e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Not a member yet
    1348 research outputs found

    Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Penghasilan atas Perubahan Rezim Perpajakan Wajib Pajak Badan UMKM

    Get PDF
    Beberapa metode perlakuan khusus dalam perhitungan pajak yang terutang pada Wajib Pajak Badan UMKM merupakan implikasi dari adanya reformasi perpajakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepatuhan, tingkat efektivitas penerimaan pajak, dan hambatan Wajib Pajak Badan UMKM dalam melakukan administrasi perpajakannya. Metode penelitian didasarkan pada jenis penelitian kualitatif dengan paradigma naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan formal Wajib Pajak Badan UMKM sudah dapat teratasi, sedangkan kepatuhan material Wajib Pajak Badan adalah sebaliknya. Tingkat efektivitas terendah pada objek penelitian berada di tahun 2018, sedangkan tingkat efektivitas tertinggi berada di tahun 2020. Hambatan yang sering ditemukan pada Wajib Pajak Badan UMKM adalah tidak ditemukannya informasi mengenai perubahan rezim perpajakan serta kurang fasihnya Wajib Pajak dalam melakukan administrasi perpajakannya. Atas hambatan tersebut, Beberapa upaya dapat dilakukan untuk mengatasinya baik secara preventif maupun represif

    Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai terhadap Obat

    Get PDF
    Value Added Tax (VAT) is an important for Indonesia. The imposition of VAT on medicine as BKP can increase the purchase price of the medicine. However, medicine is a very important and basic need for public health. So, it’s availability cannot be ignored. The purpose of this study is to review the government's policy on the imposition of VAT on medicine and identify the best treatment and the impact that can be caused by the imposition of VAT on medicine. The author uses a qualitative method with data retrived from a literature study on regulations about VAT on medicine delivery and uses data from interviews with several sources. The conclusion of this study is found that a difference in the imposition of VAT on pharmaceutical installations for medicine delivery, for outpatients are still subject to a 10% tariff, while inpatients are not subject to VAT because they are part of health services which are non taxable. The imposition of VAT on medicine has the potential to increase selling prices and reduce the level of access and utilization by the public. However, if VAT on medicine is abolished or reduced, there will be potential crimes by irresponsible parties

    Strategi Pemasaran Produk UMKM Melalui Penerapan Digital Marketing

    Get PDF
    Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun, adanya pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 berdampak negatif pada sektor UMKM di Indonesia. Pada bulan April – Mei 2020 Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI) melakukan survei kepada 6.000 UMKM di Indonesia. Hasil survei menunjukkan bahwa 36,7% UMKM tidak ada penjualan, 26,6% UMKM mengalami penurunan penjualan lebih dari 60% selama pandemi COVID 19. Berdasarkan hasil survei tim melalui wawancara, masih banyak UMKM di Kota/ Kabupaten Serang yang kesulitan untuk memasarkan produknya karena keterbatasan kemampuan dan gulung tikar akibat dampak negatif pandemi COVID 19. Oleh karena itu, diperlukan adanya workshop terkait penerapan strategi pemasaran digital yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan produk para UMKM di Kota Serang. Kegiatan ini menggunakan metode pelaksanaan yang terdiri dari 3 tahap, yaitu analisis dan sosialisasi mengenai kegiatan workshop kepada para UMKM, pelaksanaan kegiatan workshop oleh tim dan 1 narasumber mitra, dan evaluasi kegiatan dengan melakukan pre - test dan post - test. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 37 peserta dengan 3 narasumber utama yaitu 2 orang tim pengabdian dan 1 mitra pemilik butik womenwear. Hasil yang didapatkan setelah mengikuti kegiatan workshop adalah rata- rata kemampuan para peserta mengalami peningkatan sebesar 38,1% antara sebelum dan setelah diadakannya kegiatan

    Penilaian Kualitas Informasi Laporan Keuangan Kuasa BUN Daerah: Studi KPPN Wilayah Maluku

    Get PDF
    This study explores the methods, criteria, and results of assessing the quality of information reflected in the financial report. The research method used is the study of literature, documentation, and observation, with the object of studying the assessment of LK KBUN-D KPPN in Maluku Province. The research results show that the assessment criteria have considered the elements (characteristics) in assessing the quality of information. The results of the LK KBUN-D information quality assessment have achieved a very high score on all assessment criteria. The value of the information quality of LK KBUN-D for all KPPN in the Maluku region on the criteria of timeliness, data accuracy, and completeness of documents received full marks. For the participation criteria, the results of reconciliation with the spending units still found data/transactions that were not normal, but in relatively small amounts. These results provide an overview of the quality assessment of LK, and recommendations for improvement. Keywords: Information Quality, Financial Report, Accuracy, Assessment, State Treasure

    Pengaruh Financial Distress, Komite Audit, dan Profitabilitas Terhadap Agresivitas Pajak dan Dampaknya Terhadap Nilai Perusahaan

    Get PDF
    This study aims to examine the effect of financial distress, audit committee, and profitability on tax aggressiveness, and their impact on firm value. The population in this study are all mining and banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2020, totaling 97 companies. Sampling was done by purposive sampling method in order to obtain a sample of 41 companies. The data source of this research is secondary data using the company's annual financial statements which are accessed through www.idx.co.id. The data analysis technique used is multiple regression analysis and simple regression analysis with SPSS version 26. The results of this study indicate that financial distress, audit committee, and profitability affect tax aggressiveness, and tax aggressiveness affects firm value.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financial distress, komite audit, dan profitabilitas terhadap agresivitas pajak, dan dampaknya terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020 yang berjumlah 97 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 41 perusahaan. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder dengan menggunakan laporan keuangan tahunan perusahaan yang diakses melalui www.idx.co.id. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan analisis regresi sederhana dengan alat analisis SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa financial distress, komite audit, dan profitabilitas berpengaruh terhadap agresivitas pajak, serta agresivitas pajak berpengaruh terhadap nilai perusahaa

    KAJIAN IMPLEMENTASI CARBON TAX SEBAGAI EKSTENSIFIKASI DI BIDANG CUKAI

    Get PDF
    Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Tahun 2019 berada pada angka yang cukup memprihatinkan, dimana rata-rata nilai IKLH nasional berada pada nilai 66,55, dengan rentang nilai tertinggi berada pada Provinsi Papua Barat dengan nilai 83,96 dan nilai terendah pada Provinsi DKI Jakarta dengan nilai 42,84. Salah satu penyebab rendahnya tingkat IKLH yaitu tingginya emisi karbon, mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan pada masyarakat, memicu terjadinya perubahan iklim dan bencana alam, dan pada tahun 2020 berdasarkan data Global Carbon Project Indonesia menempati peringkat ke-10 negara dengan penghasil emisi karbon terbesar di dunia. Dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai, Barang Kena Cukai sifat dan karateristiknya diatur dalam Pasal 2 ayat (1), yaitu: konsumsinya perlu dikendalikan, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup. Sedangkan penambahan atau pengurangan jenis Barang Kena Cukai berdasarkan Pasal 4 ayat (2) UU Cukai diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Emisi karbon memenuhi kedua kriteria tersebut. Penelitian ini bertujuan menilai potensi kelayakan implementasi Carbon Tax sebagai ekstensifikasi cukai. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi pustaka dan analisis data terkait emisi karbon dan dampaknya di Indonesia. Hasil penelitian ini merekomendasikan implementasi Carbon Tax sebagai ekstensifikasi di bidang cukai. Tarif cukai dapat menggunakan tarif spesifik sebagai bentuk pengendalian oleh pemerintah.     Â

    Urgensi Buah-Buahan Sebagai Barang Kena Pajak : Pro Dan Kontra

    Get PDF
    Perubahan buah-buahan sebagai kebutuhan pokok menjadi barang kena pajak dalam Harmonisasi Peraturan Perpajakan menimbulkan banyak topik pembahasan yang dapat dilihat dari sisi positif dan negatifnya. Ada pihak yang diuntungkan dan ada pihak yang dirugikan. Kajian ini bertujuan untuk melihat urgensi buah sebagai barang kena pajak dari 2 (dua) perspektif, yaitu pro dan kontra yang didukung oleh penerapan buah sebagai barang kena pajak di negara lain. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan buah-buahan menjadi barang kena pajak dinilai menguntungkan dari segi ekonomi dan akan meningkatkan penerimaan negara dalam bentuk PPN. Perubahan ini juga dinilai merugikan jika dilihat dari segi konsumsi maupun keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Potensi kenaikan harga buah akibat peraturan ini mengakibatkan buah hanya dikonsumsi oleh masyarakat berpendapatan tinggi padahal buah merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dikonsumsi oleh seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Pemerintah dinilai memperbaiki kebijakan ini, salah satunya dengan membandingkan penerapannya di negara-negara yang buahnya termasuk barang kena pajak

    Pengaruh Kebijakan Tarif Cukai Hasil tembakau dan Aktivitas Pengawasan Terhadap Peredaran Hasil Tembakau Ilegal

    Get PDF
    The increase in Tobacco Products Excise (CHT) which was set by the government through the Directorate General of Customs and Excise (DJBC) succeeded in reducing the production of tobacco products. However, based on smoking prevalence data in the Basic Health Research (Riskesdas) issued by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, the reduction in smoking prevalence was lower than the decline in tobacco production. This raises the question of whether the condition is caused by the existence of tobacco products that are consumed by the community but are not legally marketed (illegal tobacco products) or other factors. The purpose of this study was to determine the effect of the CHT tariff policy and control activities in the form of market operations and enforcement against the circulation of illegal tobacco products. This study uses a panel data regression method-Fixed Effect Model. The results showed that the CHT rates, market operations, and enforcement have a significant and negative impact on the circulation of illegal tobacco products. Meanwhile, location as a control variable has a significant and positive effect. Keywords: Control Activities, Illegal Cigarette, Tobacco Excise Tariff Kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditetapkan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berhasil menurunkan produksi hasil tembakau. Namun, berdasarkan data prevalensi merokok dalam riset kesehatan dasar (Riskesdas) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penurunan prevalensi merokok lebih rendah dibanding penurunan produksi hasil tembakau. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah kondisi tersebut disebabkan oleh adanya produk hasil tembakau yang dikonsumsi masyarakat, tetapi tidak dipasarkan secara legal (hasil tembakau ilegal) atau karena faktor lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebijakan tarif CHT dan aktivitas pengawasan berupa operasi pasar dan penindakan terhadap peredaran hasil tembakau ilegal. Penelitian ini menggunakan data survei hasil tembakau ilegal nasional tahun 2017-2019 dengan metode regresi data panel-fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif CHT, operasi pasar dan penindakan memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap peredaran hasil tembakau ilegal. Sementara itu, lokasi sebagai variabel kontrol memiliki pengaruh signifikan dan positif. Kata Kunci: pengawasan HT, hasil tembakau ilegal, tarif CH

    PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN KAWASAN BERIKAT TERHADAP KEUNTUNGAN PERUSAHAAN (STUDY KASUS PADA KPPBC XYZ)

    Get PDF
    In promoting industrial development, the provision of bonded zone customs facilities is expected to affect the company's finances, one of the indicators is profit, because of the tax exemption, the company can reduce costs. This study aims to analyze the effect of the characteristics of bonded zone companies on the profits whether they are the same or different, what characteristics companies will get maximum profits. This study used secondary data acquired from KPPBC XYZ in 2018. The type of data is in the form of a cross-section with a sample used by 55 companies out of 72. The data is categorical with nominal and ordinal data scales. The analysis used descriptive, One-way analysis of variance (ANOVA) and Tukey HSD or Bonferroni advanced test. Descriptive analysis shows that most bonded zone companies gain profits, both from the type of industry, investment, duration, level of export, and exemption. Based on the factorial analysis test results, there are differences in the effect of the type of investment and duration on company profits. Meanwhile, the effect of other variables is the same. Based on the Bonferroni test, mixed investment has a bigger positive effect than domestic investment and foreign investment on company profits. The duration of 1-2 years and 2-3 years have a greater influence on company profits. Keywords: Bonded Zone, Company Characteristics, Customs Facilities, Company Profits, Factor Analysis. Dalam mendorong pengembangan industri, pemberian fasilitas kepabeanan kawasan berikat diharapkan berpengaruh terhadap keuangan perusahaan, salah satu indikatornya adalah keuntungan. Adanya pembebasan perpajakan akan mengurangi cost perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik perusahaan kawasan berikat terhadap keuntungan, apakah sama besar atau berbeda, dan karakteristik perusahaan seperti apa yang mendapat manfaat keuntungan terbesar. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari KPPBC XYZ pada tahun 2018. Jenis data berupa cross section dengan sample yang digunakan 55 dari 72 perusahaan. Data bersifat kategori dengan skala data nominal dan ordinal. Analisis menggunakan deskriptif, one-way analysis of variance (ANOVA) dan uji lanjut Tukey HSD atau Bonferroni. Analisis deskriptif menggambarkan sebagian besar perusahaan kawasan berikat memperoleh manfaat berupa keuntungan perusahaan, baik dari jenis industri, jenis investasi, umur fasilitas, tingkat ekspor dan tingkat pembebasan. Berdasarkan hasil pengujian analisis faktorial, terdapat perbedaan pengaruh jenis investasi dan umur fasilitas terhadap keuntungan perusahaan. Sementara itu, pengaruh variabel lainnya sama. Berdasarkan uji Bonferroni, investasi campuran mempunyai pengaruh lebih besar positif dibandingkan investasi dalam negeri dan investasi asing terhadap keuntungan perusahaan. Umur fasilitas 1-2 tahun dan 2-3 tahun memberikan pengaruh lebih besar terhadap keuntungan perusahaan. Kata Kunci: Analisis Faktor, Fasilitas Kepabeanan, Karakteristik Perusahaan, Kawasan Berikat, Keuntungan Perusahaan

    FORMAL TAX COMPLIANCE IN INDONESIA THROUGH ELECTRONIC TAX FILING: A CASE STUDY OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs)

    Get PDF
    We investigated the possible correlation betweenbusiness size and formal tax compliance use: data from the Directorate General of Taxes at the province level in Indonesia for 2014 – 2018. We employed the aggregate business-level Micro, Small, and Medium electronic tax filing data combined with the Base Transceiver Station data at the provincial level. We found that micro and small-scale taxpayers e – filing rate has a positive and significant effect on formal tax compliance. Yet, bothhave a non-linear relationship to formal tax compliance. These results imply that size or business scale MSME taxpayers is associated with formal tax compliance, and greater benefits can be obtained in a province with a high microscale taxpayer's e – filing rate.Tujuan penelitian kami untuk mengkaji korelasi antara skala usaha wajib pajak dengan kepatuhan perpajakan formal yang menggunakan data Direktorat Jenderal Pajak pada level provinsi dalam kurun waktu 2014 – 2018. Kami menggunakan data agregat wajib pajak UMKM yang melaporkan SPT elektronik yang dikombinasikan dengandata Base Transceiver Station pada level provinsi.Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodekuantitatif dengan regresi panel data. Hasil regresi panel data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan pelaku usaha berskala mikro dan skala kecil dengan tingkat kepatuhan formal pelaku UMKM pada suatu provinsi. Namun hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan tingkat kepatuhan wajib pajak berskala mikro dan kecil bersifat tidak linier terhadap kepatuhan perpajakan formal. Kesimpulan penelitan memperlihatkan bahwa skala usaha wajib pajak UMKM berasosiasi dengan kepatuhan perpajakan formal dan provinsi dengan tingkat e-filing wajib pajak berskala mikro yang tinggi memiliki tingkat kepatuhan lebih baik.The implementation of electronic tax filing provides convenience to taxpayers in reporting their annual tax returns. The adoption of this policy, especially for micro, small and medium enterprises, is illustrated through the number of MSME taxpayers who report Electronic Annual Tax Return to the number of MSMEs registered as taxpayers. Increases have not followed annual increases in the number of MSME taxpayers who report Annual Tax Return. We investigated the possible correlation between business size and formal tax compliance use: data from the Directorate General of Taxes at the province level in Indonesia for 2014 – 2018. We employed the aggregate business-level Micro, Small, and Medium electronic tax filing data combined with the Base Transceiver Station data at the provincial level. We found that micro and small-scale taxpayers e – filing rate has a positive and significant effect on formal tax compliance. Yet, both of them have a non-linear relationship to formal tax compliance. These results imply that size or business scale MSME taxpayers is associated with formal tax compliance, and greater benefits can be obtained in a province with a high microscale taxpayer's e – filing rate

    1,193

    full texts

    1,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) is based in Pakistan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇