Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Peningkatan Pemahaman Dan Prestasi Siswa Dalam Belajar IPS Tentang Perubahan Sosial Budaya Dan Globalisasi Melalui Metode Pembelajaran Mind Mapping Pada Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri
Kenyataan di lapangan nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial relatif masih rendah. Dengan rendahnya nilai tersebut berarti Siswa mengalami kesulitan belajar yang mendasar. Karena rendahnya prestasi belajar ini merupakan salah satu indikasi bahwa Siswa Kelas IX Semester I mengalami kesulitan belajar yang serius. Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah Penelitian Tindakan Kelas ini adalah sebagai berikut : 1) Apakah Metode pembelajaran Mind Mapping dapat Peningkatan Prestasi Belajar siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 NGADILUWIH Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. 2) Bagaimana Metode pembelajaran Mind Mapping siswa dapat Peningkatan Prestasi Belajar siswa. Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian di atas maka hipotesis tindakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah : "Metode pembelajaran Mind Mapping dapat Peningkatan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri". Berdasarkan hasil penelitian dan hasil belajar maka dapat disimpulkan bahwa Metode pembelajaran Mind Mapping yang diterapkan guru dapat menigkatkan prestasi belajar IPS materi Peninggalan Sejarah Hindhu-Budha dan Islam pada Siswa Kelas IX Semester I UPTD SMPN 2 Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Sebelum penelitian rata-rata 59.00, Siklus I 75,50 Siklus II mencapai rata-rata 85,50 maka ada peningkatan dibanding sebelum penelitian sebesar 26,50 ada peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan kesimpulan diatas agar prestasi belajar IPS Kelas IX meningkat, maka disarankan menerapkan Metode pembelajaran Mind Mapping kepada siswa
Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Karakteristik Geografis Dan Kehidupan Di Wilayah Asean Dengan Metode Think-Pair-Share Siswa Kelas VI SDN 3 Wates Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019
Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran dalam menyampaikan materi pelajaran agar diperoleh peningkatan prestasi belajar, salah satunya dengan pembelajaraan kooperatif dengan pendekatan struktural Think-pair-share. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : Adakah peningkatan kemampuan Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN dengan metode think-pair-share siswa kelas VI SDN 3 Wates Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Penelitian ini memperoleh kesimpulan : 1) Terjadi perubahan tingkah laku pada sebagain besar siswa ke arah yang lebih baik, diantaranya adalah minat belajar, keingintahuan, motivasi, keberanian melakukan tindakan (psikomotorik), keberanian menyampaikan pendapat (afektif) baik secara individu maupun kelompok. 2) Terjadi perubahan yang signifikan pada hasil belajar (prestasi) dari Siklus I sampai dengan Siklus III. 3) Terjadi perubahan kinerja guru menjadi lebih baik; diantaranya adalah kreatifitas menyusun bahan ajar, peranan guru, dan inovatif dalam mengelola kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil penilaian dan pengamatan siswa guru menunjukkan bahwa dengan menggunakan think-pair-share dapat membantu siswa dalam meningkatkan memahami pelajaran IPS pada kompetensi dasar Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. Hal ini berdasarkan Data perbandingan nilai rata-rata setiap siklus : Siklus I : 71. Siklus II : 81. Siklus III : 89. Perbandingan ketuntasan belajar : Siklus I : 40%. Siklus II : 70%. Siklus III : 100%
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPA Melalui Strategi Card Sort Di SD Negeri 46 Batu Hampar Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 46 Batu Hampar Kecamatan Lubuk Basung dengan persentase 53% siswa yang ada motivasinya untuk belajar, strategi pembelajaran yang digunakan belum tepat. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran card sort. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 46 Batu Hampar Kecamatan Lubuk Basung yang berjumlah 30 orang siswa. Instrumen penelitian ini yaitu angket motivasi belajar siswa dan lembar observasi motivasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar IPA. Analisis lembar observasi motivasi belajar siswa pada siklus Iadalah 56,24%dan 84,16%pada siklus II. Analisis angket motivasi belajar siswa pada siklus I diperoleh 75,49%dan 86,24%pada siklus II.Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA melalui penggunaan strategi card sort mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan penjelasan diatas peneliti menyarankan agar guru dapat mengunakan strategi card sort untuk meningkatkan motivasi belajar siswa
Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Dalam Menyusun Perangkat Administrasi Pembelajaran Melalui Kegiatan Supervisi Akademik Di SD Negeri 21 Gunung Tuleh Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023
Latar belakang penelitian ini adalah kinerja guru dalam menyusun perangkat Administrasi Pembelajaran masih kurang dan kepala sekolah belum melaksanakan tugas supervisi secara efektif dan berkesinambungan. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan kegiatan supervisi akademik dan peningkatan kinerja guru khususnya guru mata pelajaran matematika dan fisika di SD Negeri 21 Gunung Tuleh Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat SEMESTER 1 Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam menyusun Administrasi Pembelajaran melalui pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 2 siklus dan pada masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan empat tahapan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi) dan dokumentasi dan arsip. Peningkatan kinerja guru dalam penyusunan Administrasi Pembelajaran, di mana pada kondisi awal tidak ada guru yang mampu menyusun penyusunan Administrasi Pembelajaran dengan baik hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya hasil nilai rata-rata yang diperoleh guru-guru yaitu 50,98 dan hanya masuk dalam kategori kurang, pada siklus I meningkat cukup signifikan terdapat 3 guru (50,00%) dalam kriteria baik dan 3 guru (50,00%) dalam kriteria cukup, dengan peroleh nilai rata-rata secara klasikal sebesar 74,18 dan masuk dalam kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi guru atau 100%, dibuktikan dengan perolehan nilai secara klasikal sebesar 88,56 dalam kriteria nilai baik dengan penjelasan 2 guru (33,33%) dalam kriteria sangat baik dan 4 guru (66,67%) dalam kriteria baik. Kesimpulannya adalah supervisi akademik dilakukan oleh kepala sekolah terhadap 6 orang guru kelas di SD Negeri 21 Gunung Tuleh Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat SEMESTER 1 Tahun Pelajaran 2022/2023 dinyatakan berhasil meningkatkan meningkatkan kinerja guru dalam penyusunan perangkat Administrasi Pembelajaran
Media Podcast Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Pembelajaran Jarak Jauh Di Kelas IX-A SMP Negeri 4 Madiun Tahun 2021-2022
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS melalui pembelajaran jarak jauh dengan media podcast pada Siswa Kelas IX-A SMP Negeri 4 Madiun Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini dilaksanakan secara daring. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-A SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022, yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) observasi, (b) tes, dan (c) dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi tahap: (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi dan interpretasi, dan (d) analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran jarak jauh dengan media podcast dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terbukti pada siklus I nilai hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hasil penelitian pada siklus I meningkat dibandingkan sebelum dilaksanakannya penelitian, yaitu sebanyak 27 siswa atau 69% siswa telah mencapai standar ketuntasan belajar minimal yaitu 65. Nilai rata-rata kelas siklus I sebesar 67,7. Pada siklus II jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar minimal sebanyak 27 siswa atau 84%. Nilai rata-rata kelas pada siklus II yaitu 76,4, terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas dari siklus I ke siklus II sebesar sebesar 8,7. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran jarak jauh dengan media podcast dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-A SMP Negeri 4 Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Materi Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Melalui Model Pembelajaran Modul Hybrid Lerning Pada Kelas VIII B Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam sebenarnya sangat penting diberikan kepada murid untuk melatih menggunakan pengalaman secara aktif. Di samping itu pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam di dalamnya secara otomatis mencakup banyak unsur ilmiah termasuk struktur dan fungsi jaringan tumbuhan berdasarkan karakteristik yang diamati. Berdasarkan uraian diatas, dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana upaya meningkatkan prestasi belajar IPA materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan melalui Model Pembelajaran Modul Hybrid Lerning pada kelas VIII B Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Sedangkan tujuan penelitian adalah Mendeskripsikan upaya meningkatkan prestasi belajar IPA materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan melalui Model Pembelajaran Modul Hybrid Lerning pada kelas VIII B Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menentukan langkah-langkah perencanaan, prosedur pelaksanaan tindakan, refleksi, subjek penelitian, pengumpulan data, instrument penelitian, teknik analisa data, menyiapkan partisipan, penelitian tindakan menggunakan tiga siklus kegiatan. Hasil penelitian siklus 1 sampai dengan siklus 3 dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan melului Model Pembelajaran Modul Hybrid Lerning materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan pada siswa kelas VIII B, SMP Negeri 1 Ngawi, Kabupaten Ngawi, terdapat peningkatan terhadap pemahaman materi pelajaran yang disampaikan peneliti yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I (72,67), meningkat pada siklus II (80,67), dan meningkat pada siklus III (88,17), sedangkan ketuntasan secara klasikal hasil struktur dan fungsi jaringan tumbuhan pada siklus I (73,33 %), meningkat pada siklus II menjadi (80,00 %), dan pada siklus III menjadi (90,00 %) dan pada siklus III ketuntasan telah tercapai
Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Mobilitas Penduduk Antar Wilayah Di Indonesia Pada Siswa Kelas VII E Di SMP Negeri 1 Geneng Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Hambatan belajar IPS sering dirasakan oleh siswa sekolah menengah pertama, sehingga banyak siswa yang kurang menyenangi pelajaran IPS karena dianggap sulit. Kesulitan belajar yang banyak dirasakan siswa dalam belajar IPS harus segera dicarikan solusi yang tepat agar tidak menjadi beban siswa dan mampu mengangkat prestasi hasil belajar siswa Kelas VII E khususnya, sehingga mampu meningkatkan hasil belajar yang tercermin dalam perolehan nilai evaluasi yang tinggi. Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) memberi tekanan pada latihan prestasi (achievement training). Anak-anak dibiasakan berikhtiar mencapai hasil kerja maksimal dan percaya diri akan kemampuannya. Dengan kata lain ia dibiasakan untuk bertanggung jawab dan menemukan maslah sendiri. Orang tua dan guru harus dapat mendorong anak untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas tertentu dengan hasil pengamatan yang tinggi. Jika hasil pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan sempurna, orang tua dan guru haruslah memberikan reirforcement untuk mendorong penyelesaian tugas-tugas berikutnya, begitu seterusnya, sampai anak mencapai prestasi yang optimal. Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) merupakan suatu rangkaian yang saling terkait dan mendukung sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII E Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi dalam belajar IPS, hal ini terbukti dari hasil penelitian dengan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) terdapat peningkatan yang signifikan rata-rata siklus I (72,12), meningkat pada siklus II (81,67), dan pada siklus III (87,58), sedangkan prosentase ketuntasan hasil belajar secara klasikal dari siklus I (71,73 %), meningkat pada siklus II (81,82 %), dan pada siklus III (87,88 %), sehingga ketuntasan secara klasikal pada siklus III tercapai
Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) Dapat Meningkatkan Prestasi Matematika Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat Pada Siswa Kelas VI Di SDN Kedungputri 1 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: Bagaimanakan peningkatan prestasi belajar matematika pokok operasi hitung bilangan bulao dengan diterapkannya Model Pemebelajaran Team Assisted Individualization pada siswa Kelas VI, Di Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 1 Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? . Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui prestasi belajar matematika pokok operasi hitung bilangan bulao melalui Model Pemebelajaran Team Assisted Individualization terhadap motivasi belajar siswa Kelas VI, Di Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 1 Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 1 Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, hal ini didapatkan bahwa rata-rata prestasi belajar siswa dan ketuntasan secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I rata-rata prestasi belajar 71,09 ketuntasan secara klasikal (73,91 %), siklus II rata-rata prestasi belajar 81,09 ketuntasan secara klasikal (82,61%), siklus III rata-rata prestasi belajar 85,43 ketuntasan secara klasikal (86,96 %). sehingga pada siklus III ketuntasan secara klasikal tercapai. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan alat peraga terhadap prestasi siswa melalui Model Pemebelajaran Team Assisted Individualization dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Kedungputri 1 Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative matematika
Peningkatan Hasil Belajar Operasi Hitung Bilangan Bulat Mata Pelajaran Matematika Melalui Pendekatan Learning Expeditions Siswa Kelas VI SDN Kutukulon Ponorogo
Berdasarkan data diketahui bahwa ketrampilan siswa sangat rendah, yakni hanya 54,54% dari jumlah siswa yang dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 58,46. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan ketrampilan melakukan operasi hitung bulat melalui metode Learning Expeditions pada siswa kelas VI SD Negeri Kutukulon Kecamatan Jetis semester I tahun pelajaran 2011/2012.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang terdiri atas 6 pertemuan yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pada siklus I 70,90, siklus II 76,82 dan siklus III 83,64. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 63,63%, siklus II meningkat menjadi 81,81% dan pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Learning Expeditions dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan ketrampilan melakukan operasi hitung bilangan bulat pada mata pelajaran Matematika
Peningkatan Prestasi Siswa Tema 1 Subtema 3 Materi Hidup Rukun Melalui Metode Ceramah Dan Tanya Jawab Terkoordinasi Kelas II Semester I SDN Sidomulyo 2 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019
Tematik adalah mata pelajaran yang memuat materi kewarganegaraan. Melalui mata pelajaran Tematik tema 1 subtema 3 Indikator Hidup Rukun disekolah siswa diarahkan, dibimbing, dan dibantu untuk lebih mengenal makna Kebersihan dan kesehatan. Pelajaran tematik berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan, nilai, sikap, dan ketrampilan siswa tentang masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia. Secara khusus penelitian ini diharapkan berhasil meningkatkan prestasi pembelajaran, dilihat dari dimensi guru dan siswa dengan cara penerapan/ penggunaan pendekatan pembelajaran Tematik yang relatif baru yaitu metode ceramah dan tanya jawab terkoordinasi , untuk Indikator Hidup Rukun. Melalui pengajaran Tematik Indikator Hidup Rukun dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab terkoordinasi, pada Siklus I didapatkan hasil 80,00% dari sejumlah 20 siswa memiliki nilai diatas taraf penguasaan konsep yang diberikan. Sedangkan pada Siklus II didapatkan hasil 100 % dari sejumlah 20 siswa memiliki nilai diatas taraf penguasaan konsep yang diberikan. Berdasarkan data dan analisisnya maka ada peningkatan yang bermakna dalam prestasi belajar mata pelajaran Tematik pada kelas eksperimen jika mendapat Metode ceramah dan tanya jawab terkoordinasi. Hal ini disebabkan karena siswa dituntut untuk belajar lebih keras, dan dapat mengetahui kelemahan pemahamannya serta mendapatkan perbaikan dari temannya. Dalam penelitian ini ada beberapa saran antara lain : (1) Penelitian ini sebaiknya dilakukan secara terus menerus minimal selama 1 (satu) semester sehingga dapat diketahui apakah Metode ceramah dan tanya jawab terkoordinasi dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran lebih menyeluruh. (2) Sebaiknya penelitian perlakuan Metode ceramah dan tanya jawab terkoordinasi dilakukan pada kelas eksperimen lainnya, sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih menyeluruh