e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Not a member yet
    1348 research outputs found

    Pengaruh Penerapan Akuntansi Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan Consumer Non-Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan akuntansi lingkungan melalui biaya lingkungan, kinerja lingkungan, serta pengungkapan informasi akuntansi lingkungan terhadap nilai perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan periode pengambilan sampel dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020. Melalui metode purposive sampling, diperoleh sebanyak 11 perusahaan dengan total 66 sampel pengamatan yang kemudian dilakukan analisis regresi linear berganda menggunakan aplikasi Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya lingkungan, kinerja lingkungan, serta pengungkapan informasi akuntansi lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Perusahaan sеbаiknyа dаpаt melakukan perincian terhadap kegiatan corporate social responsibility, terutama pada bidang lingkungan, yang telah dilakukan dalam laporan tahunan dan/atau laporan keberlanjutannya agar kuаlitаs informаsi akuntansi di lingkungаn pеrusаhааn semakin baik. Â

    PELAYANAN WAJIB PAJAK OLEH RELAWAN PAJAK DI TAX CENTER

    Get PDF
    Dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mendorong implementasi melibatkan pihak ketiga dalam kegiatan penyuluhan perpajakan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sejak beberapa tahun terakhir mendorong pembentukan relawan pajak. Kegiatan ini dijalankan sebagai salah satu bentuk edukasi perpajakan yang melibatkan pihak ketiga. Peran pihak ketiga ini merupakan perpanjangan tangan DJP terkait edukasi perpajakan, tidak hanya saat relawan pajak ikut serta di kegiatan DJP namun juga diharapkan dapat terus terjaga perannya setelah Program Relawan Pajak berakhir. Program Relawan Pajak mempunyai peran yang sangat relevan terkait transformasi di DJP dalam upaya penjangkauan wajib pajak. Tax center adalah pusat studi perpajakan, tempat dimana civitas akademika mempelajari, melakukan penelitian dan melakukan kajian-kajian perpajakan. Melalui Tax Center, civitas akademika pun diberikan pendampingan dari para ahli di bidang perpajakan serta penyediaan fasilitas taxbase (aplikasi berisi berbagai peraturan perpajakan terbaru) sebagai sarana mempelajari berbagai peraturan perpajakan terkini. Oleh karenanya, keberadaan Tax center diharapkan menjadi jembatan antara kampus dengan Direktorat Jenderal Pajak dalam memberikan edukasi pajak bagi masyarakat, khususnya bagi dunia pendidikan

    PROSES BISNIS SISTEM PENERIMAAN NEGARA (MPN G3) TERHADAP PENERIMAAN DI MASA PANDEMI

    Get PDF
    The Government Receipt System is a collaborative system carried out by billers (DGT, DJA, and DJBC), the State Treasury Service Office (KPPN) for Revenues, the Directorate of Treasury Information & Technology Systems, and the Directorate of State Treasury Management which aims to collect state revenues in an integrated system. The purpose of this study was to determine the business process analysis of the Third Generation of Government Receipt System (MPN G-3) on receipts during the pandemic at KPP Pratama Aceh Besar. KPP Pratama Aceh Besar is one of the billers that utilizes MPN G-3 to collect state revenues in taxation. The data collection methods used are library research, interviews, and online observations. The data used were obtained from sources and literature. The results of this study indicate that MPN G-3 is a brilliant innovation because it can increase the percentage of realized tax revenues, explore the potential of each function related to MPN, and explore the potential of sections related to these functions to collect state revenues in the taxation sector to achieve the target set that already determined.Modul Penerimaan Negara merupakan sebuah sistem kolaborasi yang dilakukan oleh biller (DJP, DJA, dan DJBC), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Khusus Penerimaan, Direktorat Sistem Informasi & Teknologi Perbendaharaan, dan Direktorat Pengelolaan Kas Negara yang bertujuan untuk menghimpun penerimaan negara secara terintegrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui analisis proses bisnis Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga (MPN G-3) terhadap penerimaan di masa pandemi pada KPP Pratama Aceh Besar. KPP Pratama Aceh Besar adalah salah satu biller yang memanfaatkan MPN G-3 dalam menghimpun penerimaan negara di bidang perpajakan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan, wawancara, dan observasi via daring. Data yang digunakan diperoleh dari narasumber dan literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa MPN G-3 adalah sebuah inovasi cemerlang karena dapat meningkatkan persentase realisasi penerimaan perpajakan, menggali potensi tiap fungsi yang berkaitan dengan MPN, serta menggali potensi seksi terkait fungsi tersebut dalam rangka menghimpun penerimaan negara di bidang perpajakan agar mencapai target yang sudah ditentukan

    Diklat Ekspor Impor: Solusi Daya Saing dan Efisiensi Dokumentasi Ekspor Impor (Sebuah Simulasi di Laboratorium Kompetensi)

    Get PDF
    Persaingan antarnegara di kawasan ASEAN semakin meningkat dengan adanya kesepakatan perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kondisi ini membutuhkan tenaga kerja dengan daya saing yang terukur dan sistem kerja yang efisien. Namun demikian, peningkatan kualitas SDM ekspor impor Indonesia melalui pendidikan tinggi dalam beberapa tahun terakhir tidak banyak berubah. Sistem kerja dokumentasi ekspor impor pun belum sepenuhnya efisien. Kegiatan ini dimaksudkan untuk merespon fakta tersebut, sebagai upaya peningkatan kapasitas lulusan SDM perguruan tinggi di bidang ekspor impor. Kegiatan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan dengan memanfaatkan laboratorium simulasi ekspor impor berstandar nasional. Metode yang diterapkan berupa pelatihan, simulasi, dan sertifikasi dokumentasi ekspor impor. Pelatihan diberikan kepada 60 mahasiswa dan umum yang terbagi ke dalam 3 angkatan. Tema pelatihan yang diberikan adalah prosedur ekspor-impor dengan pembicara dari praktisi perdagangan internasional. Kegiatan berikutnya berupa simulasi di laboratorium ekspor impor melengkapi materi pelatihan, dan uji sertifikasi kompetensi. Hasilnya mahasiswa yang lulus sertifikasi kompetensi ekspor-impor terukur level 1 sebanyak 95% dan siap bersaing di pasar kerja khususnya bidang ekspor-impor

    Pelatihan Foto Produk dan Tata Buku Sebagai Penunjang Kegiatan Usaha Young Entrepreneur

    Get PDF
    Jumlah pengusaha muda di Kota Serang semakin berkembang setiap tahun. Berdasarkan hasil survei, 70% pengusaha muda sudah mahir melakukan bisnis secara online, akan tetapi belum mahir membuat foto produk yang baik sebagai penunjang promosi agar masyarakat tertarik membeli produk yang dipasarkan. Selain itu, pembukuan usaha yang belum tertata juga menjadi faktor kesulitan lain para pelaku usaha muda. Belum banyak yang memberikan pelatihan terkait dengan foto produk kepada para pengusaha muda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pelatihan mengenai cara membuat foto produk yang bagus dengan cara sederhana yaitu menggunakan smartphone agar hasil fotonya bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mempromosikan produknya. Selain itu, juga diperlukan pelatihan mengenai cara pembukuan sederhana sehingga pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan dengan baik. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahap, yaitu: [1] survei dan penyuluhan terkait pemahaman foto produk dan pembukuan terhadap pelaku usaha muda; [2] melakukan pelatihan foto produk serta pelatihan pembukuan sederhana kepada para pelaku usaha; dan [3] evaluasi dengan post test dan pre test kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa pelatihan sangat diminati peserta, peserta dapat memahami penentuan foto produk dan perlakuan pembukuan

    Pajak Pertambahan Nilai Final: Belajar Dari Ghana Dan China

    Get PDF
    Penerapan PPN final Indonesia masih menjadi perdebatan berbagai pihak. Sebelum PPN final diberlakukan di Indonesia, China dan Ghana telah memberlakukan PPN skema khusus yang memiliki tujuan serupa dengan PPN final yaitu mengenakan PPN pada sektor kecil. Tujuan penelitan ini adalah mengetahui mekanisme pengenaan PPN final China, dan Ghana serta pendapat beberapa pihak terkait penerapan PPN final di Indonesia. Tulisan ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari ketiga mekanisme yang diterapkan oleh tiap negara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara. Wawancara dilakukan dengan beberapa pihak terkait yaitu subdirektorat peraturan PPN Industri selaku pembuat peraturan, dosen Politeknik Keuangan Negara STAN dan dosen Universitas Indonesia selaku akademisi, dan Center for Indonesia Taxation Analysis selaku praktisi. Mekanisme yang diberlakukan pada tiap negara memiliki perbedaan. Mulai dari penamaan, tarif yang diberlakukan, cara penghitungan tarif, threshold, penetapan pemungut, subjek pajak, dan faktur pajak yang digunakan. Pengenaan dan mekanisme PPN di negara China, Ghana, dan Indonesia tentu saja memiliki perbedaan. Hal ini dilakukan untuk penyesuaian dengan kondisi wajib pajak sektor kecil, kondisi ekonomi, kondisi politik, kondisi sosial dan budaya, tujuan yang ingin dicapai, prinsip, dan faktor-faktor lainnya

    PENINGKATAN KUALITAS PENGAWASAN LAUT MELALUI SINERGI ANTAR INSTANSI PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI

    Get PDF
    Ditetapkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 tentang Penyelenggaan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di Wilayah Perairan Indonesia dan Wilayah Yuridiksi Indonesia, membuka peluang bagi Pemerintah untuk meningkatkan kualitas pengawasan laut melalui sinergi dan kolaborasi antar kementerian/lembaga yang memiliki kewenangan di laut. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai), yang merupakan unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, berkaitan dengan peraturan tersebut karena memiliki armada patroli. Bea Cukai dapat meminta bantuan instansi lainnya dalam upaya menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi peningkatan kualitas pengawasan laut menggunakan perspektif Bea Cukai sehubungan dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah tersebut dengan menggunakan metode penelitian kualitatif serta sumber data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pengawasan laut dapat ditingkatkan melalui peningkatan kualitas kolaborasi antar instansi yang didukung dengan landasan hukum dan komitmen bersama serta pemahaman akan konsep keamanan maritim dalam penyelenggaraan keamanan, keselamatan, dan penegakan hukum di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia

    TINJAUAN ATAS PENERAPAN AKUNTANSI ASET TETAP PADA PT BLUE BIRD TBK BERDASARKAN PSAK 16

    Get PDF
    ABSTRACT   The preparation and presentation of the company's financial statements in Indonesia based on the Financial Accounting Standards. PT Blue Bird Tbk is the pioneer of taxi industry in Indonesia which officially go public at Indonesia Stock Exchange on November 14, 2014. Therefore, the financial statements of PT Blue Bird Tbk should be prepared based on the applicable Financial Accounting Standards in Indonesia. A fixed asset is one of several components contained in the financial statements, notably in the statement of financial position. The entity must determine the appropriate and adequate fixed asset management policy because it has an important role. This research aims to review the application of the accounting fixed asset at PT Blue Bird Tbk based on the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) 16 about the acquisition up to presentation and disclosure of financial statements for PT Blue Bird Tbk's financial statements as of 2019 (audited). The method used in this research is quantitative in the form of a library method. Based on the research results, PT Blue Bird Tbk passably and adequately implemented the PSAK 16, ‘Property, plant, and equipment’.  ABSTRAK Penyusunan dan penyajian laporan keuangan perusahaan di Indonesia mengacu pada Standar Akuntansi Keuangan. PT Blue Bird Tbk merupakan pionir dalam industri taksi di Indonesia yang resmi go public di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 14 November 2014. Oleh sebab itu, laporan keuangan PT Blue Bird Tbk semestinya disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia. Aktiva tetap merupakan satu dari beberapa komponen yang terdapat di laporan keuangan, khususnya dalam laporan posisi keuangan. Karena memiliki peranan yang penting, entitas harus menentukan kebijakan pengelolaan aset tetap yang tepat dan memadai. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penerapan akuntansi aset tetap pada PT Blue Bird Tbk berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 16, mulai dari perolehan hingga penyajian serta pengungkapan dalam laporan keuangan untuk laporan keuangan PT Blue Bird Tbk tahun 2019 (audited). Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang berupa metode kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, PT Blue Bird Tbk menerapkan PSAK 16 tentang Aset Tetap dengan cukup baik dan telah memadai

    ANALISIS PENGENAAN PAJAK PENGHASILAN TERHADAP YOUTUBER DAN SELEBGRAM

    No full text
    Entertainment continues to change along with technological developments. People will always need entertainment in their spare time. Coupled with the Covid-19 pandemic, all activities must be carried out online from home. Youtube is a platform that contains various kinds of video content ranging from music, movies, to podcasts. Youtubers use this opportunity to earn money by creating content that people are interested in. Instagram is also a rising photo and video sharing social media platform. Selebgram (Instagram celebrities) earn income from promoting products. The purpose of this study is to analyze the imposition of income tax from each type of income earned by youtubers and celebrities. The method used in this study is a qualitative method. The results of this study indicate that youtubers and celebrities earn several types of income, namely from google adsense, brand deals/product placements, merchandise sales, professional speakers, patreon, paid endorsements, and paid promote. Each type of income is subject to different articles and rates based on the Income Tax Law. All of these incomes are objects of income tax that have the potential to increase state revenues.Dunia hiburan terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi. Orang-orang akan selalu membutuhkan hiburan di waktu luang. Ditambah lagi dengan terjadinya pandemi Covid-19 membuat semua kegiatan harus bisa dilakukan secara daring dari rumah. Youtube adalah sebuah platform yang berisi berbagai macam konten video mulai dari musik, film, hingga podcast. Youtuber menggunakan peluang ini untuk memperoleh penghasilan dengan membuat konten yang diminati oleh banyak orang. Instagram juga merupakan platform media sosial berbagi foto dan video yang sedang naik daun. Selebgram (selebritis Instagram) mendapat penghasilan dari kegiatan mempromosikan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengenaan pajak penghasilan dari setiap jenis penghasilan yang diperoleh youtuber dan selebgram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa youtuber dan selebgram memperoleh beberapa jenis penghasilan yaitu dari google adsense, brand deals/product placements, penjualan merchandise, pembicara professional, patreon, paid endorsement, serta paid promote. Setiap jenis penghasilan dikenakan pasal dan tarif berbeda berdasarkan Undang-Undang Pajak Penghasilan. Semua penghasilan tersebut merupakan objek pajak penghasilan yang memiliki potensi meningkatan penerimaan negara. &nbsp

    BER-“SATU (Sistem Aplikasi Terintegrasi UMKM)†PERKUAT UMKM MENUJU INDONESIA MAJU

    Get PDF
    The Covid-19 pandemic was a non-natural national disaster that has hit the whole world, including Indonesia. The Covid-19 pandemic has resulted in problems not only in the health sector but also in the economic sector, especially the Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) sector. MSMEs have an important role in absorbing Indonesian workers, but until now MSME actors are still having trouble getting business capital, as well as to conduct transactions with customers (customers). In addition, due to the Covid-19 pandemic, the income of MSME actors has decreased, due to the limited space for the community to carry out economic activities. This certainly affects Indonesia's economic growth, which is currently recovering due to Covid-19. Therefore, it is necessary to have a new system for MSMEs to facilitate their access to capital and transactions. With the SATU application, it is hoped that it can help the government help MSME actors from adversity due to Covid-19. The results of the effectiveness of the application can be seen from MSME actors, who are getting easier at getting business capital and making transactions easier. Thus, the income of MSME actors will increase, and the Indonesian economy could experience a significant recovery. In compiling this paper, the author uses a literature study research method

    1,193

    full texts

    1,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) is based in Pakistan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇