e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Not a member yet
    1348 research outputs found

    Analisis Potensi Kebangkrutan Menggunakan Model Altman, Ohlson, dan Zmijewski pada Perusahaan Subsektor Properti dan Real Estate yang Terdaftar di BEI 2017 - 2019

    Get PDF
    Financial distress is a condition before a company goes bankrupt. Financial distress that are not immediately handled will bring the company to a state of bankruptcy. Therefore, an analysis of bankruptcy prediction is needed as early as possible to prevent such bankruptcy. The purpose of this research is to predict bankruptcy of property and real estate companies that listed in Indonesia Stock Exchange for the period 2017 – 2019 using Altman, Ohlson, and Zmijewski models. The data analysis used is quantitative descriptive The sample consists of 7 companies which were determined using purposive sampling. The type of data applied is secondary data, using financial statements for the period 2017 – 2019.. The results showed that Altman, Ohlson, and Zmijewski models gave different results for predicting the bankruptcy. Based on the average value during 2017 – 2019, Altman model predicts 4 companies are bankrupt, 2 companies are not bankrupt, and 1 company in grey area, while Ohlson and Zmijewski models predict that no company will be in a state of bankruptcy.Financial distress merupakan kondisi sebelum suatu perusahaan mengalami kebangkrutan. Kondisi financial distress yang tidak segera ditangani dapat membawa perusahaan menuju kondisi kebangkrutan. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis prediksi kebangkrutan sedini mungkin untuk mencegah kebangkrutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan pada perusahaan subsektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2017 – 2019 dengan menggunakan model Altman, Ohlson, dan Zmijewski. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 7 perusahaan yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan periode 2017 - 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Altman, Ohlson, dan Zmijewski memberikan prediksi yang berbeda. Berdasarkan rata-rata nilai selama 2017 – 2019, model Altman memprediksi terdapat 4 perusahaan bangkrut, 2 perusahaan tidak bangkrut, dan 1 perusahaan dalam kondisi grey area, sedangkan model Ohlson dan model Zmijewski memprediksi tidak ada perusahaan yang berada dalam kondisi bangkrut

    Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Tepung Labu Menjadi Produk Makanan Sehat dan Bernilai Ekonomis di Masa Pandemik COVID 19

    Get PDF
    Situasi pandemi seperti ini membuat semua aktivitas masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada, seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Hal ini membuat masyarakat harus melakukan perkerjaan dari rumah. Tujuan dilakukannya pengabdian pada situasi Pandemi Covid-19 adalah membantu masyarakat yang terdampak baik dari segi pendidikan, ekonomi, dan membangun desa yang berkelanjutan dengan mengadakan kegiatan bimbingan belajar, mengadakan pelatihan pembuatan produk makanan sehat dari bahan dasar tepung labu kuning, sehingga dapat menciptakan kemandirian ekonomi di masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada, dalam rangka mencegahan penyebaran Covid-19. Masih banyak masyarakat yang kurang peduli pada situasi, dan kondisi seperti ini, maka dari itu melalui adanya program ini, kami mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Kemudian produk unggulan yang kami ciptakan adalah Tepung Labu Kuning yang dapat di kreasikan menjadi berbagai macam produk makanan sehat di situasi pandemi Covid-19 seperti ini, kamipun bersama masyarakat membuat berbagai olahan makanan dari bahan dasar tepung labu kuning ini, sehingga nantinya masyarakat dapat membuat sendiri olahan makanan dari bahan dasar tepung labu kuning serta dapat meningkatkan perekonomian di masyaraka

    Pengaruh Penerapan Product-Market Fit Terhadap Strategi dan Kinerja CV Kaskun di Masa Lebaran

    Get PDF
    Tujuan dari pencarian product-market fit pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah untuk memaksimalkan potensi bisnis dari mitra, yaitu CV Kaskun, dalam masa Lebaran 2021, baik dari aspek internal maupun eksternal bisnis. Awalnya, pemilik CV Kaskun mengaku kesulitan untuk memaksimalkan penjualannya pada masa Lebaran 2020, terlebih karena adanya pandemi. Tim peneliti akhirnya memberi beberapa ide proyek lebaran untuk mitra di antaranya produk hampers dan kaos THR, yang pengembangannya telah melalui tahapan proses analisis dari product-market fit, resource-based dan market-based theory, serta cost-leadership. Pada Lebaran 2021, penjualan CV Kaskun sudah lebih baik dari tahun sebelumnya dan penjualan dari kaos THR berhasil mencapai angka Rp35.966.600,00

    Psikoedukasi Untuk Masyarakat Melalui Media Sosial Info Bintaro

    Get PDF
    Psikoedukasi pada program pengabdian masyarakat ini merupakan kerjasama dosen dan mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Pembangunan Jaya dengan Info Bintaro. Kepentingan melakukan psikoedukasi ialah karena banyaknya problematika atau masalah sosial psikologis di masyarakat, khususnya masyarakat urban seperti stres kerja, pengasuhan anak, dan lain sebagainya. Info Bintaro sebagai media massa yang memiliki fungsi persuasi, juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut memberikan informasi dan wawasan pada masyarakat sekitar Bintaro dan masyarakat umum. Sehubungan dengan fungsi tersebut, perlu adanya individu yang dapat melakukan psikoedukasi secara profesional dalam menangani masalah tersebut yaitu Prodi Psikologi, UPJ

    Pengaruh Sosialisasi Perpajakan, Sanksi Perpajakan, Dan Kesadaran Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dengan Sistem Informasi Sebagai Variabel Intervening

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan, sanksi perpajakan, dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Selain itu, penelitian ini juga memasukkan sistem informasi sebagai variabel intervening dalam hubungan antara sosialisasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak dan hubungan antara sanksi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak serta hubungan antara kesadaran perpajakan dan kepatuhan wajib pajak. Data penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden yaitu wajib pajak yang memiliki penghasilan independen. Berdasarkan purposive sampling, penelitian ini mendapatkan 35 responden yang telah mengisi survei kuesioner. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi perpajakan dan kesadaran perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Sementara itu, sosialisasi perpajakan berpengaruh negatif terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan, sistem informasi dapat memediasi hubungan antara sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan pajak. Sementara itu, tidak dapat memediasi sanksi perpajakan dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini mengindikasikan bahwa Direktorat Jendral Pajak di Indonesia perlu meningkatkan semua jenis sosialisasi kepada wajib pajak. This study is related to testing the effect of tax socialization, tax sanctions, and tax awareness on individual taxpayer compliance. In addition, this study also includes information systems as an intervening variable in the relationship between tax socialization and taxpayer compliance, tax sanctions and taxpayer compliance, and the relationship between tax awareness and taxpayer compliance. This study uses a quantitative method approach. Primary data sourced from the results of a questionnaire survey given to respondents was used as research data. Based on purposive sampling, this study used 35 samples based on the results of a completed questionnaire. Hypothesis testing is conducted by using a structural equation model (SEM). This study concludes that tax awareness is positively associated with taxpayer compliance. Meanwhile, tax socialization and tax sanctions do not affect taxpayer compliance. In addition, the information system is positively associated with taxpayer compliance. Meanwhile, information systems can mediate the relationship between tax socialization and individual tax compliance. However, the information system cannot mediate the relationship between tax sanctions and individual taxpayer compliance and between tax awareness and individual taxpayer compliance. This study indicates that the Indonesian Tax Authority needs to increase the use of the website and application-based services in conducting tax socialization.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan, sanksi perpajakan, dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Selain itu, penelitian ini juga memasukkan sistem informasi sebagai variabel intervening dalam hubungan antara sosialisasi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak dan hubungan antara sanksi perpajakan dan kepatuhan wajib pajak serta hubungan antara kesadaran perpajakan dan kepatuhan wajib pajak. Data penelitian ini menggunakan data primer yang bersumber dari pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden yaitu wajib pajak yang memiliki penghasilan independen. Berdasarkan purposive sampling, penelitian ini mendapatkan 35 responden yang telah mengisi survei kuesioner. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi perpajakan dan kesadaran perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak. Sementara itu, sosialisasi perpajakan berpengaruh negatif terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan, sistem informasi dapat memediasi hubungan antara sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan pajak. Sementara itu, tidak dapat memediasi sanksi perpajakan dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini mengindikasikan bahwa Direktorat Jendral Pajak di Indonesia perlu meningkatkan semua jenis sosialisasi kepada wajib pajak. Â

    KINERJA PERDAGANGAN INDONESIA-SINGAPURA DAN MALAYSIA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja ekspor dan daya saing serta posisi beberapa komoditas unggulan Indonesia ke Singapura dan Malaysia. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif dan pendekatan yang digunakan adalah Constant Market Share Analysis (CMSA) dan Revealed Comparative Advantage (RCA). Sumber data berasal  dari UN Comtrade dan Badan Pusat Statistik untuk produk HS 4 digit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa neraca perdagangan Indonesia dengan Singapura  selama tiga tahun terakhir (2018-2020) mengalami defisit, sedangkan dengan  Malaysia mengalami surplus. Negosiasi yang intens dengan Singapura sangat diperlukan untuk membuka peluang akses dagang guna menutup defisit neraca perdagangan. Pemerintah diharapkan terus mendorong pengembangan produk-produk unggulan bernilai tambah tinggi seperti industri kimia, industri mesin dan listrik serta tekstil. Disamping itu terus didorong program hilirisasi nasional produk mineral dan logam. Termasuk  mempertimbangkan kembali pengembangan dan penambahan industri pengilangan minyak dan gas sehingga dapat dikurangi impor produk migas hasil olahan dari kedua negara

    HIT RATE PEMERIKSAAN BARANG BAWAAN PENUMPANG: PENDEKATAN DATA MINING

    Get PDF
    Hit rate pengawasan bawaan penumpang adalah indikator untuk mengetahui jumlah pemeriksaan barang bawaan penumpang yang menghasilkan temuan. Target hit rate pemeriksaan barang bawaan penumpang sebesar 1% pada tahun 2020 dan 1,5% pada 2021 masih jauh dibandingkan dengan hit rate pemeriksaan barang bawaan penumpang di beberapa negara Eropa yang bervariasi dari 1,6% sampai dengan 60%, bahkan pada beberapa negara lain telah menetapkan target diatas 85%. Dengan metode kualitatif, penelitian di KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda ini bertujuan untuk merancang model regresi linear dan model klasifikasi dengan data mining sehingga dapat meningkatkan hit rate pemeriksaan barang bawaan penumpang. Penggunaan data mining terbukti dapat memberikan gambaran, proyeksi, dan peningkatan Indikator Kinerja Utama persentase hit rate pemeriksaan barang bawaan penumpang. Dengan akurasi prediksi persamaan linear sebesar 73,44% dan skor Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 26,566%, menyatakan metode prediksi dalam penelitian ini layak digunakan. Penelitian ini diharapkan memberikan alternatif bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tentang penggunaan algoritma dalam data mining untuk menentukan target IKU hit rate pemeriksaan barang bawaan penumpang pada periode-periode selanjutnya.   Kata Kunci: Data mining, MAPE, hit rate, pemeriksaan, penumpang

    ANALISIS KEWAJIBAN PERPAJAKAN BADAN USAHA MILIK DESA DALAM KEBANGKITAN EKONOMI PASCAPANDEMI COVID-19

    No full text
    This study aims to describe the taxation aspects of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in accordance with applicable laws and regulations. The type of research is normative juridical using literature review and applicable tax provisions. The data are taken from the Tax Knowledge Base, pajak.go.id, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, and Google Scholar data. The research method is descriptive qualitative by recording, studying, analyzing, interpreting, and explaining descriptively the object of research. The results of the data analysis show that, in practice, BUMDes tax obligations are the same as corporate tax obligations in general. BUMDes' tax obligations begin by registering its business and/or being confirmed as a Pengusaha Kena Pajak, withholding or collecting taxes, depositing and reporting obligations, and corporate income tax obligations. This study concludes that there are no provisions that specifically regulate the tax obligations of BUMDes. A good understanding of tax obligations, it is hoped it will advance in improving the economy and managing village potential as taxpayers. Government is expected to issue more specific regula-tions regarding tax obligations related to BUMDes. For the next research, it can take some field data.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek perpajakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jenis penelitiannya adalah yuridis normatif dengan menggunakan tinjauan pustaka dan ketentuan perpajakan yang berlaku. Data tersebut diambil dari data Tax Knowledge Base, pajak.go.id, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum, dan Google Scholar. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan mencatat, mempelajari, menganalisis, menafsirkan, kemudian menjelaskan secara deskriptif objek penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, dalam praktiknya, kewajiban pajak BUMDes sama dengan kewajiban pajak perusahaan pada umumnya. Kewajiban pajak BUMDes dimulai dengan mendaftarkan usahanya dan/atau dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, pemotongan atau pemungutan pajak, kewajiban penyetoran dan pelaporan, dan kewajiban pajak penghasilan badan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada ketentuan yang secara khusus mengatur kewajiban perpajakan BUMDes. Pemahaman yang baik tentang kewajiban perpajakan, diharapkan akan maju dalam meningkatkan perekonomian dan mengelola potensi desa sebagai wajib pajak. Pemerintah diharapkan dapat menerbitkan peraturan yang lebih spesifik mengenai kewajiban perpajakan terkait BUMDes. Untuk penelitian selanjutnya dapat mengambil beberapa data lapangan

    Analisis atas Determinan Nilai Perusahaan dengan Struktur Modal sebagai Variabel Intervening

    Get PDF
    This research aims to analyze and test empirical evidence of the effect of Profitability, Liquidity, Firm Size on Firm Value; the effect of Profitability, Liquidity, Company Size on Capital Structure; Effect of Capital Structure on Firm Value, and Capital Structure is able to mediate the effect of Profitability, Liquidity, Firm Size on Firm Value. The population of this study is all companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016 – 2020. The sample determination includes companies listed on LQ45 non Banking. The analytical method used is the associative method, with classical assumption testing and path analysis. The results indicate that Profitability and Liquidity has a significant effect on Firm Value., Firm Size, and Capital Structure has an insignificant effect on Firm Value. Capital Structure is able to mediate Liquidity to Firm Value, and Capital Structure is not able to mediate Profitability and Firm Size to Firm Value.Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menguji bukti empiris pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan; pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaan terhadap Struktur Modal; Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan, dan Struktur Modal mampu memediasi pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Populasi penelitian ini seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016 – 2020. Penentuan sampel diantaranya perusahaan yang terdaftar di LQ45 Non Perbankan. Metode analisis yang digunakan yaitu metode asosiatif, dengan pengujian asumsi klasik dan analisis jalur. Hasil pembuktian menunjukkan bahwa Profitabilitas dan Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, sedangkan Ukuran Perusahaan, dan Struktur Modal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Struktur Modal mampu memediasi Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan, dan Struktur Modal tidak mampu memediasi Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan

    Studi Komparatif Menggunakan Metode Profit untuk Optimalisasi Penilaian PBB atas Jaringan Kabel Telekomunikasi Bawah Laut

    Get PDF
    The authors compare the results of Land and Building Tax (PBB) valuation on underwater telecommunications cable network property for the tax year 2021 based on an assessment using the currently regulated method and the profits method. This topic was chosen due to the authors' hypothesis that there is a potential loss of PBB as a result of related property being undervalued despite the rapid development of the telecommunications industry during the COVID-19 pandemic. The difference in market value realization generated between the two methods becomes the potential for PBB which is expected to be explored in the future.Penulis melakukan komparasi hasil penghitungan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas jaringan kabel telekomunikasi bawah laut untuk tahun pajak 2021 berdasarkan penilaian dengan metode yang berlaku saat ini dan metode profit. Alasan topik ini diangkat berangkat dari hipotesis penulis yang menduga terdapat potensi PBB yang hilang sebagai akibat penilaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang undervalue terlepas pesatnya perkembangan industri telekomunikasi selama pandemi COVID-19. Perbedaan realisasi nilai pasar yang dihasilkan antara kedua metode tersebut menjadi potensi PBB yang diharapkan dapat digali di kemudian hari. &nbsp

    1,193

    full texts

    1,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) is based in Pakistan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇