Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI TEAM TEACHING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA KELAS X SE-KOTA YOGYAKARTA PADA MATERI TRIGONOMETRI
This research was formed the background by the low level of the studying achievement of the student's mathematics was caused by the negative perception of the student towards mathematics, the object studying in mathematics abstract was not yet realistic and studying that was used did not yet use the teacher and the capacity of the study field to understand the concept of mathematics in the level was beforehand very weak. The aim of this Research was to know that was effective used in studying, with team teaching or individual teaching . This research used the method of the quasi experiment. The research population was all the student class X the Senior High School inYogyakarta in the year 2010-2011. The sample that was used in this research 2 schools. The taking of the Sample was carried out technically cluster random sampling. The instrument test was carried out used the validity test, the level of the difficulty of the difference power and reliabilitas. Technically the analysis that was used t-test. As the condition for the analysis that is the population normal distribution, and the population had the same variance (homogeneous). In this research could be concluded that studying the team to the study field of mathematics not yet effective was applied to the student class X the senior high school in Yogyakarta with the subject of discussion Trigonometry. This could be seen from results of the t-test that was received (tobs) of 1,145 where the area of criticism in u = 236 in the level siginificans 5% (two sides) is
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE SISWA KELAS VIID SMP N 1 SRUMBUNG KABUPATEN MAGELANG
The purposes of this study was to improve liveliness and mathematics achievement students VIID in junior high school 1 Srumbung Magelang with cooperative learning TPS (Think Pair Share). This research is Classroom Action Research (CAR). The subjects in this study were students of class VII D which is 34 students who comprised 18 male students and 16 female students. The objects of this research are being active and increase math  achievement. It is shown by an increase in the average yield percentage of being active student learning  based on the observation sheet. The first cycle was 53,91% became 75,97% in cycle II
IMPROVEMENT EFFORTS TO LEARN LESSONS ACTIVITIES CHASSIS POWER TRANSFER STANDARD COMPETENCE AND CORRECT STEERING SYSTEM WITH LEARNING METHOD DISCOVERY INQUIRY CLASS XIB SMK MUHAMMADIYAH GAMPING ACADEMIC YEAR 2013/2014
The purpose of the study to determine the increase learners' learning activities subjects chassis and power transfer competency standard steering system repair discovery learning through the implementation of class XI inquiry Lightweight Vehicle Technology SMK Muhammadiyah Gamping, Sleman academic year 2013/2014. This research including action research Research conducted at SMK Muhammadiyah Gamping XIB class academic year 2013/2014 with a sample of 26 students. Techniques of data collection using questionnaire sheet, observation sheets and documentation to determine the increase in student activity. Instrument validation study using experts judgment. Analysis using descriptive statistics using the technique . The results showed that the increased activity of the first cycle to the second cycle include an increase of 57.7 % Visual activities; Oral activities amounted to 61.6 %; Listening activities amounted to 23.04 %; Writing activities by 8.7 %; Mental activities of 73.1 %; Emotional activities of 42.3 % ( for the spirit of the students in learning activities ); Motor activities amounted to -7.7 % ( decrease negative activity ). Based on these results can be known to most students in SMK Muhammadiyah Gamping gave a positive opinion on the use of inquiry and discovery learning method has a view that the use of inquiry discovery learning methods can be useful for students and schools themselves. Learners who have a good perception of the use of discovery learning method of inquiry he has known and fully aware of the standards of achievement of competence theory fix the steering system. Learning discovery learning methods on achievement of competency standards inquiry repair steering systems theory pleased with the learning process, they are also able to: 1 ) increase the motivation to learn, 2) improving learning achievement; 3 ) enhancing creativity; 4 ) listen, respect, and accept the opinion of the participants other students; 5 ) reduce boredom and boredom; 6 ) convince him to others by helping others and convince him to understand each other and understand each other the extent of involvement of the students affected by the size of the perceptions of learners, good learners perceptions of the learning competency standard theory repair steering systems tend to have feelings of love, has a special interest and serious about learning to follow
Pengaruh Prestasi Praktik Kerja Industri Dan Motivasi Belajar Praktik Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa Kelas Xii Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Smkn I Sedayu Bantul 2013/2014
Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui pengaruh praktik kerja industri terhadap minat berwirausaha pada siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Sedayu, Bantul, Yogyakarta, (2) untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar praktek siswa terkait minat berwirausaha siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Sedayu, Bantul, Yogyakarta, (3) untuk mengetahui pengaruh praktek industri dan motivasi terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Sedayu, Bantul, Yogyakarta 2013/2014. .Penelitian ini dilakukan di SMK N 1 Sedayu, Bantul, Yogyakarta tahun pelajaran 2013/ 2014 pada tanggal 29 juli s.d 12 november 2013. Sampel menggunakan simple random sampling, berdasarkan Homograf Harry King didapatkan 75 siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK N 1 Sedayu, Bantul, Yogyakarta dari 108 siswa yang di lakukan secara acak menggunakan undian. Validitas butir pernyataan diperoleh dari Korelasi product moment. Reliabilitas pernyataan diperoleh dengan rumus alpha cronbach, hasil rtt motivasi belajar praktik 0,464 dan minat berwirausaha 0,615 dan dinyatakan reliabel. Sebelum data dianalisis terlebih dahulu dilakukan uji prasarat analisis yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji linieritas Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi parsial dan analisis regresi ganda.Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara prestasi praktik industri dengan minat berwirausaha siswa kelas XII SMK N 1 Sedayu, Bantul. (2) adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII SMK N 1 Sedayu, Bantul. (3) adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara prestasi praktik industri dan motivasi belajar terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII SMK N 1 Sedayu, Bantul
Pengaruh Prestasi Menggambar Teknik dan Motivasi Praktik Otomotif Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Mesin Otomotif SMK Al Munawwarah Cilacap Tahun Ajaran 2013/2014
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh prestasi menggambar teknik terhadap kesiapan kerja, (2) pengaruh motivasi praktik otomotif terhadap kesiapan kerja, dan (3) pengaruh prestasi menggambar teknik dan motivasi praktek otomotif terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII Jurusan Teknik Mesin Otomotif SMK Al Munawwarah Cilacap Tahun Ajaran 2013/2014. Hasil uji korelasi parsial menunjukkan ada pengaruh positif dan signifikan prestasi menggambar teknik (X1) terhadap kesiapan kerja (Y) dengan mengendalikan X2 dan ada pengaruh positif dan signifikan tingkat pengaruh motivasi praktik otomotif (X2) terhadap kesiapan kerja (Y) dengan mengendalikan X1. Berdasarkan hasil perhitungan regresi ganda dengan dua prediktor menunjukkan bahwa prestasi menggambar teknik dan motivasi praktik otmotif memberikan pengaruh positif terhadap kesiapan kerja siswa. Prestasi yang baik memberikan kepercayaan dan semangat yang tinggi untuk menghadapi setiap pekerjaan. Untuk menjadi tenaga ahli dan profesional dalam bidangnya sesuai tuntutan dunia kerja, siswa tidak hanya memiliki prestasi yang baik tetapi juga motivasi. Motivasi yang baik akan mendorong siswa untuk melakukan pekerjaan dengan baik dan penuh dengan rasa tanggung jawab
Hubungan Antara Bimbingan Karir Dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Kejuruan pada Siswa Kelas XII Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di Smk Al Munawwarah Kesugihan Cilacap Tahun Pelajaran 2012/2013
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) hubungan bimbingan karir dengan prestasi belajar mata pelajaran kejuruan; (2) hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran kejuruan; dan (3) hubungan bimbingan karir dan motivasi belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran kejuruan pada siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Al Munawwarah Kesugian Cilacap tahun pelajaran 2012/2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) hasil uji korelasi Product Moment antara variabel X1 dengan Y diperoleh harga sebesar 0,495, artinya ada hubungan yang positif dan signifikan antara bimbingan karir dengan prestasi belajar; (2) Hasil uji korelasi Product Moment antara variabel X2 dengan Y diperoleh harga rx 2 y variabel 0,550, artinya ada hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar; (3) Hasil uji korelasi ganda antara variabel X1, X2 dengan Y diperoleh harga rx1x 2 y sebesar 0,505. Nilai rxy yang diperoleh di atas nilai rxy tabel dengan nilai propabilitas  di bawah taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian (Ha) diterima yang artinya ada hubungan yang positif antara bimbingan karir dan motivasi belajar dengan prestasi belajar. Hal ini menunjukkan bahwa faktor bimbingan karir dan motivasi belajar sangat mempengaruhi prestasi belajar siswa
Korelasi Motivasi Belajar Kejuruan Dan Prestasi Belajar Kelompok Mata Pelajaran Produktif Dengan Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Smk Negeri 2 Cilacap Tahun Ajaran 2013/2014
 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) korelasi motivasi belajar kejuruan dengan minat berwirausaha; (2) korelasi prestasi belajar kelompok mata palajaran produktif dengan minat berwirausaha; dan (3) korelasi motivasi belajar kejuruan dan prestasi belajar kelompok mata pelajaran produktif dengan minat berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji korelasi parsial antara motivasi belajar kejuruan (X1) dengan minat berwirausaha (Y) dengan mengendalikan X2, sedangkan uji korelasi parsial antara prestasi belajar kelompok mata pelajaran produktif (X2) dengan minat berwirausaha (Y) dengan mengendalikan X1, koefisien determinan (R2) antara X1, X2 dengan Y sebesar 0,311, hal ini menunjukan besarnya hubungan antara motivasi belajar kejuruan (X1) dan prestasi belajar kelompok mata pelajaran produktif (X2) dengan minat berwirausaha (Y) adalah sebesar 31,1%. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar kejuruan dan prestasi belajar kelompok mata pelajaran produktif memiliki peran dalam menentukan minat berwirausaha siswa
Sekolahku bukan pilihanku
Sistem zonasi dirancang Kementerian Pendidikan agar penerimaan siswa didik baru merata, lebih terbuka, mengurangi diskriminasi dan meningkatkan kemudahan akses bagi semua siswa. Mekanisme yang telah dilaksanakan sejak 2017 ini, setiap tahun selalu menjadi sorotan. Pelaksanaan baik maupun secara daring maupun luring memunculkan celah kekhawatiran dan ketidakpuasan terhadap sistem penerimaan yang ada. Tidak jarang siswa yang berprestasi tidak bisa diterima di sekolah pilihannya akibat dampak sistem ini. Perasaan kecewa, sedih dan permasalahan psikologis yang dialami siswa akibat gagal masuk sekolah impiannya sering kali kurang mendapat penangan dari sekolah ataupun dinas terkait. Tujuan dari penelitian ini guna mengungkap bagaimana dinamika psikologis dan proses penerimaan diri (self acceptance) siswa yang belum berhasil masuk sekolah impiannya.  Pengumpulan data menggunakan metode  wawancara secara mendalam (indepth interview) terhadap subjek utama penelitian yaitu dua orang siswa serta beberapa significant others yang dapat memperkaya data penelitian. Analisis data menggunakan metode analisis isi didalam pendekatan kualitatif. Hasilnya menujukkan bahwa proses penerimaan diri pada siswa ini, membutuhkan dukungan dari orang tua dan teman sebaya. Peneliti berharap agar peneliti selanjutnya untuk memperluas ranah penelitian sampai dengan pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa tersebut.Kata kunci ; Penerimaan diri, zonasi, psikologi, pendidika