Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Melalui Teknik Stimulating Class Discussion Sebagai Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Fisika Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas VIII-C Semester Genap Di SMP Negeri 1 Nguntoronadi, Kabupaten Magetan Tahun Pelajaran 2020/2021
Melalui metode Stimulating Class Discussion (Teknik yang Merangsang Diskusi Kelas) pada siklus 1, bahwa dari 32 siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Fisika Melalui menggunakan metode konvensional (ceramah) dan kemudian dievaluasi, ternyata diperoleh hasil jumlah siswa yang mendapatkan nilai Melalui kategori baik adalah 5 siswa Melalui prosentase 14.29%. Dilihat dari hasil belajar tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Hal ini mencerminkan keadaan yang sesungguhnya kemajuan belajar siswa secara alamiah (tanpa ada tindakan kelas). Berdasarkan pengamatan pada siklus ini suasana kelas belum kondusif, siswa masih kurang aktif, gairah bertanya kurang serta belum ada usaha untuk mendapatkan informasi Melalui menulis atau bertanya kepada teman atau guru. Pada siklus 2 menunjukkan, pengembangan motivasi peserta didik ternyata ada 32 siswa yang mendapat nilai Melalui kriteria baik Melalui prosentase 63%. Berarti membuktikan adanya kenaikan prestasi belajar siswa Melalui kriteria baik sebesar 70% di siklus 1. Pada siklus 3 meningkat menjadi 89,25 (86%). Peningkatan motivasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa prestasi belajar dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang diberikan guru. Prestasi belajar dapat baik bila motivasi belajarnya juga baik. Berdasarkan kenyataan ini peneliti memiliki bukti kuat bahwa ada pengaruh positif dari pelaksanaan Pembelajaran Stimulating Class Discussion. Dengan kata lain pelaksanaan pembelajaran (metode) Stimulating Class Discussion pendekatan pengembangan motivasi peserta didiksangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Sehingga dalam kegiatan penelitian dapat dinyatakan Tuntas atau Berhasil
Penerapan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) Dapat Meningkatkan Kreativitas Guru Dalam Mengelola Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar Di SDN Banjarbanggi 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022
Dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar maka implementasi Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran. Dari hasil pantauan peneliti selaku kepala sekolah, selama ini para guru di Sekolah Dasar Negeri Banjarbanggi 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar.Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di Sekolah Dasar Negeri Banjarbanggi 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, hal ini terbukti dari prosentase ketuntasan secara klasikal yang diperoleh guru pada pra siklus sebesar (62,50%), pada siklus I menjadi (75,00%) pada siklus II menjadi (87,50%), dan rata-rata observasi yang diperoleh guru dari pra siklus ( 67%), siklus I (78%), meningkat pada siklus II (88%), sehingga Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) sangat membantu guru dan disukai karena meningkatkan kemandirian mengajar guru dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar
Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Terbimbing Oleh Kepala Sekolah Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menyusun RPP Kurikulum 2013 Di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Pada Semester 2 Tahun Pelajaran 19/20
Tujuan penelitian adalah meningkatan kemampuan guru di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agamdalam menyusun RPP dan perangkat evaluasi yang tepat untuk peningkatan kemampuan guru di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam dalam menyusun RPP. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan sekolah yang bersifat reflektif dan kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah guru di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agamberjumlah 7 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan pada tiap siklusnya. Teknik pengumpulan data dengan metode pengamatan (observasi), dokumentasi dan arsip. Teknik validasi data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan 2 jenis triangulasi, yaitu triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Analisis data yang menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan terbimbing yang dilaksanakan dengan teknik kelompok dan individual bagi guru di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agamterbukti dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP. Hal tersebut dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP secara individu dari kondisi awal tidak ada satupun guru yang dinyatakan mampu menyusun RPP dengan baik, pada siklus pertama meningkat menjadi 4 guru atau 57,10%, dan 100% atau semua guru dinyatakan mampu menyusun RPP K13 dengan baik pada siklus kedua serta peningkatan nilai rata-rata hasil pelatihan terbimbing pada kondisi awal, siklus pertama dan siklus kedua dari sebesar 44,29 menjadi 69,29 dan 92,57 pada siklus terakhir dengan penjelasan kriteria nilai dari KURANG, meningkat menjadi Baik dan Sangat Baik pada siklus terakhir. Dari hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa pelatihan terbimbing yang dilakukan oleh kepala sekolah terhadap 7 guru di SD Negeri 10 Sungai Nibuang Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agamdinyatakan, berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun RPP
Penggunaan Media Gambar Sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Dan Hasil Belajar Materi Mengenal Keanekaragaman Hewan Langka Di Indonesia Siswa Kelas IV SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi mengenal keanekaragaman hewan langka Indonesia pada siswa kelas IV SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan menggunakan media pembelajaran berupa media gambar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan sistem siklus yang terdiri dari perencanan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Tahun Pelajaran 2021/2022, dengan jumlah 39 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, tes dan dokumentasi. Validasi data mengunakan teknik triangulasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi belajar dari 38,46% atau 15 siswa pada studi awal menjadi, 74,36% atau 29 siswa pada siklus I, meningkat menjadi 94,87% atau 37 siswa pada akhir siklus kedua.. Peningkatan hasil belajar siswa dari 68,21 pada siklus pertama dan pada siklus II rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,72, sedangkan ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dimana pada studi awal hanya 11 orang siswa (28,21%) menjadi 58,97% atau 23 siswa, meningkat lagi menjadi 35 siswa atau 89,74% pada akhir siklus kedua. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA materi mengenal keanekaragaman hewan langka Indonesia dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 05 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022
Peningkatan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing (Bola Salju) Pembelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri 26 Sigiaran Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan rumusan masalah Apakah pelaksanaan pembelajaran model kooperatif tipe Snowball Throwing (Bola Salju) pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 26 Sigiran Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Subjek penelitian adalah kelas V berjumlah 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi dan dokumentasi. Teknik validasi data dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus, proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (Bola Salju), motivasi siswa mengalami peningkatan pada tiap siklus. Dari kondisi awal sebesar 3 siswa atau 20% meningkat menjadi 9 siswa atau 60% dan 15 siswa atau 100% pada siklus kedua. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan, nilai rata-rata pada kondisi awal sebesar 57,33, meningkat pada siklus I menjadi 65,33, dan pada siklus II sebesar 72,00 dengan penjelasan peningkatan ketuntasan belajar dari 2 siswa atau 13,33% menjadi 9 siswa atau 60% dan 14 siswa atau 93,33% pada siklus kedua. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing (Bola Salju) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas V SD Negeri 26 Sigiran Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Binatang Ternak Melalui Pembelajaran Model Pakem Pada Anak Tk A, Tk Pertiwi Jampes Pace Nganjuk Tahun 2019
Kognitif yaitu kemampuan anak dalam mengenal, memahami, mengingat, menyebutkan, menyusun dan mengelompokkan serta membedakan benda sesuai bentuk, warna, ukuran, ciri dan fungsinya. Sedangkan metode PAKEM merupakan cara yang harus ditempuh guru dalam mencapai tujuan belajar dengan proses kegiatan secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Mengetahui proses pembelajaran dalam peningkatan kemampuan kemampuan anak mengenal nama-nama binatang ternak melalui metode PAKEM. (2) Mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak mengenal nama-nama binatang ternak melalui metode PAKEM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Hasil dari penelitian yang di dapat adalah: Anak mampu mengenal dan mengingat nama-nama binatang ternak 79%, anak dapat melafalkan/ menyebutkan kembali nama-nama binatang ternak dengan fasih 85%, dan anak mampu membedakan dan mengelompokkan nama-nama binatang ternak sesuai ciri dan fungsinya 87% signifikan. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa capaian perkembangan kognitif anak tentang kemampuan mengenal nama-nama binatang ternak dengan menerapkan metode PAKEM dinyatakan berhasil sesuai harapan pada anak TK A, TK Pertiwi Jampes Kabupaten Nganjuk. Saran untuk penelitian lebih tingkatkan lagi dalam pencarian sumber dari teori-teori yang relevan supaya dapat dijadikan referensi bagi peneliti lainnya
Peningkatan Kemampuan Membaca Intensif Pada Siswa Kelas VI SDN Sumberbening 1 Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi Dengan Menggunakan Metode SQ3R
Keberhasilan dalam meraih kemajuan dan menyelesaikan studi akan sangat ditentukan oleh kemampuan membacanya. Kemampuan membaca intensifdikembangkan melalui latihan yang teratur.Ada tiga cakupan masalah yang menjadi fokus penelitian tentang peningkatan kemampuan membaca intensif menggunakan metode SQ3R pada tahun pelajaran 2020/2021 ini, yakni (1) perencanaan,(2) pelaksanaan, dan penilaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Analisis data dilakukan dengan tahap-tahap: pemaparan data, reduksi data, penafsiran/pemaknaan, dan penyimpulan hasil dalam bentuk pernyataan atau kalimat yang singkat, padat, dan bermakna. Setelah melakukan telaah secara teoritis dan uji tindakan di lapangan, peneliti menyimpulkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan kemampuan siswa dalam pembelajaran membaca intensif dengan menggunakan metode SQ3R pada siswa kelas VI SDN Sumberbening 1 Kecamatan Bringin Ngawi tahun pelajaran 2020/2021. Hal ini terbukti dari hasil penelitian berdasarkan Data Hasil Tes dan Prosentase Ketuntasan berikut : Tes Awal : Rata-rata 62,5; Prosentase Ketuntasan 25%. Tes Akhir Siklus I : Rata-rata 65,8; Prosentase Ketuntasan 43,8%. Tes Akhir Siklus II : Rata-rata 70,1; Prosentase Ketuntasan 68,75%. Tes Akhir Siklus III : Rata-rata 72,1; Prosentase Ketuntasan 78%. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran penggunaan metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif
Meningkatan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Melalui Modifikasi Numbered Head Together Method Pada Kelas VIII-B Semester Ganjil Di SMP Negeri 3 Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2016/2017
Modifikasi Numbered Head Together Method (Metode pembelajaran dimana setiap kelompok mendapat nomor untuk mendapatkan tugas sesuai materi Pembelajaran) mempunyai dampak positif pada peningkatan hasil belajar. Keberanian siswa untuk tampil di depan anggota kelompoknya masih terdapat kendala, dimana anak kelihatan bingung dan canggung hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pada siklus I aktifitas siswa yang kurang = 55,6%, cukup = 22,2% dan baik = 22,2%. hasil prestasi siswa pada siklus I menunjukkan nilai secara rata rata 54.73 (55%) pada awal tes, dan di akhir tes menunjukkan rata rata sebesar 60.62 (61%) dan Pada Siklus II di awal tes secara rata rata yang diperoleh menunjukkan 66.06 (66%) dan di akhir dilaklukan test yang diperoleh sebesar 68.26 (68%). Sehingga secara garis besar hasil prestasi belajar siswa pada siklus I mengalami kenaikan adri tes awal dan akhir sebanyak 5.89 (6%) dan Pada Siklus II sebesar 2.2 (2%) Adapun hal yang lebih penting lagi dalam pembelajaran dengan diperoleh data secara keseluruhan secara rata rata anak yang kurang aktif sebesar 6.25 dengan anak 25. dan yang memiliki aktivitas cukup sebanyak 10 anak (1.11%) dengan rata rata 1.11. serta yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 10 anak (1.11%) dengan rata rata 1.11. pada siklus I. Sedangkan hasil pengamatan antar kelompok pada siklus II diperoleh data sebanyak 5 anak yang memiliki aktivitas kurang (0.56%) dengan rata rata yang diperoleh 0.56. yang memiliki aktivitas sedang senanyak 12 anak dengan rata rata yang diperoleh 1.33. dan yang memiliki aktivitas Baik sebanyak 28 anak dengan rata rata yang diperoleh sebanyak 3.11. (3.11%). Maka dari hasil pengamatan antar kelompok dapat dikategorikan berhasil atau dapat diterima
Penerapan Manajemen Kepala Sekolah Terhadap Peningkatan Kinerja Guru Pada Masa Covid 19 Di SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung
Jurnal ini membahas tentang penerapan manajemen kepala sekolah terhadap peningkatan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui program manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru selama pembelajaran covid 19 di SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung, 2) mengetahui penerapan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru selama covid 19 di SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung, 3) mengetahui hasil dan evaluasi yang dihadapi guru selama proses pembelajaran pada covid 19 di SMKN 3 Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Untuk pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Adapun hasil dari permasalahan yang diperoleh peneliti sebagai berikut: 1) program manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru selama masa covid 19, program selanjutnya dilakukan oleh pihak sekolah ialah luring untuk memberikan kemudahan kepada pihak peserta didik yang tidak memiliki perlengkapan teknologi seperti handphone android maupun jaringan. Program ini dilaksanakan selama masa pandemi agar proses pembelajaran tetap terlaksana dengan baik. Pihak Dinas Pendidikan membuat program pada masa pandemi untuk memberikan kemudahan kepada siswa dan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh. 2) Penerapan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru selama covid 19, proses manajemen yang dilakukan kepala sekolah melalui beberapa tahapan sebagai berikut: a) perencanaan b) pelaksanaan dan c) pengawasan. 3) Hasil dan evaluasi yang dihadapi guru selama proses pembelajaran pada covid 19, hasil dan evaluasi yang dihadapi guru selama proses pembelajaran selam covid 19, kepala sekolah memberikan penilaian kepada guru dengan melihat paedagogik, kepribadian, sosial dan profesional
Peningkatan Aktivitas Dan Pengalaman Belajar Bermakna Fisika Dari Rumah Siswa Kelas X MIPA 3 SMAN 2 Kediri Tahun Pelajaran 2020/2021 Dengan Level Of Inquiry Discovery Learning Dalam Masa Pandemi Covid - 19
Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan belajar bermakna Fisika dari rumah dengan Level of Inquiry Discovery Learning. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 3 SMA Negeri 2 Kediri Kediri Tahun Pelajaran 2021/2022 Semester 1 sejumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian non tes berupa lembar observasi aktivitas siswa dan instrumen tes berupa soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan observasi terhadap aktivitas dan prestasi (hasil tes) siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan temuan-temuan sebagai berikut: (1) observasi terjadi peningkatan 10%, manipulasi terjadi peningkatan 10%, generalisasi terjadi peningkatan 15%, verifikasi terjadi peningkatan 10%, aplikasi terjadi peningkatan 10% dan (2) pengalaman belajar bermakna terjadi peningkatan 18,18%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Level of Inquiry Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa dan pengalaman belajar bermakna Fisika dari rumah pada masa Pandemi Covid-19