Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
1179 research outputs found
Sort by
Upaya Peningkatan Pengelolaan Sekolah Dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi Sebagai Sumber Belajar Melalui Bimbingan Pengawas Di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo
Sejalan dengan tujuan dari kegiatan penelitian adalah mengetahui peningkatan pengelolaan sekolah dalam memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai sumber belajar melalui bimbingan pengawas di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo. Teknologi Informasi ini akan memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran terutama yang dilakukan pada sekolah-sekolah negeri dan swasta. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya kebutuhan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak semuanya diperoleh dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah, pelaksanaan penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus kegiatan. Subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah 23 orang guru, yang dijadikan sebagai sampel/subyek penelitian. Yang masih aktif mengajar pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Adapun hasil analisis dari masing-masing hasil penelitian yang dilakukan dengan memperhatikan hasil ini adalah : Kegiatan pada siklus I hasil yang diperoleh milai skor terendah 50, nilai skor tertinggi 85, setelah dilakukan analisis data maka diketahui derajat penguasaan katagori sangat kurang sejumlah 1 guru atau 4,35%katagori kurang sebanyak 3 guru atau 13,04% cukup sejumlah 10 guru atau 43,78% katagori baik 9 guru atau 39,13%, dengan nilai rata-rata adalah 74,35.Hasil siklus II maka keterangan yang diperoleh derajat penguasaan dengan katagori kurang sejumlah 1 orang atau 4,35 katagori cukup sejumlah 7 guru atau 30,43% katagori baik sejumlah 14 guru atau 60,87% katagori sangat baik sejumlah 1 guru atau 4,35, dengan nilai rata-rata adalah 80,00 sedangkan siklus III maka keterangan yang diperoleh derajat penguasaan dengan katagori cukup sejumlah 3 guru atau 13,04% katagori baik sejumlah 14 guru atau 60,87% sedangkan katagori amat baik sejumlah 6 guru atau 26,09%dengan hasil nilai rata-rata adalah 84,26. Pengelolaan sekolah dalam memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) sebagai sumber belajar melalui bimbingan pengawas di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo pada siklus I tampak masih ”kurang berhasil, pada siklus II dikatakan ”baik” dan pada siklus III dikatakan “Berhasil dengan baik.
Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Kegiatan Buzz Group Discussion Guru SDN Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021
Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru-guru di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam yang terdiri dari enam orang guru kelas. Teknik Pengumpulan Data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data terdiri dari format observasi pelaksanaan kegiatan diskusi dalam kelompok kecil, format penilaian skenario pembelajaran, format penilaian pelaksanaan pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan data kualitatif yang berhasil dihimpun pada tahap observasi awal dan tahap observasi pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembinaan kemampuan guru dalam menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam melalui pelaksanaan diskusi kelompok kecil (buzz group discusion) terbukti dapat meningkatkan kemampuan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar. Hal tersebut dibuktikan dengan meningkatnya hasil penilaian terhadap ke tiga aspek yang menjadi fokus perbaikan. Hasil penilaian ketiga aspek tersebut menunjukkan angka-angka bahwa pada aspek pengamatan diskusi kelompok kecil dari rata-rata nilai 64,17 dengan kriteria kurang, meningkat menjadi 79,00 dengan kriteria cukup dan 88,17 dengan kriteria baik pada siklus terakhir. Aspek penyusunan aspek skenario pembelajaran hasil penilaian menunjukkan angka 61,67 pada kondisi awal dengan kriteria kurang, meningkat menjadi 79,17 dengan kriteria cukup dan pada siklus terakhir menjadi 86,67 dengan kriteria baik. Aspek pelaksanaan pembelajaran dari nilai 60, meningkat menjadi 79,44 dan 86,11 dengan penjelasan kriteria nilai dari kurang, meningkat menjadi cukup dan baik pada siklus terakhir Dari perolehan hasil penelitian sebagaimana dijelaskan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penelitian dinyatakan berhasil, karena semua komponen yang diteliti menunjukkan hasil di atas kriteria keberhasilan sebesar 85%. Kesimpulannya adalah melalui kegiatan Buzz group discussion terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru di SD Negeri 13 Lubuk Alung Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 dalam memberdayakan lingkungan sebagai sumber belajar
Penerapan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Share (TPS) Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian Siswa Kelas II SD Negeri 19 Koto Tinggi Kecamatan Tanjung Raya Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) sebagai upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar matematika materi perkalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan 2 pertemuan pada tiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 06 Balai Badak Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Tahun Pelajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes membaca lisan, observasi, dan dokumentasi. Teknik validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi data, member check, dan audit trail. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 30,00% atau 3 siswa pada kondisi awal, meningkat menjadi 60,00% atau 6 siswa pada siklus pertama dan . pada siklus II, yaitu menjadi 100% atau 10 siswa. Peningkatan rata-rata hasil belajar dari 55,00 pada kondisi awal meningkat menjadi 66,00 pada siklus pertama dan 76,00 pada siklus kedua dengan penjelasan ketuntasan belajar dari 2 siswa atau 20,00%, meningkat menjadi 5 siswa atau 50,00% dan 90,00% atau 9 siswa pada siklus kedua. Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terbukti dapat meningkatkan proses, motivasi dan hasil belajar dalam pembelajaran matematika materi perkalian siswa kelas II SD Negeri 06 Balai Badak Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022
Upaya Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Penggunaan Alat Peraga Pembelajaran Melalui Supervisi Klinis Di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022
Hasil pengamatan peneliti di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam kemampuan guru dalam penggunaan alat peraga pembelajaran pada proses belajar mengajar masih sangat kurang, guru-guru lebih cenderung menggunakan metode ceramah dan hanya menggunakan spidol dan papan tulis untuk mencatat materi pelajaran. Untuk itulah diperlukana upaya peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan alat peraga pembelajaran khususnya di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dengan melaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah melalui pelaksanaan supervisi klinis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah 6 guru kelas di SD Negeri 04 Sungai Rangeh Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam terdiri dari guru kelas I, s.d guru kelas VI. Alat pengumpulan data dalam PTS ini adalah dengan kegiatan observasi dan dokumentasi. Validasi data yang digunakan dalam penelitian adalah validitas demokratik, proses dan dialogik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan guru dalam penggunakan alat peraga pembelajaran, hal ini dibuktikan hasil penilaian kemampuan guru dalam menggunakan alat peraga sebelum dilakukan tindakan sebesar 100%, pada siklus I meningkat menjadi 33,33% dan pada siklus II sebesar 100%, melampaui indikator yang ditetapkan sebesar 85% berdasarkan rata-rata penilaian sebelum dilakukan tindakan sebesar 49,07 dengan kriteria kurang, pada siklus I meningkat menjadi 72,22dengan kriteria cukup dan pada siklus II menjadi 87,96 dengan kriteria baik. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus terakhir semua guru dinyatakan meningkat kemampuannya dalam membuat dan menggunakan alat peraga karena telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu mendapat kriteria nilai >=75 dengan kriteria minimal baik
Peningkatan Keterampilan Menulis Permulaan Dan Aktivitas Belajar Siswa Kelas I-A Melalui Model Pembelajaran Concept Sentence Dengan Media Kartu Kata Di SDN 01 Manguharjo Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Adanya peningkatan keterampilan menulis permulaan siswa kelas I SDN 01 Manguharjo melalui model pembelajaran concept sentence dengan media kartu kata. 2) Adanya peningkatan aktivitas belajar siswa kelas I SDN 01 Manguharjo melalui model pembelajaran concept sentence dengan media kartu kata. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas I-A di SDN 01 Manguharjo Kota Madiun Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari 2 pertemuan dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumen. Teknik analisis data adalah kualitatif deskriptif dimana hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan penjelasannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Adanya peningkatan keterampilan menulis permulaan siswa kelas I SDN 01 Manguharjo melalui model pembelajaran concept sentence dengan media kartu kata. Pada siklus II yaitu meningkatnya nilai terendah yang diperoleh siswa dari 30 meningkat pada siklus II menjadi 70. Nilai rata-rata pun mengalami peningkatan yang semula 74,00 menjadi 85,60 pada siklus II sehingga hal ini berpengaruh pada ketuntasan klasikal dalam pembelajaran yaitu yang semula 60% menjadi 92% pada siklus II. 2) Adanya peningkatan aktivitas belajar siswa kelas I SDN 01 Manguharjo melalui model pembelajaran concept sentence dengan media kartu kata. Dari hasil observasi siklus I terhadap aktivitas belajar siswa juga menunjukkan peningkatan dengan jumlah siswa yang aktif dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran concept sentence pada siklus I diperoleh rata-rata penilaian aktivitas belajar 71,80 meningkat menjadi 81,00. Sehingga secara umum terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia dengan keterampilan menulis permulaan menggunakan model pembelajaran concept sentence
Meningkatkan Kedisiplinan Guru Dalam Proses Pembelajaran Di SD Negeri Sidolaju 5 Semester Genap Tahun Pelajaran 2019/2020
Fakta yang terjadi di SDN Sidolaju 5 Kabupaten Ngawi warga sekolah terutama pendidiknya, memiliki tingkat disiplin yang kurang maksimal atau kurang baik, terutama dalam hal jam kerja. Untuk mengatasi hal ini upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah sementara ini adalah menegur dan mengingatkan guru tersebut tetapi hal ini tidak membuat jera para guru. Subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah guru SD Negeri Sidolaju 5 Kabupaten Ngawi. Dengan jumlah guru sebanyak 8 orang yang terdiridari 3 orang PNS dan 5 GTT. Secara umum pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah dilakukan selama 2 siklus, dalam setiap siklus diterapkan tindakan tertentu. Dalam setiap siklus aktifitas penelitian tindakan sekolah dilakukan melalui langkah-langkah yaitu: rencana tindakan, implementasi tindakan, observasi dan refleksi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman. Peneliti menguji kredibilitas data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil dari penelitian ini adalah Siklus I dalam persentase sebagai berikut : 4 orang guru mendapat nilai 65; 2 orang guru mendapat nilai 70; dan 2 orang guru mendapat nilai 75. Persentase rata-rata 74%. Siklus II dalam persentase sebagai berikut : 1 orang guru mendapat nilai 65; 3 orang guru mendapat nilai 75; 2 orang guru mendapat nilai 80; 1 orang guru mendapat nilai 85; dan 1 orang guru mendapat nilai 95. Persentase rata-rata 87%. Berdasarkan data rekapitulasi hasil diatas dapat diketahui bahwa program yang dilaksanakan oleh peneliti dari perencanaan hingga proses pelaksanaan berlangsung dengan baik, maka kegiatan penelitian ini membawa perubahan yang signifikan kepada guru
Pengoptimalan Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Menghafal Doa Sehari-Hari Pada Siswa TK Pertiwi Payaman Nganjuk Tahun Pelajaran 2017-2018
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak menghafal doa sehari-hari melalui metode Demonstrasi di TK Pertiwi Payaman Nganjuk. Penelitian ini dilakukan di TK Pertiwi Payaman Nganjuk. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak TK Pertiwi Payaman Nganjuk yang berjumlah 15 orang anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 12 anak perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari tiga siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa melalui metode pembelajaran Demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan anak menghafal doa sehari-hari. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata dalam bentuk persen dari tahap pra siklus dan setelah dilakukan tindakan kelas. Berdasarkan ketentuan minimal anak adalah BSH maka dapat dirata-ratakan peningkatan kemampuan anak menghafal doa sehari-hari yaitu pada pra siklus 23,3 %, selanjutnya siklus 1 rata-ratanya 48,3%, siklus 2 rata-ratanya 71,6% dan pada siklus 3 rata-rata yang diperoleh anak adalah 93,3%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran Demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan anak menghafal doa sehari-haridi TK Pertiwi Payaman Nganjuk
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dapat Meningkatkan Prestasi Tik Materi Menu Dan Ikon Pada Microsoft Word Pada Siswa Kelas VIII F Di SMP Negeri 1 Geneng Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2018/2019
Hambatan belajar TIK sering dirasakan oleh siswa sekolah menengah pertama, sehingga banyak siswa yang kurang menyenangi pelajaran TIK karena dianggap sulit. Kesulitan belajar yang banyak dirasakan siswa dalam belajar TIK harus segera dicarikan solusi yang tepat agar tidak menjadi beban siswa dan mampu mengangkat prestasi hasil belajar siswa Kelas VIII F khususnya, sehingga mampu meningkatkan hasil belajar yang tercermin dalam perolehan nilai evaluasi yang tinggi. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memberi tekanan pada latihan prestasi (achievement training). Anak-anak dibiasakan berikhtiar mencapai hasil kerja maksimal dan percaya diri akan kemampuannya. Dengan kata lain ia dibiasakan untuk bertanggung jawab dan menemukan maslah sendiri. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan suatu rangkaian yang saling terkait dan mendukung sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII F Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi dalam belajar TIK, hal ini terbukti dari hasil penelitian dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terdapat peningkatan yang signifikan rata-rata siklus I (69,84), meningkat pada siklus II (79,22), dan pada siklus III (86,25), sedangkan ketuntasan hasil belajar secara klasikal dari siklus I (65,63 %), meningkat pada siklus II (78,13 %), dan pada siklus III (87,50 %) sehingga ketuntasan secara klasikal pada siklus III tercapai. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang tepat dan mendukung sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII F Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Geneng, Kabupaten Ngawi khusunya dalam mempelajaran pelajaran TIK
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Materi Dialog Transaksiona Or Interpersonal Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Pada Kelas VII F Di SMP Negeri 4 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris dalam dialog transaksiona or interpersonal melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada siswa, Di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan peningkatan prestasi belajar Bahasa Inggris dalam dialog transaksiona or interpersonal melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada siswa Kelas VII F Di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VII F di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya rata-rata hasil belajar siswa terhadap materi yang disampaikan guru (rata-rata hasil evaluasi belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (70,31), (81,41), dan (87,97), sedangkan prosentase ketuntasan secara klasikal belajar siswa meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing (68,75 %), (81,25 %), dan (90,63 %). Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Mind Mapping dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa Kelas VII F di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Inggri
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Pemerintahan Kabupaten Melalui Strategi Timed Pair Share Padakelas IV Semester I SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018
Pada kegiatan belajar mengajar tujuan pengajaran dituangkan dalam dasar-dasar kompetensi yang sudah dicapai baik yang berupa fakta, konsep, prinsip maupun skill maka perlu adanya umpan balik dari siswa. Kesempatan berinteraksi dengan siswa tidak hanya dipakai untuk mentransfer ilmu tetapi guru bisa mempelajari siswa, mengawasi tingkah laku dan kegiatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan Strategi Pembelajaran Timed Pair Share untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn Materi Pemerintahan Kabupaten di kelas IV Semester I SDN3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kurt Lewin. Komponen pokok dalam penelitian tindakan Kurt Lewin adalah: (1) perencanaan (planning),(2) tindakan (acting) ,(3) pengamatan (observing), (4) refleksi (reflecting). Penerapan Model Pembelajaran Timed Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa mencapai 27% pada siklus I mencapai 57% dan siklus II mencapai 92% mata pelajaran PKn Materi Pemerintahan Kabupaten di kelas IV Semester I SDN 3 Mangaran Kecamatan Mangaran Kabupaten Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018