Portal Jurnal Universitas Bina Darma
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Penerapan Monitoring Beban Latihan Berbasis Digital pada Sub-Elite Atlet Malaysia
Monitoring beban latihan merupakan elemen penting dalam proses pembinaan atlet untuk meminimalkan risiko cedera, mencegah maladaptasi, dan memastikan efektivitas program latihan yang diberikan. Era digital memberikan peluang untuk melakukan monitoring beban latihan dengan cara yang lebih cepat, murah, dan mudah diakses. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk menerapkan sistem monitoring beban latihan berbasis digital pada sub-elite atlet Malaysia dengan menggunakan Google Form dan Google Sheets sebagai instrumen pencatatan dan visualisasi data latihan. Metode pelaksanaan terdiri dari identifikasi masalah, perancangan formulir digital, pendampingan penggunaan, dan evaluasi pelatihan selama dua bulan. Formulir berisi data denyut nadi maksimal, intensitas latihan (RPE), kualitas tidur, stres, suasana hati, kelelahan, serta menu latihan. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi atlet dalam pengisian data mencapai kategori sangat baik, dan pelatih mampu melakukan evaluasi mingguan berbasis grafik yang terbentuk secara otomatis dalam Google Sheets. Sistem ini mempermudah pelatih dalam menginterpretasi respons latihan, mendeteksi kelelahan, dan menyesuaikan beban latihan secara individu. Penerapan sistem monitoring digital ini terbukti efektif, hemat biaya, mudah diterapkan, dan dapat direplikasi di institusi olahraga lainnya. Selain memberikan manfaat praktis bagi pelatih dan atlet, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi internasional antara UNESA dan Majlis Sukan Wilayah Persekutuan Malaysia dalam pengembangan sport coaching berbasis data
Solidaritas Sosial sebagai Modal Pemberdayaan Warga Negara untuk Ketahanan Pangan melalui Program SOLID-WASTE di Cihideung
Program SOLID‑WASTE dilaksanakan selama 7 bulan dengan melibatkan 40 orang masyarakat Desa Cihideung. Hasil pengukuran parameter solidaritas sosial pada subjek riset menunjukkan kondisi sangat baik dan berkontribusi positif terhadap keberhasilan program. Rincian temuan: partisipasi sosial 81%, respons terhadap krisis 72%, kohesi sosial 83%, kepercayaan 94%, dan stabilitas sosial 80%. Tingginya tingkat kepercayaan dan kohesi memperlancar koordinasi, komunikasi, dan mekanisme distribusi surplus pangan; partisipasi aktif warga mendukung pelaksanaan pelatihan, pemilahan, pengomposan, dan kegiatan berbagi makanan; stabilitas sosial memberi dasar aman untuk kesinambungan kegiatan. Nilai respons terhadap krisis yang relatif lebih rendah menunjuk pada kebutuhan peningkatan kapasitas adaptasi darurat agar program lebih tahan terhadap gangguan. Rekomendasi: memperkuat pelatihan respons krisis, mengintegrasikan mekanisme distribusi berbasis komunitas, dan memperluas partisipasi untuk menjaga keberlanjutan dan skala program
KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU TARI DAN MURID DI SANGGAR PUTRI INTAN PALEMBANG
This thesis is titled Interpersonal Communication of Dance Teachers and Students. The research aims to find out and explain how Interpersonal Communication of Dance Teachers and Students. This study aims to find out how the In -personal Communication of Dance Teachers and Students in Sanggar Putri Intan Palembang, to find out why traditional dance is less attractive to the younger generation, and to find out why there are still students who are wrong in dancing. get method descriptive subject of this research uses social learning theory. The results the study are dance teachers disanggar communicating dance movements with interpersonal communication to produce dance movements that are compact and in tune with musi
Evaluation of Computer Lab at XYZ Institution using BAI & DSS Domains of COBIT 2019
This research aims to measure the IT governance implementation in the computer laboratory at XYZ Institution using COBIT 2019 framework. Based on the scope and the problems that were identified, BAI and DSS aspects are the domains chosen to measure the implementation of the IT governance. The methods for this research are focus group discussion and field assessment. The BAI and DSS domains consist of 16 objectives, which are then divided into 104 practices and then divided further into 535 activities. These 535 activities are the processes that we have to determine for each capability level. After determining the capability levels for each process, we summarized the values and then evaluated the average values for each objective. These average values are the values that we used to determine the capability levels for each objective. We presented the result of our self assessment using a radar diagram. XYZ Institution is still in the starting phase of having good IT governance. This condition is reflected by the achievement of each objective’s capability levels ranging from 1 to 2. In addition to this condition, there is only one objective that meets the Institution’s capability level target of 3
Peningkatan Literasi Kesehatan Mental dan Pemberdayaan Komunitas Desa Sehat Jiwa
Low mental health literacy and strong stigma against individuals with mental disorders remain significant barriers to psychological help-seeking behavior in rural communities. This study aims to develop a community-based intervention model to improve mental health literacy and strengthen local support systems in a village context. An action research approach was applied, involving the active participation of residents from a rural village. Data were collected through in-depth interviews, focused group interviews (FGIs), and participatory observations with 30 participants, including youth, health cadres, community leaders, and local officials.Thematic analysis was conducted through processes of coding, categorization, and contextual interpretation. The findings reveal that mental health literacy in the village community is still limited, marked by a lack of understanding of psychological symptoms, prevailing misconceptions about the causes of mental illness, and continued reliance on non-medical approaches. Interventions such as cadre training, advocacy with village authorities, and the establishment of a youth health post (Posyandu Remaja) contributed meaningfully to enhancing awareness and shifting attitudes toward mental health.This study contributes to the development of a collaborative, community-driven model that can be adapted to similar rural contexts to support mental health promotion efforts. It also extends theoretical perspectives by integrating mental health literacy, ecological systems theory, and participatory approaches as effective strategies for grassroots mental health prevention and care
Diseminasi Strategi Pengembangan UMK Mie Ayam di Kota Palembang melalui Branding dan Pemasaran Digital
Usaha mie ayam dengan harga terjangkau di Kota Palembang memiliki potensi ekonomi besar, namun banyak pelaku usaha mengalami kendala dalam membangun identitas merek dan menerapkan pemasaran digital yang efektif, sehingga daya saing produk menjadi lemah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menciptakan branding yang kuat, desain kemasan yang menarik, dan keterampilan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui pembekalan materi branding, praktik desain kemasan menggunakan aplikasi, dan simulasi pengelolaan media sosial, serta diikuti dengan pendampingan teknis selama satu bulan setelah pelatihan. Sebanyak 25 pelaku usaha dari berbagai wilayah di Palembang berpartisipasi aktif dan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan, dan keberanian dalam menerapkan strategi baru. Hasil kegiatan menunjukkan peserta telah mampu menyusun identitas merek, menghasilkan desain kemasan fungsional, dan meningkatkan interaksi serta penjualan produk melalui media sosial. Pelibatan masyarakat secara langsung dalam pelatihan terstruktur terbukti mendorong inovasi, memperkuat daya saing, dan menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal pelaku usaha mie ayam di era digital
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan UMKM di Desa Limbang Jaya II
Laporan Keuangan yaitu dokumen berharga yang disusun dan disajikan untuk setiap pelaku bisnis dalam periode tertentu. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK) Khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sangatlah penting, mengingat peran strategis UMKM dalam perekonomian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali pelaku UMKM kemampuan dan informasi yang dibutuhkan untuk membuat laporan keuangan terstandar dan mudah dipahami. Teknik kegiatan yang meliputi pelatihan dan sosialisasi dimana hasilnya diharapkan dapat membantu UMKM di desa limbang jaya II memahami proses penyusunan laporan keuangan dengan baik. Kegiatan ini diikuti oleh 40 pelaku UMKM, dan diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman serta keterampilan mereka dan menyusun laporan keuangan. Sebagai hasil dari pelatihan ini, UMKM sekarang lebih memahami cara menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi
Branding dan Marketing Streetfood Kebab AM memanfaatkan Media Sosial
Streetfood Kebab AM merupakan suatu bisnis kuliner yang berlokasi di daerah Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Adapun pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berbentuk sosialisasi ini bertujuan untuk branding Streetfood Kebab AM ke masyarakat umum melalui media sosial. Kegiatan yang diawali dengan memanfaatkan zoom meeting sebagai wadah sosialisasi untuk memperkenalkan Streetfood Kebab AM. Pemanfaatan media sosial terhadap pertumbuhan minat dan kemampuan wirausaha mahasiswa, khususnya pada UMKM kuliner kebab dan burger di Tulung Selapan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan demonstrasi strategi branding serta marketing digital menggunakan Instagram dan TikTok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman branding, tersusunnya rencana promosi digital, dan meningkatnya interaksi audiens di media sosial mitra. Kesimpulannya, kombinasi pembelajaran kewirausahaan dan optimalisasi pemasaran digital efektif mendorong pertumbuhan UMKM serta membangun brand awareness di era digital
Development of a Web-Based Free Homecoming Registration System by the Department of Transportation of South Sumatra Province
This research aims to design and develop a web-based free homecoming registration system for the Department of Transportation of South Sumatra Province. The website is designed to assist administrators in managing and monitoring registrant data according to their travel routes, streamline the filtering process, and facilitate the storage and retrieval of large volumes of data. This improvement enables a more efficient registration process and accommodates an increasing number of participants each year. The development process employs Macromedia Dreamweaver 8 as the text editor, PHP as the programming language, phpMyAdmin for database management, and Google Chrome as the testing browser. The resulting website provides an integrated and user-friendly platform that enhances administrative efficiency and accessibility for registrants. The findings of this study are expected to contribute to better data management and service delivery within the Department of Transportation of South Sumatra Provinc
Terlibat Dan Peduli? Peran Kebahagiaan Kerja Pada Pekerja Perempuan Yang Menghadapi Konflik Pekerjaan Dan Keluarga
This study examined the relationships between work engagement, work-family conflict, and helping behavior, with happiness at work as a moderating variable. The research specifically focused on the working conditions of female employees. Referring to the Job Demands-Resources (JD-R) theory, the findings show that work engagement has a positive and significant effect on helping behavior, whereas work-family conflict has a negative effect. Although happiness at work does not directly influence helping behavior, it significantly moderates both relationships by strengthening the effect of work engagement and reducing the negative impact of work-family conflict. Data were collected using both online and offline questionnaires distributed to female workers in MSMEs across Central Java, including the regions of Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Batang, and Pekalongan. The population in this study comprises all MSMEs in Central Java. The research employed an accidental sampling method based on the availability and willingness of participants. A total of 255 questionnaires were successfully collected. The variable constructs were developed through a rigorous literature review to ensure the validity of each construct. To test the proposed hypotheses, structural model analysis was conducted. These findings highlight the role of psychological well-being—particularly happiness—in fostering prosocial behavior, especially when employees face competing work and family demands. The practical implications emphasize the importance of creating supportive and emotionally positive work environments to enhance collaboration and productivity, particularly among employees who are vulnerable to role conflict.
Keywords: Happiness at Work; Helping Behavior; Work Engagement; Work-Family Conflict.
Abstrak
Studi ini meneliti hubungan antara keterlibatan kerja, konflik kerja-keluarga, dan perilaku menolong, dengan kebahagiaan di tempat kerja sebagai moderator. Penelitian ini spesifik meneliti tentang peran pekerja perempuan dalam kondis kerjanya. Mengacu pada teori Job Demands–Resources (JD-R), hasilnya menunjukkan bahwa keterlibatan kerja secara positif dan signifikan memengaruhi perilaku menolong, sementara konflik kerja-keluarga memiliki efek negatif. Kebahagiaan di tempat kerja tidak secara langsung memengaruhi perilaku menolong tetapi secara signifikan memoderasi kedua hubungan tersebut meningkatkan efek keterlibatan dan meredam dampak konflik. pengumpulan data menggunakan kuesioner online dan offline kepada populasi pekerja perempuan di UMKM wilayah Jawa tengah meliputi kota Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Batang, dan Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling yang ditentukan berdasarkan kesempatan dan ketersediaan partisipan. Penelitian ini berhasil mengumpulkan sampel sebanyak 255 kuesioner. Konstruk variabel yang diteliti dirancang melalui literatur review yang ketat untuk memastikan validitas masing-masing konstruk. Untuk pembuktian hipotesis penelitian maka dilakukan pengujian model struktural yang diusulkan. Temuan ini menggarisbawahi peran kesejahteraan psikologis seperti kebahagiaan dalam mendorong perilaku prososial, terutama dalam konteks di mana karyawan menghadapi tuntutan pekerjaan dan keluarga yang bersaing. Implikasi praktis dari studi ini menekankan pentingnya organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan emosional positif. Upaya tersebut dapat memperkuat kolaborasi dan produktivitas di tempat kerja, khususnya bagi pekerja yang rentan mengalami konflik peran.
Kata Kunci: Kebahagiaan di Tempat Kerja, Keterlibatan Kerja, Konflik Pekerjaan-Keluarga, Perilaku Membant