Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
    7128 research outputs found

    KURIKULUM TAHUN 2022 SEKOLAH DASAR (Perubahan Berbasis Perubahan)

    No full text
    Kurikulum tahun 2022 Sekolah Dasar telah diimplementasikan selama kurang lebih tiga tahun, sudah waktunya untuk melakukan evaluasi terhadap program yang termuat. Evaluasi program model formatif-sumatif (scriven model) sesuai untuk digunakan dalam kajian konseptual dan praktikal kurikulum. Bagaimanakah kurikulum 2024 SD secara konseptual? Benarkah membuat perubahan berbasis perubahan? Seberapakah jangkauan perubahan kualitatifnya? Pertanyaan kunci inilah yang dijawab sebagai hasil dan pembahasan. Pertama, kurikulum 2024 SD dengan filosofis pragmatis dan humanistik yang secara konseptual selaras dengan kodrat jaman. Kedua, pendekatan filosofis pragmatis dan humanistik memungkinkan perubahan kurikulum dilakukan sesuai kodrat alam dan kodrat jaman peserta didik. Secara faktual perubahan kurikulum 2024 SD dapat dilakukan pada rumpun kelas sebagai satuan terkecil, dinamika interaksi transaksi kelas akan selalu menjadi basis perubahan kurikulum operasional kelas. Ketiga, data hasil kajian dokumen, wawancara, dan observasi menunjukkan perubahan kualitatif pada capaian pembelajaran laten (outcomes).Kurikulum tahun 2022 Sekolah Dasar telah diimplementasikan selama kurang lebih tiga tahun, sudah waktunya untuk melakukan evaluasi terhadap program yang termuat. Evaluasi program model formatif-sumatif (scriven model) sesuai untuk digunakan dalam kajian konseptual dan praktikal kurikulum. Bagaimanakah kurikulum 2024 SD secara konseptual? Benarkah membuat perubahan berbasis perubahan? Seberapakah jangkauan perubahan kualitatifnya? Pertanyaan kunci inilah yang dijawab sebagai hasil dan pembahasan. Pertama, kurikulum 2024 SD dengan filosofis pragmatis dan humanistik yang secara konseptual selaras dengan kodrat jaman. Kedua, pendekatan filosofis pragmatis dan humanistik memungkinkan perubahan kurikulum dilakukan sesuai kodrat alam dan kodrat jaman peserta didik. Secara faktual perubahan kurikulum 2024 SD dapat dilakukan pada rumpun kelas sebagai satuan terkecil, dinamika interaksi transaksi kelas akan selalu menjadi basis perubahan kurikulum operasional kelas. Ketiga, data hasil kajian dokumen, wawancara, dan observasi menunjukkan perubahan kualitatif pada capaian pembelajaran laten (outcomes).     &nbsp

    Penguatan agribisnis berkelanjutan komoditas durian dan kopi melalui teknologi budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan agribisnis berkelanjutan komoditas durian dan kopi melalui teknologi budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang. Metode pemecahan masalah dilakukan secara parsitipatif melalui aktivitas sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi, serta keberlanjutan program di wilayah Desa Brongkol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait dengan Penguatan Agribisnis Berkelanjutan Komoditas Durian dan Kopi Melalui Teknologi Budidaya di Desa Brongkol, Kabupaten Semarang .Kegiatan pengabdian memiliki empat kegiatan utama yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Adapun mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian ini ada dua yaitu Ajuning Tani (komoditas durian) dan Kelompok Tani Karya Bakti I (komoditas kopi Robusta). Program pengabdian ini berfokus untuk mengatasi berbagai  permasalahan yang dihadapi oleh mitra antara lain permasalahan produksi, manajemen, dan pemasaran. Dari aspek produksi, permasalahan yang dihadapi meliputi kualitas bibit rendah dan produktivitas tanaman rendah. Permasalahan dari aspek manajemen yaitu rendahnya pemahaman agroforestry yang dimiliki oleh para petani dan manajemen usaha rendah. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, kegiatan pengabdian ini memberikan solusi berupa berbagai program pelatihan meliputi pelatihan topworking dan grafting, pelatihan agroforestry berkelanjutan melalui pelatihan Good Agriculture Practice (GAP), pelatihan pembuatan pupuk dan pemupukan yang ramah lingkungan. Pelatihan dan penerapan teknologi yang dierapkan melipatkan pemerintah desa, kabupaten dan provinsi khusunya cabang dinas kehutanan III. Keterlibatan mitra sangat berperan dalam mendukung keberhasilan agribisnis berkelanjutan.   Strengthening sustainable agribusiness of durian and coffee commodities through cultivation technology in Brongkol Village, Semarang Regency   Abstract: This community service activity aims to strengthen sustainable agribusiness of durian and coffee commodities through cultivation technology in Brongkol Village, Semarang Regency. The problem-solving method is carried out in a participatory manner through socialization activities, training, technology application, mentoring, monitoring, and evaluation, as well as program sustainability in the Brongkol Village area. Community service activities are related to Strengthening Sustainable Agribusiness of Durian and Coffee Commodities Through Cultivation Technology in Brongkol Village, Semarang Regency. Community service activities have four main activities, namely socialization, training, technology application, mentoring, monitoring and evaluation. There are two target partners in this community service activity, namely Ajuning Tani (durian commodity) and Kelompok Tani Karya Bakti I (Robusta coffee commodity). This community service program focuses on overcoming various problems faced by partners, including production, management, and marketing problems. From the production aspect, the problems faced include low seed quality and low plant productivity. Problems from the management aspect are the low understanding of agroforestry owned by farmers and low business management. To overcome the existing problems, this community service activity provides solutions in the form of various training programs including topworking and grafting training, sustainable agroforestry training through Good Agriculture Practice (GAP) training, environmentally friendly fertilizer and fertilization training. Training and application of technology that is implemented folds the village, district and provincial governments, especially the III forestry service branch. The involvement of partners plays a very important role in supporting the success of sustainable agribusiness

    Community Empowerment for Environmental Health in the Natural Tourism of Umbul Udal-Udalan: International Community Services

    No full text
    Purpose ­ Provide information related to the importance of developing a nature-based tourism village, Providing understanding related to maintaining the environmental conditions of natural tourism umbul udal-udalan, Provide various strategies to maintain the environment so that it is maintained, Provide basic knowledge of waste management around the umbul udal-udalan tourist area. Methods - Implementation of community service activities to this community is directed to eliminate indicators of the existence of environmental problems in the partner area, namely environmental management in the umbul udal-udalan tourist village area inadequate and not in accordance with the the character of the mountainous environment.  Transfer knowledge about strategies for protection and waste management in the umbul udal-udalan tourism area, waste management by using best practice, providing assistance and counseling in utilizing waste. Result and discussions - The service was successfully carried out well, this was evidenced by the enthusiasm of the participants who participated in a series of activities during the service. Participants gave a positive response as evidenced in the activities during the service, besides that the participants expressed their satisfaction in participating in this activity because of the increased knowledge related to community empowerment and environmental management of the umbul udal-udalan tourist area. Conclusion - The achievements of the activities or results obtained from this service are: The service was successfully carried out well, this is evidenced by the enthusiasm of the participants who participated in the activities during the service by paying attention to each material provided. Participants gave a very good response as evidenced by the many questions and discussions during the service, besides that the participants expressed their satisfaction in participating in this activity through the responses given when the service was over.   &nbsp

    Ferdinand de Saussure dan Kontribusi Pemikirannya: Ferdinand de Saussure and His Thought Contributions

    No full text
    Ferdinand de Saussure dikenal sebagai bapak linguistik modern karena pemikirannya yang merevolusi pemahaman tentang bahasa. Saussure juga dikenal dengan peletak dasar teori strukturalisme dalam kajian bahasa. Saussure berangkat dari pemikiran tentang perbedaan antara parole dan langue. Parole adalah bahasa yang dituturkan sementara langue adalah struktur bahasa yang melampaui manusia. Saussure menganggap bahwa kajian bahasa harus diarahkan untuk menganalisis langue atau struktur yang membuat bahasa pada akhirnya bisa dituturkan, bukan analisis pada tingkatan parole. Saussure juga dikenal dengan identifikasi struktur diadik dalam analisis bahasa seperti analisis sintagmatik dan paradigmatik serta analisis penanda dan petandaFerdinand de Saussure dikenal sebagai bapak linguistik modern karena pemikirannya yang merevolusi pemahaman tentang bahasa. Saussure juga dikenal dengan peletak dasar teori strukturalisme dalam kajian bahasa. Saussure berangkat dari pemikiran tentang perbedaan antara parole dan langue. Parole adalah bahasa yang dituturkan sementara langue adalah struktur bahasa yang melampaui manusia. Saussure menganggap bahwa kajian bahasa harus diarahkan untuk menganalisis langue atau struktur yang membuat bahasa pada akhirnya bisa dituturkan, bukan analisis pada tingkatan parole. Saussure juga dikenal dengan identifikasi struktur diadik dalam analisis bahasa seperti analisis sintagmatik dan paradigmatik serta analisis penanda dan petanda

    Hubungan Intensitas Keikutsertaan Pelatihan, Latar Belakang Pendidikan, Pengalaman Kerja Dan Motivasi Kerja Dengan Kinerja Instruktur Lembaga Kursus Dan Pelatihan Di Kabupaten Kulon Progo

    No full text
    The purpose of this study is to know the relationship between the intensity of training participation and the performance of instructors, find out the relationship of educational background with instructor performance, know the relationship of work experience with instructor performance, know the relationship of work motivation with instructor performance and know the relationship of training participation intensity, educational background, work experience and work motivation simultaneously with instructor performance. This type of research is quantitative research. Sampling uses the census method as  40 people. Data collection  using questionnaires. Data analysis  use multiple regression analysis. The result  there is a positive and significant relationship between the intensity of training participation and the performance of the instructor, there is a positive and significant relationship between the educational background and the performance of the instructor, there is a positive and significant relationship between work experience and the performance of the instructor, there is a positive and significant relationship between work motivation and the performance of the instructor and there is a positive and significant relationship between the intensity of participation  training, educational background, work experience and work motivation simultaneously with the performance of instructors of the Course and Training Institute in Kulon Progo Regency.  Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan intensitas keikutsertaan pelatihan dengan kinerja instruktur, mengetahui hubungan latar belakang pendidikan dengan kinerja instruktur, mengetahui hubungan pengalaman kerja dengan kinerja instruktur, mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja instruktur dan mengetahui hubungan intensitas keikutsertaan pelatihan, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi kerja secara simultan dengan kinerja instruktur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel total karena jumlah populasi sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data  menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas keikutsertaan pelatihan dengan kinerja instruktur, ada hubungan yang positif dan signifikan antara latar belakang pendidikan dengan kinerja instruktur, ada hubungan yang positif dan signifikan antara pengalaman kerja dengan kinerja instruktur, ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja instruktur dan ada hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas keikutsertaan pelatihan, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan motivasi kerja secara simultan dengan kinerja instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan di Kabupaten Kulon Progo.

    Manajemen Mutu Pembelajaran Matematika Dalam Mempersiapkan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah

    No full text
    The purposes of this research are quality management of Mathematics learning; the role of Mathematics learning quality management in preparing ASPD; Mathematics learning results for class IX students at SMPN 1 Playen Gunungkidul. This type of research is qualitative research that uses interview, observation, and documentation techniques. The research was conducted at SMPN 1 Playen. Researchers collect, reduce, present data, and draw conclusions. The results of the research show that the quality management of mathematics learning for class IX students at SMPN 1 Playen, including planning, organizing, implementing, as well as monitoring and evaluating, has gone well. Planning for the quality of learning begins with preparing the school curriculum and program, organizing by drawing up a decree on the division of tasks and lesson schedules, implementing learning in accordance with the planning, monitoring and evaluation carried out by the school principal and the implementation team at least once a semester. The role of quality management in mathematics learning is shown by the teacher's role in implementing learning in the classroom. The teacher makes a lesson plan, implements learning according to the lesson plan, the teacher uses various learning methods to help increase students' understanding of ASPD, students' mathematics learning outcomes are shown by the average Try Out and ASPD results, namely 35.00; 36.00; 35.95 for try out and 34.03 for ASPD. The ASPD results are not yet on target because students have not mastered basic mathematical concepts, students are less able to understand the questions, and students' motivation to learn is still lacking.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: manajemen mutu pembelajaran Matematika; peran manajemen mutu pembelajaran Matematika dalam mempersiapkan ASPD; hasil belajar Matematika siswa kelas IX di SMPN 1 Playen Gunungkidul. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif yang menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SMPN 1 Playen. Peneliti mengumpulkan, mereduksi, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu pembelajaran matematika siswa kelas IX di SMPN 1 Playen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, juga pengawasan dan evaluasi sudah berjalan baik. Perencanaan mutu pembelajaran diawali dengan penyusunan kurikulum dan program sekolah, pengorganisasian dengan menyusun SK pembagian tugas dan jadwal pelajaran, pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan perencanaan, pengawasan dan evaluasi dilakukan kepala sekolah dan tim pelaksana sekurang-kurangnya sekali dalam satu semester. Peran manajemen mutu pembelajaran matematika ditunjukkan oleh peran guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Guru membuat RPP, pelaksanaan pembelajaran sesuai RPP, guru menggunakan berbagai metode pembelajaran untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa  menghadapi ASPD, hasil belajar matematika siswa ditunjukkan oleh rata-rata hasil Try Out dan ASPD yaitu 35,00; 36,00; 35,95 untuk try out dan 34,03 untuk ASPD. Hasil ASPD belum sesuai target karena siswa belum menguasai konsep dasar matematika, siswa kurang mampu memahami soal, dan motivasi belajar siswa masih kurang

    Pengembangan Video Tutorial YouTube sebagai Media Pembelajaran Literasi Digital di SMK

    No full text
    In this Era of Society 5.0, digital literacy development activities are becoming increasingly important because they are always useful in many learning activities. Currently, digital literacy learning development activities are an important need. The aim of developing vocational school-based digital literacy learning using video tutorials for a productive teacher is to develop creativity in learning methods using digital media, with the aim of making learning more relevant, effective and of course enjoyable. In accordance with the theme raised, namely the development of digital literacy learning materials using YouTube tutorial videos measuring the resistance of the Honda Beat POP FI EOT sensor (the function of the EOT sensor is to detect temperature changes in the engine). In this development, researchers used ADDIE development research methods, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The benefit that can be taken is that learning can be more effective and enjoyable because students can see and listen directly to the teacher's explanations. Then, in terms of knowledge, students have an idea of ​​the practical lessons that will be carried out.  Di Era Society 5.0 ini, Kegiatan pengembangan literasi digital semakin terasa penting manfaatnya karena selalu berguna dalam banyak kegiatan pembelajaran. Saat ini, kegiatan pengembangan pembelajaran literasi digital menjadi kebutuhan yang penting. Tujuan dari pengembangan pembelajaran literasi digital berbasis sekolah kejuruan menggunakan video tutorial bagi seorang guru produktif adalah mengembangkan kreativitas metode pembelajaran dengan media digital, dengan maksud agar pembelajaran lebih relevan, dapat dirasakan efektif dan tentu dapat menyenangkan. Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu pengembangan materi pembelajaran literasi digital menggunakan video tutorial youtube pengukuran tahanan sensor EOT Honda Beat POP FI (fungsi sensor EOT adalah mendeteksi perubahan suhu yang ada di dalam mesin). Dalam pengembangan tersebut, peneliti menggunakan metode  penelitian pengembangan ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Manfaat yang dapat diambil adalah pembelajaran dapat lebih efektif dan menyenangkan karena siswa dapat melihat dan mendengarkan langsung penjelasan gurunya. Kemudian secara pengetahuan peserta didik telah mempunyai gambaran pelajaran praktik yang akan dilakukan.

    Kontribusi Pengalaman Mengajar, Motivasi Berprestasi dan Supervisi Akademik Terhadap Kinerja Guru SD Mitra Eduversal Seluruh Indonesia

    No full text
    This study aims to determine the contribution of teaching experience, achievement motivation, and academic supervision by school principals to the performance of teachers at Eduversal partner elementary schools across Indonesia. This quantitative research employed a correlational approach and was conducted in six elementary schools from various regions, involving 270 teachers. A sample of 161 teachers was selected using Proportional Random Sampling and the Slovin formula. The research instruments were validated using product-moment correlation, and their reliability was tested with Cronbach’s Alpha. Preliminary analyses included tests for normality, linearity, and multicollinearity. Hypothesis testing was conducted using multiple regression analysis and partial correlation analysis. The findings revealed that collectively, teaching experience, achievement motivation, and academic supervision by school principals positively and significantly contributed to teacher performance. However, individually, teaching experience did not have a significant contribution, indicating that longer work experience does not necessarily lead to improved performance. In contrast, both achievement motivation and academic supervision by school principals individually showed positive and significant contributions, suggesting that higher teacher motivation and stronger academic supervision enhance teacher performance at Eduversal partner elementary schools across Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pengalaman mengajar, motivasi berprestasi, dan supervisi akademik kepala sekolah terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar (SD) Mitra Eduversal seluruh Indonesia. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional ini dilakukan di enam SD dari berbagai daerah, melibatkan 270 guru. Sampel sebanyak 161 guru dipilih menggunakan teknik Proporsional Random Sampling dan metode Slovin. Instrumen penelitian divalidasi menggunakan korelasi product moment dan reliabilitas diuji dengan Alpha Cronbach. Uji prasyarat analisis mencakup uji normalitas, linearitas, dan multikolinearitas. Hipotesis diuji melalui analisis regresi ganda dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pengalaman mengajar, motivasi berprestasi, dan supervisi akademik kepala sekolah berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, secara parsial, pengalaman mengajar tidak memberikan kontribusi signifikan, menandakan bahwa lamanya pengalaman tidak menjamin peningkatan kinerja. Sebaliknya, motivasi berprestasi dan supervisi akademik kepala sekolah secara individu berkontribusi positif dan signifikan, mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi dan kualitas supervisi, semakin baik pula kinerja guru di SD Mitra Eduversal seluruh Indonesia

    Pengaruh Pengalaman Mengajar, Supervisi Akademik, dan Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Guru Penjas SMK di Bantul

    No full text
    This research aims to determine the contribution of teaching experience, academic supervision of school principals and achievement motivation to the performance of State Vocational School physical education teachers in Bantul Regency for the 2022/2023 academic year,the research aims to analyze the influence of: The contribution of teaching experience to teacher performance. The contribution of the principal's academic supervision to teacher performance. Contribution of achievement motivation to the performance of State Vocational School physical education teachers in Bantul Regency. This research uses a quantitative type of research. The population in this study were all State Vocational School physical education teachers in Bantul Regency, consisting of 29 teachers. The data collection technique uses a questionnaire in the form of a questionnaire. The data analysis technique uses multiple regression analysis. After carrying out validity and reliability tests, it was found that of all the questions consisting of 30 questions on teacher performance variables, 30 questions on teaching experience variables, 30 questions on principal academic supervision variables and 30 questions on achievement motivation variables, all were declared valid and reliable. The results of this research show that: There is a joint positive and very significant influence between teaching experience, the principal's academic supervision and achievement motivation on teacher performance. This means that the higher the teaching experience, the principal's academic supervision and the teacher's achievement motivation, the better the teacher's performance will be. Vice versa, if the teaching experience, academic supervision of the principal and achievement motivation in the place where the teacher works is low/poor, then the performance produced by the teacher will also be low/bad. There is a positive and significant influence between teaching experience on teacher performance, there is a positive but not significant influence between the principal's academic supervision on teacher performance, there is a positive and insignificant influence of work achievement motivation on teacher performance. Of the three independent variables, the one that has the dominant influence on the performance of State Vocational School physical education teachers in Bantul Regency is teacher work motivation.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pengalaman mengajar, supervisi akademik kepala sekolah, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru pendidikan jasmani di SMK Negeri se-Kabupaten Bantul pada tahun ajaran 2022/2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 29 guru sebagai populasi, dengan pengumpulan data melalui angket dan analisis menggunakan regresi berganda. Instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya, dan seluruh item dinyatakan layak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel bebas berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap kinerja guru. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengalaman mengajar, efektivitas supervisi akademik, dan motivasi berprestasi, maka semakin baik pula kinerja guru. Secara parsial, pengalaman mengajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh positif namun tidak signifikan, begitu pula dengan motivasi berprestasi. Meskipun demikian, di antara ketiga variabel tersebut, motivasi berprestasi memiliki pengaruh dominan terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi internal guru sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas kinerja guru pendidikan jasmani di lingkungan SMK Negeri Kabupaten Bantul

    Studi Penjaminan Mutu Berbasis Sekolah Inklusi : Studi Upaya Peningkatan Dan Pemerataan Mutu Pendidikan

    No full text
    This study aims to explore the implementation of School Based Management (SBM) at MAN 2 Sleman in improving the quality of inclusive education. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews and documentation with a teacher who serves as the head of the Disability Service Unit (ULD) as well as the Vice Principal for Public Relations. The results showed that MAN 2 Sleman successfully managed the seven main components of MBS, including curriculum and learning, students, educators and education personnel, financing, facilities and infrastructure, school and community relations, and school culture and environment. Supporting factors include curriculum flexibility, teacher readiness and an inclusive school culture. However, the main challenge lies in the limited financial support specifically for the inclusion programme. Nevertheless, MAN 2 Sleman is able to create a friendly, equitable and supportive learning environment for all students, both regular and special needs. The findings suggest that implementing MBS can effectively improve the quality of inclusive education.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MAN 2 Sleman dalam meningkatkan mutu pendidikan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap seorang guru yang menjabat sebagai kepala Unit Layanan Difabel (ULD) sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 2 Sleman berhasil mengelola tujuh komponen utama MBS yang antara lain, kurikulum dan pembelajaran, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, pembiayaan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah dan masyarakat, serta budaya dan lingkungan sekolah. Faktor pendukung meliputi fleksibilitas kurikulum, kesiapan guru, dan budaya sekolah yang inklusif. Namun, tantangan utama terletak pada keterbatasan dukungan pembiayaan khusus untuk program inklusi. Meskipun demikian, MAN 2 Sleman mampu menciptakan lingkungan belajar yang ramah, merata, dan mendukung seluruh siswa, baik reguler maupun berkebutuhan khusus. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan MBS secara efektif dapat meningkatkan mutu pendidikan inklusif

    0

    full texts

    7,128

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇