E-Journal STIE AAS Surakarta (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi)
Not a member yet
7087 research outputs found
Sort by
Penerapan Smart Contract dalam Keuangan Syariah: Tinjauan Literatur tentang Integrasi Cryptocurrency dan Blockchain
The integration of smart contracts in Islamic finance represents a significant shift toward digital transformation, offering enhanced efficiency, transparency, and automation in financial transactions. This study aims to explore the potential and challenges of smart contract applications in Sharia-compliant finance, particularly in sectors such as Islamic banking, sukuk issuance, zakat management, and crowdfunding. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this research analyzes academic publications and industry reports from 2014 to 2024 to assess the compatibility of smart contracts with Sharia principles. The findings reveal that while blockchain technology can improve transactional integrity and reduce costs, the compliance of cryptocurrencies with Islamic law remains a contentious issue, especially concerning gharar (uncertainty) and speculation. Furthermore, the absence of uniform global regulations and the risk of security vulnerabilities in smart contracts pose significant challenges. To facilitate adoption, this study recommends the development of standardized smart contract frameworks, the harmonization of regulatory policies, and the implementation of Sharia-compliant auditing mechanisms. The research concludes that, with appropriate legal frameworks and security measures, smart contracts have the potential to revolutionize Islamic finance and foster broader financial inclusion in the Muslim world
Analisis Pemasaran Syariah dalam Meningkatkan Penjualan Produk (Studi Kasus Wima Aesthetic Syar'i Skincare, Pemalang): Analisis Pemasaran Syariah dalam Meningkatkan Penjualan Produk (Studi Kasus Wima Aesthetic Syar'i Skincare, Pemalang)
Business is an activity that requires skill and seriousness. One of the business units is the beauty industry. The beauty industry is a dynamic and constantly innovating industry, with rapid development and increasingly fierce competition. Beauty industry entrepreneurs need to improve and develop marketing strategies to face competition. One of the marketing strategies that can be used is sharia marketing, this is relevant because today more and more consumers are looking for products and services that are in accordance with Islamic values. Wima Aesthetic Syar'i Skincare is a sharia-based beauty clinic that has implemented Islamic principles in all its operational activities. The sharia marketing strategy implemented is one of the company's efforts to increase sales of its goods and services. The purpose of this study is to determine the sharia marketing strategy applied by Wima Aesthetic Syar'i Skincare in increasing product sales as well as the effectiveness and efficiency of the sharia marketing strategy carried out. The method used in this research is a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The data analysis used is triangulation which includes data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the sharia marketing strategy applied by Wima refers to the marketing mix (4P) product, price, place and promotion which is integrated with the characteristics of sharia marketing rabbaniyah, akhlaqiyah, waqi'iyah and insaniyah. By applying the principles of sharia marketing can increase sales of Wima products by 10-15% every month as measured by sales volume, profit and company growth. In addition, the application of sharia marketing is not only concerned with company profits but consumers and the surrounding community. This can certainly increase public awareness and trust in Wima.Bisnis adalah kegiatan yang membutuhkan keterampilan dan keseriusan. Salah satu unit bisnis adalah industri kecantikan. Industri kecantikan merupakan industri yang dinamis dan terus berinovasi, dengan perkembangan yang pesat dan persaingan yang semakin ketat. Para pengusaha industri kecantikan perlu meningkatkan dan mengembangkan strategi pemasaran untuk menghadapi persaingan. Salah satu strategi pemasaran yang dapat digunakan adalah pemasaran syariah, hal ini relevan karena saat ini semakin banyak konsumen yang mencari produk dan jasa yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Wima Aesthetic Syar'i Skincare merupakan klinik kecantikan berbasis syariah yang telah menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam seluruh kegiatan operasionalnya. Strategi pemasaran syariah yang diterapkan merupakan salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan penjualan barang dan jasanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran syariah yang diterapkan oleh Wima Aesthetic Syar'i Skincare dalam meningkatkan penjualan produk serta efektifitas dan efisiensi dari strategi pemasaran syariah yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran syariah yang diterapkan Wima mengacu pada bauran pemasaran (4P) product, price, place dan promotion yang diintegrasikan dengan karakteristik pemasaran syariah rabbaniyah, akhlaqiyah, waqi'iyah dan insaniyah. Dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah marketing dapat meningkatkan penjualan produk Wima sebesar 10-15% setiap bulannya yang diukur dari volume penjualan, laba dan pertumbuhan perusahaan. Selain itu, penerapan syariah marketing tidak hanya mementingkan keuntungan perusahaan saja melainkan konsumen dan masyarakat sekitar. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap Wima.
Kata kunci: Skincare, Strategi Pemasaran, Pemasaran Syariah, Wim
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE, DAN ARUS KAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor seperti arus kas, umur perusahaan, tanggung jawab sosial perusahaan, leverage, dan ukuran perusahaan mempengaruhi kinerja keuangan. Variabel yang digunakan dalam analisis ini meliputi kinerja keuangan (NPM), tanggung jawab sosial perusahaan (SR), umur perusahaan (CFO), total aset (TOT), leverage (DER), dan kinerja keuangan (NPM). Perusahaan-perusahaan barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2019 dan 2023 menyediakan data yang digunakan dalam analisis ini dalam laporan tahunan dan laporan keuangan. Terdapat total 95 data dalam penelitian ini, yang mencakup periode pengamatan selama 5 tahun dan mencakup 19 perusahaan yang memenuhi syarat. Untuk tujuan pengolahan data, penelitian ini menggunakan SPSS. Pendekatan purposive sampling digunakan untuk memilih kriteria data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, namun ukuran perusahaan, leverage, umur perusahaan, dan arus kas memiliki pengaruh negatif. Di sisi lain, kinerja keuangan dipengaruhi secara positif oleh arus kas dan dipengaruhi secara positif oleh umur perusahaan
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PARIWISATA EKONOMI KREATIF (KERUPUK GENJER) DI DESA ASINAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG
This research aims to investigate the creative economy based on genjer crackers industry in Asinan Bawen Village, Semarang Regency, which has great potential to support local creative tourism. The traditional culinary industry enhances tourism appeal and increases community income. This research examines the dynamics of gender relations in the production, distribution, and promotion of genjer crackers as part of the creative tourism experience. This was conducted using an interpretive qualitative approach. Participatory observation, in-depth interviews, and document analysis were the methods used to obtain data. The results showed that women are responsible for the production and packaging processes, while men are responsible for product promotion and distribution. Economic and social aspects benefit women's participation, but are still limited by patriarchal social norms, limited access to capital, and lack of training
KUALITAS AUDIT SEBAGAI KATALISATOR PENINGKATAN NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN BUMN PERIODE 2021-2023: KUALITAS AUDIT SEBAGAI KATALISATOR PENINGKATAN NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN BUMN PERIODE 2021-2023
This study aims to determine the effect of audit quality with audit tenure and KAP reputation indicators on company value in state-owned companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021-2023 period. This study uses a quantitative approach with secondary data. The techniques used in this study are t-test analysis and multiple regression analysis. The research sample consisted of 24 state-owned companies selected using the purposive sampling method based on predetermined criteria. The results of this study indicate that audit tenure and KAP reputation do not have a significant effect on company value. Suggestions from this study such as for further researchers should add other variables that can affect company value, such as financial performance, profitability, or earnings management, etc
FACTORS THAT INFLUENCE SUKUK RATINGS IN COMPANIES ISSUING SUKUK AT INDONESIA STOCK EXCHANGE
This study aims to analyze the effect of profitability, solvency, liquidity, leverage, and activity variables on sukuk ratings in Indonesia. The method used is logistic regression with sample data totaling 50 sukuk samples published on the Indonesia Stock Exchange in 2017-2021.This research contributes to understanding factors that affect sukuk ratings in Indonesia. The implication of this research is the importance of companies improving their financial performance in order to obtain better and higher sukuk ratings
THE INFLUENCE OF SELF-CONGRUENCE, CONSUMER, INFLUENCER, AND PRODUCT CONGRUENCE ON IMPULSE BUYING
A perfect and charming appearance is the desire of everyone. The growing awareness of the importance of self-care has fueled the growth of the beauty industry. Cosmetic companies are thriving, and many local cosmetic brands have begun to emerge. This study aims to analyze the impact of self, consumer, product, and influencer congruence on impulse buying of cosmetic products. The sampling technique used was non-probability sampling, specifically purposive sampling. The sample for this study consisted of 120 female teenagers in Jakarta who have purchased cosmetic products. Data was collected by distributing questionnaires via Google Forms to a sample of regular coffee shop customers in West Jakarta. The data were analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method with the SmartPLS 4.0 software application. The results of the study showed that Self–Congruence and Influencer–Product Congruence had a positive and significant influence, while Consumer–Influencer Congruence and Consumer–Product Congruence had a positive but insignificant effect. These findings provide valuable insights into how the concept of congruence can affect impulse buying behavior among female teenagers in Jakarta, and these results can be used by local cosmetic companies to enhance their marketing strategies
FAKTOR PENENTU KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN UMKM FASHION: STUDI EMPIRIS DI SURAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, pengalaman kerja, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor fashion di Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 81 pelaku UMKM yang memenuhi kriteria. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian memenuhi syarat validitas dan reliabilitas dengan nilai AVE > 0,5 dan Composite Reliability > 0,7. Nilai R² sebesar 0,500 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 50% variasi dalam kualitas laporan keuangan. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi berpengaruh paling signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (β = 0,534; p < 0,001), diikuti oleh penggunaan teknologi informasi (β = 0,227; p = 0,012), dan pengalaman kerja (β = 0,196; p = 0,005). Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan literasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaporan keuangan yang berkualitas pada UMKM.
Kata kunci: pemahaman akuntansi, pengalaman kerja, teknologi informasi, kualitas laporan keuangan, UMKM, SEM-PL
Analisis Penerapan Prinsip Syariah dan Dampak Terhadap Kinerja Keuangan UMKM
Perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Probolinggo, sangat didukung oleh keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Meskipun diakui bahwa penerapan prinsip-prinsip syariah dalam UMKM dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip syariah memengaruhi kinerja UMKM di Pasar Wangkal, Kabupaten Probolinggo, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh para pelaku usaha dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah ke dalam operasional bisnis mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik UMKM yang dipilih secara purposive dan melalui observasi lapangan. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan prinsip-prinsip syariah dalam usaha UMKM serta pengaruhnya terhadap stabilitas usaha, loyalitas pelanggan, dan efisiensi operasional, penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip syariah mendukung usaha UMKM dalam hal pertumbuhan penjualan, stabilitas keuntungan, dan kepuasan pelanggan. Usaha yang menerapkan nilai-nilai syariah seperti sertifikasi halal produk, transparansi transaksi, dan kejujuran dalam pelayanan memperoleh kepercayaan konsumen yang lebih besar dan menunjukkan kemampuan menjaga keberlanjutan usaha. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman terhadap konsep bisnis syariah, terbatasnya akses terhadap pembiayaan berbasis syariah, dan dominasi praktik bisnis konvensional dalam persaingan pasar menjadi hambatan dalam penerapan prinsip syariah. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi prinsip-prinsip syariah dalam UMKM sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat perekonomian yang berbasis nilai-nilai Islam. Untuk dapat menerapkan praktik bisnis yang sesuai syariah secara sukses, para pelaku UMKM memerlukan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan lembaga keuangan syariah
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN WISATA HALAL (HALAL TOURISM) PADA DESTINASI WISATA MANGROVE LABUAN SEPULU BANGKALAN
Keanekaragaman yang dimiliki pulau madura memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa timur lebih lebih di bangkalan sebagai kabupaten yang menjadi gerbang di pulau madura. Tren halal saat ini sedang sangat diminati, beberapa sektor industri seperti makanan, pakaian, bahkan sektor pariwisata sedang berlomba lomba untuk bersaing di segmen pasar halal. Madura sebagai pulau yang bersebelahan dengan pulau jawa memiliki kekayaan yang sangat beragam dari budaya, adat istiadat, makanan hingga alam yang sangat menjanjikan untuk dimanfaatkan sebagai tempat wisata khususnya wisata halal karna kultur budaya masyarakat madura yang terkenal agamis. Wisata mangrove desa labuhan menjadi salah satu contoh potensi wisata halal di kabupaten bangkalan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui berapa besar potensi wisata mangrove Desa Labuhan tumbuh menjadi wisata halal. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metodologi penelitian kualitatif. Studi menemukan bahwasanya karena Wisata Mangrove Desa Labuhan sudah memiliki infrastruktur yang merupakan komponen Wisata Halal, maka memiliki potensi yang signifikan untuk tumbuh menjadi Wisata Halal.Keanekaragaman yang dimiliki pulau madura memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa timur lebih lebih di bangkalan sebagai kabupaten yang menjadi gerbang di pulau madura. Tren halal saat ini sedang sangat diminati, beberapa sektor industri seperti makanan, pakaian, bahkan sektor pariwisata sedang berlomba lomba untuk bersaing di segmen pasar halal. Madura sebagai pulau yang bersebelahan dengan pulau jawa memiliki kekayaan yang sangat beragam dari budaya, adat istiadat, makanan hingga alam yang sangat menjanjikan untuk dimanfaatkan sebagai tempat wisata khususnya wisata halal karna kultur budaya masyarakat madura yang terkenal agamis. Wisata mangrove desa labuhan menjadi salah satu contoh potensi wisata halal di kabupaten bangkalan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui berapa besar potensi wisata mangrove Desa Labuhan tumbuh menjadi wisata halal. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metodologi penelitian kualitatif. Studi menemukan bahwasanya karena Wisata Mangrove Desa Labuhan sudah memiliki infrastruktur yang merupakan komponen Wisata Halal, maka memiliki potensi yang signifikan untuk tumbuh menjadi Wisata Halal