Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
    7128 research outputs found

    PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, SANKSI PAJAK, DAN PELAYANAN FISKUS TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI LINGKUNGAN POLITEKNIK NEGERI CILACAP

    No full text
    This study aims to analyze the influence of tax knowledge, tax sanctions, and tax authorities services on individual taxpayer compliance. The type of data used in this study is quantitative data. The quantitative approach is a research method used to examine populations and samples by collecting data using research instruments, analyzing data or statistics with predetermined objectives. The independent variables in this study are tax knowledge, tax sanctions, and tax authorities services. The dependent variable is individual taxpayer compliance. The results of this study indicate that tax knowledge does not affect individual taxpayer compliance. Tax sanctions affect individual taxpayer compliance. Tax authorities services influence individual taxpayer compliance. This study has novelty in terms of time (conducted in 2025), location (Politeknik Negeri Cilacap), respondents (employees at state vocational institutions). Keyword: Tax knowledge; Tax sanctions; Tax authorities services; Taxpayer compliancePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan perpajakan, sanksi pajak, dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data kuantitatif. Pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian yang dilakukan untuk meneliti populasi dan sampel dengan pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, menganalisis data atau statistik dengan tujuan yang telah ditentukan. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu pengetahuan perpajakan, sanksi pajak, dan pelayan fiskus. Variabel dependen adalah kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Sanksi pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Pelayanan fiskus memiliki pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Penelitian ini memiliki novelty dalam hal waktu (dilakukan tahun 2025), lokasi (Politeknik Negeri Cilacap), responden (pegawai di institusi vokasi negeri). Kata kunci: Pengetahuan Perpajakan; Sanksi Pajak; Pelayanan Fiskus; Kepatuhan Paja

    PENGARUH TRUST DAN GREEN MARKETING TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN : STUDI EMPIRIS PADA LAYANAN TRANSPORTASI UMUM DI INDONESIA

    No full text
    Customer loyalty is a key factor in maintaining the desire of transportation service businesses amidst increasingly tight competition. This study aims to analyze the effect of trust and green marketing on customer loyalty in public transportation service, with a case study at PO. Gunung Harta in Bangkalan Regency. This study uses a quantitative approach with purposive sampling method, involving 83 respondents who are users of the service more than twice a year. The data analysis technique used is Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS software. The results of the study indicate that trust has a positive and significant effect on customer loyalty. Likewise, green marketing has a positive and significant effect on customer loyalty. These findings indicate that customer trust in service and the implementation of environmentally friendly marketing strategies play an important role in building and maintaining customer loyalty. Therefore, transportation companies are advised to continue to increase customer trust through transparent, safe and consistent service, as well as implementing sustainable green marketing practice

    WORK-LIFE BALANCE, KOMITMEN ORGANISASIONAL, DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN MILENIAL

    No full text
    This study aims to analyze the effect of work-life balance (WLB) on job satisfaction, with organizational commitment as a mediating variable among millennials in the creative industry. The research employs a quantitative approach with an explanatory design. The sample consists of 120 respondents who are millennial employees in the creative industry sector in Banjarmasin City, selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (SmartPLS 2.5) to examine both direct and indirect relationships among variables. The results show that work-life balance has a positive and significant effect on organizational commitment and job satisfaction. Organizational commitment also has a positive effect on job satisfaction and partially mediates the relationship between WLB and job satisfaction. The R² values of 0.561 for organizational commitment and 0.684 for job satisfaction indicate strong predictive power of the model. These findings confirm that work-life balance not only has a direct impact on job satisfaction but also enhances affective commitment, which strengthens employees’ emotional attachment to the organization. Practically, this study emphasizes the importance of social and managerial support, the implementation of flexible work policies, and psychological empowerment to improve the well-being and retention of millennial employees in the creative sector

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (IMC) UNTUK MEMPERKUAT POSITIONING COKELAT LOKAL PREMIUM: STUDI KASUS TERVE CHOCOLATE DALAM MENJANGKAU HIGH SPENDING DAN LOYAL

    No full text
    The purpose of this study is formulate an integrated marketing communications (IMC) strategy to strengthen Terve Chocolate’s positioning as a premium local chocolate targeted at consumers who wish to give elegantly and to savour personal moments with an authentic flavour. Terve has hitherto served selective, loyal and digitally adaptive consumers, but has not fully reached the premium consumer segment with high purchasing power and strong brand loyalty. Therefore, a communication strategy is required that integrates the product’s advantages with the emotional experience and exclusive value expected by this segment. The study uses a mixed-methods approach, with data collected through a survey of 265 respondents and in-depth interviews with 10 informants. Quantitative analysis was conducted using K-means clustering to identify market segmentation, while qualitative analysis employed content analysis techniques to explore consumer perceptions and experiences. The theoretical foundation comprises the STP framework, the 7P marketing mix, the Value Proposition Canvas, and an Integrated Marketing Communication (IMC) framework that are validated both practically and theoretically. The results of the study found that an IMC strategy based on storytelling, limited-edition product launches, collaborations with public figures, and multisensory experiences is capable of generating differentiation and loyalty among premium consumers. The implementation of this strategy also strengthens the brand image as a symbol of lifestyle and a provider of personal meaning. Principal recommendations include reinforcing the unique selling proposition (USP), integrating communication channels, and aligning brand messaging with the emotional values relevant to the premium segment

    Tindak Tutur Asertif dan Ekspresif Debat Cagub Cawagub Banten serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar: Assertive and Expressive Speech Acts in the Banten Governor and Deputy Governor Debate and Their Use as Teaching Materials

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis tindak tutur asertif dan ekspresif dalam tayangan debat calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Banten 2024 serta menjelaskan pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan lisan yang mengandung tindak tutur asertif dan ekspresif. Sumber data berasal dari tiga tayangan debat Pilkada Banten 2024 yang diunggah di YouTube oleh Kompas TV, Metro TV, dan Metro TV Jabar dan Banten. Data dikumpulkan menggunakan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan enam jenis tindak tutur asertif, yaitu menyatakan, mengusulkan, mengeluh, membual, mengemukakan pendapat, dan melaporkan; serta lima jenis tindak tutur ekspresif, yaitu memuji, mengucapkan selamat, berterima kasih, meminta maaf, dan mengkritik. Hasil analisis dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar materi debat pada fase E karena bersifat kontekstual, mudah diakses, dan relevan dengan perkembangan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tayangan debat dapat mendukung pengembangan keterampilan berbicara, berpikir kritis, dan literasi digital peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur asertif dan ekspresif yang terdapat dalam tayangan debat Cagub dan Cawagub Pilkada Banten 2024, dan mendeskripsikan pemanfaatan hasil analisis tindak tutur sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang menghasilkan data berupa tuturan lisan yang mengandung unsur tindak tutur asertif dan ekspresif. Sumber data berasal dari tiga tayangan debat Pilkada Banten 2024 yang diunggah di platform YouTube oleh Kompas TV,  Metro TV dan Metro TV Jabar dan Banten. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat, Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian terdapat enam jenis tindak tutur asertif: menyatakan, mengusulkan, mengeluh, membual, mengemukakan pendapat, melaporkan, dan lima jenis tindak tutur ekspresif: memuji, mengucapkan selamat, berterima kasih, meminta maaf, mengkritik. Hasil analisis dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia pada materi debat di fase E. Kontribusi penelitian ini terletak pada penggunaan tayangan YouTube sebagai sumber bahan ajar yang inovatif dan kontekstual, karena mudah diakses, kontennya variatif, serta relevan dengan kehidupan saat ini. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa tayangan debat dapat membantu mengembangkan keterampilan berbicara, berpikir kritis, serta literasi digital peserta didik

    Telaah Kesalahan Berbahasa Tataran Fonologi dalam Skripsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidiyyah: A Study of Phonological Language Errors in Theses of Students of the Elementary Madrasah Teacher Education Study Program

    No full text
    Penulisan skripsi menjadi bagian penting dalam proses akademik mahasiswa PGMI karena menunjukkan kemampuan berbahasa Indonesia yang sesuai kaidah. Namun, berbagai kesalahan berbahasa masih ditemukan dalam tugas akhir mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan berbahasa pada tataran fonologi dalam lima skripsi mahasiswa PGMI lulusan 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak, dokumentasi, dan catat. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan adanya 224 kesalahan fonologis, meliputi kesalahan tanda baca (71), huruf kapital (50), huruf miring dan kata baku (34), serta preposisi (35). Temuan ini menunjukkan bahwa aspek mekanik penulisan, seperti tanda baca dan huruf kapital, masih sering diabaikan sehingga perlu penguatan kemampuan berbahasa, terutama dalam kaidah ejaan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesalahan berbahasa tataran fonologi dalam skripsi mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah. Metode penelitian yakni kualitatif deksriptif dengan menggunakan dua pendekatan yakni pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Setting penelitian di Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kudus, dengan objek penelitian berupa lima skripsi mahasiswa Prodi PGMI lulusan 2024 melalui sampling acak sederhana. Data penelitian berupa satuan bahasa yang mengandung kesalahan fonologi berdasarkan kaidah bahasa Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan kartu data. Metode pengumpulan data melalui metode simak dengan beberapa teknik, yaitu: Simak bebas libat cakap (SBLC), teknik dokumentasi, dan teknik catat. Uji keabsahan data menggunakan kriteria credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukakkan bahwa bentuk kesalahan berbahasa pada tataran fonologi meliputi kesalahan penggunaan tanda baca (titik, koma, dan hubung), huruf kapital, huruf miring, kata baku, dan preposisi. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak 224 kesalahan fonologi ditemukan dalam lima skripsi yang dianalisis. Kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak 71, kesalahan penulisan huruf kapital sebanyak 50, kesalahan penulisan huruf miring sebanyak 34, kesalahan penggunaan kata baku sebanyak 34, dan kesalahan penggunaan preposisi sebanyak 35

    Pilihan Kata dalam Promosi pada Produk Lokal di E-Commerce: Diction in the Promotional Discourse of Live-Streaming Hosts Promoting Local Products on Shopee

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi diksi yang digunakan host dalam promosi produk lokal di Shopee. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat terhadap 64 tuturan host pada live streaming parfum lokal periode Agustus–September 2024. Data diklasifikasikan berdasarkan bentuk diksi, makna, dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa host menggunakan beragam diksi, seperti kata umum, kata khusus, kata asing, slang, kata indria, dan kata konkret. Diksi tersebut berfungsi membangun kedekatan dengan audiens, menciptakan kesan modern, memperjelas karakteristik produk, serta menghadirkan gambaran sensorik. Makna yang muncul meliputi makna leksikal, gramatikal, denotatif, dan konotatif yang memperkuat daya tarik persuasif promosi. Secara keseluruhan, pemilihan diksi terbukti menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas komunikasi promosi produk lokal di platform digital.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi diksi yang digunakan host dalam promosi produk lokal di platform Shopee. Kajian ini menggunakan teori diksi dari Keraf  dan teori makna dari Putrayasa  sebagai dasar analisis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat terhadap tuturan host selama kegiatan live streaming berlangsung. Data yang diperoleh kemudian diklasifikasikan berdasarkan bentuk diksi, meliputi kata umum, kata khusus, kata konkret, kata abstrak, kata asing, slang, dan kata indria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan diksi yang tepat berfungsi memperjelas deskripsi produk, memperkuat daya tarik emosional, serta membangun kedekatan antara host dan audiens. Penggunaan diksi tertentu seperti kata konkret dan indria efektif dalam membentuk imajinasi sensorik, sedangkan kata asing dan slang menciptakan kesan modern dan komunikatif. Dengan demikian, penggunaan diksi dalam promosi live streaming tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga persuasif dan emotif dalam meningkatkan daya tarik produk lokal di pasar digital. Keywords: word choice, e-commerce, promotional language &nbsp

    Item analysis of office management and business service questions with Quest-software-based Rasch model

    No full text
    This study aims to analyze the quality of items in the final summative assessment for Office Management and Business Services by applying the Rasch model to examine item fit, difficulty level, and reliability. A descriptive quantitative method was employed with 34 grade XI MPLB students at SMK Widya Praja Ungaran and 25 test items. The results show that 15 items (60%) fit the Rasch model (INFIT MNSQ 0.77–1.33), whereas 10 items (40%) could not be analyzed because they had no score variation. Based on threshold values, item difficulty consisted of 6 difficult, 3 moderate, 2 easy, and 4 very easy questions, with a range from -3.57 to 1.94. All analyzed items passed the fit test (OUTFIT t ≤ 2.00). The findings indicate good item reliability (0.84) but very low person reliability (0.00), suggesting inconsistent responses. It is concluded that the test quality is generally good, yet requires a more balanced difficulty distribution, improved learner consistency, and prior expert review to produce more accurate assessment results

    Elektronik modul berbasis ethnomathematics sebagai media pengembangan literasi numerasi siswa sekolah dasar: analisis kelayakan

    No full text
    Hasil studi internasional PISA pada tahun 2015, 2018, dan 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa Indonesia, khususnya pada muatan matematika, masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan modul ajar berbasis ethnomathematics terintegrasi teknologi, yaitu EMASFALOKU (Elektronik Modul Matematika Materi Pecahan dengan Kearifan Lokal Kudus), dalam mendukung kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi, dengan instrumen berupa kuesioner penilaian kelayakan produk. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMASFALOKU memperoleh tingkat kelayakan sebesar 79,04% dengan kategori layak berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ethnomathematics dan asesmen digital berbasis Quizizz menjadi kebaruan (novelty) dalam pembelajaran pecahan. Implikasinya, EMASFALOKU berpotensi menjadi sumber belajar inovatif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Ethnomatematic-based electronic modules as a media for developing students' numeracy literacy in elementary schools: feasibility analysis Results from the international PISA studies conducted in 2015, 2018, and 2022 indicate that Indonesian students’ numeracy literacy, particularly in mathematics, remains at a low level. This study aimed to develop and evaluate the feasibility of a technology-integrated ethnomathematics-based teaching module, namely EMASFALOKU (Electronic Mathematics Module on Fractions Based on the Local Wisdom of Kudus), to support elementary students’ numeracy literacy. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. Data were collected through questionnaires and documentation, with product feasibility assessed using expert validation instruments. Descriptive and quantitative analyses were applied to interpret the data. The results show that EMASFALOKU achieved a feasibility score of 79.04%, categorised as feasible, based on evaluations by media and subject-matter experts. The main finding highlights the novelty of integrating local ethnomathematical contexts with digital assessment through the Quizizz platform. This module has practical implications as an innovative learning resource to enhance numeracy literacy among elementary school students.Hasil studi internasional PISA pada tahun 2015, 2018, dan 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa Indonesia, khususnya pada muatan matematika, masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan modul ajar berbasis ethnomathematics terintegrasi teknologi, yaitu EMASFALOKU (Elektronik Modul Matematika Materi Pecahan dengan Kearifan Lokal Kudus), dalam mendukung kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi, dengan instrumen berupa kuesioner penilaian kelayakan produk. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMASFALOKU memperoleh tingkat kelayakan sebesar 79,04% dengan kategori layak berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ethnomathematics dan asesmen digital berbasis Quizizz menjadi kebaruan (novelty) dalam pembelajaran pecahan. Implikasinya, EMASFALOKU berpotensi menjadi sumber belajar inovatif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Ethnomatematic-based electronic modules as a media for developing students' numeracy literacy in elementary schools: feasibility analysis Results from the international PISA studies conducted in 2015, 2018, and 2022 indicate that Indonesian students’ numeracy literacy, particularly in mathematics, remains at a low level. This study aimed to develop and evaluate the feasibility of a technology-integrated ethnomathematics-based teaching module, namely EMASFALOKU (Electronic Mathematics Module on Fractions Based on the Local Wisdom of Kudus), to support elementary students’ numeracy literacy. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. Data were collected through questionnaires and documentation, with product feasibility assessed using expert validation instruments. Descriptive and quantitative analyses were applied to interpret the data. The results show that EMASFALOKU achieved a feasibility score of 79.04%, categorised as feasible, based on evaluations by media and subject-matter experts. The main finding highlights the novelty of integrating local ethnomathematical contexts with digital assessment through the Quizizz platform. This module has practical implications as an innovative learning resource to enhance numeracy literacy among elementary school students

    DEVELOPMENT DEVELOPMENT OF YOUTUBE LEARNING MEDIA MOTORCYCLE MACHINE MAINTENANCE COURSE

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran YouTube untuk perawatan sepeda motor, mengetahui kelayakan produk dan tanggapan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan empat dimensi (4D) yang terdiri dari 4 tahap yaitu: mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Aplikasi yang digunakan adalah inshoot. Subyek penelitian ini adalah siswa teknik sepeda motor kelas XI di SMK Negeri 2 Kota Serang. Subyek penelitian ini adalah pengembangan media YouTube. Kelayakan pembelajaran media YouTube akan dievaluasi oleh ahli media dan materi serta respon siswa. Kuesioner berfungsi sebagai instrumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan penelitian, menunjukkan: 1)Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran video YouTube; 2) video YouTube layak digunakan, berdasarkan hasil validasi ahli media persentasenya adalah 83,01%, persentase validasi ahli materi adalah 75,82%; dan respon siswa terhadap media youtube pada uji kecil menghasilkan persentase 78,41 % pada kategori sangat layak dan pada uji besar 82,16 % pada kategori sangat layak. Sehingga media pembelajaran youtube dapat digunakan untuk pembelajaran perawatan mesin sepeda motor di SMK Negeri 2 Kota Serang

    0

    full texts

    7,128

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇