e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)Not a member yet
1348 research outputs found
Sort by
KERAJINAN ANYAMAN SEBAGAI POTENSI EKONOMI LOKAL : PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING
Rajapolah menjadi basis pengrajin pandan sejak zaman Belanda, turun temurun, kreativitas para leluhur mengalir sampai sekarang. Khususnya di daerah kami sebagai sentra kerajinan anyaman pandan yaitu Desa Sukaruas, Sukaraja, Rajapolah, Tasikmalaya. Produk buatan tangan asli Rajapolah dikenal luas di pasar dalam negeri. Kerajinan Rajapolah memiliki berbagai macam kerajinan tangan. CV. Disha Crafindo merupakan UMKM kerajinan anyaman pandan yang fokus menjual topi dengan berbagai macam bentuk topi. Selain topi, ada beberapa jenis kerajinan anyaman seperti tas anyaman, kotak tisu, dan kotak payung. Adapun kendala yang dihadapi adalah manajemen produksi, pemasaran, dan tenaga kerja dalam memproduksi dan pemahaman dalam peningkatan kualitas produk dan pemasaran. Pemasaran kerajinan anyaman pandan selama ini masih mengandalkan toko retail dalam memasarkan hasil produksi kerajinan anyaman pandan baik di dalam negeri maupun luar negeri, pangsa pasar CV. Disha Crafindo tidak hanya di Jawa Barat, tetapi sudah masuk ke pasar luar negeri seperti Jepang. Target luaran dalam pengabdian ini tersampaikannya informasi produk dan pemasaran melalui media sosial (facebook, Instagram dan GoogleMyBusiness), E-commerce (Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee), Social video marketing (youtube), Social messenger (Whatsapp) dan media cetak online
WORKSHOP PENGEMBANGAN PRODUK CENDERA MATA BERBASIS BAHAN BAHARI DI DESA TEMAJUK, KABUPATEN SAMBAS, KALIMANTAN BARAT (WORKSHOP ON DEVELOPMENT OF SOUVENIR PRODUCTS BASED ON MARINE RESOURCES IN DESA TEMAJUK, KABUPATEN SAMBAS, KALIMANTAN BARAT)
Cendera mata memiliki peran sentral dalam industri pariwisata, menguatkan identitas budaya lokal dan menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi para wisatawan. Dalam konteks ini, pentingnya menciptakan suvenir berkelanjutan dan lokal semakin menonjol. Workshop yang diadakan di Desa Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, berfokus pada pengembangan produk cendera mata menggunakan bahan baku lokal, terutama bahan bahari seperti cangkang kerang dan bahan alami lainnya, yang dikombinasikan dengan resin sebagai bahan pendukung. Melalui kerja sama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, workshop ini memberikan pelatihan praktis kepada masyarakat setempat, memperkenalkan teknik produksi yang ramah lingkungan, dan mengajak mereka menggabungkan kreativitas dengan keberlanjutan. Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga diajak untuk menciptakan produk cendera mata yang unik dan bernilai lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan produk-produk tersebut tidak hanya memperkaya pengalaman wisatawan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mempromosikan keberlanjutan lingkungan di Desa Temajuk serta wilayah sekitarnya
CENDRAMATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT PULAU PRAMUKA
Pengabdian Masyarakat ini bertujuan agar peserta pelatihan mengetahui bahwa kulit kerang yang ada ditempat mereka yang dianggap sampah dapat dimanfaatkan untuk kerajinan cenderamata, dapat mengetahui langkah- langkah dalam pembuatan cenderamata dari kulit kerang, dapat mempraktekkan pembuatan kerajinan cenderamata yang terbuat dari kerang serta kebermanfaatan pelatihan ini untuk cendramata. Metode pengabdian meliputi survey awal, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan setelah pelatihan peserta mengetahui bahwa kulit kerang yang dianggap sampah selama ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku cemderamata 84 % peserta menjawab sangat setuju dan 16 % yang menjawab setuju, setelah pelatihan peserta mengetahui langkah- langkah pembuatan kerajinan cenderamata dari kulit kerang 89 % peserta menjawab sangat setuju dan 11 % yang menjawab setuju. setelah pelatihan peserta mampu mempraktekkan cara pembuatan kerajinan cenderamata dari kulit kerang 84 % peserta menjawab sangat setuju dan 16 % yang menjawab setuju, pelatihan pembuatan cenderamata dari kulit kerang sangat bermanfaat untuk Cendramata Pulau Pramuka 94,7 % peserta menjawab sangat setuju dan 5,3 % yang menjawab setuju
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LAPORAN KEUANGAN: UPAYA MENDORONG UMKM NAIK KELAS
Visi Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadikan UMKM sebagai usaha primadona tidak hanya di Kota Tangerang Selatan, mengalami permasalahan di antaranya keterbatasan pelaku UMKM dalam membuat laporan keuangan sehingga tidak diperoleh gambaran kinerja keuangan dan kekayaan UMKM. Gambaran kinerja melalui laporan keuangan menjadi prasyarat dalam pengajuan pembiayaan UMKM. Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan merupakan upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan PKN STAN agar UMKM naik kelas melalui pemahaman kinerja keuangan atas bisnis yang dikelola serta kesempatan memperoleh pembiayaan. Pelatihan penyusunan Laporan Keuangan dilaksanakan secara massal untuk seluruh pelaku UMKM dan intensif dengan pembagian dalam kelompok. Sementara pendampingan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan untuk dua UMKM, Idea Mulya dan Cilok Djoedes. Kendala seperti kesiapan UMKM dalam menyiapkan data transaksi keuangan masih muncul selama pendampingan. Selain itu kendala terkait aplikasi SIAPIK juga masih muncul seperti kesulitan mencatat transaksi pada masa lampau, menentukan nilai saldo akhir konsinyasi dan mencatat penjualan produk secara eceran. Namun demikian, pelatihan dan pendampingan berjalan lancar dan memberi manfaat positif bagi pelaku UMKM dalam Upaya mewujudkan UMKM Naik Kelas
MEMBANGUN SEMANGAT GREEN ENTREPRENEURSHIP DI DESA PANYIRAPAN BAROS KABUPATEN SERANG
Salah satu penggerak perekonomian di Indonesia adalah dengan adanya para pelaku UMKM. Agar hal tersebut dapat tercapai, pemerintah desa Bersama akademisi harus senantiasa bekerjasama untuk mendorong masyarakat agar dapat menciptakan usaha. Banyak hal yang menyebabkan seorang tidak tertarik menjadi wirausaha. Selain itu isu lingkungan pun saat ini sedang marak dibicarakan. Sehingga yang menjadi perhatian bukan hanya menjadi wirausaha juga harus berwawasan lingkungan. Sehingga dari permasalahan tersebut, kami mencoba untuk mengatasi permasalahan dengan cara melakukan pendampingan terkait jiwa wirausaha berbasis green entrepreneurship. Dalam program pendampingan ini, kami akan focus untuk mengatasi masalah lingkungan dengan cara mendampingi untuk menanam sayuran hidroponik dan pendampingan wirausaha dan pembuatan logo serta pembuatan pupuk yang berasal dari sampah organic sebagai penunjang bahan perkebunan. Target dalam kegiatan ini adalah ibu – ibu kader PKK yang ada di Desa Panyirapan Kecamatan Baros Kabupaten Serang. Hasil menunjukan bahwa setelah kegiatan masyarakat langsung mencoba mengembangkan usahanya dengan cara menanam sayuran, mengolah dan menjual produk, memasarkan lewat marketplace serta membuat logo usaha berbasis green entrepreneurship
REVITALISASI SISTEM POMPA AIR BERTENAGA SURYA 1KWP UNTUK IRIGASI DI BANJARAN
Kecamatan Banjaran merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Bandung yang memiliki potensi lahan pertanian yang cukup baik. Beberapa lahan tidak digarap langsung oleh pemiliknya namun digarap dan dimanfaatkan sebagai lahan penanaman padi dan palawija oleh masyarakat sekitar. Hasil pertanian tersebut biasanya digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat salah satunya kebutuhan pangan. Dalam pertanian, irigasi merupakan aspek yang sangat penting untuk mengairi lahan pertanian sepanjang musim. Sistem irigasi lahan saat ini memanfaatkan sistem pompa air bertenaga surya, namun pemasangan yang dilakukan masih belum sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan. Community development ini hadir sebagai salah satu cara membantu mitra untuk merevitalisasi sistem yang telah dipasang. Terdapat enam hal penting yang dilakukan untuk memperbaiki instalasi sebelumnya dan penambahan beberapa fitur baru diantaranya yaitu, 1) memasang rumah baterai, 2) memasang sistem pembumian, 3) memasang sistem nyala mati pompa, 4) memasang kotak AC dan DC, 5) memasang data logger, 6) memperbaiki sistem pengkabelan. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan survei lokasi, pemetaan masalah, perancangan solusi, desain dan prototyping, serta instalasi dan pengujian. Dari enam target yang ingin dicapai, 5 target dilaksanakan dengan baik dan sesuai harapan
A STUDY OF DWELLING TIME AT TANJUNG PERAK HARBOR SURABAYA INDONESIA
The research aims to determine the factors that influence dwelling time at Indonesian ports so that the government can make policies for releasing imported goods at ports more quickly and efficiently. This study uses secondary data obtained from KPPBC TMP Tanjung Perak quantitative data in the form of monthly pre-clearance, customs clearance, post-clearance, and dwelling time processing times from January 2020 to December 2022. Statistical analysis using the linear regression method uses the application SPSS. Based on the results of the analysis of the factors that influence dwelling time, it is concluded that the pre-clearance, customs clearance, and post-clearance processes simultaneously have an influence on dwelling time at the port of Tanjung Perak. Meanwhile, partially, the pre-clearance and post-clearance processes have a positive and significant effect on dwelling time, while the customs clearance process does not affect dwelling time. Currently, the customs clearance process is faster due to new policies and improved facilities. This research only discusses the management of imported goods, so other research using export variables is needed to increase the accuracy and efficiency of government trade policies.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu (dwelling time) di pelabuhan-pelabuhan Indonesia sehingga pemerintah dapat mengambil kebijakan pengeluaran barang impor di pelabuhan dengan lebih cepat dan efisien. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari KPPBC TMP Tanjung Perak. Data kuantitatif berupa waktu pengerjaan pre-clearance bulanan, bea cukai, pasca-clearance, dan Dwelling time dari bulan Januari 2020 sampai dengan Desember 2022. Analisis statistik menggunakan metode regresi linier dengan menggunakan metode regresi linier berganda. aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi Dwelling Time, disimpulkan bahwa proses pre-clearance, customs clearance, dan post-clearance secara simultan mempunyai pengaruh terhadap Dwelling Time di Pelabuhan Tanjung Perak. Sedangkan secara parsial proses pre-clearance dan post-clearance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Dwelling Time, sedangkan proses Customs Clearance tidak berpengaruh terhadap Dwelling Time. Saat ini, proses bea cukai lebih cepat karena adanya kebijakan baru dan peningkatan fasilitas. Penelitian ini hanya membahas tentang pengelolaan barang impor, sehingga diperlukan penelitian lain yang menggunakan variabel ekspor untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi kebijakan perdagangan pemerintah
Penilaian dan Analisis Nilai Likuidasi Dump Trucks: Studi Kasus di Kota Cilegon, Banten
This research aims to assess the fair market value and liquidation value of 35 trucks owned by a company in Cilegon City, Banten, which will be used as collateral for loans at financial institutions. The Market Data Approach with Comparable Match technique was employed. This method was chosen because the valuation object, the trucks, is a common asset in the market, making it relatively easy to obtain relevant comparative data. Through in-depth analysis of market data, vehicle physical condition, and relevant economic factors, the valuation results indicate that the fair market value of the trucks as of May 27, 2024, was Rp 13,465,400,000, while the liquidation value was lower at Rp 9,425,780,000. This difference reflects the liquidation discount that typically occurs in quick asset sales. The results are expected to provide valuable information for decision-making related to loan collateral and for asset owners to record the value of their assets.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai nilai wajar dan nilai likuidasi dari 35 unit truk milik sebuah perusahaan di Kota Cilegon, Banten, yang akan digunakan sebagai jaminan utang pada lembaga keuangan. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Data Pasar (Market Data Approach) dengan teknik Penyesuaian Perbandingan (Comparable Match). Metode ini dipilih karena objek penilaian, yaitu truk-truk tersebut, merupakan aset yang umum di pasaran sehingga data pembanding yang relevan dapat diperoleh dengan relatif mudah. Melalui analisis mendalam terhadap data pasar, kondisi fisik kendaraan, serta faktor-faktor ekonomi yang relevan, hasil penilaian menunjukkan bahwa nilai pasar wajar dari truk-truk tersebut pada tanggal 27 Mei 2024 adalah Rp 13.465.400.000, sedangkan nilai likuidasi lebih rendah, yaitu Rp 9.425.780.000. Perbedaan ini mencerminkan diskonto likuidasi yang biasa terjadi pada penjualan aset cepat. Hasil ini diharapkan memberikan informasi penting bagi pengambilan keputusan terkait penjaminan utang dan pemilik aset untuk pencatatan nilai asetnya
Optimalisasi Aset Bersejarah: Sebuah Studi Literatur
Adaptive Reuse merupakan suatu proses yang kompleks dalam menentukan kebijakan seperti apa yang perlu diambil dalam memelihara suatu bangunan yang dalam hal ini dikhususkan untuk bangunan yang fungsi aslinya sudah hilang. Pembahasan mengenai konsep ini dibuat dalam rangka mengefektifkan suatu aset walaupun sudah tidak berfungsi sebagaimana aslinya tetapi tetap dapat menghasilkan suatu nilai ekonomis dan mempertahankan nilai sosial budaya di dalamnya. Berbagai pembahasan merujuk pada hasil bahwa adaptive reuse ini sangat penting untuk diterapkan dalam dunia nyata demi untuk terus menjaga keberlanjutan suatu aset tanpa harus memusnahkannya. Banyak juga terdapat kriteria tentang bagaimana seharusnya konsep ini berjalan agar tujuan dari penggunaan konsep ini bisa dirasakan oleh sekitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dengan berbagai bentuk pendekatannya dalam mencari teori dan juga kesimpulan.Adaptive Reuse merupakan suatu proses yang kompleks dalam menentukan kebijakan seperti apa yang perlu diambil dalam memelihara suatu bangunan yang dalam hal ini dikhususkan untuk bangunan yang fungsi aslinya sudah hilang. Pembahasan mengenai konsep ini dibuat dalam rangka mengefektifkan suatu aset walaupun sudah tidak berfungsi sebagaimana aslinya tetapi tetap dapat menghasilkan suatu nilai ekonomis dan mempertahankan nilai sosial budaya di dalamnya. Berbagai pembahasan merujuk pada hasil bahwa adaptive reuse ini sangat penting untuk diterapkan dalam dunia nyata demi untuk terus menjaga keberlanjutan suatu aset tanpa harus memusnahkannya. Banyak juga terdapat kriteria tentang bagaimana seharusnya konsep ini berjalan agar tujuan dari penggunaan konsep ini bisa dirasakan oleh sekitar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif dengan berbagai bentuk pendekatannya dalam mencari teori dan juga kesimpulan
Pemahaman Efisiensi Usaha UMKM Produk Makanan Halal di Mojolaban Sukoharjo
Dua masalah terkait efisiensi keuangan dan pemasaran digital masih menjadi persoalan yang mendasar bagi usaha mikro dan kecil (UMKM). Paper ini bermaksud dicarikan jalan keluar agar usaha yang dijalankan menjadi lebih efisien melalui kegiatan pengabdian. Tujuan pengabdian adalah memberikan pengetahuan dan aplikasi tentang efisiensi usaha terutama pada sisi keuangan dan pemasaran bagi Usaha Kecil Mikro dan Menengah produk makanan halal di Kecamatan Mojolaban Sukoharjo. Kegiatan yang diprakarsai Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret dengan anggota UMKM Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Fadhilah Sentosa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pelaksanaan pelatihan dan pendampingan yang terdiri 3 (tiga) hal, yaitu: Pertama, Pelatihan pemahaman konsep efisiensi usaha. Kedua, pelatihan pemasaran digital untuk usaha agar lebih efisien Ketiga, pelatihan pengelolaan dan pencatatan keuangan untuk efisiensi usaha. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan 100 persen peserta sudah memahami konsep efisiensi secara benar sesuai dengan teori dan bisa mempraktekkan kegiatan pemasaran dalam dunia usahanya