Journal Online Kota Madiun
Not a member yet
    1179 research outputs found

    Peningkatan Motivasi Dan Kinerja Guru Melalui Supervisi Kepala Sekolah Pada SDN 4 Carangrejo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo Dimasa Pandemi Covid-19 Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020

    Full text link
    Pandemi COVID-19 menghantam berbagai sektor di Indonesia. Kini, sektor pendidikan di Indonesia memiliki wajah dan sistem baru yang sekaligus menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.Supervisi kepala sekolah sebagai suatu aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah diharapkan dapat membantu pencapaian tugas dan pekerjaan guru dan pegawai sekolah untuk dapat melaksanakan pekerjaannya secara efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk mengetahui dampak pelaksanaan supervisi kepala sekolah yang ada dan mengetahui upaya peningkatan motivasi dan kinerja guru melalui supervisi kepala sekolah terutama pada masa pandemi seperti Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.Penelitian dilaksanakan pada Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020 tanggal 1 April sampai dengan 30Juni 2020. Kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, terdiri atas beberapa tahap, yaitu: Perencanaan; Pelaksanaan; Pengamatan; dan Refleksi. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini berupa data primer. Data ini dikumpulkan secara langsung dari lapangan, yang diperoleh dengan cara melakukan pengamatan dan kuesioner atau cheklist. Dari hasil pengamatan dapat diketahui terjadi peningkatan yang cukup baik dalam motivasi guru dari Pra Siklus dengan skor sebesar 60,55 dengan predikat cukup, pada Siklus I meningkat menjadi 67,58 dengan predikat masih cukup dan pada Siklus II setelah diadakan perbaikan meningkat menjadi 85,94. Begitu juga pada kinerja guru terjadi peningkatan dari Pra Siklus prosentase kinerja 58,01, pada Siklus I meningkat menjadi 63,01. Dan pada Siklus II setelah peneliti pelajari dan mengadakan perbaikan dengan perencanaan yang lebih terstruktur, kinerja guru meningkat menjadi 82,97

    Peningkatan Hasil Belajar Membuat Rancangan Bahan (Lab Sheet) Bolero/Rompi Pada Mata Pelajaran Pembuatan Busana Custom Made Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas XI B 4 SMK Negeri 2 Ponorogo

    Full text link
    Pembelajaran yang efektif berlangsung dalam suatu proses berkesinambungan, terarah berdasarkan perencanaan yang matang. Proses pembelajaran itu dilandasi oleh prinsip-prinsip yang fundamental yang akan menentukan apakah pembelajaran itu berlangsung secara wajar dan berhasil. Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas XI B 4 pada mata pelajaran Pembuatan Busana Custom Made berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Membuat rancangan bahan (lab sheet) bolero/rompi. Hal ini didukung adanya data hasil belajar Pembuatan Busana Custom Made hanya mencapai mean skor 60,50 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 16 siswa atau 53,33% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Siswa belum mampu mengambil makna dari belajar, kemauan ssiwa untuk mengembangkan kreativitasnya masih rendah, kegiatan belajar siswa masih tergantung pada guru. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Pembuatan Busana Custom Made di Kelas XI B 4, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Ditengarai model pembelajaran Discovery Learning ini mampu memberikan pengalaman belajar aktif yang berpusat pada siswa, membantu siswa menemukan ide-idenya sendiri dan mengambil maknanya sendiri serta memberikan pemahaman bahwa belajar sejati terjadi melalui personal discovery atau penemuan pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pembuatan Busana Custom Made melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas XI B 4 SMK Negeri 2 Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Pembuatan Busana Custom Made ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 72,14; siklus II 75,71; dan siklus III 82,14. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 67,86%, siklus II 78,57%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 92,86%

    Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Materi Rantai Makanan Menggunakan Media Video Pembelajaran Dengan Aplikasi Whatsapp Group Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 47 Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 2 Tahun Pelajaran 2020-2021

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses belajar mengajar pada mata pelajaran IPA kelas VI SD Negeri 47 Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Pertanyaan penelitian diajukan yang berhubungan dengan tujuan penelitian tersebut yaitu bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Desain penelitian ini menggunakan modifikasi Kemmis & MC Taggart dengan 2 siklus melalui 4 tahapan. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 47 Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam pada semester 2 Tahun Pelajaran 2020-2021 dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data dengan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisa data hasil observasi dianalisis dengan rata-rata skor, skor tertinggi, skor terendah, selisih skor dan kisaran untuk tiap kriteria sedangkan data tes dianalisis dengan menggunakan rumus rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal. Hal tersebut di atas dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik, yaitu dari rata-rata 55,87 menjadi 64,76 dan pada siklus kedua menjadi 72,17 Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nilai hasil belajar sudah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimum (KKM) dengan standar nilai 65. Peningkatan ketuntasan belajar meningkat dari 9 siswa atau 39,13% menjadi 14 siswa atau 60,87% dan 91,30% atau 21 siswa pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penggunaan media video pembelajaran dengan aplikasi whatsapp group terbukti dapat hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 47 Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam semester 2 Tahun Pelajaran 2020-2021

    Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi MGMP Di SMP Negeri 1 Wonorejo Kabupaten Pasuruan

    Full text link
    Pelaksanaan sistem kurikulum nasional yang sentralistik telah menghasilkan perilaku kognitif siswa yang kurang fleksibel. Siswa merasa lebih aman dan cenderung terikat pada apa yang telah ada, pikiran mereka kurang berkembang dan cenderung kurang suka pada sesuatu yang baru. Praktik-praktik pendidikan yang dikembangkan kelihatannya lebih ditekankan pada pemikiran reproduktif, menekankan pada hafalan dan mencari satu jawaban benar terhadap soal-soal yang diberikan. Akhirnya kompetensi belajar kurang berkembang secara optimal. Salah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan hal tersebut  adalah pembelajaran dengan pendekatan Paikem. Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar maka implementasi pembelajaran paikem akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran. Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini  para guru di SMP Negeri 1 Wonorejo Kabupaten Pasuruan, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali  pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMP Negeri 1 Wonorejo Kabupaten Pasuruan yang terdiri dari 8 orang guru. Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,38 katagori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 84,88, katagori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 78,75 katagori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,50, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 78,33 katagori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 82,08 katagori “baik”

    Implementasi Komunikasi Interpersonal Terhadap Kinerja Guru Di Sekolah Binaan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk 1.Membuktikan secara ilmiah apakah Komunikasi Interpersonal berkelanjutan dapat meningkatkan Kinerja Guru dalam mengajar.2. Mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melakukan Komunikasi Interpersonal agar mampu meningkatkan Kinerja Guru.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.Responden penelitian adalah guru-guru di beberapa sekolah binaan yang dipilih secara acak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi interpersonal yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru di sekolah binaan.Keterampilan komunikasi interpersonal yang paling penting adalah kemampuan mendengarkan, bertanya, dan memberikan umpan balik yang konstruktif.Selain itu, pelatihan dan pengembangan keterampilan komunikasi interpersonal juga dapat berdampak positif pada kinerja guru di sekolah binaan.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya keterampilan komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah binaan.Saran penelitian selanjutnya adalah untuk mempertimbangkan faktor budaya dan sosial pada implementasi keterampilan komunikasi interpersonal di lingkungan sekolah binaan dan mengidentifikasi hambatan yang dapat mempengaruhi penerapan keterampilan komunikasi interpersonal guru

    Dengan Metode Pengajaran Autentik Dapat Meningkatkan Proses Dan Kegiatan Pendidikan Bimbingan Konseling Pada Siswa Kelas XII-TBS Semester Ganjil Di SMK Negeri Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021

    Full text link
    Penelitian ini beradasarkan peningkatan prestasi belajar Pendidikan Bimbingan Konseling dengan diterapkannya metode pengajaran autentik Pada Siswa Kelas XII-TBS Semester Ganjil di SMK Negeri Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021.? dan pengaruh Metode pengajaran autentik terhadap motivasi belajar Pendidikan Bimbingan Konseling Pada Siswa Kelas XII-TBS Semester Ganjil di SMK Negeri Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021.? Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, Pada Siklus I Dari data dapat disimpulkan bahwa secara rata rata hasil prestasi belajar siswa yang dicapai menunjukkan sebesar 68,44 (68,44%). Hal ini masih berada dibawah KKM yang telah ditentukan sebesar 80 (80 %). Sehingga dalam kegiatan penelitian dinyatakan belum tuntas. Pada Siklus II Dari data dapat disimpulkan bahwa secara rata rata hasil prestasi belajar siswa yang dicapai menunjukkan sebesar 76,88 (76,88%). Hal ini masih berada dibawah KKM yang telah ditentukan sebesar 80 (80 %). Pada Siklus III Dari data dapat disimpulkan bahwa secara rata rata hasil prestasi belajar siswa yang dicapai menunjukkan sebesar 94,72 (94,72%). Hal ini masih berada diatas KKM yang telah ditentukan sebesar 80 (80 %). Maka dalam kegiatan penelitian ini dinyatakan Tuntas. Sehingga dapat dinyatakan berhasil. Beradasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini beradampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan.Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran autentik dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Pada Siswa Kelas XII-TBS Semester Ganjil di SMK Negeri Pringkuku, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2020/2021. serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Bimbingan Konseling. Sehingga dalam pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil

    Peningkatan Hasil Belajar Menjelaskan Laju Reaksi Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pada Mata Pelajaran Kimia Dengan Penerapan Model Think-Pair-Square Siswa Kelas XI MIPA-4 SMA Negeri 1 Pulung

    Full text link
    Salah satu materi pokok yang diajarkan dalam kurikulum bagi siswa SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo khususnya Kelas XI MIPA-4 yang perlu mendapat perhatian yang serius adalah Menjelaskan Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi, karena merupakan dasar dalam mengembangkan materi pokok berikutnya pada Semester I. Siswa diharapkan telah menguasai materi ajar tersebut, sehingga jika timbul hal-hal yang tidak sesuai dengan harapan harus segera dicarikan cara pemecahan. Permasalahan yang muncul di Kelas XI MIPA-4 SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo adalah siswa kurang menguasai beberapa materi pokok yang diajarkan. Berdasarkan data yang ada bahwa sejumlah 43,75% atau 14 siswa Kelas XI MIPA-4 SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo belum memahami sepenuhnya materi Menjelaskan Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Hal ini didukung dengan adanya nilai ulangan harian dengan rerata 58,13 dan 43,75% atau 14 siswa memiliki nilai di bawah rata-rata kelas. Atas dasar data hasil observasi bahwa siswa kurang tertarik terhadap materi Menjelaskan Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi, karena mungkin menganggap bahwa materi ini adalah materi yang membosankan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menjelaskan Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi melalui metode Think-Pair-Square Siswa Kelas XI MIPA-4 SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2022/2023. Peranan Model Pembelajaran Think-Pair-Square dalam meningkatkan kemampuan materi pokok Menjelaskan Laju Reaksi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 73,75; siklus II 76,88, dan siklus III 79,06. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu siklus I hanya 68,75%, siklus II meningkat menjadi 81,25%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru Menggunakan Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid 19 Melalui Workshop Di SMPN 2 Kinali

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan membahas tentang upaya meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran melalui workshop di SMPN 2 Kinali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang terdiri dari dua siklus dimana masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 2 Kinali pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2021 dengan subjek penelitian guru yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar obeservasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan persentase dan reduksi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui workshop dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran di SMPN 2 Kinali

    Peningkatan Minat Dan Hasil Pembelajaran Matematika Materi Berlatih Hitung Campur Melalui Metode Diskusi Kelompok Kelas IV SD Negeri 41 Sangkir Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya masalah rendahnya minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 41 Sangkir Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam khususnya pada mata pelajaran Matematika, dilihat dari ketuntasan nilai individu diperoleh hasil bahwa dari 14 siswa hanya 2 siswa (14,29%) yang telah mencapai KKM (70). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 41 Sangkir Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam yang berjumlah 14 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi siswa, dokumentasi serta tes hasil belajar di setiap siklusnya. Selanjutnya data dianalisis dengan cara analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian membuktikan penggunaan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan minat siswa menunjukkan perolehan pada studi awal 4 siswa atau 28,57%, naik menjadi 8  siswa atau 57,14% pada siklus pertama, dan 100% atau 14 siswa pada siklus kedua. Hal tersebut didukung pula oleh hasil belajar siswa dari rata-rata pada studi 55,00, naik menjadi 65,71 pada siklus pertama, dan  76,43  pada siklus kedua, dengan tingkat ketuntasan belajar sebanyak  2  siswa (14,29%) pada studi awal,  57,14% atau 8 siswa pada siklus pertama,  serta  13  siswa atau  92,86% pada siklus kedua. Kesimpulannya adalah penggunaan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 41 Sangkir Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023 pada pelajaran matematika materi berlatih hitung campur

    Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Melalui Diskusi KKG Di SDN 2 Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo

    Full text link
    Praktik-praktik pendidikan yang dikembangkan saat ini lebih ditekankan pada pemikiran reproduktif, menekankan pada hafalan dan mencari satu jawaban benar terhadap soal-soal yang diberikan. Akhirnya kompetensi belajar kurang berkembang secara optimal. Salah satu setrategi pembelajaran yang sesuai dengan hal tersebut  adalah pembelajaran dengan pendekatan Paikem. Dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar maka implementasi pembelajaran paikem akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran . Dari hasil pantauan calon peneliti selaku kepala sekolah, selama ini  para guru di SDN 2 Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali  pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di SDN 2 Prayungan Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo yang terdiri dari 8 orang guru.     Pelaksanaan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data dengan menggunakan format observasi,instrumen penilaian skenario pembelajaran dan instrumen penilaian pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif yang hasilnya adalah sebagai berikut : Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh dari sikap guru berdiskusi adalah 79,16 kategori”cukup,sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 83,67, kategori “baik”,nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian skenario pembelajaran pada siklus I yaitu 76,67 kategori “cukup” sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,67, nilai rata-rata yang diperoleh dari penilaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I yaitu 77,22 kategori “cukup”, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh adalah 81,11 kategori “baik”

    1,125

    full texts

    1,179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Online Kota Madiun
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇