah pembelajaran dilaksanakan dengan penggunaan Metode diskusi dan eksperimen, banyak siswa yang merasakan manfaatnya sehingga dapat mengikuti pelajaran dengan penuh semangat dan bergairah dan berdasarkan hasil pengamatan terdapat peningkatan pemahaman dan prestasi belajar. Dengan menggunakan metode yang variatif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Metode diskusi dan eksperimen ini sangat efektif diterapkan kepada siswa kelas XII MIPA 4 Tahun Ajaran 2016/2017 dalam bidang studi biologi materi pokok rekayasa genetika. Prestasi belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya secara signifikan

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Di Era Covid-19 Melalui Kegiatan Praktikum Sains Pada Siswa Kelompok B Semester I TK Nur As Salam Kota Madiun Tahun Pelajaran 2020/2021

    Get PDF
    Pada pembelajaran di sekolah salah satu kompetensi dasar yang bersinggungan tentang perkembanganya itu menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik kasar dan motorikhalus. Pada kenyataan lapangan di temukan bahwa masih ada beberapa siswa yang memiliki perkembangan motorik yang kurang maksimal. Selain itu peran serta orang tua dalam membimbing anak ketika pembelajaran jarak jauh juga kurang maksimal. Pemahaman media komunikasi yang terus berkembang masih menjadi salah satu kendala orang tua, siswa dan guru dalam berkomunikasi secara daring. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang didasarkan pada permasalahan yang muncul dalam kegiatan pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 pada siswa TK Nur As salam Kota Madiun Tahun Pelajaran 2020/2021. Objek penelitian sebanyak 15 anak berusia 5-6 tahun. Metode pengambilan data menggunakan lembar observasi, dokumen dan penilaian teman sejawat. Hasil kegiatan pada siklus I  menunjukkan terdapat 6(40%) siswa yang memiliki nilai prosentase dibawah standar capaian yang diinginkan. Kriteria yang ingin dicapai dalam keberhasilan peningkatan motorik halusanak yaitu apabila nilai BSH (Berkembang Sesuai Harapan) mencapai 75% dari jumlah siswa sebanyak 15. Pada siklus II menunjukkan 0 anak masuk dalam kriteria MB (Mulai Berkembang), 10 anak masuk dalam kriteria BSH (Berkembang Sesuai Harapan) atau 67 % dan yang mendapat nilai BSB (Berkembang Sangat Baik) 5 anak(33%).Nilai rata-rata pada Siklus II sudah memenuhi standar keberhasilan yang ditargetkan. Dengan kata lain pembelajaran motorik halus melalui kegiatan praktikum sains meningkat

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇