e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)Not a member yet
1348 research outputs found
Sort by
EXPLORING THE INTERSECTION BETWEEN TECHNOLOGY AND PUBLIC SECTOR ACCOUNTING EDUCATION - A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
This systematic literature review explores the intersection of technology and public sector accounting education (PSAE). Despite the growing importance of PSAE for preparing competent public servants and implementing public sector reforms, research in this area remains limited compared to private sector accounting education. This study aims to address this gap by examining the evolution of technology trends in PSAE and identifying future research directions. The findings reveal a significant focus on the urgency to acquire technological skills, integrating technology into teaching, and developing conceptual frameworks. This highlights the need for continual adaptation of PSAE curricula to incorporate modern tools and respond to global challenges. Future research should explore the integration of advanced technologies, such as artificial intelligence and blockchain, into PSAE to enhance public sector reforms and educational practices. Comparative studies across different countries are also necessary to understand cultural and systemic factors influencing PSAE. Addressing these gaps will ensure that PSAE remains relevant and effective in preparing graduates for the evolving demands of the public sector
ENVIRONMENTAL FINANCE: A CASE STUDY OF FCPF-CF IN EAST KALIMANTAN
This study provides an in-depth examination of the financial processes within the Forest Carbon Partnership Facility's Carbon Fund (FCPF-CF) in East Kalimantan, Indonesia. By conducting a descriptive analysis of existing literature and interviewing key stakeholders, the study identifies the mechanisms involved in sourcing, allocating, and disbursing funds. It also illuminates significant challenges, including the absence of a carbon trading market, governance and accountability issues, dynamic policy changes, reporting requirements, and a lack of local government understanding of the FCPF program. These findings enrich the literature on environmental conservation initiatives by offering insights into the adaptations of financial mechanisms in FCPF-CF East Kalimantan. The study's outcomes provide valuable lessons for the development and implementation of similar programs worldwide, contributing to the broader field of environmental finance
THE COMPARISON OF TAX RATES AND GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) BETWEEN COUNTRIES
Taxes as the country's main source of financing are an important component for increasing or decreasing value of Gross Domestic Product (GDP) year-on-year (y-o-y). However, the influence of the individual income tax level is thought to have a negative effect on individual spending power. Therefore, the concept of the family office also emerged. This research aims to review whether there is a relationship between the applicable tax rates and economic growth, in terms of GDP.
Testing was carried out through a difference test followed by a test of the influence between the level of individual income tax and GDP (y-on-y). Because the results of the normality test found abnormal data, the test was carried out using non-parametric difference tests and correlation tests. As a result, it was found that an increase in individual income tax rates could have the effect of reducing GDP (y-on-y). This is due to reduced people's purchasing power and reduced circulation of money for shopping/consumption.
The weakness of this research is that it does not involve or exclude other variables such as inflation. Apart from that, this research only focuses on individual income tax rates, and does not use corporate income tax either
PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS USAHA PADA UMKM DI KAMPUNG SUKADIRI, BANTEN LAMA
Kampung Sukadiri kelurahan Kasunyatan Kecamatan Kasemen kota Serang Provinsi Banten menjadi tempat dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu melakukan pendampingan UMKM dalam pembuatan nomor induk berusaha (NIB) berbasis OSS sebagai upaya peningkatan usaha dengan pemenuhan kelengkapan legalitas usaha. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui tiga tahapan yaitu tahap awal, tahap inti dan tahap akhir. Tahap awal pelaksanaan pengabdian diawali dengan observasi dan survey ke lokasi pengabdian bersama tim pengabdian UNSERA, melengkapi prosedur administratif dan merancang kegiatan inti sesuai kebutuhan mitra; pada tahap inti, kegiatan pengabdian fokus pada pendampingan mitra melalui kegiatan sosialisasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online single submission (OSS); pada tahap akhir penilaian kegiatan dan penyusunan laporan akhir. Sasaran dalam kegiatan pengabdian yaitu pelaku usaha UMKM di kampung Sukadiri Banten Lama. Hasil yang diperoleh yaitu pemenuhan kelengkapan legalitas usaha nomor induk berusaha (NIB) sebanyak 9 (Sembilan) NIB. Setelah kegiatan pengabdian ini selesai, pelaku usaha UMKM di Kampung Sukadiri Banten Lama dapat meningkatkan usaha dengan berbekal nomor induk berusaha (NIB)
SOSIALISASI BANK SAMPAH: PEDULI MENGELOLA SAMPAH DEMI LINGKUNGAN YANG RAMAH
Persoalan sampah tidak bisa dipandang sebelah mata, karena banyak permasalahan yang disebabkan oleh sampah seperti penyakit, lingkungan yang kotor, banjir dan lain-lain. Begitu juga, yang terjadi di kelurahan Sukamanah Kecamatan Baros. Alih-alih dibersihkan, ternyata sampah juga dapat dimanfaatkan untuk menambahkan penghasilan Masyarakat seperti melalui pendirian Bank Sampah. Pendirian bank sampah dapat memiliki dampak yang positif bagi Masyarakat dan lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra melalui peran bank sampah dalam meningkatkan Kesehatan lingkungan dan kesejahteraan Masyarakat. Pengabdian dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2023 di Kantor Desa Sukamanah dan dihadiri oleh kurang lebih 21 RT dan 5 RW. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode sosialisasi, dengan memberikan informasi, motivasi dan insight baru terkait pengelolaan dan pemanfaatan sampah. Antusiasme peserta dalam kegiatan menunjukan keingintahuan peserta bagaimana cara mendirikan bank sampah, bagaimana mengelola sampah dan hal lain terkait bank sampah serta pemisahan antara sampah organik dan anorganik yang mempunyai manfaat untuk warga lingkungan dan juga Kesehatan bagi Masyarakat sekitar
PENINGKATAN KESADARAN LEGALITAS DALAM INOVASI PEMASARAN UMKM
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai negara. Dalam era digital yang terus berkembang, inovasi pemasaran menjadi kunci untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing UMKM. Namun, seringkali aspek legalitas dalam inovasi pemasaran terabaikan, menyebabkan risiko hukum yang dapat membahayakan keberlanjutan bisnis UMKM. Melalui pendekatan pengabdian masyarakat, kita dapat memberikan pelatihan dan sumber daya kepada UMKM untuk membantu mereka memahami dan mematuhi regulasi hukum yang relevan. Kami juga membahas berbagai aspek legalitas dalam inovasi pemasaran, termasuk hak cipta, merek dagang, privasi data, dan perpajakan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang legalitas, UMKM dapat mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai dengan hukum, mengurangi risiko, dan menciptakan fondasi yang kuat untuk pertumbuhan bisnis mereka. Dengan berkolaborasi, kita dapat menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi pemasaran yang bertanggung jawab secara hukum bagi UMKM. Akhirnya, peningkatan kesadaran legalitas dalam inovasi pemasaran diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian
PENINGKATAN KAPASITAS PEGAWAI MELALUI PROGRAM RUMAH SAKIT AMAN BENCANA (RSAB) DI RSUD KILISUCI KOTA KEDIRI
Pengabdian ini memiliki tujuan untuk melihat hasil kegiatan peningkatan kapasitas pegawai melalui program rumah sakit aman bencana (RSAB) di RSUD Kilisuci Kota Kediri. Rencana kesiapsiagaan rumah sakit sangat penting dalam memastikan keamanan lingkungan rumah sakit dan tindakan yang perlu diambil untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia saat situasi bencana. RSUD Kilisuci belum memiliki rencana kesiapsiagaan yang terdokumentasi, teruji, dan melibatkan masyarakat di sekitarnya untuk siap menghadapi bencana. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini meliputi metode pretest-posttest, ceramah- diskusi, latihan/praktik langsung, observasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanggulangan Bencana di RSUD Kilisuci sangat diperlukan mengingat Kota Kediri memiliki beberapa potensi bencana yang beraneka ragam dan terletak pada wilayah yang berpotensi ancaman banjir, kebakaran, pandemi Covid-19, erupsi gunung kelud, kecelakaan lalu lintas dan gempa bumi. Terjadi peningkatan hasil pretest dan posttest sebesar 14,60 poin. Kegiatan penguatan kapasitas pegawai melalui program Rumah Sakit Aman Bencana (RSAB) dirasa perlu dikembangkan lebih jauh karena rumah sakit memerlukan kapasitas kesiapsiagaan lebih dalam menghadapi bencana atau situasi kegawatdaruratan serta dapat mendukung pada saat akreditasi rumah sakit
PENERAPAN SAK ETAP PADA BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN BLITAR (IMPLEMENTATION OF SAK ETAP ON VILLAGE OWNED BUSINESS ENTRIES IN BLITAR REGENCY)
Pasal 58-59 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa menyebutkan tentang pertanggungjawaban, yaitu pelaksana operasional wajib menyiapkan laporan berkala yang memuat pelaksanaan rencana program kerja BUM Desa/BUM Desa bersama. Laporan berkala meliputi laporan semesteran dan laporan tahunan. Laporan semesteran meliputi laporan posisi keuangan dan perhitungan laba rugi semesteran serta rincian masalah selama satu semester. Program pendampingan penyusunan Laporan Keuangan di Kabupaten Blitar juga berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dindammade) Kabupaten Blitar. Terdapat empat BumDes yang dilakukan pendampingan, yakni BUMDes Al Hikmah, BUMDes Mujair Berkah Sejahtera, BUMDes Beringin Makmur dan BUMDes Makmur Sejahtera. Setiap BUMDes memiliki lebih dari satu unit usaha dengan beragam jenis usaha yang meliputi manufaktur, jasa perdagangan, jasa keuangan (simpan pinjam) dan jasa-jasa lainnya. Hasil asersi terhadap laporan keuangan menunjukkan bahwa satu BUMDes sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban yang memenuhi Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) dengan kesalahan minor. Sedangkan tiga BUMDes lainnya belum menunjukkan BUMDes sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban, meskipun belum menunjukkan laporan keuangan yang komprehensif ataupuan memenuhi SAK ETAP. Ketiga BUMDes tersebut masih melakukan pelaporan berbasis kas
DIGITALISASI AKTIVITAS WISATA KAWASAN GEOPARK BAYAH DOME UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELA NJUTAN
Digitalisasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk industri pariwisata. Dalam konteks ini, digitalisasi wisata merujuk pada penggunaan teknologi digital untuk mempromosikan, meningkatkan, dan mengelola destinasi wisata. Kawasan Geopark Bayah Dome memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, namun kurangnya digitalisasi aktivitas wisata telah menghambat pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan ini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan digitalisasi dalam aktivitas wisata Kawasan Geopark Bayah Dome sebagai langkah strategis untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara peneliti, masyarakat lokal, dan pihak berwenang, kami berhasil mengembangkan solusi digital yang mampu meningkatkan pengalaman wisatawan, mempromosikan budaya lokal, dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan. Dalam pengabdian ini, kami akan membantu Paguyuban UMKM, Kriya dan Homestay disekitar Desa Sawarna mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata mereka diantaranya Promosi Bisnis dengan Google Bisnisku serta Editing Foto dan Video dengan canva. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Mengedukasi masyarakat lokal tentang potensi dan manfaat digitalisasi wisata dan Membantu pengembangan dan promosi destinasi wisata lokal melalui platform digital
Pengaruh Inflasi Terhadap Capaian Ekspor Komoditas Migas di Indonesia (Studi pada Tahun 2020-2023)
Several studies regarding the influence of inflation on export performance have reached relatively similar conclusions. Lovasy (1962) found evidence that inflation tends to inhibit export expansion. Gylfason (1999) further strengthened this, specifying that high inflation in natural resource commodities tends to be associated with low export levels. Given Indonesia's status as an oil-exporting country, researchers were interested in conducting statistical testing in the Indonesian context using data from the Ministry of Trade and the Central Statistics Agency for the period 2020-2023. The research approach adopted in this study follows Tien (2021) using IBM Statistics SPSS 25 software for data processing. The dependent variable is the export of oil commodity, while the independent variable is the inflation rate. The results of regression indicate that the coefficient of determination between variables has a statistically significant value to reject the null hypothesis. This suggests that the inflation rate has a positive impact on oil export performance. The positive impact of inflation on oil commodity export performance may be attributed to several factors, including world oil market conditions, domestic economic structure, and government export policies.Beberapa penelitian terkait pengaruh inflasi terhadap capaian ekspor memberikan kesimpulan yang relatif sama. Lovasy (1962) menemukan fakta bahwa inflasi cenderung menghambat ekspansi ekspor. Gylfason (1999) memperkuatnya dengan lebih spesifik yakni inflasi tinggi dalam komoditas yang dihasilkan alam cenderung terkait dengan tingkat ekspor yang rendah. Mengingat Indonesia sebagai negara eksportir migas, maka peneliti tertarik untuk melakukan pengujian statistik dalam konteks Indonesia menggunakan data Kementerian Perdagangan dan Badan Pusat Statistik periode 2020 – 2023. Model pendekatan yang diterapkan pada penelitian ini mengadopsi Tien (2021) menggunakan software IBM Statictics SPSS 25 dalam pengolahan data. Variabel terikatnya adalah ekspor komoditas migas sedangkan variabel bebasnya inflasi. Hasil regresi menunjukkan bahwa koefisien determinasi antar variabel mempunyai nilai yang secara statistik signifikan untuk menolak hipotesis nol. Hal ini menunjukkan bahwa tingklat inflasi berpengaruh positif terhadap capaian ekspor migas. Adanya dampak positif inflasi terhadap capaian ekspor komoditas migas diakibatkan oleh pasar minyak dunia, struktur ekonomi domestik, dan kebijakan pemerintah terkait ekspor