Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Mengenal Bagian Utama Hewan Dan Tumbuhan Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples Siswa Kelas II SDN Kranggan Kecamatan Sukorejo

    Get PDF
    Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam khususnya pada kompetensi dasar Mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan sangat rendah, yakni 42,86% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 57,86. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Examples Non Examples diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mengenal bagian-bagian utama hewan dan tumbuhan melalui metode Examples Non Examples pada siswa Kelas II SDN Kranggan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan model pembelajaran Examples Non Examples dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Alam ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I  73,57; siklus  II 80,00; dan siklus III 84,29. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 71,43%, siklus II 85,71%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

    Peningkatan Kemampuan Memahami Materi Keberagaman Flora Dan Fauna Indonesia Melalui Metode Pair Check Pada Kelas V SDN Inpres Lalengan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2017/2018

    Get PDF
    Pelaksanaan pembelajaran dikelas V SDN Inpres Lalengan menunjukkan bahwa kemampuan Memahami Materi Keberagaman Flora Dan Fauna Indonesia dalam kategori rendah. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, peneliti mengambil tindakan melalui metode Pair Check yang dilakukan dalam dua siklus.Tujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Untuk mengetahui penerapan kemampuan memahami materi dengan metode Pairs Check pada pembahasan Keberagaman Flora Dan Fauna Indonesia kelasV SDN Inpres Lalengan, 2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman materi Keberagaman Flora dan Fauna di Indonesia pada siswa kelas V SDN Inpres Lalengan dengan menggunakan metode Pair Check. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kurt Lewin yang terdiri atas empat langkah pokok, yaitu: 1. Perencanaan (Planning), 2. Tindakan (Acting), 3. Observasi (Observing), 4. Refleksi (Reflecting). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Inpres Lalengan dengan jumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penilaian non tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) Metode Pairs Check pada materi keberagaman flora dan fauna di Indonesia kelas V SDN Inpres Lalengan dapat diterapkan dengan sangat baik, hal ini dapat dilihat dengan adanya peningkatan skor pada lembar observasi aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran, yaitu 82 pada siklus I dan 100 dalam siklus II. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa terdapat peningkatan skor pada tiap siklusnya, yaitu 81,25 pada siklus I , dan 100 pada siklus II. 2) Kemampuan memahami keberagaman flora dan fauna di Indonesia kelas V SDN Inpres Lalengan setelah menggunakan metode Pair Check pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan Persentase kemampuan pemahaman siswa dalam kategori tinggi yaitu dari prasiklus 28% dengan nilai rata-rata 59,65, siklus I hanya50% dengan nilai rata-rata 74,07, kemudian meningkat pada siklus II mencapai persentase 93% dengan nilai rata-rata 89,78, sehingga terjadi peningkatan persentase kemampuan memahami dalam kategori tinggi dari pra siklus ke siklus II sebesar 65%

    Gosli Hadir, Motivasi Kudapat Pada Siswa Kelas 7 Yang Beragama Kristen Di SMP Negeri 4 Kota Madiun Tahun 2019

    Get PDF
    Penulisan Best Practice ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa Kristen Kelas VII SMP Negeri 4 Madiun serta memberikan ruang untuk memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) agar siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan. Jenis penulisan yang dilaksanakan adalah Best Practice. Subjek penulisan ini adalah siswa Kristen kelasVII SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 12 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data dalam penulisan ini adalah melalui instrumen motivasi belajar sebelum menggunakan Gosli dan instrumen motivasi belajar setelah menggunakan Gosli sehingga dapat diketahui tingkat pemahaman materi melalui pemakaian aplikasi ini. Hasil Best Practice menunjukkan bahwa Google Slide Drive sebagai sarana untuk menampilkan materi Pelajaran Agama Kristen merupakan konsep yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa

    Peningkatan Kemampuan Mempraktikkan Keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Lari Jarak Jauh) Melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples Siswa Kelas VI SDN Menggare Kabupaten Ponorogo Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015

    Get PDF
    Kemampuan mempraktikkan keterampilan teknik salah satu nomor atletik lari jarak jauh yang diharapkan di kelas VI SDN Menggare Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Strategi pembelajaran yang kurang melibatkan siswa akan menurunkan kemampuan siswa, sehingga prestasi belajarpun akan mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mempraktikkan keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Lari Jarak Jauh) melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples pada siswa kelas VI SDN Menggare Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang terdiri dari 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket, dan jurnal. Hasil dari penerapan Model Pembelajaran Examples Non Examples dalam meningkatkan kemampuan mempraktikkan keterampilan Teknik Salah Satu Nomor Atletik (Lari Jarak Jauh)diketahui bahwa rata-rata skor siswa kelas VI SDN Menggare pada siklus I 66,00, siklus II 72,00 dan siklus III 95,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I 64,56%, siklus II 74,76% dan siklus III mencapai 94, 47%

    Peningkatan Hasil Belajar Menggali Informasi Dari Teks Laporan Buku Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Model Pembelajaran Awareness Training Siswa Kelas V SDN Ngloning Kecamatan Slahung

    Get PDF
    Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas V dalam hal menguasai materi ajar Menggali informasi dari teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 56,07. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 57,14% atau 8 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menggali informasi dari teks laporan buku tentang makanan dan rantai makanan, kesehatan manusia, keseimbangan ekosistem, serta alam melalui strategi pembelajaran AWARENESS TRAINING pada siswa Kelas V, SDN Ngloning Kecamatan Slahung Kabupaten  Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan model pembelajaran Awareness Training dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 72,50; siklus II 76,43; dan siklus III 82,50. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 71,43%, siklus II 78,57%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

    Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Sifat-Sifat Wajib Allah Melalui Bimbingan Dan Motivasi Pada Siswa Kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017

    Get PDF
    Tugas guru adalah menumbuh kembangkan modalitas siswa dengan bimbingan dan motivasi belajar sebab kenyataan di lapangan nilai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam relatif masih rendah. Dengan rendahnya nilai tersebut berarti siswa mengalami kesulitan belajar yang mendasar. Karena rendahnya prestasi belajar ini merupakan salah satu indikasi bahwa siswa mengalami kesulitan belajar yang serius. Berdasarkan latar belakang masalah,  maka rumusan masalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah sebagai berikut : Apakah bimbingan dan motivasi dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah” Siswa kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun pelajaran 2016/2017? Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk mengetahuibahwa bimbingan dan motivasi dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok Bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah”  siswa kelas III Semester I SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Tahun pelajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil belajar maka dapat disimpulkan bahwa Bimbingan dan motivasi yang diterapkan guru dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Islam Pokok bahasan “Sifat-Sifat Wajib Allah” siswa SDN Besowo 4 Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri tahun pelajaran 2016/2017, sebelum penelitian rata-rata 67,3, Siklus I sesudah bimbingan dan motivasi nilai rata-rata 76,08, Siklus II  83,48. Berdasarkan kesimpulan diatas maka disarankan agar prestasi belajar Pendidikan Agama Islam kelas III meningkat disarankan memberi bimbingan dan motivasi kepada siswa, sehingga materi pelajaran dapat diserap dengan maksima

    Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Reform Learning Kelas VIII-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto Pada Tahun Pelajaran 2019/2020

    Get PDF
    Melalui Metode Reform Learning berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa 100% siswa senagn terhadap keterampilan Reform Learning, dan 75,5% berpendapat bahwa perangkat yang digunakan baru. Selain itu respon siswa atentang keterampilan proses, 82,6% senang 72,2% berpendapat baru mengenai keterampilan proses yang digunakan. Data ini menunjukkan bahwa siswa senang mengikuti pembelajaran jika pembelajaran menggunakan keterampilan Reform Learning dan keterampilan proses, khususnya pada komponen keterampilan proses melakukan pengamatan dimana pendapat siswa senang dalam melakukan pengamatan sebesar 95,7%. Dari hasil yang dikemukakan pada bagian awal penelitian ini adalah sebagai berikut : dengan Penerapan Metode Reform Learning  dalam pembelajaran Bhasa Inggris Pokok Bahasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto tidak berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahsa Inggris. Penerapan metode Reform Learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris Pokok Bhaasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahasa Inggris. Dengan demikian hal ini dapat diterima yang berarti penerapan Metode Reform Learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris pokok bahasan Descriptive pada Siswa Kelas VIII-B Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Bangsal, Kabupaten Mojokerto berpengaruh terhadap peningkatan kualitas belajar Bahasa Inggris. Karena menunjukkan peningkatan sesuai yang diharapkan, sehingga dalam kegiatan penelitian ini dinyatakan berhasil atau tuntas

    Meningkatkan Hasil Belajar Tema 5 Semangat Kebhinneka Tunggal Ikaan Dengan Menggunakan Model Role Reversal Question Pada Siswa Kelas VI SD Negeri Alani Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019

    Get PDF
    Hasil observasi awal ditemukan kondisi tentang rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan penerapan model pembelajaran yang berpusat pada guru, murid hanya pasif, duduk diam untuk menerima transfer belajar dari guru. Permasalahan ini dicoba diatasi dengan penerapan model pembelajaran kontekstual dengan metode inkuiri, dengan harapan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penerapan model pembelajaran kontekstual dengan Model Active learning Tipe Role Reversal Question dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan dan soal tes. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK yang terdiri dari dua siklus tindakan. Data yang diberikan meliputi data kegiatan belajar, data hasil observasi unjuk kerja, data hasil tes tulis, data pembelajaran kontekstual dengan Model Active learning Tipe Role Reversal Question. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil belajar Tema 5 Siswa Kelas VI SD Negeri Alani sangat baik. Pada tahap pra tindakan nilai rata-rata kelas 48,2. Nilai tertinggi 75, nilai terendah 30. Setelah dilakukan tindakan siklus 1 nilai rata-rata kelas menjadi 57, nilai tertinggi 83 nilai terendah 35, ada 7 siswa (21%) yang tuntas belajar dan 27 siswa (79%) tidak tuntas belajar. Pada tindakan siklus 2 nilai rata-rata kelas yang berhasil dicapai adalah 81,3. nilai tertinggi 100 nilai terendah 60. Siswa yang berhasil mencapai daya serap  70 mencapai 91%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Active learning Tipe Role Reversal Question terbukti dapat meningkan hasil belajar siswa berupa peningkatan hasil belajar pada siklus 1 dan 2 pada Siswa Kelas VI SD Negeri Alani

    Implementasi Kelas Virtual Dengan Google Classroom Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Di SMK Negeri 3 Boyolangu Tahun Pelajaran 2020/2021

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi kelas virtual dengan Google Classroom dalam meningkatkan hasil belajar kimia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-DPIB 1 SMKN 3 Boyolangu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas pembelajaran dan hasil tes siswa pada mata pelajaran kimia. Setelah semua data terkumpul, analisis data dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh aktivitas siswa dalam impelemntasi kelas virtual dengan Google Classroom mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II dengan persentase 92,31% menjadi 94,23%. Sedangkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan secara klasikal dari 70, 94% pada siklus I menjadi 88,88% pada siklus II. Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa implementasi menggunakan kelas virtual dengan Google Classroom dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kimia di SMKN 3 Boyolangu. Kelas virtual melalui Google Classroom dapat dijadikan solusi dalam pembelajaran daring di tengah wabah pandemi Covid-19

    Peningkatan Kemampuan Menulis Notice Melalui Discovery Learning Dengan Media Gambar Notice Siswa Kelas VIII A Semester Ganjil SMP Negeri 3 Madiun Tahun Pelajaran 2019 - 2020

    Get PDF
    Berdasarkan hasil pengamatan di kelas dalam proses belajar mengajar menunjukkan bahwa hasil prestasi belajar dan aktivitas dalam kegiatan belajar kurang. Masih banyak jumlah siswa yang belum memahami Notice. Nilai hasil belajar bahasa Inggris khususnya pada materi menulis Notice, belum sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah guru kalau mengajar monoton dan kurangnya model pembelajaran dan media pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan pada 2 siklus yaitu terdiri dari siklus 1. 53,12% atau sebanyak 17 anak mendapat nilai KKM dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media gambar Notice, dan 15 anak mendapat nilai di bawah KKM yang berkisar pada 46,87 %. Sehingga dari data tersebut disimpulkan perlu dilaksanakan kegiatan pada siklus ke II. Siklus II 96,87 % atau sebanyak 31 anak mendapat nilai KKM dan 1 anak masih di bawah nilai KKM dalam proses pembelajaran melalui model pembelajaran Discovery Learning dengan media gambar Notice. Sehingga dari data tersebut disimpulkan tidak perlu dilaksanakan kegiatan siklus berikutnya karena pada siklus ke II ini sudah memenuhi kriteria pengamatan sebesar 70 % dan hasil prestasi belajar siswa dengan menggunakan media gambar Notice secara rata-rata memperoleh nilai sebesar 79,25 dimana KKM pada mata pelajaran Bahasa Inggris ditentukan 75

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇