Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun RPP Bermuatan Karakter Melalui In House Training Di SD Negeri 01 Taman Kota Madiun Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menindaklanjuti hasil kegiatan supervisi  akademik(2)  Memaparkan peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP yang bermuatan karakter.  Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang dilakukan di SDN 01 Taman semester 1 tahun pelajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah guru-guru SDN 01 Taman dengan jumlah 18 orang. Instrumen yang digunakan   dalam penelitian tindakan sekolah ini adalahinstrumentelaah RPP dan instrumen keterlaksanaan in house training yang dilakukan di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan in house training dengan tema penyusunan RPP yang memuat karakter berupa aktivitas kepala sekolah dan guru sebagai berikut: (a) Aktivitas kepala sekolah dalam menyelenggarakan in House Training yaitu menjelaskan tahapan pelaksanaan in house training, pelatihan di tempat sendiri dalam penyusunan RPP berkarakter meliputi, persiapan, pelaksanaan, pengamatan, monitoring dan evaluasi hasil kegiatan pada indikator guru memahami konsep RPP yang bermuatan karakter.serta refleksi, sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menjalankan pekerjaannya dengan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada dalam penyusunan RPPyang bermuatan karakter. (b) aktivitas guru dalam mengikuti in house training penyusunan RPP yang bermuatan karakter.  (2) Ada peningkatan capaian rata- rata kompetensi guru dalam menyusun RPPyang bermuatan karaktermelalui in house training dengan kenaikan rata-rata nilai capaian guru  dari siklus I ke siklus II yaitu dari 74,5 menjadi 85,7; nilai tertinggi juga meningkat dari 81,9 menjadi 95, 8 di siklus ke II; nilai terendah meningkat dari 66,7 menjadi 76 dan jumlah guru yang tuntas dengan memiliki capaian kategori baik meningkat dari 7  menjadi 16 guru tuntas sehingga hal ini mempengaruhi  ketuntasan keseluruhan pada siklus I sebesar 39% meningkat 89% pada siklus ke II. Kesimpulan penelitian tindakan sekolah ini adalah ada peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP bermuatan karakter melalui in house training

    Peningkatan Keterampilan Membuat Desain Busana Anak Pada Mata Pelajaran Desain Busana Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas XI B 3 SMK Negeri 2 Ponorogo

    Full text link
    Pengajaran Desain Busana yang diharapkan adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Pada kenyataannya Desain Busana pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran Desain Busana dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Desain Busana khususnya pada kompetensi dasar Membuat desain busana anak sangat rendah, yakni hanya 52,78% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 58,61. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Elaborasi diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam Membuat desain busana anak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 3 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Membuat desain busana anak melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas XI B 3, SMK Negeri 2 Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan keterampilan Desain Busana materi ajar Membuat desain busana anak ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 68,61; siklus II 73,06; dan siklus III 77,22. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 61,11%, siklus II meningkat menjadi 72,22%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 91,67%

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika Materi Pengukuran Sudut Menggunakan Pendekatan Saintifik Dengan Metode Pembelajaran Discovery Learning Pada Siswa Kelas V semester II tahun Pelajaran 2021/2022 Di SDN Nailan Kecamatan Slahung

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN Nailan melalui media gambar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini merupakan penelitian kolaborasi, dimana guru bertindak sebagai observer dan peneliti sebagai pelaksana pembelajaran. Subyek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas V SDN Nailan sebanyak 9 siswa. Obyek penelitian ini adalah hasil belajar matematika pada siswa kelas V melalui media gambar. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk uraian (essay) yang dilakukan tiap akhir pertemuan. Teknik analisis data menggunakan persentase siswa yang tuntas belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media berupa gambar dalam pembelajaran matematika dengan cara guru menempelkan gambar di papan tulis kemudian siswa mendiskusikannya, dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Nailan Kabupaten Magelang. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan persentase KKM siswa secara klasikal. Pada siklus I persentase KKM siswa secara klasikal sebanyak 55,56% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 33,33% dari pra Tindakan pada aspek pengetahuan dan persentase KKM siswa secara klasikal sebanyak 44,44% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 22,22% dari pra Tindakan pada aspek keterampilan. Sedangkan pada siklus II persentase KKM siswa secara klasikal yaitu 100% yang berarti terjadi peningkatan sebesar 44,44% dari siklus I pada aspek pengetahuan dan 88,89% atau meningkat 44,44% pada aspek keterampilan pada penelitian Siklus II, dimana persentase tersebut telah mencapai target yang diinginkan yaitu minimal KKM siswa kelas V SDN Nailan Kabupaten Ponorogo secara klasikal adalah 80%. Adapun pencapaian nilai rata-rata kelas terjadi peningkatan dari kondisi awal sejumlah 62,78 pada aspek pengetahuan, 59,26 pada aspek keterampilan dan 61,02 pada nilai rata-rata pada kedua aspek pengetahuan dan keterampilan, pada penelitian Siklus I meningkat menjadi 70,33 pada aspek pengetahuan, 73,33 pada aspek keterampilan dan 71,83 pada nilai rata-rata pada kedua aspek pengetahuan dan keterampilan dan pada Siklus II meningkat lebih baik menjadi 82,78 pada aspek pengetahuan, 82,22 pada aspek keterampilan dan 82,50 pada nilai rata-rata pada kedua aspek pengetahuan dan keterampilan. Pencapaian predikat pada aspek keterampilan juga meningkat dari kondisi awal hanya 18,52% yang mencapai predikat baik dan sangat baik, meningkat pada Siklus I menjadi 48,15% mencapai predikat baik dan sangat baik. Pada Siklus II meningkat dengan lebih baik menjadi 81,48% mencapai predikat baik dan sangat baik

    Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Materi Perubahan Cuaca Siswa Kelas III SD Negeri 50 Padang Tongga Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran, peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran materi perubahan cuaca di Kelas III SD Negeri 50 Padang Tongga Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian ini terfokus pada peserta didik di Kelas III SD Negeri 50 Padang Tongga Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa pada pembelajaran materi perubahan cuaca pada siswa. Penjelasan mengenai peningkatan aktivitas belajar siswa dari 10 siswa atau 31,25% pada kondisi awal meningkat menjadi 22 siswa atau 68,75% dan pada siklus terakhir menjadi 30 siswa atau 93,75%. Peningkatan hasil belajar pada prasiklus dengan rata-rata kondisi awal sebesar 59,38, meningkat pada siklus I menjadi 68,75 dan pada siklus terakhir menjadi 78,75, sedangkan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 8 siswa atau 25,00% dari 32 siswa pada kondisi awal, menjadi 20 siswa atau 62,50% dan 28 siswa atau 87,50% pada siklus terakhir. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa Kelas III SD Negeri 50 Padang Tongga Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 pada pembelajaran materi perubahan cuaca

    Peningkatan Kinerja Guru Dalam Menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Melalui Kegiatan Supervisi Klinis di SMP Negeri 1 Binakal Tahun Pelajaran 2022/2023

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kinerja guru dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran CTL melalui supervisi klinis di SMP Negeri 1 Binakal Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (School Action Research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah proses pembelajaran di sekolah dan dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan pada setiap siklusnya. Tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru kelas di SMP Negeri 1 Binakal pada Tahun Pelajaran  2022/2023yang berjumlah 6 orang.Teknik pengumpulan data dengan kegiatan observasi dan dokumentasi.Alat pengumpul data pada kegiatan penelitian tindakan sekolah ini menggunakan 3 (tiga) instrumen penilaian, yaitu Penilaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Instrumen Penilaan Kemampuan Merencanakan Pembelajaran, dan Instrumen Penilaaan Kemampuan Melaksanakan Pembelajaran, Evaluasi, Tindak Lanjut.Validasi data menggunakan triangulasi data dan sumber.Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi kelas oleh kepala sekolah terbukti berhasil meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Binakal dalam mengelola proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi yang dilakukan pada 3 apsek penilaian. Pada aspek penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) meningkat dari 54,46 menjadi 75,60 dan 92,86 sedangkan aspek penilaian kemampuan merencanakan pembelajaran meningkat dari 54,63 menjadi 70,83 dan 87,96  dan aspek kemampuan melaksanakan pembelajaran, evaluasi, tindak lanjut dari 55,77 menjadi 70,51 dan 83,33 pada akhir Siklus II. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan supervisi klinis terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru SMP Negeri 1 Binakal Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL)

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Rantai Makanan Menggunakan Media Video Pembelajaran Dengan Aplikasi Whatsapp Group Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020-2021

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses belajar mengajar pada mata pelajaran IPA kelas VI SD Negeri 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Pertanyaan penelitian diajukan yang berhubungan dengan tujuan penelitian tersebut yaitu bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini menggunakan modifikasi Kemmis & MC Taggart dengan 2 siklus melalui 4 tahapan yaitu (a) perencanaan (planning), (b) aksi atau tindakan (acting), (c) observasi (observing), dan (d) refleksi (reflecting) dengan Aplikasi Whatsapp Group. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam pada semester 2 Tahun Pelajaran 2020-2021 dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisa data hasil observasi dianalisis dengan rata-rata skor, skor tertinggi, skor terendah, selisih skor dan kisaran untuk tiap kriteria sedangkan data tes dianalisis dengan menggunakan rumus rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hal tersebut di atas dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik, yaitu dari rata-rata 55,87 menjadi 64,76 dan pada siklus kedua menjadi 72,17 Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar sudah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimum (KKM) dengan standar nilai 65. Peningkatan ketuntasan belajar meningkat dari 9 siswa atau 39,13% menjadi 14 siswa atau 60,87% dan 91,30% atau 21 siswa pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penggunaan media video pembelajaran dengan aplikasi whatsapp group terbukti dapat hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021. &nbsp

    Peningkatan Keaktifan Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Ciri-Ciri Mahluk Hidup Melalui Model Pembelajaran Index Card Match Pada Siswa Kelas III SDN 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022

    Full text link
    Penelitian ini berangkat dari permasalahan yaitu rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi ciri-ciri mahluk hidup pada siswa kelas III SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi melalui penggunaan model pembelajaran Index Card Match. Subjek penelitian adalah siswa kelas III dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data mengunakan teknik triangulasi. Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Peningkatan keaktifan belajar dari 28,00% atau 7 siswa pada studi awal menjadi, 64,00% atau 16 siswa pada siklus I, meningkat menjadi 92,00% atau 23 siswa pada akhir siklus kedua dari batasan minimal 85% dinyatakan meningkat keaktifan belajarnya . Peningkatan hasil belajar siswa, dimana nilai rata-rata hasil belajar secara klasikal terus mengalami peningkatan dari 60,80 pada studi awal menjadi 72,00 pada siklus pertama, dan pada akhir siklus kedua menjadi 84,80, sedangkan ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada studi awal hanya 8 orang siswa (32,00%) menjadi 56,00% atau 14 siswa, meningkat lagi menjadi 23 siswa atau 92,00% pada akhir siklus kedua. Hal tersebut menunjukkan bahwa hasil dan ketuntasan belajar sudah mencapai indikator kinerja yaitu memperoleh nilai ≥ KKM = 73 dan minimal 85% siswa dinyatakan tuntas belajarnya. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran Index Card Match dalam pembelajaran materi ciri-ciri mahluk hidup dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022

    Peningkatan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Anak Melalui Permainan Monopoli Di Taman Kanak-Kanak Negeri Negeri Pembina Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam

    Full text link
    Kemampuan mengenal konsep bilangan anak di Taman Kanak-KanakNegeri Pembina Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam di kelompok B2 masih rendah. Hal ini disebabkan media dan metode yang digunakan kurang menarik dan kurang tepat. Penelitian yang peneliti lakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam menerapkan sebuah metode belajar konsep bilangan dengan permainan monopoli. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam yang berjumlah 12 orang. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan dokumentasi, kemudian diolah dan dianalisa dengan teknik persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui dua siklus sudah nampak peningkatan dari setiap aspek yang diamati. Dimana siklus I peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan anak masih rendah, karena belum mencapai batas KKM maka dilanjutkan kepada siklus II, dimana pada siklus II ini dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan, pada pertemuan ketiga siklus II peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan anak meningkat, karena sudah melebihi batas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Maka penelitian ini dihentikan sampai dengan siklus II. Permainan monopoli dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam

    Meningkatkan Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Pada Kompetensi Dasar Indonesia Dari Masa Kemerdekaan Hingga Masa Reformasi Melalui Metode Mim-Mem (Mimicry-Memorization Method) Siswa Kelas IX-A Semester Genap Di SMP Negeri 2 Arjosari, Kabupaten Pac

    Full text link
    Dengan menggunakan prinsip Metode Mim-Mem (Mimicry-Memorization Method) (Metode Pembelajaran yang mengembangkan cara untuk Meniru dan Menghafal secara Aktif Oleh Peserta didik) pada siklus I ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatan, tetapi penguasaan yang telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada data dapat diperoleh bahwa baru 63,27% siswa yang mencapai penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Penyebab sehingga masih kurang siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih, diantaranya adalah siswa yang aktif masih didominasi oleh siswa tertentu. Mereka yang aktif itu pada umumnya juga yang aktif pada pertemuan­pertemuan sebelumnya. Pada siklus kedua ini, rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkat dari 66,92 yang dicapai pada siklus I menjadi 73,84 pada siklus II. Meningkatnya rata-rata skor penguasaan itu memberikan indikasi bahwa penguasaan siswa terhadap bahan pelajaran semakin meningkat pula pada siklus III. Meningkatnya penguasaan siswa juga ditandai dengan semakin banyaknya siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih sebanyak 85,11% dan ini menunjukkan bahwa penguasaan siswa terhadap bahan pelajaran pada siklus III sangat tinggi. Dari tanggapan-tanggapan tersebut tidak ada lagi siswa yang mengharapkan suatu perbaikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan berhasil atau Tuntas

    Peningkatan Kinerja Guru Dalam Pengembangan Evaluasi Hasil Belajar Melalui Supervisi Akademik Kepala Sekolah Di SDN 2 Gelangkulon Kecamatan Sampung Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020

    Full text link
    Kelayakan mengajar tidak cukup hanya diukur berdasarkan pendidikan formal tetapi juga harus diukur berdasarkan bagaimana kemampuan guru dalam mengajar dan sesi penguasaan materi, menguasai, memilih dan menggunakan metode, media serta evaluasi pembelajaran. Kemampuan guru SD dalam menguasai bahan pelajaran pada umumnya sangat menghawatirkan.Kondisi seperti itu diperparah dengan kurang optimalnya fungsi kepengawasan Kepala Sekolah. Bila selama ini banyak pendapat menyatakan profesionalisme guru di Indonesia relatif rendah atau kurang memadai, hal itu merupakan akibat dari kurangnya kepengawas kepala sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar melalui Supervisi Akademis dan Efektivitas penerapan supervisi akademis kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar. Kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, terdiri atas beberapa tahap, yaitu: Perencanaan; Pelaksanaan; Pengamatan; dan Refleksi.Sumber data dalam penelitian ini berasal dari Guru yaitu data tentang peningkatan kinerja guru pengembangan evaluasi hasil belajar. Dalam Pengumpulan data menggunakan Instrumen Observasi dan Catatan Kepala Sekolah.nSetelah dilakukan tindakan pada Pra Siklus, Siklus 1 dan Siklus 2 menunjukkan hasilTerjadi peningkatan kinerja setelah diberi pembinaan melalui kelompok supervisi akademis yaitu pada Pra Siklus sebesar 54,40%, pada Siklus I sebesar 67,63% dan pada Siklus II meningkat menjadi 85,91%.Peningkatan juga terjadi dari atusiasme siswa dalam pengembangan evaluasi belajar. Hal ini bisa terlihat dari hasil analisis observasi siswa dari Pra Siklus sebesar 63,57%, pada Siklus I meningkat menjadi 72,38% dan pada Siklus II meningkat dengan cukup baik menjadi 86,71%.Berdasarkan hasil penelitian diatas, peningkatan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar melalui supervisi akademik kepala sekolah kearah perubahan yang diinginkan mencapai 85 % yaitu rata-rata 85,91% tercapai, maka kinerja guru tersebut dikatakan efektif

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇