Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Peningkatan Kemampuan Menganalisis Strategi Dalam Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, Dan Keamanan Dalam Membangun Integrasi Nasional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegara

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Pemahaman Konsep tentang Peningkatan Kemampuan Menganalisis Strategi Dalam Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, Dan Keamanan Dalam Membangun Integrasi Nasional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dengan Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share Siswa Kelas XI TEI B SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo Semester 2 Tahun Pelajaran 2022/2023. Peranan Model Pembelajaran Think-Pair-Share dalam meningkatkan kemampuan siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi ajar Menganalisis Strategi Dalam Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan dalam Membangun Integrasi Nasional ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni: pada siklus I 58,48; siklus II 73,64; dan siklus III 80,61. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu siklus I hanya 21,21%, siklus II meningkat menjadi 69,70%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 87,88%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Think-Pair-Share dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan pada materi ajar Menganalisis Strategi Dalam Mengatasi Berbagai Ancaman Terhadap Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan dalam Membangun Integrasi Nasional

    Peningkatan hasil belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments Siswa Kelas IXb SMP Negeri 1 Bola

    Full text link
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Siswa Kelas IXB SMP Negeri 1 Bola. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari : Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Perubahan Sosial Budaya Siswa Kelas IXB SMP Negeri 1 Bola. Selanjutnya peneliti merekomendasikan : (1) Bagi Guru yang mendapakan kesulitan yang sama dapat menerapkan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru membuat Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) yang lebih menarik dan bervariasi

    Upaya Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Mengajar Melalui Pelaksanaan Supervisi Pembelajaran Di SD Negeri 24 Biaro Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Tahun Pelaran 2022/2023

    Full text link
    Permasalahan pembelajaran yang ada di SD Negeri 24 Biaro Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam adalah rendahnya keterampilan guru dalam kegiatan proses belajar mengajar di kelasnya masing-masing, output hasil belajar siswa sebagian besar belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan oleh sekolah, dan terbatasnya pengetahuan guru tentang tugas utama sebagai seorang pendidik. Upaya yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran yang diwujudkan dalam penelitian tindakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterampilan guru-guru kelas di SD Negeri 24 Biaro Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam dinyatakan meningkat setelah dilaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran. Pada aspek perencanaan pembelajaran setelah dilaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran pada siklus pertama, keterampilan guru dalam mengajar meningkat menjadi 50% atau 3 orang guru yang dinyatakan meningkat keterampilan mengajarnya. Pada akhir siklus kedua, semua guru dinyatakan telah meningkat keterampilan mengajarnya karena dari hasil observasi yang dilakukan pada kegiatan perencanaan pembelajaran semua guru atau 100% dinyatakan meningkat keterampilannya dalam mengajar. Pada aspek pelaksanaan pembelajaran berdasarkan data  pada lembar pengamatan siklus I dan siklus II, maka hasil pengamatan pelaksanaan kunjungan kelas dan pengamatan pelaksanaan pembelajaran siklus I  hanya 1 guru yang dinyatakan tuntas dan siswanya 5 orang dinyatakan belum tuntas atau meningkat keterampilan dalam mengajarnya. hasil pengamatan pada siklus II menunjukkan bahwa semua guru atau 100% guru sebanyak 6 orang dinyatakan telah meningkat keterampilan mengajarnya. Kesimpulannya adalah pelaksanaan supervisi pembelajaran terbukti dapat meningkatkan keterampilan guru di SD Negeri 24 Biaro Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam dalam mengajar

    Penerapan Metode Mind Mapping Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Pai Dan Bp Materi Bacaan, Makna, Arti Dan Pesan Q.S. Al-Kafirun Siswa Kelas VI SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021

    Full text link
    Penelitian ini merupakan upaya untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dengan metode mind mapping pada siswa Kelas VI SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam pada semester I tahun pelajaran 2021/2022. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Adapun langkah-langkah dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Kabupaten Agam Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022, berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Data yang terkumpul berupa hasil observasi, tes dan dokumentasi pembelajaran. Validasi data dalam penelitian tindakan ini adalah validitas demokratik, proses, dan dialogik. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar sebelum diadakan perbaikan pembelajaran 4 siswa atau 20,00%, naik menjadi 10 siswa atau 50% pada siklus pertama, dan 90,00% atau 18 siswa pada siklus kedua, serta peningkatan hasil belajar siswa dari rata-rata pada kondisi awal hanya 54,00, naik menjadi 65,00 pada siklus pertama, dan 76,00 pada siklus kedua. Motivasi siswa juga meningkat dari 5 siswa atau 25,00%, naik menjadi 13 siswa atau 65,00% pada siklus pertama, dan 95,00% atau 19 siswa pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penerapan metode mind mapping terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Siswa Kelas VI SD Negeri 21 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022

    Peningkatan Kemampuan Belajar Sistem Persamaan Dan Pertidaksamaan Linier Dua Variabel Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples Siswa Kelas XI MIA 7 SMA Negeri 2 Magetan

    Full text link
    Pengajaran Matematika diharapkan dapat membuat siswa benar-benar mampu menguasai kenyataan, bukan menguasai teori saja. Pada kenyataannya Matematika pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran Matematika dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Matematika khususnya pada kompetensi dasar Menentukan Himpunan Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel sangat rendah, yakni 37,50% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 59,38. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Examples Non Examples. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Examples Non Examples diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menentukan Himpunan Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menentukan Himpunan Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel melalui metode Examples Non Examples pada siswa Kelas XI MIA 7, SMA Negeri 2 Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2022/2023. Peranan Model Pembelajaran Examples Non Examples dalam meningkatkan kemampuan Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 72,03; siklus II 76,41; dan siklus III 77,97. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 68,75%, siklus II 78,13%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,88%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Examples Non Examples dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan Matematika pada kompetensi dasar Menentukan Himpunan Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linier Dua Variabel

    Penerapan Metode Pembelajaran Problem Solving Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kalidawir Pada Pembelajaran Sejarah Tahun Pelajaran 2021-2022

    Full text link
    Dalam proses penerapan metode problem solving, guru telah terlebih dahulu mempersiapka meteri-materi yang diperlukan untuk memecahkan masalah baik secara individu maupun kelompok. Masalah-masalah yang muncul dalam kegiatan belajar mengajar yang diwujudkan diantaranya dengan pemberian tugas siswa dimana siswa diminta mencari berbagai jawaban dari permasalahan yang ditemukan siswa. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa-siswi kelas X SMA Negeri 1 Kalidawir, yang berjumlah 36 orang, yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 24 orang siswa perempuan. Penelitian ini juga diharapkan dapat membantu mengembangkan mutu pendidikan terutama dalam pembelajaran sejarah, sehingga mata pelajaran sejarah bukan lagi merupakan pelajaran yang membosankan bagi siswa, tetapi menjadi pelajaran yang menyenangkan. Dengan mengajak siswa untuk mencari, menemukan dan memecahkan masalah yang ada dalam materi yang disajikan sehingga siswa lebih merasa tertantang. Bagi guru hasil penelitian ini dapat digunakan menjadi suatu metode pembelajaran dalam meningkatkan ketrampilan berpikir kritis terhadappertanyaan-pertanyaan maupun masalah yang ada pada semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah masing-masing

    Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Modul Pembelajaran Melalui Kegiatan Pembimbingan Di SD Negeri 38 Lubuk Sao Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023

    Full text link
    Permasalahan yang menjadi dasar dari pelaksanaan kegiatan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan guru dalam mengajar. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki adalah dengan melaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah dengan menerapkan kegiatan supervisi kunjungan kelas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengajar. Subjek penelitian sebanyak 6 orang guru kelas di SD Negeri 38 Lubuk Sao Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, adapun objek penelitiannya adalah adalah keterampilan guru dalam mengajar. Teknik pengumpulan data dengan kegiatan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model alur yang terekam dalam catatan lapangan, yang terdiri dari tiga alur kegiatan yang berlangsung secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan guru dalam mengajar di SD Negeri 38 Lubuk Sao Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dalam kategori baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan melalui hasil penilaian perencanaan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai rata-rata 71,35 termasuk dalam kategori baik, kemudian pada siklus II mencapai nilai rata-rata 83,70 termasuk dalam kategori baik. Dengan demikian terjadi peningkatan pelaksanaan pembelajaran sebesar 12,35 %. Sedangkan peningkatan kemampuan melaksanakan pembelajaran. Peningkatan kemampuan guru tersebut dapat dibuktikan dari hasil penilaian pra pembelajaran pra siklus menunjukkan rata-rata 68,82 dan pada siklus I meningkat sebesar 11,96 % dengan nilai rata-rata 80,78, kemudian pada siklus II meningkat lagi sebesar 10,38 % menjadi 91,17 dengan kategori sangat baik. Peningkatan kemampuan guru dalam pra pembelajaran/perencanaan pembelajaran tersebut sekaligus diikuti dengan peningkatan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai sebesar 71,35 dan pada siklus II mencapai nilai rata-rata sebesar 83,70, maka terjadi peningkatan sebesar 12,35 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan supervisi kunjungan kelas dapat meningkatkan keterampilan guru  di SD Negeri 38 Lubuk Sao Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dalam mengajar

    Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Melalui Pembelajaran Kooperatif Metode Cooperative Script Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Satu Atap Ngebel Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020

    Full text link
    Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah peningkatan kemampuan prestasi belajar IPS memahami kelangkaan dan kebutuhan manusia Melalui Pembelajaran Kooperatif Metode Cooperative Script Siswa kelas VII SMP Negeri 2 Satu Atatpt Ngebel Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar dengan pembelajaran Cooperative Script yang dihasilkan pada siklus I 59,29, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 72,50, dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 82,50. Ketuntasan belajar pada siklus I baru mencapai 35,71%, pada siklus I baru mencapai 64,28% dan pada siklus III mencapai 100%. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini maka dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan kemampuan prestasi belajar IPS kelangkaan dan kebutuhan manusia Melalui Pembelajaran Kooperatif Metode Cooperative Script kelas VII SMP Negeri 2 Satu Atap Ngebel Kabupaten Ponorogo Tahun Pelajaran 2019/2020

    Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi Teksrecount Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping Pada Siswa Kelas X-IPA-6 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022

    Full text link
    Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas X-IPA-6 SMA Negeri 1 Trenggalek.Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan minat dan hasil belajar siswa terhadap pelajaran bahasa Inggris. Subjek penelitianyang diambil adalah kelas X-IPA-6 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa sebanyak 28siswa, terdiri dari siswa laki-laki 10orang dan perempuan 18orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan urutan kegiatan perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observation), refleksi (reflection) atau evaluasi.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisa data dengan teknik deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Dari hasil observasi minat siswa pada kondisi awal yang tuntas hanya 13 siswa atau 46,43%, pada siklus I naik menjadi 18 siswa atau 64,29%, dan pada siklus II menjadi 28 siswa atau 100%. Penerapan model pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan kenaikan hasil belajar siswa dari rata-rata pada kondisi awal hanya 57,86, pada siklus I naik menjadi 67,86, dan pada siklus II menjadi 77,86, dengan tingkat ketuntasan belajar pada kondisi awal sebanyak 8 siswa 28,57%, pada siklus I menjadi 17 siswa atau 60,71%, dan pada siklus II menjadi 25 siswa atau 89,29%, dan masih ada 3 orang siswa (10,71%) yang belum tuntas, namun semua indikator dan kriteria keberhasilan proses perbaikan pembelajaran telah tercapai pada siklus II. Kesimpulannya adalah impelmentasi tindakan pembelajaran melalui metode mind mapping dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X-IPA-6 SMA Negeri 1 Trenggalek Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022

    Meningkatkan Prestasi Pada Kompetensi Hasil Belajar Tentang Konstruksi Dan Utilitas Gedung Melalui Pembelajaran Lightening The Learning Climate Pada Siswa Kelas XI-DPIB-5 Semester Genap Di SMK Negeri 1 Tuban, Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022

    Full text link
    Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Lightening the Learning Climate (Menghidupkan Suasana Belajar) berpengaruh terhadap hasil Pada Kompetensi hasil Belajar Tentang Konstruksi dan Utilitas Gedung? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi Pada Kompetensi hasil Belajar Tentang Konstruksi dan Utilitas Gedung dengan diterapkannya metode pembelajaran Lightening the Learning Climate (Menghidupkan Suasana Belajar)? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Lightening the Learning Climate terhadap hasil Pada Kompetensi hasil Belajar Tentang Konstruksi dan Utilitas Gedung. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan pada Kompetensi hasil Belajar Tentang Konstruksi dan Utilitas Gedung setelah diterapkannya pembelajaran Lightening the Learning Climate (Menghidupkan Suasana Belajar). Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66 %), siklus II (75 %), siklus III (79 %). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Lightening the Learning Climate dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas XI-DPIB-5 Semester Genap di SMK Negeri 1 Tuban, Kabupaten Tuban Tahun Pelajaran 2021/2022, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative dalam pada Kompetensi hasil Belajar Tentang Konstruksi dan Utilitas Gedung. Sehingga dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Berhasil atau Tuntas

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇