Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN MURID BARU PADA PAUD KANGGURU KECIL BERBASIS WEB
Perkembangan era digital dalam pemanfaatan teknologi dalam kegiatan masyarakat khususnya dalam bidang pendidikan. Teknologi yang kini mempermudah aktivitas sehari-hari dapat membantu pengelolaan sekolah, terutama pendaftaran. Dilakukan secara manual menggunakan media kertas. Hal ini dapat menimbulkan beberapa kendala yaitu pada saat dibutuhkan data dan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi formulir serta penyebaran informasi pendaftaran yang terbatas hanya menggunakan brosur/flyer. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi berbasis web untuk membantu dan mengurangi hambatan yang mungkin timbul pada sistem sebelumnya. Sistem informasi pendaftaran berisi proses pendaftaran, mulai dari memberikan informasi pendaftaran, pengisian formulir pendaftaran, upload berkas persyaratan, pengecekan data, dan pelaporan hasil pendaftaran. Perancangan sistem informasi ini menggunakan pendekatan Waterfall. Bahasa pemograman yang digunakan adalah HTML, CSS, dan PHP yang didukung oleh MySQL sebagai databasenya. Hasil dari sistem informasi pendaftaran pada website PAUD Kangguru Kecil dapat mempermudah proses pendaftaran dan penyebaran informasi secara online
ANALISIS PERANCANGAN FITUR PADA SISTEM ERP UNTUK INVENTORY MODULE DI PT XYZ UNTUK MENGURANGI BULLWHIP EFFECT
PT XYZ, which is implementing ERP for the POS and Inventory modules, made a request to modify the ERP system, especially the inventory module to reduce the Bullwhip Effect (BE), where when this system was implemented it did not yet have this feature, but PT XYZ\u27s request needed to be analyzed further. so that the developed features do not waste resources, budget and time from the project. To validate the request for modification of PT XYZ, it is necessary to analyze the identification of non-conformities first by conducting in-depth interviews with the top management of PT XYZ who were selected based on purposive sampling with the criteria of 1 decade of work and the party responsible for supervising all divisions at PT XYZ , the top management statement is supported by the calculation of the value of the bullwhip effect and data visualization. After it was proven that there was a bullwhip effect at PT XYZ and supported by the results of the BE calculation for 5 outlets, all of which exceeded the BE parameter, and found the cause of BE through data visualization in which PT XYZ forecast demand. Based on the data and facts that have been collected, prototype features are designed that can reduce BE as stated in the Product Requirement Document where product requests, delivery and receipts are included in the prototype features and the type of prototype used is an evolutionary prototype. The prototype was tested for 1 month and according to the Management Representative\u27s and BE calculation results after the implementation of the feature showed a reduction in the Bullwhip effect on PT XYZ
Keywords : Bullwhip Effec, ERP Modification, Product Requirement Document, Prototype, Supply Chai
Implementasi Augmented Reality (AR) sebagai Sarana Media Pembelajaran Interaktif Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman adalah salah satu matakuliah keahlian dasar yang wajib harus ditempuh oleh mahasiswa teknik informatika di semester 1. Permasalahan yang selalu muncul mahasiswa sulit untuk memahami materi algoritma tersebut. Dari 30 mahasiswa dalam satu kelas yang dapat memahami hanya 50%. Banyak faktor penyebab antara lain background pendidikan mahasiswa yang berbeda-beda jurusan dan belum pernah belajar tentang algoritma program yang bersifat abstrak. Oleh karena itu penulis ingin membangun metode pembelajaran algoritma secara visual. Augmented Reality (AR) adalah satu teknologi yang dapat berkolaborasi dengan cara menghubungkan benda maya 2 atau 3 dimensi kedalam dunia nyata yang dapat dimunculkan serta diproyeksikan secara bersamaan (realtime). Teknologi AR sangat membantu dalam mewujudkan bentuk yang tidak jelas (abstrak) menjadi bentuk yang mudah dipahami. Sedangkan metode dalam membangun AR menggunakan Marker Based Tracking (MBT). dengan menggunakan pendekatan FAST (Feature from Accelerated Segment Test) Cornder Detection. Tujuan dari penelitian ini dapat menerapkan teknologi AR sebagai media pembelajaran yang dapat membantu menjelaskan materi secara visual dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Hasil akhir setelah penerapan AR, tingkat pemahaman mahasiswa naik menjadi 80%. Jadi teknologi AR sangat membantu dalam proses belajar secara interakti
EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DI KALANGAN MAHASISWA UNDIP
The study was conducted because of the widespread use of slang among Undip students. This study aims: 1) find out the existence of Indonesian language among Undip students, and 2) find out there is an influence of Slang on the existence of Indonesian among Undip Students. The method used in data collection is a qualitative method. The data collection technique is in the form of a survey. Respondents in this study were students of Diponegoro University Applied Foreign Languages class of 2019 with a total of 56 respondents. The results showed: 1) Students were able to distinguish the application of slang in lectures from everyday life, and 2) the influence of slang on the existence of Indonesian during lectures for students
Coaching Clinic Dasar-Dasar Bermain Bola Basket Atlet Junior Di Klub Bola Basket Kota Bengkulu
Pengabdian pada masyarakat ini memiliki bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan pelatih tentang prinsip melatih atlit junior pada cabang bola basket, klub bola basket kota Bengkulu. Menggunakan metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan praktek langsung. Berdasarkah hasil pre tes pengetahuan ada 40 % pelatih yang memperoleh nilai lulus dalam uji teori, setelah mendapatkan materi para pelatih diberikan tes tertulis sebagai post tes. Hasil post tes 80 % pelatih telah memperoleh nilai lulus uji teori. Berdasarkan hasil tes ini, maka ditarik simpulan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap pengetahuan pelatih dalam melatih anak usia dini di cabang olahraga bola basket
Analisis QoS Dan RMA Jaringan WISP Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan
Balai Bahasa Sumatra Selatan ialah Unit Pelaksana Teknis( UPT) sentra Bahasa Kementerian Pembelajaran Nasional yang terletak di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Dalam mendukung kegiatan kerja hariannya, kantor Balai Bahasa Sumatra Selatan dikala ini sudah memakai layanan jaringan internet. Dengan terus menjadi banyaknya pengguna jaringan internet di Balai Bahasa, terus menjadi banyak pula permasalahan yang terjalin semacam lambatnya akses internet dan jaringan yang kurang normal di Balai Bahasa Sumatra Selatan. Riset bertujuan buat mengukur mutu jaringan internet dengan melaksanakan analisis terhadap mutu layanan( QoS) serta RMA( Reliability, Maintability, serta Avaibility) jaringan Wireless Internet Service Provider( WISP) di Balai Bahasa Sumatra Selatan. QoS ialah tata cara pengukuran terhadap mutu layanan sesuatu jaringan dilihat dari parameter jitter, througput, delay serta packet loss. Sebaliknya RMA ialah tata cara buat menganalisis mutu jaringan dari sisi kehandalan, ketersediaan serta keahlian perawatan fitur jaringan. Hasil analisis menampilkan bahwa, hasil pengukuran QoS dengan nilai rata-rata throughput sebesar 625.5 Kbps, packet loss 0.4% dalam kategori sangat bagus, nilai rata-rata delay 49.2ms dalam kategori sangat bagus dan nilai rata-rata jitter 4.25ms dalam kategori bagus dengan jenis sangat baik bersumber pada standar typhon serta hasil pengukuran RMA menampilkan hasil yang baik pula dimana pada minggu kedua sampai minggu keempat diperoleh data rata-rata persentase sebesar 86.13%
Komunikasi Pelayanan Costumer Service Dalam Membangun Citra Dan Promosi Hotel Rio Di Palembang: indonesia
Public Relations yang merupakan jembatan dalam berlangsungnya komunikasiperusahan baik terhadap pihak internal dan eksternal sangat mempunyai peranan dalammenjalankan strategi yang digunakan dalam keberhasilan sebuah perhotelan ini khususnya menarikpara pengunjung. Tujuan penelitian ini penelitian ini dilakukan agar dapat melihat komunikasipelayanan customer service dalam membangun citra dan promosi Hotel RIO di Palembang. Teoriyang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi interpersonal (dyadicCommunication). Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatandiskriftif kualitatif. Hasil penelitian bahwa komunikasi interpersonal dalam pelayanan customerservice ketika melakukan komunikasi dengan pelanggan baik ketika mengkomunikasikan tentangproduk yang dihasilkan maupun ketika mendengar dan menampung setiap keluhan yang munculterhadap kepuasan pelangga
Profil Kondisi Fisik Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola Di SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet sepak bola ekstrakurikuler SMP N 3 Percut Sei Tuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet ekstrakurikuler SMP N 3 Percut Sei Tuan yang berusia 13-14 tahun yang berjumlah 18 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik tes dan pengukuran. Hasil penelitian ini menunjukkan dari ke tiga komponen kondisi fisik yang diteliti yaitu Daya Tahan, Kekuatan Otot Tungkai dan Kecepatan berada dalam kategori yang bervariasi dimana 2 komponen kondisi yaitu : Kekuatan Otot Tungkai dan Kecepatan berada dalam kategori Cukup, sementara 1 komponen kondisi fisik yang lain yaitu : Daya Tahan berada dalam kategori Sangat Kurang. Kesimpulan dalam penelitian ini, setelah dilakukan penelitian melalui tes pengukuran Profil Kondisi Fisik Atlet Sepak Bola Ekstrakurikuler SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan, maka di peroleh hasil rata-rata dari keseluruhan 18 atlet, yakni 2 orang (11%) pada kategori Sedang, 13 orang berada dalam kategori Kurang (73%), dan 3 orang atlet berada dalam kategori Kurang Sekali (16%)
Penerapan Metode RUP Untuk Sistem Pengajuan Cuti Pegawai Di SMA AZ-Zahra Palembang Berbasis Web Mobile
There are still a lot of even almost all types of companies that still use conventional methods in recording or calculating leave manually, one of them is SMA Az-zahra Palembang, Seeing with increasingly sophisticated technological advances, the author wants to help the problem of recording employee leave. Create a computerized leave application information system. The benefits include facilitating the recording process, both submitting leave for each employee and setting up leave confirmation so that each workforce can be properly distributed. The development is carried out using the RUP (Rational Unified Process) method and making designs using the Unified Modeling Language (UML) visual modeling. The application used in making this application is PHP, and MYSQL database. The hope of the information system created is that it can help accurately record employee leave and make the company better at managing its workforce
Identifikasi Preferensi UKM Dalam Mencari Sumber Pembiayaan Dari Lembaga Keuangan Mikro di Wilayah Kota Yogyakarta
SMEs are one of the components driving economic growth which is supported by the existence of Microfinance Institutions. This study aims to look at the pattern of preferences and the factors that influence the preferences of SMEs in finding sources of financing for Microfinance Institutions. Cluster random sampling was used by distributing questionnaires and structured interviews with samples of MSMEs in Yogyakarta City, especially Umbulharjo District and Kotagede District. Meanwhile, a questionnaire was also given to MFIs to see their perceptions of SMEs. The data is processed using descriptive statistics and will be interpreted quantitatively and qualitatively. From the results of the analysis of respondents\u27 preferences in general, some factors determine the selection of MFIs by customers in each MFI forming the segmentation. The conclusion is that banking MFIs are distinguished from non-banking MFIs. The determining factor for banking MFIs is the selection of MFIs by customers to serve both administrative speed and MFIs that are easily accessible from the location. The average determinant of non-bank MFIs in selecting good services is administrative speed and proximity to public transportation. The average segmentation preferences of SMEs for each MFI are: for respondents, banking MFIs are used to dealing with banks and are more oriented toward business development, looking for non-banking MFIs in the southwest, choosing MFIs because they are related to cooperatives, respondents have a high level of religion. relatively strong, simple administration with a fast time and there is an emotional connection between customers with cooperatives and BMT. This shows that cooperatives are trying to get customers from micro, business and individual income are each below IDR 5 million, stating the case that BMT is trying to get customers from micro, but business and individual incomes are smaller than customers in the cooperative segment which is below IDR 1 million.
Keywords: Preference, UMKM, LKM
Abstrak
UKM merupakan salah satu komponen penggerak pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh keberadaan Lembaga Keuangan Mikro. Penelitian ini bertujuan melihat pola preferensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi UKM dalam mencari sumber pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro. Melalui penyebaran kuesioner dan wawancara terstruktur dengan sampel UMKM yang terpilih melalui cluster random sampling di Kota Yogyakarta khususnya Kecamatan Umbulharjo dan Kecamatan Kotagede. Sementara itu, kuesioner juga diberikan kepada LKM untuk melihat persepsi mereka terhadap UKM. Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif dan akan diinterpretasikan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis preferensi responden secara umum, terdapat faktor penentu pemilihan LKM oleh nasabah pada setiap LKM pembentuk segmentasi. Kesimpulan bahwa LKM perbankan dibedakan dengan LKM non perbankan. Faktor penentu LKM perbankan dipilih oleh nasabah karena kecepatan administrasi pelayanan dan LKM yang mudah dijangkau dari lokasi. Rata-rata faktor penentu LKM non bank dipilih adalah karena pelayanan yang baik dengan kecepatan administrasi dan dekat dengan angkutan umum. Preferensi segmentasi rata-rata UKM untuk masing-masing LKM adalah: LKM perbankan sudah terbiasa berurusan dengan bank dan lebih berorientasi pada pengembangan usaha sedangkan LKM non perbankan karena berkaitan dengan koperasi, responden memiliki tingkat religi yang relatif kuat, administrasi yang sederhana dengan waktu yang cepat serta adanya hubungan emosional antara nasabah dengan koperasi dan BMT. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi berusaha mendapatkan nasabah dari mikro, pendapatan usaha dan individu masing-masing di bawah Rp5 juta. BMT berusaha mendapatkan pelanggan dari mikro, tetapi pendapatan usaha dan individu lebih kecil dari pelanggan segmen Koperasi yang dibawah Rp1 juta
Kata kunci: Preference, UMKM, LK