e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
Not a member yet
    1348 research outputs found

    Optimalisasi APBN untuk Mewujudkan Green Economy

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai optimalisasi APBN dalam rangka mewujudkan Green Economy di antaranya melalui pengenaan pajak karbon, penerapan pajak plastik, regulasi green banking, pembentukan BUMN di sektor lingkungan, dan insentif pajak. Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui dokumentasi literatur yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa APBN dapat digunakan sebagai instrumen pengendalian lingkungan dalam rangka mendukung program kebijakan ekonomi hijau di antaranya melalui penggalian potensi pajak karbon dan pajak plastik untuk meningkatkan penerimaan negara, pembentukan BUMN di sektor lingkungan, penerapan mekanisme green banking, hingga insentif pajak. Implikasi praktis dari penelitian dapat memberikan gambaran kebijakan yang mendukung kelestarian lingkungan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai optimalisasi APBN dalam rangka mewujudkan Green Economy di antaranya melalui pengenaan pajak karbon, penerapan pajak plastik, regulasi green banking, pembentukan BUMN di sektor lingkungan, dan insentif pajak. Penelitian ini menggunakan metode scoping review dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui dokumentasi literatur yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa APBN dapat digunakan sebagai instrumen pengendalian lingkungan dalam rangka mendukung program kebijakan ekonomi hijau di antaranya melalui penggalian potensi pajak karbon dan pajak plastik untuk meningkatkan penerimaan negara, pembentukan BUMN di sektor lingkungan, penerapan mekanisme green banking, hingga insentif pajak. Implikasi praktis dari penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran kebijakan yang mendukung kelestarian lingkungan

    PENINGKATAN KUALITAS PRODUK DAN DAMPAK PENCEMARAN LIMBAH BUDIDAYA IKAN PADA USAHA KECIL PUTRA PUTRI IKAN MENGGUNAKAN AUTOFISH: ALAT PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS DAN DETEKSI KEJERNIHAN AIR BERBASIS ANDROID

    Full text link
    Putra Putri Ikan, yang berlokasi di Kampung Sukanampa RT.02/19 no.6, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, menghadapi tantangan utama dalam budidaya ikan, terutama terkait kurangnya sistem yang dapat secara akurat mengukur kejernihan air dan mengatur pemberian pakan yang optimal. Kondisi ini mempengaruhi pertumbuhan ikan dan kualitas hasil budidaya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertujuan mengembangkan dan menerapkan sebuah sistem digital berbasis Android yang dapat melakukan pemberian pakan ikan secara otomatis serta mendeteksi tingkat kejernihan air secara real-time. Teknologi ini memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mengukur ketersediaan pakan dan sensor kekeruhan untuk mendeteksi kualitas air. Aplikasi ini juga diintegrasikan dengan bot Telegram, yang memudahkan pemantauan dan pengaturan jarak jauh. Proyek ini melibatkan masyarakat setempat melalui pendekatan partisipatif, di mana mereka diberikan pelatihan dan keterlibatan aktif dalam pengujian teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam penerapan teknologi canggih untuk pertanian perikanan skala kecil dan menengah. Selain itu, aplikasi ini mendukung keberlanjutan budidaya ikan dengan meningkatkan kualitas air, yang penting untuk pertumbuhan ikan yang sehat. Studi ini menyarankan evaluasi berkala terhadap teknologi yang digunakan serta memperluas partisipasi masyarakat untuk mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi yang relevan dan aplikatif bagi sektor perikanan dalam menghadapi tantangan di masa depan.   Kata kunci: Pakan Otomatis, Mendeteksi Ph, Kejernihan Air, Budidaya IkanPutra Putri Ikan, yang berlokasi di Kampung Sukanampa RT.02/19 no.6, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, menghadapi tantangan utama dalam budidaya ikan, terutama terkait kurangnya sistem yang dapat secara akurat mengukur kejernihan air dan mengatur pemberian pakan yang optimal. Kondisi ini mempengaruhi pertumbuhan ikan dan kualitas hasil budidaya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bertujuan mengembangkan dan menerapkan sebuah sistem digital berbasis Android yang dapat melakukan pemberian pakan ikan secara otomatis serta mendeteksi tingkat kejernihan air secara real-time. Teknologi ini memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mengukur ketersediaan pakan dan sensor kekeruhan untuk mendeteksi kualitas air. Aplikasi ini juga diintegrasikan dengan bot Telegram, yang memudahkan pemantauan dan pengaturan jarak jauh. Proyek ini melibatkan masyarakat setempat melalui pendekatan partisipatif, di mana mereka diberikan pelatihan dan keterlibatan aktif dalam pengujian teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya ikan, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam penerapan teknologi canggih untuk pertanian perikanan skala kecil dan menengah. Selain itu, aplikasi ini mendukung keberlanjutan budidaya ikan dengan meningkatkan kualitas air, yang penting untuk pertumbuhan ikan yang sehat. Studi ini menyarankan evaluasi berkala terhadap teknologi yang digunakan serta memperluas partisipasi masyarakat untuk mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi yang relevan dan aplikatif bagi sektor perikanan dalam menghadapi tantangan di masa depan.   Kata kunci: Pakan Otomatis, Mendeteksi Ph, Kejernihan Air, Budidaya Ika

    MENGELOLA PENDIRIAN BADAN USAHA MILIK DESA MELALUI PENYUSUNAN KAJIAN USAHA

    Full text link
    Pendampingan penyusunan kajian usaha Badan Usaha Milik Desa ini bertujuan untuk membantu pengelola BUMDesa Pranggong dalam peningkatan kapasitas SDM sekaligus menyusun kajian atas potensi unit usaha yang ada di desa. Metode yang dilakukan adalah melalui pemapatan materi, diskusi, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa mitra pengabdian dapat menyusun kajian unit usaha yang memperhatikan faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor ekternal (peluang dan ancaman). Hasil kajian dapat digunakan oleh pengelola BUMDesa dalam menentukan alokasi modal agar memperoleh hasil optimal dari keterbatasan sumber daya yang dimiliki.   Kata kunci: BUMDesa; Kelayakan; Unit UsahaPendampingan penyusunan kajian usaha Badan Usaha Milik Desa ini bertujuan untuk membantu pengelola BUMDesa Pranggong dalam peningkatan kapasitas SDM sekaligus menyusun kajian atas potensi unit usaha yang ada di desa. Metode yang dilakukan adalah melalui pemapatan materi, diskusi, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa mitra pengabdian dapat menyusun kajian unit usaha yang memperhatikan faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor ekternal (peluang dan ancaman). Hasil kajian dapat digunakan oleh pengelola BUMDesa dalam menentukan alokasi modal agar memperoleh hasil optimal dari keterbatasan sumber daya yang dimiliki.   Kata kunci: BUMDesa; Kelayakan; Unit Usah

    EFEKTIVITAS PELATIHAN QRIS UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL PEMBAYARAN PADA UMKM SISWA SMK N 1 WARINGINKURUNG KABUPATEN SERANG BANTEN

    Full text link
    Di era ekonomi digital, penggunaan teknologi pembayaran seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi sangat penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan QRIS dalam mendukung transformasi digital pembayaran pada UMKM yang dikelola oleh siswa SMK N 1 Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test pada beberapa kelompok. Sebanyak 20 siswa yang memiliki UMKM dipilih sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi langsung selama pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan QRIS setelah pelatihan. Sebagian besar siswa mulai menerapkan QRIS dalam UMKM mereka, yang berdampak positif pada efisiensi transaksi dan kepuasan pelanggan. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kesulitan teknis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan QRIS efektif dalam mendorong transformasi digital pembayaran di kalangan UMKM siswa, dan dapat menjadi model pelatihan untuk sekolah lain dalam memberdayakan siswa sebagai pelaku usaha di era digital.   Kata kunci: QRIS, Transformasi Digital, Pelatihan, SMK N 1 WaringkurungDi era ekonomi digital, penggunaan teknologi pembayaran seperti QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi sangat penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan QRIS dalam mendukung transformasi digital pembayaran pada UMKM yang dikelola oleh siswa SMK N 1 Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test pada beberapa kelompok. Sebanyak 20 siswa yang memiliki UMKM dipilih sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi langsung selama pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan QRIS setelah pelatihan. Sebagian besar siswa mulai menerapkan QRIS dalam UMKM mereka, yang berdampak positif pada efisiensi transaksi dan kepuasan pelanggan. Namun, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kesulitan teknis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan QRIS efektif dalam mendorong transformasi digital pembayaran di kalangan UMKM siswa, dan dapat menjadi model pelatihan untuk sekolah lain dalam memberdayakan siswa sebagai pelaku usaha di era digital.   Kata kunci: QRIS, Transformasi Digital, Pelatihan, SMK N 1 Waringkurun

    ASISTENSI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERIKUT SOP KEUANGAN DAN KENDALI INTERNAL MENUJU BUMDES SIAP AUDIT (PENDAMPINGAN PADA BUMDES NGUDI SEJAHTERA)

    Full text link
    Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan tata kelola keuangan BUMDes Ngudi Sejahtera di Tulungagung, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa. Pemilihan topik ini didasari oleh kebutuhan mendesak untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi keuangan, terutama mengingat semakin kompleksnya unit usaha yang dikelola oleh BUMDes, seperti menjual produk online dan layanan pajak daerah. Tata kelola yang baik menjadi krusial untuk mencegah kesalahan pencatatan serta meminimalisir risiko penyalahgunaan dana. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyusun laporan keuangan sesuai dengan Pedoman Akuntansi BUMDes, dan meningkatkan kapasitas pengelola dalam menerapkan pengendalian internal melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pendampingan teknis dalam penyusunan laporan keuangan dan wawancara mendalam dengan pengelola BUMDes untuk memahami kebutuhan dalam penyusunan SOP. Selain itu, dilakukan penyusunan dokumen SOP yang mencakup penerimaan dan pengeluaran kas, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen aset. Hasil dari pengabdian ini mencakup terbentuknya empat SOP utama dan finalisasi laporan keuangan tahunan yang siap diaudit. Selain itu, pengelola BUMDes memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan laporan keuangan dan penerapan pengendalian internal. BUMDes Ngudi Sejahtera lebih siap menghadapi audit eksternal, yang penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan membuka peluang kerja sama.   Kata kunci: BUMDes, laporan keuangan, SOP, siap audit (auditable).Pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan tata kelola keuangan BUMDes Ngudi Sejahtera di Tulungagung, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa. Pemilihan topik ini didasari oleh kebutuhan mendesak untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi keuangan, terutama mengingat semakin kompleksnya unit usaha yang dikelola oleh BUMDes, seperti menjual produk online dan layanan pajak daerah. Tata kelola yang baik menjadi krusial untuk mencegah kesalahan pencatatan serta meminimalisir risiko penyalahgunaan dana. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyusun laporan keuangan sesuai dengan Pedoman Akuntansi BUMDes, dan meningkatkan kapasitas pengelola dalam menerapkan pengendalian internal melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pendampingan teknis dalam penyusunan laporan keuangan dan wawancara mendalam dengan pengelola BUMDes untuk memahami kebutuhan dalam penyusunan SOP. Selain itu, dilakukan penyusunan dokumen SOP yang mencakup penerimaan dan pengeluaran kas, penyusunan laporan keuangan, serta manajemen aset. Hasil dari pengabdian ini mencakup terbentuknya empat SOP utama dan finalisasi laporan keuangan tahunan yang siap diaudit. Selain itu, pengelola BUMDes memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam penyusunan laporan keuangan dan penerapan pengendalian internal. BUMDes Ngudi Sejahtera lebih siap menghadapi audit eksternal, yang penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan membuka peluang kerja sama.   Kata kunci: BUMDes, laporan keuangan, SOP, siap audit (auditable)

    MENINGKATKAN AKSES KREDIT UMKM MELALUI STANDARISASI LAPORAN KEUANGAN: SEBUAH STUDI DI PROVINSI BANTEN

    Full text link
    Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu mengamanatkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku dalam waktu paling lambat 7 tahun.  Dilain sisi, terdapat permasalahan yang cukup krusial di sebagian besar para pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan, yaitu masih kurangnya kapasitas pengetahuan akan penyusunan laporan keuangan. Hal ini tentu saja akan menjadi faktor penghambat bagi mereka. Ketiadaan laporan keuangan yang memadai akan menjadi kendala bagi UMKM untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga-lembaga pembiayaan, dan juga dapat mengancam kondisi posisi keuangan UMKM itu sendiri. Berdasarkan permintaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah akan permohonan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan, maka tim Pengabdian kepada Masyarakat PKN STAN berencana melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan kepada UMKM yang berada di bawah naungan Dinas terkait dengan bekerja sama dengan Bank Indonesia, selaku pemilik aplikasi SI APIK. Target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terwujudnya laporan keuangan UMKM menggunakan aplikasi berbasis Android dan Web, yaitu aplikasi SI APIK, sehingga diharapkan laporan keuangan ini dapat bersifat “bankable” dalam hal mendapatkan pinjaman dari lembaga-lembaga pembiayaan. Kata kunci: UMKM, pelatihan, pendampingan, laporan keuangan, SI APIKPeraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu mengamanatkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku dalam waktu paling lambat 7 tahun.  Dilain sisi, terdapat permasalahan yang cukup krusial di sebagian besar para pelaku UMKM di Kota Tangerang Selatan, yaitu masih kurangnya kapasitas pengetahuan akan penyusunan laporan keuangan. Hal ini tentu saja akan menjadi faktor penghambat bagi mereka. Ketiadaan laporan keuangan yang memadai akan menjadi kendala bagi UMKM untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga-lembaga pembiayaan, dan juga dapat mengancam kondisi posisi keuangan UMKM itu sendiri. Berdasarkan permintaan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah akan permohonan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan, maka tim Pengabdian kepada Masyarakat PKN STAN berencana melakukan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan kepada UMKM yang berada di bawah naungan Dinas terkait dengan bekerja sama dengan Bank Indonesia, selaku pemilik aplikasi SI APIK. Target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terwujudnya laporan keuangan UMKM menggunakan aplikasi berbasis Android dan Web, yaitu aplikasi SI APIK, sehingga diharapkan laporan keuangan ini dapat bersifat “bankable” dalam hal mendapatkan pinjaman dari lembaga-lembaga pembiayaan. Kata kunci: UMKM, pelatihan, pendampingan, laporan keuangan, SI API

    VILLAGE OWNED ENTERPRISES ACCOUNTABILITY: WHICH ACCOUNTING SHOULD WE USE?

    Full text link
    This research aims to analyze to what extent accounting training can realize Village Owned Enterprise (VOE) accountability and which method of accounting is appropriate to be implemented for VOE accountability. Accounting is expected to control VOE operations amid public doubt of VOE's financial management. Based on open interviews with VOE managers, village assistants and relevant government officials in the Regency as well as academics who provide assistance to VOE, it was found that VOE accountability is currently still low, because there are still many supporting factors to support accountability has not been fulfilled. Literature and supporting documents review in media and journals are utilized to complete and confirm various data from these primary sources. In addition, the results of the case study approach in the four districts observed showed that VOE managers chose accounting methods that were simple and easy to understand. The implication of this research is to make VOE accountability more effective in producing better VOE performance

    BALANCING RISK AND INCENTIVES: INTEGRATING MRG INTO FIXED PAYMENT MECHANISMS ON HOSPITAL PPP STRUCTURES

    Full text link
    For public-private partnerships (PPPs) to succeed, an effective transfer of risk from the government to the private sector is crucial. This risk transfer ensures high-quality and cost-effective service delivery. However, it must be balanced to avoid overburdening private investors, which could deter their participation in PPP projects. From a public finance perspective, this balance is essential to protect the public interest while fostering competitive procurement. Governments use tools like minimum revenue guarantees (MRGs) to support PPPs by mitigating operating revenue risks for private investors. This conceptual research offers insights to improve the design and implementation of PPPs in public hospital projects, with a focus on Indonesia. The study examines the adaptation of MRGs within Fixed Payment mechanisms in hospital PPPs. It aims to explore how integrating MRG principles into Fixed Payment structures can enhance financial sustainability and incentivize private sector engagement in healthcare infrastructure. The paper provides a comparative analysis of Fixed Payment and Availability Payment models, highlighting their similarities, differences, advantages of Fixed Payment, and the role of the Reserve Fund Account in Fixed Payment models

    PUBLIC SERVICE AGENCY’S EXPENDITURE ACCOUNTING AND FINANCIAL REPORTING ADJUSTMENT TO ENHANCE FINANCIAL PERFORMANCE MEASUREMENT AND COST CONTROL

    Full text link
    In providing services to the public, the Public Service Agency (Badan Layanan Umum, BLU) adheres to the principles of efficiency and productivity. BLU is considered efficient if it can utilize its resources effectively to deliver its services. In this context, to ascertain the level of service efficiency, the financial statements of BLU, which have been prepared in accordance with Regulation PMK 220/PMK.05/2016, are expected to present information that can be utilized to measure the efficiency of BLU's services. However, in practice, BLU's financial statements have not yet been able to accurately reflect the costs incurred in service delivery or the costs associated with supporting services. Through this research, the author aims to develop a concept for adjusting the accounting and reporting of BLU's expenditures. The study is conducted using a qualitative descriptive method with a focus on literature review and case studies. The data analysis technique employs gap analysis. The results of the research will provide insights into the cost structure of BLU's services, enabling BLU to more adequately measure its efficiency and productivity levels

    EVALUATION OF PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP: LESSONS LEARNED FROM PRIVATE FINANCE INITIATIVE IMPLEMENTATION IN THE UNITED KINGDOM

    Full text link
    The Private Finance Initiative (PFI) was launched in the early 1990s in the UK to transition the government from owning and managing public sector projects to purchasing services from private investors. PFI projects, ranging from infrastructure like roads and prisons to schools and hospitals, involve private consortia overseeing the design, construction, financing, and operation of public infrastructure, with the public sector leasing these assets over 25-30 years. PFI gained traction, peaking in 2008/9, with significant financial implications for taxpayers. Proponents argue PFI enabled greater investment and efficiency through private sector innovation and better risk management. However, critics highlight higher costs and inflexibility compared to traditional procurement, questioning the actual risk transfer to the private sector. This paper evaluates PFI’s benefits for government, including increased capital investment and cost certainty, and scrutinizes the effectiveness of risk transfer. Despite its potential advantages, the ambiguity in risk valuation and off-balance-sheet financing raises concerns about the genuine economic benefits and long-term fiscal impacts of PFI projects.    Keywords: Private Finance Initiative, risk transfer, off-balance sheet financin

    1,193

    full texts

    1,348

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    e-Journal PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) is based in Pakistan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇