e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)Not a member yet
1348 research outputs found
Sort by
Bagaimana Opini Audit, Temuan Audit Atas Kelemahan SPI Dan Ketidakpatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan Memengaruhi Tingkat Korupsi Pemerintah Daerah Di Indonesia ?
This study aims to determine the effect of audit opinion, findings of weaknesses in the internal control system and findings of non-compliance with laws and regulations on the level of corruption in the provincial government. The type of research used in this study is a quantitative research type with secondary data. This research was conducted in 34 provinces throughout Indonesia in 2014-2019, with a total sample of 204 samples. The data sources IHPS and the KPK annual report. The data analysis used in multiple linear regression method. Based on the test results of this research indicate that non-compliance with laws and regulations has a positive effect on the level of corruption, meaning that if the local government does not comply with laws and regulations, it will have an impact on increasing the level of corruption that occurs. The significant limitation of this research is that it has not looked at other variables that can detect the level of corruption that occurs in local governments such as the implementation of governance.Â
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh antara opini audit, temuan kelemahan sistem pengendalian internal dan temuan ketidakpatuhan perundang-undangan terhadap tingkat korupsi di pemerintahan daerah provinsi. Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini yakni penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Populasi dalam penelitian yakni pemerintah daerah provinsi di Indonesia yang jumlahnya tiga puluh empat provinsi tahun 2014-2019, dengan total sampel sebanyak 204 sampel. Sumber data yang digunakan termuat dalam IHPS BPK RI 2014-2019 dan laporan tahunan KPK. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda dengan STATA 16. Hasil pengujian penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakpatuhan perundang-undangan berpengaruh positif terhadap tingkat korupsi, artinya jika pemerintah daerah tidak patuh terhadap undang-undangan akan berdampak pada meningkatnya tingkat korupsi. Sedangkan opini audit dan temuan kelemahan sistem pengendalian internal tidak berpengaruh terhadap tingkat korupsi. Keterbatasan penelitian ini adalah belum melihat variabel lain yang dapat mendeteksi tingkat korupsi yang terjadi di pemerintah daerah seperti implementasi tata kelola pemerintahan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh antara opini audit, temuan kelemahan sistem pengendalian internal dan temuan ketidakpatuhan perundang-undangan terhadap tingkat korupsi di pemerintahan daerah provinsi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Penelitian ini dilakukan pada 34 provinsi diseluruh Indonesia tahun 2014-2019, dengan total sampel sebanyak 204 sampel. Sumber data menggunakan IHPS 2014-2019 dan laporan tahunan KPK. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear berganda. Hasil pengujian penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakpatuhan perundang-undangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat korupsi, artinya jika pemerintah daerah tidak patuh terhadap undang-undangan akan berdampak pada meningkatnya tingkat korupsi. Sedangkan opini audit dan temuan kelemahan sistem pengendalian internal berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Keterbatasan penelitian ini adalah belum melihat variabel lain yang dapat mendeteksi tingkat korupsi yang terjadi di pemerintah daerah seperti implementasi tata kelola pemerintahan
Natura Dan Kenikmatan Sebelum Dan Sesudah Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan
Perubahan regulasi terkait deductibility natura dan/atau kenikmatan pada UU HPP tentunya akan mengubah paradigma perpajakan terhadap objek tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui urgensi perubahan regulasi, perbandingannya dengan regulasi di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Singapura, serta proyeksi implementasi regulasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara serta studi kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa urgensi penetapan regulasi ini adalah penyesuaian pada matching priniciple, menutup celah tax avoidance, optimalisasi penerimaan pajak penghasilan, serta mengurangi imbalance serta inequality. Kemudian apabila dibandingkan dengan negara lain, aturan deductibility natura dan kenikmatan di Indonesia secara umum sudah selaras namun belum memiliki ketentuan yang lebih spesifik terkait beberapa jenis natura dan kenikmatan tertentu. Lebih dari itu, regulasi ini diproyeksikan bisa meningkatkan penerimaan pajak yang dibarengi dengan munculnya tantangan dari segi valuasi dan tax planning
Relevansi Teori Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Statement Pada Perusahaan Sektor Perbankan
This research aims to analyze the relevance of fraud hexagon theory against fraudulent financial statement. The population in this study was all banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2015-2019. While the sample in this study as many as 28 companies and 100 units of analysis taken based on purposive sampling techniques. The study used multiple linear regression methods with the SPSS 25 analysis tool. The results showed that the relevant factors in detecting fraud in financial statements consisted of financial stability, managerial ownership, and state owned entreprise. While other factors consisting of external pressure, nature of industry, ineffective monitoring, TATA, and CEO Education are irrelevant in detecting the possibility of fraud in banking financial statements.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa relevansi fraud hexagon theory terhadap fraudulent financial statement. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019. Sedangkan sampel pada penelitian ini sebanyak 28 perusahaan dan 100 unit analisis yang diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan alat analisis SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang relevan dalam mendeteksi terejadinya fraud pada laporan keuangan terdiri dari financial stability, managerial ownership, dan state owned entreprise. Sedangkan faktor lainnya yang terdiri dari external pressure, nature of industry, ineffective monitoring, TATA, dan Pendidikan CEO tidak relevan dalam mendeteksi kemungkinan terjadinya fraud pada laporan keuangan perbankan
Pengaruh Aktivitas Asing, Pertumbuhan Penjualan, Profitabilitas Terhadap Penghindaran Pajak dengan Koneksi Politik sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Foreign Activity, Sales Growth, Profitability terhadap Tax Avoidance dengan Political Connection sebagai variabel moderasi (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di LQ45 Tahun 2017-2020). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari annual report perusahaan yang terdaftar pada LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderasi. Pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan metode purposive sampling yang mana di dapat jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan dengan total pengamatan sebanyak 52 perusahaan selama 4 tahun pengamatan (2017-2020). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Foreign Activity berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, variabel Sales Growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dan Profitability berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Variabel Foreign activity, Sales growth dan profitability dapat menjelaskan variabel tax avoidance sebesar 63,1%. Sedangkan sisanya sebesar 36,9% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan political connection mampu memoderasi foreign activity dan profitability terhadap tax avoidance namun tidak mampu memdoderasi sales growth terhadap tax avoidance.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Foreign Activity, Sales Growth, Profitability terhadap Tax Avoidance dengan Political Connection sebagai variabel moderasi (studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di LQ45 Tahun 2017-2020). Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari annual report perusahaan yang terdaftar pada LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderasi. Pemilihan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan metode purposive sampling yang mana di dapat jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan dengan total pengamatan sebanyak 52 perusahaan selama 4 tahun pengamatan (2017-2020). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Foreign Activity berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, variabel Sales Growth tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dan Profitability berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Variabel Foreign activity, Sales growth dan profitability dapat menjelaskan variabel tax avoidance sebesar 63,1%. Sedangkan sisanya sebesar 36,9% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan political connection mampu memoderasi foreign activity dan profitability terhadap tax avoidance namun tidak mampu memdoderasi sales growth terhadap tax avoidance
Pengaruh PDRB, Kesehatan, Dan Kriminalitas Terhadap Pajak Penghasilan Di Provinsi Jawa Tengah 2015-2019
Sumber penerimaan negara terbesar berasal dari pajak, perolehan pajak yang terkumpul dikelola dalam belanja negara untuk pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu jenis pajak pusat adalah pajak penghasilan. Penelitian ini bertujuan meneliti pengaruh PDRB sektor primer, PDRB sektor sekunder, PDRB sektor tersier, kriminalitas, dan kesehatan terhadap pajak penghasilan 2015-2019. Objek penelitian adalah 35 Kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang dianalisis menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa PDRB sektor primer berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pajak penghasilan. PDRB sektor sekunder dan PDRB sektor tersier berpengaruh positif dan signifikan terhadap pajak penghasilan. Kriminalitas dan kesehatan tidak berpengaruh signifikan terhadap pajak penghasilan. PDRB memberikan pengaruh terhadap pajak penghasilan karena perilaku ekonomi (produksi, konsumsi, menabung, dan investasi) menghasilkan penghasilan yang terutang pajak
Bagaimana Meningkatkan Efisiensi Belanja Daerah? Studi Kasus Bidang Pendidikan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara besaran belanja pegawai dan belanja modal terhadap tingkat efisiensi belanja khususnya di level pemerintah daerah di bidang pendidikan. Hubungan ini penting untuk menilai bagaimana belanja daerah khususnya belanja daerah di bidang pendidikan meningkat dari tahun ke tahun sedangkan kualitas pendidikan seperti Programme for International Student Assessment (PISA) skor yang diikuti Indonesia setiap periodenya mengalami penurunan. Di satu sisi, belanja daerah bidang pendidikan masih di dominasi oleh belanja pegawai dan hanya sebagian kecil belanja modal. Kami menganalisis belanja pegawai bidang pendidikan dan belanja modal bidang pendidikan terhadap tingkat efisiensi belanja daerah bidang pendidikan dengan menggunakan model Data Envelopment Analysis Bootstrapping oleh Simar dan Wilson (2007). Hasil menunjukkan bahwa belanja pendidikan berkorelasi negatif dengan tingkat efisiensi belanja daerah bidang pendidikan sedangkan belanja modal berkorelasi positif terhadap tingkat efisiensi belanja daerah bidang pendidikan. Oleh karena itu penting untuk memberikan batasan minimal belanja modal fungsi pendidikan dan batasan maksimal belanja pegawai fungsi pendidikan.Â
Strategi Penguatan Keuangan Negara Dalam Menghadapi Ancaman Resesi Global 2023 Melalui Green Economy
Peringatan dini akan munculnya resesi global menjadi perhatian bagi seluruh negara di dunia. Isu ini diperkuat ketika banyak institusi finansial dunia seperti Bank Dunia dan International Monetary Fund (IMF) ikut mendengungkan isu ini. Isu ini bermula ketika banyak negara di dunia menaikkan suku bunga secara agresif untuk menekan tingkat inflasi. Bank Amerika Serikat (THE FED) terus melanjutkan kebijakan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan terakhir dan diprediksi akan mencapai 3-4% yang merupakan suku bunga tertinggi di Amerika dalam 15 tahun terakhir. Bank Sentral Inggris juga ikut menaikkan suku bunga sebesar 2,25% yang menjadi suku bunga tertinggi dalam 14 tahun terakhir. Terakhir Uni Eropa menetapkan suku bunga tertingginya dalam 11 tahun terakhir yaitu 1,25%. Meskipun banyak ekonom yang mengatakan Indonesia jauh dari kata resesi, bukan berarti resesi global tidak akan memberi dampak kepada Indonesia. Penguatan ekonomi akan menjadi penting dalam meminimalisir ancaman ini. Metodologi yang digunakan adalah metode kualitatif studi kepustakaan dengan sumber dari pustaka keuangan negara serta jurnal yang menunjang informasi yang diperlukan. Hasil pembahasan menunjukan bahwa untuk menghadapi ancaman resesi global dengan menerapkan strategi pada keuangan negara yaitu dengan penerapan ekonomi hijau. Keputusan untuk menerapkan strategi harus dapat segera dilaksanakan karena resesi global diprediksi akan terjadi dalam hitungan bulan sehingga dalam menghadapi ancaman ini Indonesia harus siap melalui ekonomi yang sehat dan kuat
ANALISIS DINAMIS DAMPAK DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP EFISIENSI BELANJA KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN: STUDI KASUS KABUPATEN/KOTA DI SULAWESI SELATAN
This study aims to analyze: (i) the level of spending efficiency of health function; (ii) the impact of fiscal decentralization on the the level of spending efficiency of health function in the region; and (iii) the impact of the level of spending efficiency of health function on the level of welfare in the region. The research used quantitative approach with Data Envelopment Analysis (DEA) and Dinamic Generalized Method of Moment (DGMM) analysis techniques. The results showed that the realization and utilization of health function expenditures in the aggregate in South Sulawesi Province is quite good, although the expenditure is still more allocated to government bureaucracy spending. However, the results of efficiency testing with DEA method showed that in most regencies/cities in South Sulawesi Province, the realization and utilization of spending is relatively less efficient. From the results of dynamic panel data testing (DGMM), it was found that fiscal centralization in the form of policies on Regional Native Income has a negative and significant impact on the efficiency level of health function expenditures, while fiscal decentralization policies in the form of Balance Funds, also has a negative but insignificant effect. The increase in the efficiency of health spending will be significantly followed by an increase in the welfare of the community. Meanwhile, fiscal decentralization policy in the form of Regional Native Income and Balance Fund, also positively affects welfare, but is limited (insignificant). To improve the efficiency and quality of public service delivery, the district / city government in South Sulawesi Province must meet the mandatory spending of the health budget in each drafting of the Budget.This study aims to analyze: (i) the level of spending efficiency of health function; (ii) the impact of fiscal decentralization on the the level of spending efficiency of health function in the region; and (iii) the impact of the level of spending efficiency of health function on the level of welfare in the region. The research used quantitative approach with Data Envelopment Analysis (DEA) and Dinamic Generalized Method of Moment (DGMM) analysis techniques. The results showed that the realization and utilization of health function expenditures in the aggregate in South Sulawesi Province is quite good, although the expenditure is still more allocated to government bureaucracy spending. However, the results of efficiency testing with DEA method showed that in most regencies/cities in South Sulawesi Province, the realization and utilization of spending is relatively less efficient. From the results of dynamic panel data testing (DGMM), it was found that fiscal centralization in the form of policies on Regional Native Income has a negative and significant impact on the efficiency level of health function expenditures, while fiscal decentralization policies in the form of Balance Funds, also has a negative but insignificant effect. The increase in the efficiency of health spending will be significantly followed by an increase in the welfare of the community. Meanwhile, fiscal decentralization policy in the form of Regional Native Income and Balance Fund, also positively affects welfare, but is limited (insignificant). To improve the efficiency and quality of public service delivery, the district / city government in South Sulawesi Province must meet the mandatory spending of the health budget in each drafting of the Budget
Perpajakan UMKM: Isu Pajak Berganda
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bertransaksi dengan pihak ketiga harus memiliki surat keterangan agar dapat menggunakan Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kewajiban PPh terhadap UMKM yang tidak memiliki surat keterangan serta solusi atas masalah yang muncul. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM tanpa surat keterangan dikenai dua jenis pajak penghasilan dan terdapat beberapa solusi atas masalah tersebut. Selain itu, UMKM yang telah melewati batas peredaran bruto bisa mengenakan PP No. 23 Tahun 2018 sampai dengan akhir tahun berjalan
ANALISIS STATISTIK DESKRIPTIF MENGGUNAKAN MICROSOFT EXCEL DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Setiap lembaga pendidikan memiliki program kerja meningkatkan dan mengembangkan mutu pendidikan untuk semua jenjang. Untuk mendukung peningkatan dan mengembangkan mutu pendidikan harus didukung oleh tenaga pendidik (guru) yang professional. Berkaitan dengan hal tersebut pendidik dituntut untuk melakukan penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian tindakan kelas dilakukan tahap pengolahan data. Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan ini merupakan pelatihan dalam mengolah data statistik deskriptif dengan menggunakan tool pack microsotf excel kepada tenaga pendidik untuk mempermudah pengolahan data statistic deskriptif khususnya. Dengan tujuan agar para guru dapat lebih kreatif dan mandiri dalam mengolah data penelitian. Karena berdasarkan hasil observasi terhadap beberapa guru di kabupaten Lebak, dalam mengolah data mereka masih menggunakan cara manual. Sehingga, mereka merasa kesulitan dalam mengolah data. Kegiatan ini akan dilakukan secara daring karena saat ini masih dalam kondisi pandemic Covid