Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Penjaskes Dalam Sepak Bola Pada Siswa Kelas VI Di SDN Candimulyo 03 Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing diharakan dapat mendorong dan membantu satu sama lain untuk menguasai keterampilan-keterampilan yang disajikan oleh guru. Sehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat. Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimana upaya meningkatkan prestasi belajar Penjasorkes dalam mempraktikkan berbagai gerak dasar permainan sepak bola melalui Model Pembelajaran Role Playing pada Siswa Kelas VI di SDN Candimulyo 03, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022? Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui peningkatan prestasi belajar Penjasorkes dalam mempraktikkan berbagai gerak dasar permainan sepak bola melalui Model Pembelajaran Role Playing pada Siswa Kelas VI, di SDN Candimulyo 03, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI di SDN Candimulyo 03, Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian ini yaitu adanya peningkatan nilai rata-rata dan prosentase ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dan prosentase ketuntasan belajar klasikal dalam setiap siklus. Nilai rata-rata pada siklus I yaitu 69,17, menjadi 78,00 pada siklus II dan 85,33 pada siklus III, dan prosentase ketuntasan belajar klasikal siklus I yaitu 56,67%, menjadi 80,00% pada siklus II dan 86,67 pada siklus III. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan Model Pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan prestasi belajar Penjasorkes dalam mempraktekkan gerak dasar permainan sepak bola siswa Kelas VI tahun pelajaran 2021/2022 di SDN Candimulyo 03, Kabupaten Madiun. Saran dari penelitian ini adalah bagi guru dan peneliti selanjutnya yaitu jika ingin menerapkan Model Pembelajaran Role Playing sebaiknya diersiapkan sebelumnya agar hasilnya dapat maksimal
Penerapan Metode Cooperative Script Guna Meningkatkan Prestasi Siswa PKn Kelas IV Semester II SDN Jajar 2 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Cooperative Script berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan diterapkannya metode pembelajaran Cooperative Script? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan setelah diterapkannya pembelajaran Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IV Semester II SDN Jajar 2 Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil Evaluasi, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisa didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I 75,00% dan siklus II 100,00%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode Cooperative Script dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa Kelas IV, selain itu metode pembelajaran ini juga dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Kebebasan Berorganisasi Melalui Penerapan Strategi Think Pair Share Pada Siswa Kelas V Semester II SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Strategi Think Pair Share pada mata pelajaran PKn kelas V di SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo, apakah ada pengaruh penerapan Strategi Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas V di SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Strategi Think Pair Share pada mata pelajaran PKnsiswa kelas V di SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo semester 2 tahun pelajaran 2017-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V untuk kelas yang yang menggunakan Strategi Think Pair Share di SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dengan Materi kebebasan berorganisasi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan tes. Dari hasil analisa didapatkan bahwa hasil belajar siswa kelas V dengan menerapkan Strategi Think Pair Share pada mata pelajaran PKn mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III. Pada siklus I diperoleh rata-rata 49%, siklus II mengalami kenaikan dengan perolehan rata-rata 71% dan siklus III naik dengan perolehan rata-rata 94%. Hasil penelitian dari siklus I dan siklus III dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan Strategi Think Pair Share pada pelajaran PKn, hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2017/2018 dapat ditingkatkan
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2019-2020
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bentuk-bentuk strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang didukung pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Sumber informasi dalam penelitian ini adalah: para guru di SMP Negeri 1 Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Jawaban wawancara tersebut diklasifikasi dan dikategorisasikan berdasarkan aspek dimensi masalah selanjutnya dianalisis serta diinterpretasikan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa strategi peningkatan kinerja guru yang dilaksanakan oleh kepala sekolah SMP Negeri 1 Yosowilangun menunjukkan hasil yang baik dan efektif. Hal ini dapat dilihat dari berbagai upaya atau langkah-langkah yang telah dilakukan diantaranya ; pembinaan kinerja guru melalui pendidikan dan pelatihan (diklat), serta mikro teaching; pembinaan disiplin guru melalui penerapannya yang bersifat konstruktif; pengendalian dan pengawasan melalui rapat evaluasi kerja mingguan; motivasi & penghargaan, dan parwisata gratis setiap tahunnya; serta penanaman komitmen dengan menerapkan tujuh komitmen sebagai upaya mengarahkan para tenaga pendidik untuk melaksanakan kinerja yang sesuai dengan arah-arah dan tujuanpendidikan
Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Dan Benda Melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Pada Kelas VII E Di SMP Negeri 5 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Masalah dalam penelitian ini adalah (1) “Seberapa jauh peningkatan prestasi belajar siswa dalam belajar Ilmu Pengetahuan Alam khususnya Ilmu Pengetahuan Alam materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi? (2) Apakah melalui Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi? Sedangkan tujuan penelitian adalah (1) mengetahui pengaruh penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa materi klasifikasi makhluk hidup dan benda, (2) Mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas VII E. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menentukan langkah-langkah perencanaan, prosedur pelaksanaan tindakan, refleksi, subjek penelitian, pengumpulan data, instrument penelitian, teknik analisa data, menyiapkan partisipan, penelitian tindakan menggunakan tiga siklus kegiatan. Hasil penelitian siklus 1 sampai dengan siklus 3 dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan melului metoda Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) materi klasifikasi makhluk hidup dan benda pada siswa kelas VII E, SMP Negeri 5 Ngawi, Kabupaten Ngawi, terdapat peningkatan terhadap pemahaman materi pelajaran yang disampaikan peneliti yang ditandai dengan peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu rata-rata hasil belajar siklus I (70,63), siklus II (80,78), dan siklus III (88,13), sedangkat ketuntasan secara klasikal meningkat pada siklus I (71,88 %), menjadi (81,25 % ) pada siklus II, dan menjadi (87,50 %) pada siklus III, sehingga ketuntasan secara klasikal tuntas pada siklus III tercapai
Peningkatan Prestasi PPKn Materi Perwujudan Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pandangan Hidup Bangsa Melalui Metode Cooperatif Script Pada Siswa Kelas IX H Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 20192020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar PPKn materi perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa melalui Metode Cooperatif Script pada siswa kelas IX H Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar PPKn materi perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa melalui Metode Cooperatif Script pada siswa kelas IX H Di SMP Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode Cooperatif Script adalah salah satu cara mengajar, di mana guru melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaulasi oleh guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IX H di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Ngawi Kabupaten Ngawi. Penerapan Metode Cooperatif Script dapat meningkatkan motivasi belajar PPKn materi perwujudan pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa pada siswa kelas IX H Di SMP Negeri 1 Ngawi, terbukti rata-rata hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III yaitu masing-masing 74,22, 82,50 dan 88,28, sedangkan dari ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari siklus I (71,88 %), pada siklus II (81,25 %), dan pada siklus III (90,63 %), Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai
Meningkatkan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Emotional Activities Learning Pada Siswa Kelas IX-A Semester Genap Di SMP Negeri 1 Pacitan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020
Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah Emotional Activities Learning (Pembelajaran yang mengembangkan minat dan perhatian siswa) berpengaruh terhadap hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam dengan diterapkannya metode Emotional Activities Learning? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh Emotional Activities Learning terhadap hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata Belajar Ilmu Pengetahuan Alam setelah diterapkannya Emotional Activities Learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah Siswa Kelas IX-A Semester Genap di SMP Negeri 1 Pacitan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020 Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62,25%), siklus II (72,18%), siklus III (77,18%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode Emotional Activities Learning dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IX-A Semester Genap di SMP Negeri 1 Pacitan, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative dalam Belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Sehingga dalam kegiatan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Pelaksanaan Supervisi Akademik Dengan Teknik Observasi Kelas Di SDN 31 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SDN 31 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat melalui supervisi akademik dengan teknik observasi kelas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SDN 31 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat pada Semester 2 tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 9 orang, terdiri dari 6 guru kelas, 1 guru Penjaskes, 1 guru PAI dan BP dan 1 guru Mulok. Validitas data dilakukan dengan triangulasi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen obeservasi kelas. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi awal belum ada guru yang dinyatakan memenuhi indikator keberhasilan, hanya terdapat 3 guru dalam kriteria cukup dan 6 guru dalam kriteria kurang dengan nilai rata-rata sebesar 1,99 dalam kriteria kurang. Setelah melaksanakan kegiatan supervisi akademik dengan teknik observasi kelas pada siklus pertama hasil penelitian menunjukkan peningkatan dimana terdapat 4 guru dalam kriteria baik dan 5 guru dalam kriteria cukup dengan perolehan nilai rata-rata 2,94 dalam kriteria cukup. Pada siklus kedua semua guru telah memenuhi indikator keberhasilan dengan penjelasan 7 guru dalam kriteria sangat baik dan 2 guru dalam kriteria baik dengan perolehan nilai rata-rata 3,60 dalam kriteria sangat baik. Kesimpulannya adalah pelaksanaan kegiatan supervisi akdemik dengan teknik observasi kelas terbukti dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SDN 31 Kinali Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat pada Semester 2 tahun pelajaran 2019/2020
Meningkatan Hasil Belajar Menulis Pemula Dengan Menggunakan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Pada Siswa Kelas 1 B SD Negeri 01 Taman Kota Madiun Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mendiskripsikan implementasi metode SAS dalam pembelajaran menulis pemula, (2) Memaparkan hasil belajar siswa dalam menulis dengan menggunakan metode SAS,Penelitian ini adalah penelitian tindakan Sekolahyang dilakukan di SDN 01 Taman semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah kelas I.B dengan jumlah siswa 28 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah hasil observasi dan hasil belajar menulis permulaan yang dilakukan di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan metode SAS dalam pembelajaran menulis pemula dengan tema lingkungan yang berupa aktivitas guru dan siswa adalah sebagai berikut: (a) Aktivitas guru dalam penerapanmetode SAS dalam pembelajaran menulis pemula yaitu menjelaskan penerapan metode SAS yaitu dengan menganalitik (mengupas) kalimat yang dibuat berdasarkan gambar dari kalimat menjadi kata-kata, dari kata menjadisuku kata, suku kata menjadi huruf-huruf, kemudian menyusun kembali dari huruf menjadi suku kata, suku kata menjadi kata dan dari kata menjadi kalimat semula. (b) Aktivitas siswa menerapkan metode SAS dengan mencobanya menganalitik kalimat dan menyusun kembali yang dilakukan sendiri di depan kelas kemudian menuliskannya di buku tulisnya.(2) Ada peningkatan hasil belajar dalam kemampuan menulis melalui metode SAS dengan kenaikan rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II yaitu dari 68 menjadi 86; nilai tertinggi juga meningkat dari 80 menjadi 100 di siklus II; nilai terendah meningkat dari 30 menjadi 50 dan jumlah siswa tuntas meningkat dari 11 menjadi 22 siswa tuntas sehingga hal ini mempengaruhi ketuntasan klasikal pada siklus 1 sebesar 39% meningkat menjadi 78 % pada siklus ke II.Kesimpulan penelitian ini adalah ada peningkatan hasil belajar siswa kelas I B dalam menulis setelah guru menerapkan metode SAS
Mengoptimalkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Inquiring Minds Want To Know Learning Pada Siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020.
Pada kenyataannya sekarang ini tidak jarang siswa kurang berminat terhadap mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Hal ini disebabkan kurangnya penguasaan siswa terhadap konsep yang diterima di sekolah. Siswa beranggapan bahwa Ilmu Pengetahuan Alam itu sulit karena dipenuhi oleh masalah yang harus diselesaikan dengan benar. Ada juga yang berpendapat bahwa mereka kadang sedang dan kadang juga tidak senang tergantung pada materi yang disampaikan, cara siswa menyampaikannya serta pendekatan yang digunakan. Di samping itu juga ada beberapa siswa yang berpendapat bahwa dengan menggunakan langkah-langkah pendekatan Inquiring Minds Want To Know Learning (Pembelaran yang Membangkitkan Minat Belajar Siswa) dalam menyelesaikan soal-soal terlalu panjang sehingga siswa yang sudah memahami dan mampu menyelesaikan soal tersebut cepat bosan. Pada siklus II ini kemampuan siswa untuk memecahkan soal-soal latihan dengan menggunakan langkah-langkah Inquiring Minds Want To Know Learning lebih baik, demikian pula keaktifan siswa dalam menyelesaikan soal-soal latihan semakin meningkat dengan indikasi sebagai berikut: (1). Hasil belajar siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. yang diajar dengan pendekatan Inquiring Minds Want To Know Learning pada siklus 1 dengan skor rata-rata penguasaan siswa adalah 67,77 (67,77%) dengan standar deviasi 13,91 berada pada kategori "sedang";(2). Hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa Kelas V Semester Ganjil Di SD Negeri 5 Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2019/2020. dalam siklus II dengan skor rata-rata 88,72 (88,72%) dengan dengan KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%) berada pada kategori "tinggi". Jika sebelumnya materi yang kurang dimengerti siswa dijelaskan kembali, namun pada siklus II sebagian siswa sudah langsung mengerti dengan cepat. Rasa percaya diri siswa semakin meningkat ini terlihat dari setiap pertemuan, siswa mengerjakan soal dipapan tulis semakin meningkat. Maka dalam kegiatan penelitian ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil