Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Prestasi Siswa Dalam Belajar Penjaskes Materi Senam Lantai Melalui Metode STAD Pada Siswa Kelas VI Semester I SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018
Penggunaan metode mengajar yang sebagian besar dilakukan guru dengan mengedepankan peran guru. Hal ini menyebabkan anak kurang berperan sehingga akhirnya nilai yang diraih pun kurang dari yang diharapkan. Banyak metode mengajar yang dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar. Salah satu diantaranya Metode STAD. Dengan pendekatan Metode STAD diharapkan anak dapat menggali dan menemukan pokok materi secara bersama-sama dalam kelompok atau secara individu. Sehingga akhirnya merasa senang dan materi yang dipelajari melekat dalam benaknya karena didapatkan melalui pengalamannya sendiri. Secara khusus penelitian ini diharapkan berhasil meningkatkan prestasi pembelajaran dilihat dari dimensi guru dan siswa dengan cara penerapan/ penggunaan pendekatan pembelajaran Penjaskes yang relatif baru yaitu pendekatan Metode STAD Indikator “Senam Lantai” pada siswa Kelas VI Semester I SDN Setonorejo 2 Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Berdasarkan data dan analisisnya maka ada peningkatan yang bermakna dalam prestasi belajar mata pelajaran Penjaskes jika mendapat Metode STAD Hal ini disebabkan karena siswa dituntut untuk belajar lebih keras, dan dapat mengetahui kelemahan pemahamannya serta mendapatkan perbaikan dari temannya. Hal inipun dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai belajar siswa dari siklus I ke Siklus II berikut ini : Siklus I Nilai rata-rata 74,54. Nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 80. Siswa tuntas 18 (81,82%). Siswa tidak tuntas 4 (18,18%). Nilai rata-rata 87,27. Nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 90. Siswa tuntas 22 (100%). Siswa tidak tuntas 0 (0%).Dalam penelitian ini ada beberapa saran antara lain : (1) Penelitian ini sebaiknya dilakukan secara terus menerus minimal selama 1 (satu) semester sehingga dapat diketahui apakah Metode STAD dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran lebih menyeluruh. (2) Sebaiknya penelitian perlakuan Metode STAD dilakukan pada kelas eksperimen lainnya, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih menyeluruh
Mengaktualisasikan Hasil Prestasi Belajar Siswa Melalui Penggunaan Metode Cooperative Approach Learning Kelas VIII-A Semester Ganjil Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021
Secara garis besar, tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah: untuk Mengaktualisasikan Hasil Prestasi belajar bidang studi Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VIII-A Semester Ganjil di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Tahun Pelajaran 2020/2021. dengan menggunakan Metode Cooperative Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan Komunikasi interpersonal peserta didik) sebagai metode pengajaran. pada materi pembelajaran Menjelaskan Fungsi Iman Kepada Qadha dan Qadar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Prestasi belajar bidang studi Pendidikan Agama Islam siswa dapat meningkat jika guru menggunakan LKS sebagai alat/metode pembelajaran. Dengan menggunakan Metode Cooperative Approach Learning , memudahkan siswa untuk memahami, menguasai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya pada materi pembelajaran Menjelaskan Fungsi Iman Kepada Qadha dan Qadar. Dengan Metode Cooperative Approach Learning , dapat sebagai sarana untuk melatih siswa mandiri, bertanggung jawab serta disiplin terhadap tugas dan kewajibannya. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian pada siklus 1 secara rata rata hasil prestasi yang diperoleh siswa didapat sebesar 63.36 (63.36%) dari sejumlah 32 siswa yang memiliki tingkat kecerdasan yang beragam. Pada Siklus II secara rata rata hasil prestasi yang diperoleh siswa didapat sebesar 73.79 (73.79%) dari sejumlah 32 siswa yang memiliki tingkat kecerdasan yang beragam. Hal ini dapat dikategorikan bahwa dalam penelitian ini dinyatakan berhasil atau tuntas yang dikarenakan secara klasikal rata rata hasil prestasi belajar siswa diatas KKM sebesar 70 (70%). Maka dalam proses penelitian tindakan kelas ini tidak perlu diadakan pada siklus yang berikutnya, karena dinyatakan berhasil atau tuntas
Peningkatan Pemahaman Tentang Materi Keputusan Bersama Dengan Metode ISS (Information Search Strategy) Pada Siswa Kelas V Semester II SDN 2 Japan Kecamatan Babadankabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2016/2017
Berdasarkan hasil observasi awal terungkap bahwa penggunaan media di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo masih sangat sederhana, hanya menggunakan media gambar yang terdapat pada buku paket. Dampak yang terjadi membuat siswa menjadi bosan, dan kurang bersemangat sehingga menjadi kurang tertarik pada pembelajaran. Dari hasil pengamatan dilapangan kebanyakan siswa kurang memahami cara belajar sehingga berakibat pada hasil penilaian dibawah KKM. Dengan didasari hasil pengamatan tersebut, maka perlu adanya pendekatan atau metode pembelajaran yang bisa menggugah minat siswa dan salah satu metodenya adalah melalui Metode ISS (Information Search Strategy). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar observasi siswa, data respon berbentuk angket, dan tes dalam bentuk multiple choice. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 18 siswa dengan rincian siswa perempuan 6 dan siswa laki-laki 12. Hasil pengamatan yang dilakukan di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017yang kaitannya dengan hasil belajar secara klasikal untuk data awalnya hanya 4siswa yang tuntas atau sebesar 20,5%. Untuk siklus I 8 siswa yang tuntas atau 67,0%, siklus II ada 13 siswa yang tuntas atau 71% dan siklus III 18 siswa atau 100% siswa yang tuntas. Ini berarti ada peningkatan dari data awal ke siklus III sebesar 69,5%. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan Metode ISS (Information Search Strategy) terhadap hasil belajar siswa kelas V dalam materi keputusan bersama di SD Negeri 2 Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2016/2017
Upaya Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Matematika Materi Penyusunan Dan Penyajian Data Melalui Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) Siswa Kelas III SD Negeri 05 Sutrabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semeste
Penelitian tindakan kelas betujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika materi Penyusunan dan Penyajian Data Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) meliputi empat komponen yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian siswa kelas III SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam berjumlah 29 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data mengunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi metode. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap siklusnya. Peningkatan keaktifan siswa menunjukkan perolehan pada studi awal hanya 9 siswa atau 31,03%, siklus I ada 19 siswa atau 65,52%, dan pada siklus II ada 28 siswa atau 96,55%. Hal tersebut didukung pula oleh kenaikan prestasi belajar siswa dari rata-rata pada studi awal hanya 61,03 menjadi 68,62 dan 77,93 pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak 8 siswa atau 27,59%, siklus I ada 18 siswa atau 62,07%, dan pada siklus II ada 27 siswa atau 93,10%,, walaupun masih ada 2 siswa (6,90%) yang belum tuntas namun karena semua kriteria keberhasilan proses pembelajaran telah tercapai pada siklus kedua maka dinyatakan bahwa proses perbaikan pembelajaran selesai dan berhasil pada siklus kedua. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan metode CTL dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa V SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020/2021
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Mengajar Dengan Teknik Pembelajaran Berbasis Power Point Melalui Bimbingan Individu Di SD Negeri 01 Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021
Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah sangat tergantung dari beberapa faktor, antara lain adalah faktor kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran yang kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan, salah satunya adalah dengan media power point. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan bimbingan individu sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar dengan media pembelajaran berbasis power point. Penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan 2 kali pertemuan pada masing-masing siklusnya. subjek penelitian adalah guru kelas di SD Negeri 01 Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam sebanyak 8 guru. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dan dokumentasi. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi. Dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kemampuan guru membuat power point untuk media pembelajaran meningkat secara signifikan dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 85%. Dari dua siklus yang dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam memberdayakan ICT dengan membuat media pembelajaran berbasis power point terbukti meningkat. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata hasil observasi dari 47,29 dengan kriteria KURANG, pada kondisi awal, menjadi 65,63 dengan kriteria CUKUP pada siklus pertama dan pada siklus terakhir menjadi 83,54 dengan kriteria SANGAT BAIK. Peningkatan kemampuan secara individu untuk masing-masing guru juga semakin membaik pada setiap siklusnya, yaitu 0% atau tidak ada guru yang dinyatakan mampu membuat media pembelajaran berbasis power point pada kondisi awal, meningkat menjadi 25% atau 2 orang guru pada siklus pertama serta mengalami peningkatan menjadi 8 orang guru atau 100% pada siklus terakhir dengan penjelasan 5 guru atau 62,50% dalam kriteria SANGAT BAIK dan 3 guru atau 37,50% dalam kriteria BAIK. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kemampuan guru membuat power point untuk media pembelajaran dapat dilakukan dengan kegiatan bimbingan individu kepada guru-guru di SD Negeri 01 Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021
Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kartu Angka Di Taman Kanak-Kanak Anugerah Pasar Durian Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam
Kemampuan berhitung anak di TK Anugerah Pasar Durian Manggopoh masih sangat rendah, hal ini masih terlihat masih banyak anak-anak yang kurang memahami konsep angka dan lambang bilangan, seperti anak belum bisa menyebutkan urutan bilangan dari 1-10, anak belum bisa menyebutkan angka sesuai dengan jumlah benda, anak belum bisa membuat urutan bilangan dari 1-10, anak belum bisa memasangkan lambang bilangan dengan benda-benda. Tujuan penelitian adalah melakukan perbaikan terhadap pembelajaran berhitung melalui metode yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yaitu suatu penelitian yang meningkatkan mutu pembelajaran. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan wawancara. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian setiap siklus telah menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung anak, pada siklus I kemampuan berhitung anak masih banyak yang rendah, setelah dilakukan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan. Berdasarkan hasil tindakan yang telah dilakukan, dapat dinyatakan bahwa terjadinya peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan kartu angka dari siklus I. Setelah tindakan terjadi peningkatan pada siklus II sesuai dengan yang di harapkan. Peneliti menyarankan kepada pembaca agar Penelitian Tindakan Kelas ini dapat di gunakan sebagai sumber ilmu pengetahuan guna menambah wawasan dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak
Penerapan Metode Pembelajaran Collaborative Learning Model Kompetisi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Short Functional Text Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2015-2016
Hasil ulangan harian yang dilaksanakan pada awal semester 1 tahun pelajaran 2015/2016 dapat diketahui bahwa tingkat ketuntasan belajar siswa baru mencapai 30,89%. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh masih di bawah KKM yang ditetapkan sebesar 70, yaitu baru mencapai 60. Atas dasar hal tersebut maka siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjukbelum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 bulan, mulai dari bulan September 2015 sampai dengan bulan November 2015 dengan subyek penelitiannya adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Daya yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 9 siswi perempuan. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Tes tulis digunakan pada akhir siklus I dan siklus II. Sedangkan Teknik non tes meliputi teknik observasi dan dokumentasi. Observasi digunakan pada saat pelaksanaan penelitian tindakan kelas untuk melihat hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil beberapa kesimpulan di antaranya; 1) Penerapan Metode Pembelajaran Collaborative Learning Model Kompetisi dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi Short Functional Text pelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas VIII B Semester 1 di SMP Negeri 3 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Pada akhir siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 57,69% (15 siswa), dan siswa yang belum tuntas sebanyak 42,31% (11 siswa), sedangkan pada akhir siklus II, sebanyak 96,15% (25 siswa) dan sebanyak 3,85% (1 siswa) belum mencapai ketuntasan belajar. 2) Adapun hasil non tes pengamatan proses belajar menunjukkan perubahan siswa lebih aktif selama proses pembelajaran berlangsung dan suasana kelas pun menjadi riang dan tidak monoton lagi
Peningkatan Kemampuan Melakukan Operasi Hitung Pecahan Dalam Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Polya Siswa Kelas VI SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019
Penelitian ini di latar belakangi dari kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah operasi hitung pecahan dalam pemecahan masalah. Peneliti menggunakan salah satu alternatif pemecahan masalah melalui langkah-langkah pembelajaran Polya. Pembelajaran penyelesaian masalah dengan menggunakan langkah-langkah Polya ini dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan langkah-langkah Polya dan Meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan langkah Polya. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart terjadi 3 siklus. Peneliti melakukan penelitian di siswa kelas VI SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo.Hasil Pemecahan masalah siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo pada siklus 1 mencapai nilai rata-rata kelas 65. Pada siklus II mencapai nilai rata-rata kelas 73 sedangkan pada siklus III dengan nilai rata-rata kelas 94. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan melalui pembelajaran polya dapat meningkatkan hasil belajar matematika materi operasi hitung pecahan pada siswa kelas VI di SD Negeri Gombang Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo tahun pelajaran 2018/2019
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun RPP Melalui Supervisi Akademik Di SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru yang rendah dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran melalui supervisi akademik di SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yang dilakukan kepala sekolah.Penelitian tindakan ini dilakukan terhadap guru SDN Sebalong Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 8 orang. Penelitian tindakan dilaksankan mulai bulan Januari sampai dengan Maret 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan sekolah yang alurnya: membuat rencana tindakan, melaksanakan tindakan, dan refleksi pelaksanaan tindakan. Hasil refleksi tersebut digunakan sebagai pedoman untuk pengambilan keputusan melanjutkan atau menghentikan penelitian. Penelitian dilakukan secara spiral dalam siklus-siklus sampai siklus kedua. Data penelitian berupa catatan hasil pengamatan, catatan lapangan, dokumentasi perencanaan dan hasil supervisi akademik. Instrumen pengumpul data utama adalah peneliti, sedangkan instrumen penunjangnya adalah pedoman observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru meningkat setelah dilakukan tindakan yang berupa supervisi akademik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil supervisi akademik pada siklus I dan siklus II kemampuan guru meningkat, yakni siklus kemampuan guru dalam menyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 70% sedangkan siklus II 90 %. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru meningkat dalam menyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi belajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa melalui supervisi akademik. Untuk itu, peneliti menyarankan agar pembinaan melalui supervisi akademik kiranya dapat dilakukan di sekolah-sekolah agar tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dapat Meningkatkan Motivasi Pendidik Proses Belajar Mengajar Di SDN Teguhan 2 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022
Dalam penelitian ini, kajian diarahkan pada pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI), karena faktor penyebab yang lain menjadi bidang kajian tersendiri. Oleh karena itu, dalam penelitian ini diterapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk mengatasi masalah tersebut di atas. Menurut metode ini belajar adalah construction atau knowledge. Dengan cara mencocokkan pelajaran yang dipelajari oleh setiap siswa, ide atau aktivitas yang baru dengan pengetahuan yang telah ada dan percaya bahwa sudah dipelajari oleh guru. Dalam hal ini kuncinya adalah bersifat membangun keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan motivasi pendidik dalam proses belajar mengajar di SDN Teguhan 2, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022. Lokasi Penelitian ini adalah SD Negeri Teguhan 2, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022, hal ini disebabkan karena guru telah kreatif dalam menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI), terlihat dari hasil peningkatan ketuntasan secara klasikal dari siklus I (75,00%) meningkat pada siklus II menjadi (87,50%), sehingga pada siklus II secara klasikal tercapai