Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
Developing speaking materials based on contextual language teaching and learning for grade eleven students
The objectives of this study are to: (1) describe the development of speaking materials for grade eleven students based on contextual language teaching and learning, and (2) reveal the efficacy of the speaking teaching materials in improving students' speaking skills. This research belongs to educational Research and Development (R&D), which uses the simplified six-step approach of Borg and Gall (1983). The six steps are as follows, (1) Research and information collecting was conducted by performing document analysis, class observation, interview, product testing, as well as expert’s judgements, (2) planning and drafting, (3) Draft revision by experts, (4) field testing which was conducted in grade eleven students, (5) Revision, and (6) Final product. The data collection technique used in this research consists of (1) document analysis, (2) classroom observation, and (3) interviews. It was made for obtaining the data for the target situation analysis and appropriateness of the design of speaking materials for grade eleven. The findings show that (1) learning materials that were designed in this research fulfilled the criteria of the R&D model, which is based on the students' needs, lack, and want. This textbook is designed based on the students’ needs, lacks, and wants. Furthermore, the speaking materials, as the product of this study, provide additional learning resources for students. The purpose of the learning is to prepare the students to learn more about speaking because speaking skills are more useful for communication
The English students' anxiety in speaking
This study aims to investigate the types of speaking anxiety experienced by English students and to identify the most dominant type of anxiety among them. The subjects were 20 fourth-semester students of the English Study Program at Universitas Muhammadiyah Bengkulu during the 2024/2025 academic year. A descriptive qualitative method was employed, utilizing questionnaires and interviews for data collection. The findings revealed that students experienced three main types of anxiety: communication apprehension, test anxiety, and fear of negative evaluation. Among these, fear of negative evaluation emerged as the most dominant. The study highlights the need for supportive learning environments that reduce anxiety and enhance students’ confidence in speaking English
PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA SEGARAU PARIT KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS
Village funds are funds used to finance government administration, development implementation, community development, and community empowerment. The provision of large village funds makes it vulnerable to fraud in the management of village funds. therefore the need to apply accountability and transparency in order to increase public trust in the village government in the management of village funds. The purpose of this study was to determine The effect of accountability and transparency on public trust in the management of village funds. The research method used is quantitative method, data collection techniques in the form of questionnaires, with the stages of testing research instruments, classical assumption tests, multiple regression analysis, hypothesis testing, and the coefficient of determination. Multiple regression, hypothesis testing, and coefficient of determination. The results showed: Accountability affects public trust in the management of village funds. Transparency affects public trust in the management of village funds. Accountability and transparency affect public trust in the management of village funds.Dana desa merupakan dana yang digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Penyediaan dana desa yang besar menyebabkan rentan terjadinya penyelewengan dalam pengelolaan dana desa. Oleh karena itu perlu diterapkannya akuntabilitas dan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa dalam pengelolaan dana desa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh akuntabilitas dan transparansi terhadap kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, teknik pengumpulan data berupa kuesioner, dengan tahapan pengujian instrumen penelitian, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji hipotesis, dan koefisien determinasi. Regresi berganda, pengujian hipotesis, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan: Akuntabilitas berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa. Transparansi berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa. Akuntabilitas dan transparansi berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana desa
MINAT KERJA DI PERUSAHAAN BERORIENTASI LINGKUNGAN: PERAN PEMAHAMAN GREEN ACCOUNTING, NILAI SOSIAL, DAN LOCUS OF CONTROL
This study aims to examine the effect of accounting students' understanding of green accounting, social values, and locus of control on their interest in pursuing careers in environmentally oriented companies. A quantitative approach was employed, utilizing a saturated sampling technique with data collected from 70 final-year accounting students at the University of Muhammadiyah Palopo through an online questionnaire using a Likert scale and analyzed with IBM SPSS version 30.0. The findings revealed that students' understanding of green accounting positively and significantly influences their interest in working in environmentally oriented companies, reflecting an increasing awareness of sustainability within the accounting profession. Social values, however, did not show a significant effect, suggesting that students prioritize pragmatic factors such as career prospects over social considerations. Conversely, locus of control demonstrated a positive and significant effect, indicating that students with a stronger internal locus of control are more inclined to pursue sustainability-driven careers. These findings highlight the need for integrating green accounting into the curriculum to enhance students’ understanding and interest in sustainability. Additionally, organizations can foster internal locus of control through tailored recruitment and professional development strategies. This study offers novel insights into the interplay of green accounting, social values, and locus of control in shaping career interests, addressing an underexplored area in accounting educatio
Analisis Perbandingan Cerpen “Hidung” Karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra : Comparative Analysis of the short story "Nose" by Ahmadun Yosi Herfanda and the short story "Nose" by Lilik Fatimah Azzahra
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hipogram dan transformasi; (2) mendeskripsikan persamaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra; (3) mendeskripsikan perbedaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan intertekstual. Hasil dari penelitian ini (1) menghasilkan teks cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda merupakan teks hipogram dan teks cerpen milik Lilik fatimah Azzahra sebagai teks transformasinya yang memperkuat mitos standar kecantikan pada hidung yang mancung. (2) kedua cerita tersebut memiliki topik yang sama di mana pada cerpen Ahmadun Yosi Herfanda dan Lilik Fatimah Azzahra sama-sama membahas bagaimana standar kecantikan bagi wanita yang dipengaruhi dari bentuk hidung, sehingga pada kedua cerpen membahas mengenai operasi plastik. Jadi dapat di simpulkan bahwa kedua terks tersebut memiliki pandangan yang sama yang di pengaruhi sosiokultural.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hipogram dan transformasi; (2) mendeskripsikan persamaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra; (3) mendeskripsikan perbedaan cerpen “Hidung” karya Ahmadun Yosi Herfanda dan Cerpen “Hidung” Karya Lilik Fatimah Azzahra. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif komparatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan beberapa persamaan serta perbedaan dari unsur-unsur yang ada dalam cerpen termasuk mendeskripsikan hipogram dan transformasinya. Dengan alur cerita yang cukup berbeda kedua cerita tersebut memiliki topik yang sama dimana pada cerpen Ahmadun Yosi Herfanda dan Lilik Fatimah Azzahra sama-sama membahas bagaimana standar kecantikan bagi wanita, dimana hidung yang mancung adalah salah satu faktor yang menambah kecantikan bagi wanita sehingga pada kedua cerpen membahas mengenai operasi plastik. Disini dapat diketahui bahwa Ahmadun Yosi Herfanda dan Lilik Fatimah Azzahra ini memiliki satu pandangan yang sama mengenai standar kecantikan wanita
A Strategi Inovatif Guru dalam Mengintegrasikan Media Pembelajaran untuk Kreativitas Siswa: Innovative Strategies of Teachers in Integrating Learning Media to Enhance Student Creativity
Perkembangan teknologi dalam pendidikan memberikan peluang besar bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik. Namun, banyak guru masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi secara efektif, seperti keterbatasan akses teknologi dan kurangnya pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh guru dalam mengintegrasikan media berbasis teknologi untuk meningkatkan kreativitas siswa, serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam implementasinya dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kuesioner terbuka yang disebarkan kepada guru bahasa Indonesia tingkat SMP dan SMA di Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung, serta wawancara mendalam dengan beberapa guru terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memanfaatkan media seperti e-book, video, dan aplikasi interaktif (Canva, Wordwall) untuk mendukung pemahaman materi, meningkatkan motivasi belajar, serta mengembangkan kreativitas siswa. Strategi utama yang digunakan adalah penyelarasan media dengan kurikulum, pelatihan teknologi, serta integrasi teknologi sebagai alat pembelajaran. Kendala yang dihadapi oleh guru meliputi terbatasnya akses terhadap perangkat, kesenjangan kompetensi dalam penggunaan teknologi, dan kurangnya evaluasi terhadap media pembelajaran. Solusi yang diusulkan termasuk pengadaan perangkat, pelatihan berkala untuk guru, serta evaluasi dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun media berbasis teknologi efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa, diperlukan dukungan berkelanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan dalam proses pembelajaran.Perkembangan teknologi di bidang pendidikan telah memberikan peluang besar bagi guru menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik. Namun, banyak guru masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi secara efektif, seperti keterbatasan akses teknologi dan kurangnya pelatihan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi guru dalam menggunakan media berbasis teknologi untuk meningkatkan kreativitas siswa serta mengidentifikasi kendala dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kuesioner terbuka yang disebarkan kepada guru bahasa Indonesia tingkat SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru memanfaatkan media seperti e-book, video, dan aplikasi interaktif (Canva, Wordwall) untuk mendukung pemahaman siswa, motivasi belajar, dan kreativitas. Strategi utama meliputi penyelarasan media dengan kurikulum, pelatihan teknologi, dan integrasi teknologi sebagai alat pembelajaran. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan akses perangkat, kesenjangan kompetensi, dan minimnya evaluasi media. Solusi yang diusulkan meliputi pengadaan perangkat, pelatihan berkala, evaluasi media, dan kolaborasi dengan pihak eksternal. Media berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa, meski membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk keberhasilan jangka panjang
Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar dan Kecerdasan Sosial pada Pembelajaran IPS
Guru merupakan tokoh utama yang mewujudkan aktivitas guru selama pembelajaran dan juga mengarahkan serta mengarahkan pembelajaran serta menyediakan lingkungan belajar yang nyaman sebagai motivasi belajar yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial siswa, (2) kendala guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial, (3) solusi untuk mengatasi kendala tersebut. dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial melalui pembelajaran sosial siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SDN Kotagede 4 Yogyakarta dan dilaksanakan dari bulan Januari sampai Febuari 2024. Penelitian ini menggunkan teknik observasi saat pembelajaran, wawancara kepala sekolah, guru kelas V dan siswa kelas V dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, dan bahan referensi. Teknik analisis menggunakan model Miles and Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Peran guru sebagai pembimbing, pelatih, demonstrasikan, pengelola kelas dan motivator, guru mengintegrasikan peningkatan motivasi belajar dan kecerdasan sosial ke dalam pembelajaran dan mengembangkan pembelajaran aktif siswa. (2) Kendala yang dihadapi guru adalah perbedaan karakter, latar belakang keluarga, perbedaan sosial budaya dan saluran media serta metode yang digunakan guru dalam pembelajaran agar siswa dapat menikmati pembelajaran. 3) guru mengatasi kendala yaitu menciptakan lingkungan yang nyaman, membiasakan dan memahamkan kepada siswa sikap sosial siswa yang baik dan sikap sosial siswa yang baik serta lebih memotivasi siswa.Guru merupakan tokoh utama yang mewujudkan aktivitas guru selama pembelajaran dan juga mengarahkan serta mengarahkan pembelajaran serta menyediakan lingkungan belajar yang nyaman sebagai motivasi belajar yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial siswa, (2) kendala guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial, (3) solusi untuk mengatasi kendala tersebut. dalam meningkatkan motivasi belajar dan kecerdasan sosial melalui pembelajaran sosial siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SDN Kotagede 4 Yogyakarta dan dilaksanakan dari bulan Januari sampai Febuari 2024. Penelitian ini menggunkan teknik observasi saat pembelajaran, wawancara kepala sekolah, guru kelas V dan siswa kelas V dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, dan bahan referensi. Teknik analisis menggunakan model Miles and Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah (1) Peran guru sebagai pembimbing, pelatih, demonstrasikan, pengelola kelas dan motivator, guru mengintegrasikan peningkatan motivasi belajar dan kecerdasan sosial ke dalam pembelajaran dan mengembangkan pembelajaran aktif siswa. (2) Kendala yang dihadapi guru adalah perbedaan karakter, latar belakang keluarga, perbedaan sosial budaya dan saluran media serta metode yang digunakan guru dalam pembelajaran agar siswa dapat menikmati pembelajaran. 3) guru mengatasi kendala yaitu menciptakan lingkungan yang nyaman, membiasakan dan memahamkan kepada siswa sikap sosial siswa yang baik dan sikap sosial siswa yang baik serta lebih memotivasi siswa
Analisis Kebutuhan Buku Cerita Sains Digital Berorientasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada SD
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan buku cerita sains digital pada perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar. Dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap kesehatan dan kebersihan di kalangan anak-anak, buku cerita digital diharapkan dapat menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif terutama pada pembelajaran sains. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskripsi kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 5 UPTD SDN Banyuajuh 2 kamal. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan bahan ajar peserta didik kelas 5 UPTD SDN Banyuajuah 2 Kamal menunjukkan bahwa 53% siswa menyukai membaca, baik buku cetak mapun digital. Namun, 69% siswa sangat membutuhkan bahan ajar digital yang dapat mempermudah proses pembelajaran terutama pada pembelajaran sains. Dengan demikian, inovasi pengembangan bahan ajar buku cerita yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi berorientasi perilaku hidup bersih dan sehat dalam pembelajaran sangat diperlukan terutama pada pembelajaran sains.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan buku cerita sains digital pada perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dasar. Dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap kesehatan dan kebersihan di kalangan anak-anak, buku cerita digital diharapkan dapat menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif terutama pada pembelajaran sains. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskripsi kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas 5 UPTD SDN Banyuajuh 2 kamal. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan bahan ajar peserta didik kelas 5 UPTD SDN Banyuajuah 2 Kamal menunjukkan bahwa 53% siswa menyukai membaca, baik buku cetak mapun digital. Namun, 69% siswa sangat membutuhkan bahan terbuka digital yang dapat mempermudah proses pembelajaran terutama pada pembelajaran sains
Pelatihan penggunaan Sistem Informasi Himpunan Disabilitas Muhammadiyah
Artikel ini membahas pelatihan penggunaan Sistem Informasi Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (HIDIMU) sebagai upaya strategis dalam mendukung transformasi digital pengelolaan data penyandang disabilitas. Masalah utama yang melatarbelakangi pengembangan sistem ini adalah ketiadaan basis data terpusat yang valid dan akurat, serta keterbatasan kemampuan teknis pengurus dalam mengelola data secara digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan, mengevaluasi pemahaman peserta, dan meninjau efektivitas sistem informasi HIDIMU dalam pengelolaan data berbasis komunitas. Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dan berbasis praktik langsung, melibatkan 15 peserta dari pengurus dan admin Himpuan Disabilitas Muhammadiyah wilayah Yogyakarta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam mengoperasikan fitur sistem seperti Data Management dan User Management. Sistem ini memfasilitasi pemantauan dan rekapitulasi data secara real-time, serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih akurat. Namun, ditemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan aksesibilitas bagi pengguna dengan gangguan penglihatan dan keterbatasan infrastruktur internet. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan sistem informasi HIDIMU tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis individu, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi dan pemberdayaan komunitas. Artikel ini merekomendasikan pengembangan lanjutan sistem yang inklusif serta perluasan implementasi ke wilayah lain sebagai model praktik baik dalam pengelolaan data disabilitas berbasis teknologi.
Training on Information System usage of Muhammadiyah Disability Association
Abstract: This article discusses training on the use of the Information System of the Muhammadiyah Disability Association (HIDIMU) as a strategic effort to support the digital transformation of data management of persons with disabilities. The main problem behind the development of this system is the absence of a centralized database that is valid and accurate, as well as the limited technical capabilities of administrators in managing data digitally. This study aims to describe the training process, evaluate participants' understanding, and review the effectiveness of the HIDIMU information system in community-based data management. The training method was participatory and hands-on based, involving 15 participants from the administrators and admins of HIMPUAN DISABILITAS MUHAMMADIYAH in the Yogyakarta area. Results showed significant improvement in participants' ability to operate system features such as Data Management and User Management. The system facilitates real-time data monitoring and recapitulation, and supports a more accurate decision-making process. However, some challenges were found, such as limited accessibility for users with visual impairments and limited internet infrastructure. The conclusion of this activity shows that the HIDIMU information system training not only improves the technical capacity of individuals, but also strengthens the spirit of collaboration and community empowerment. This article recommends further development of an inclusive system and expansion of implementation to other areas as a model of good practice in technology-based disability data management
Pengaruh Kompetensi Sosial, Iklim Kerja dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Guru di SLB Se-Kota Yogyakarta
The purpose of this study was to find out how much influence social competence has on teacher performance, work climate on teacher performance, motivation on teacher performance and the influence of work climate competence, and motivation on teacher performance in special schools throughout the city of Yogyakarta. The research method used is quantitative. The sampling technique is done by population sampling, data collection uses research instruments, and data analysis uses quantitative or statistical methods. This research is a research with a descriptive approach with the aim to be able to describe the research results well. The results showed that there was a positive and significant effect of social competence, work climate and achievement motivation on the performance of SLB teachers in the city of Yogyakarta by 59.7%. Teacher performance is highly dependent on social competence, work climate and achievement motivation. If the social competence, work climate and achievement motivation are higher, then the disturbed teacher's performance becomes optimal. However, if social competence, work climate, and motivation are lacking, the teacher's performance is likely to be less than optimal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi sosial terhadap kinerja guru, iklim kerja terhadap kinerja guru, motivasi berprestasi terhadap kinerja guru dan pengaruh kompetensi sosial iklim kerja, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru di SLB se-Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara populasi sampling, pengumpulan datanya menggunakan instrumen penelitian, dan analisis datanya menggunakan kuantitatif atau statistik. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan deskriptif dengan tujuan agar dapat mendeskripsikan hasil penelitian dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi sosial, iklim kerja dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru SLB se-kota Yogyakarta sebesar 59,7%. Kinerja guru sangat tergantung pada kompetensi sosial, iklim kerja dan motivasi berprestasi. Apabila kompetensi sosial, iklim kerja dan motivasi berprestasi semakin tinggi maka kinerja guru berpeluang menjadi optimal. Namun apabila kompetensi social, iklim kerja, dan motivasi berprestasi kurang maka kinerja guru kemungkinan besar menjadi kurang optimal.