Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Pariwisata (Mandarin for Tourism) pada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Saka Tunggal di Desa Wisata Cikakak, Banyumas
Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kualitas SDM para anggota Pokdarwis Saka Tunggal, di Desa Cikakak, terutama kaitannya dengan masih rendahnya jumlah pelaku wisata yang menguasai bahasa Asing, salah satunya bahasa Mandarin. Kegiatan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini berupa kegiatan Pelatihan Bahasa Mandarin untuk Pariwisata (Mandarin For Tourism), yang merupakan suatu kegiatan kombinasi antara pelatihan bahasa asing (Mandarin) dan juga kepariwisataan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa pelatihan bahasa Mandarin, dilaksanakan dalam beberapa tahapan, agar seluruh materi dapat dikuasai dan digunakan dengan baik. Alasan dilaksanakanya kegiatan pengabdian ini yaitu karena lokasi desa Cikakak tidak begitu jauh dari lokasi Pabrik Semen Bima yang mendatangkan tenaga kerja dari Tiongkok, dan berpotensi untuk menarik wisatawan mancanegara terutama wisatawan dari Tiongkok. Dari hasil pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa terdapat peningkatan kemampuan dan penguasan bahasa Mandarin yang terkait dengan pemanduan wisata. Hasil angket kuesioner dan hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa program kegiatan pengabdian yang dilaksanakan telah memenuhi kebutuhan dari mitra dan juga dirasakan manfaatnya oleh para pelaku wisata di Desa Cikakak. Secara umum, kebutuhan akan penguasaan bahasa asing oleh pemandu wisata di Desa Cikakak, Kabupaten Banyumas telah terpenuhi melalui kegiatan pengabdian ini
Sosialisasi Pelatihan Perawistan Olahraga Sepak Takraw Kabupaten Donggala
Pelatihan peraturan wasit olahraga sepak takraw pada masyarakat dan di kabupaten Donggala. Masalah dalam pengabdian ini adalah (1) Masih rendahnya pemahaman peraturan wasit olahraga sepak takraw pada masyarakat dan atlet kabupaten donggala (2) Masih rendahnya peranan dalam memberikan peraturan wasit olahraga sepak takraw pada masyarakat dan atlet di kabupaten Donggala. Target dalam pemecahan masalah mitra adalah (1) Meningkatkan pemahaman atlet sepak takraw tentang peraturan wasit olahraga sepak takraw dan (2) Meningkatkan peranan pelatih dalam peraturan wasit olahraga sepak takraw. Luaran yang di capai adalah (1) Peningkatan Penerapan Iptek di Masyarakat (Mekanisasi, IT, dan Manajemen), (2) Perbaikan Tata Nilai Masyarakat (Sosial, Keamanan, Ketentraman, Pendidikan). Metode yang digunakan untuk mendukung tercapainya solusi dan target yang ingin dicapai adalah (1) Sosialisasi yang dimaksudkan untuk mendapatkan informasi dan data - data tentang kegiatan pengabdian, (2) Pendampingan terhadap mitra pengabdian dimaksudkan agar dapat membimbing atlet, pelatih dan masyarakat terkait aturan sepak takraw di Kabupaten Donggala dalam menerapkan konsep yang telah diberikan
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR FIBER TO THE HOME OLEH PT IKHLAS CIPTA TEKNOLOGI DI KAWASAN DESA JATIRANGGON
In the current era of globalization, the world of technology and information, especially the computer world, is developing very rapidly. Fiber to the Home (FTTH) is one example of the results of the development of the Internet. Fiber to the Home (FTTH) is a fiber-optic-based network communication device that provides various services such as the Internet, telephone network as well as live television broadcasts to private users. Today, many people need the Internet for many activities that require an Internet connection. When we build a FTTH (Fiber to the Home) network, we must build a quality network that is not only connected to the Internet, especially now that many ISPs are building FTTH (Fiber to the Home) networks requiring innovation. In this research, we tested the quality of the Internet, by testing the Quality of Services, which took into account download speed, upload speed, latency, delay and packet loss. The results of the test show that the download speed is 66.22Mbps, upload is 73.69Mbps, ping latency is around 5-8ms, and jitter is 7.8
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ANTARA PENGAJAR BIPA DAN PEMELAJAR MADAGASKAR
ABSTRAK
Komunikasi lintas budaya pada pengajar BIPA dan pemelajar Madagaskar ini juga merupakan salah satu kegiatan rutin komunitas visiting lecturer. Visiting lecturer (dosen tamu) adalah seorang akademisi atau profesional yang diundang oleh sebuah institusi pendidikan untuk memberikan kuliah atau ceramah kepada mahasiswa dan staf pengajar di universitas atau perguruan tinggi. Biasanya, visiting lecturer diundang untuk memberikan wawasan baru, perspektif yang berbeda, atau pengetahuan khusus dalam bidang tertentu kepada komunitas akademik. Perkembangan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) di dunia internasional juga semakin melesat. Pada tahun 2012, tercatat lebih dari 45 lembaga telah mengajarkan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Pengambilan data via zoom selama tiga bulan setiap hari. Observasi dilakukan secara daring dengan alasan jarak dan waktu. Penelitian dilakukan sekitar bulan September sampai dengan November 2022. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik kelas 12 dari berbagai sekolah di Madagaskar. Total siswa yang menjadi objek pada penelitian sebanyak 40 siswa. Diantaraya 10 laki-laki dan 30 perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode simak. Metode simak digunakan untuk mengumpulkan data penelitian, berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan penelitian deskriptif, penelitian ini secara detail akan mencoba mendeskripsikan proses pembelajaran pemerolehan bahasa peserta didik di Madagaskar. Hasil dan kesimpulan komunikasi lintas budaya antara pengajar BIPA dan pemelajar Madagaskar adalah sangat positif. Banyak alasan dari siswa Madagaskar untuk tertarik belajar bahasa Indonesia lebih mendalam. Bukan hanya mendalami atau bertukar budaya, tetapi juga memahami cara menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan
SIMULASI WATER SEPARATOR PADA GATHERING STATION MENGGUNAKAN ZELIO SMART RELAY
Alat simulasi bekerja untuk memisahkan air dengan minyak pada tangki pengumpul dengan menggunakan smart relay. Pada alat menggunakan 4 buah tangki yaitu 2 buah tangki sumber yang berisi minyak dan air. Kedua tangki tersebut akan diaktifkan secara bersamaan kedalam tangki pencampur. Setelah terjadi campuran dan sensor elektroda mendeteksi volume air maksimum sehingga akan mengaktifkan pompa 1 untuk memindahkan air Kembali ke tangki air. Pompa 1 akan berhenti bekerja pada saat sensor elektroda menyentuh minyak di level tertentu. Dengan melakukan pengaturan waktu pada jam tertentu, pompa 2 akan bekerja memindahkan minyak ke tangki lainnya sesuai dengan waktu yang di tentukan. Alat ini sudah bekerja dengan cukup baik dalam pengaturan on off pompa,  
Sosialisasi Aplikasi Klasifikasi Motif Batik Khas Banyuwangi Berbasis Android Bagi Para UMKM Batik Di Banyuwangi
Dalam pengabdian masyarakat ini mengadakan sosialisasi aplikasi mengenai klasifikasi motif dari kain batik khas Banyuwangi serta membuat aplikasi dengan tujuan untuk mengidentifikasi tekstur dari beberapa macam jenis motif batik khas Banyuwangi supaya orang awam dan generasi penerus mudah mengenali beberapa macam jenis motif batik dari daerahnya sendiri. Berdasarkan referensi yang ada ketika mengidentifikasi tekstur motif batik Banyuwangi menggunakan parameter hasil dari ekstraksi warna RGB dari motif batik Banyuwangi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan metode pelatihan langsung praktek menggunakan handphone android kepada para pelaku UMKM pengrajin atau penjual batik khas Banyuwangi. Aplikasi ini diimplementasikan melalui aplikasi sistem yang berbasis android agar lebih mudah digunakan oleh pengguna. Dengan adanya dampak pelatihan aplikasi klasifikasi motif batik khas Banyuwangi berbasis android ini dirasa bermanfaat dan menambah pengetahuan tentang teknologi informasi yang berkaitan dengan batik yang mereka buat setiap harinya
Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Kesejahteraan Psikologis Karyawan di PT Primayudha Mandirijaya Kabupaten Boyolali Jawa Tengah
Abstract : The purpose of the study was to determine whether there is a relationship between transformational leadership style and psychological well-being of permanent employees of the production department who work at PT. Primayudha Mandirijaya. This research uses quantitative methods and descriptive statistical analysis, with pearson product moment techniques. Determinant of non-probability sampling technique with a total sample of 83 permanent employees of the production department at PT. Primayudha Mandirijaya. The measuring instruments used in this study were the mulmultifactor leadership scale developed by Bass and Avolio (1995) and the psyho logical well-being scales developed by Ryff (1989). The results of the analysis were obtained with a number of 0,435 and a significance value of 0.000 (< p 0.05), meaning that there is a positive and significant relationship between transformational leadership style and psychological well-being in permanent employees of the production department at PT. Primayudha Mandirijaya in Ampel, Boyolali District. This means that the higher the transformational leadership style, the higher the psychological well-being, conversely, the lower the transformational leadership style, the lower the psychological well-being.
Keywords: Transformational leadership, psychological well-being, production
department
Abstrak : Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kesejahteraan psikologis karyawan para karyawan tetap bagian produksi yang bekerja di PT. Primayudha Mandirijaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisa statistik deskriptif, dengan tehnik pearson product moment. Penentu teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 83 karyawan tetap bagian produksi di PT. Primayudha Mandirijaya. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah mulmultifactor leadership scale yang dikembangkan oleh Bass dan Avolio (1995) dan psyhological well-being scales dikembangkan oleh Ryff (1989). Hasil analisa diperoleh dengan angka 0,435 dan nilai signifikansi 0,000 (< p 0,05) artinya terdapat hubungan positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kesejahteraan psikologis pada karyawan tetap bagian produksi di PT. Primayudha Mandirijaya di Ampel Kab. Boyolali. Artinya semakin tinggi gaya kepemimpinan transformasional maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis, sebaliknya semakin rendah gaya kepemimpinan transformasional maka semakin rendah juga kesejahteraan psikologis.
Kata Kunci : Kepemimpinan transformasional, kesejahteraan psikologis, departemen produks
RESEPSI PEMBACA TERHADAP TOKOH RAHWANA DALAM NOVEL DEKONSTRUKSI RAHWANA PUTIH KARYA SRI TEDDY RUSDY DAN IMPLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN MULTIKULTURAL
This research aims to find out 1) What are the good and bad qualities, both physical and psychological, of the character Ravana shown by the author in the novel Ravana Putih, 2) How do readers respond to the character Ravana in the novel Ravana Putih, and 3) How do The novel Ravana Putih can have implications for multicultural education, especially as teaching material in schools. The research method uses descriptive qualitative. Data sources were obtained through literature study, listening, notes and interviews. To test validity in this research, a triangulation model was used, which includes data triangulation, theory triangulation and expert triangulation. The results of the research show that it was found that Ravana\u27s good qualities were more dominant than his bad qualities. There are two groups of responses from the reading public to the character Ravana in the novel Ravana Putih, namely agree and disagree. This deconstruction novel can be used as an alternative teaching material in multicultural education in Indonesia to create mutual respect, tolerance and critical thinking among student
Pengaruh Good Corporate Governance , Fee Audit Dan Spesialisasi Audit Terhadap Kualitas Audit Dengan Strategi Bisnis Klien Sebagai Variabel Moderasi
This study aims to examine the effect of Good Corporate Governance audit committee proxies, audit Fees and audit specialization on audit quality, as well as examine whether the client\u27s business strategy can weaken the influence of audit committees, audit Fees and audit specialization on audit quality. This study used a sample of infrastructure sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2017-2021 period as many as 12 companies with a total sample of 60 financial reports based on a purposive sampling method with certain criteria. The analytical method used is multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with the SPSS Ver.26.0 application. The results showed that Good Corporate Governance , audit committee proxies and audit Fees had no effect on audit quality and audit specialization had a positive effect on audit quality. As well as business strategy is not able to weaken the influence of audit committees, audit Fees and audit specialization on audit quality.
Keywords: Good Corporate Governance (GCG), Audit Fee, Audit Specialization, Client Business Strategy and Audit Quality
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Good Corporate Governance proksi komite audit, Fee audit dan spesialisasi audit terhadap kualitas audit, serta menguji apakah strategi bisnis klien dapat memperlemah pengaruh komite audit, Fee audit dan spesialisasi audit terhadap kualitas audit. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2021 sebanyak 12 perusahaan dengan total sampel 60 laporanʿkeuangan berdasarkan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan aplikasi SPSS Ver.26.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Good Corporate Governance proksi komite audit dan Fee audit tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dan spesialisasi audit berpengaruh positif terhadap kualitas audit. Serta strategi bisnis tidak mampu memperlemah pengaruh komite audit, Fee audit dan spesialisasi audit terhadap kualitas audit.
Kata kunci: Good Corporate Governance (GCG), Fee Audit, Spesialisasi Audit, Strategi Bisnis Klien dan Kualitas Audi
Pengaruh Financial Knowledge, Financial Anxiety dan Financial Self-Efficacy Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa: (Studi Kasus Pada Mahasiswa di Kota Padang)
This study aims to determine the effect of financial knowledge, financial anxiety and financial self-efficacy on college student financial management. This research is a research quantitative approach. The data collection method used primary data by distributing online questionnaires. The population in this study were college students of the city of Padang. The sample of 400 respondents. Analysis of the data using SPSS v.28 software. The results showed that financial knowledge and self-efficacy variables affected student financial management. Meanwhile, the financial anxiety variable does not affect student financial management.
Keywords: Financial Knowledge, Financial Anxiety, Financial Self-Efficacy and Financial Management.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial knowledge, financial anxiety dan financial self-efficacy terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yaitu dengan menyebarkan kuesioner secara online. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kota Padang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 400 responden. Analisis data menggunakan Software SPSS v.28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel financial knowledge dan financial self-efficacy berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Sedangkan, variabel financial anxiety tidak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa.
Kata kunci: Financial Knowledge, Financial Anxiety, Financial Self-Efficacy dan Pengelolaan Keuanga