Journal Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST)
Not a member yet
7128 research outputs found
Sort by
PENGARUH PENGALAMAN MEREK, KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN DALAM MEMBANGUN LOYALITAS MEREK PADA BRAND SEPATU LOKAL DI KALANGAN MAHASISWA
This study seeks to investigate the roles of brand experience and brand trust as predictors of consumer satisfaction, while simultaneously examining their strategic implications for fostering brand loyalty toward domestic footwear brands within the student segment. This study employs a quantitative methodology with a causal associative model, operated through a series of statistical hypothesis tests. The research population consisted of active university students aged 18–35 years who had purchased and used Indonesian local footwear brands within the last six months. Purposive sampling was applied to ensure the relevance of respondents to the research objectives. Data collection was conducted through the distribution of a structured questionnaire adopting a five-point Likert scale, while data processing utilized inferential statistical techniques. The findings reveal that brand experience has a positive and significant effect on customer satisfaction, while brand trust also significantly enhances customer satisfaction. Furthermore, customer satisfaction is proven to have a positive and significant influence on brand loyalty, indicating that satisfaction plays a crucial role in fostering long-term consumer commitment to local footwear brands. These results highlight the strategic importance for local footwear businesses to consistently strengthen brand experience and trust in order to enhance customer satisfaction and ultimately build sustainable brand loyalty, particularly within the student segment as a promising marke
PENGARUH GREEN ACCOUNTING, LEVERAGE, DAN INVESTMENT OPPORTUNITY SET TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2021-2024)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh green accounting, leverage, dan investment opportunity set terhadap nilai perusahaan dengan good corporate governance sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Data yang digunakan adalah data sekunder dari laporan keuangan perusahaan manufaktur. Metode analisis menggunakan regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik untuk memastikan keabsahan model.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting, leverage, dan investment opportunity set secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, good corporate governance berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik guna meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan investo
The Implementation and Urgency of Gamification in Enhancing Motivation and Learning Outcomes of Elementary School Students: A Systematic Literature Review
This study aims to analyze the trends, psychological impacts, and academic effectiveness of implementing gamification methods at the Elementary School (SD) level using the Systematic Literature Review (SLR) method. In the era of the industrial revolution 4.0 and society 5.0, conventional learning methods often fail to maintain the attention of "Generation Alpha" students who are accustomed to digital stimulation. Data were collected from Google Scholar, Garuda, and DOAJ databases spanning the last 10 years (2015-2025). Based on selection using the PRISMA protocol, 20 main articles were thematically analyzed. The review results show three main findings: (1) There is an evolution of gamification media from desktop/offline applications to cloud-based platforms and AI integration; (2) Gamification significantly increases intrinsic motivation through the fulfillment of Self-Determination Theory needs (competence, autonomy, relatedness); (3) There is a consistent improvement in cognitive learning outcomes, especially in Mathematics and Science subjects, as well as critical thinking skills. This study concludes that gamification is an urgent pedagogical necessity to create joyful learning relevant to the characteristics of today's students.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, dampak psikologis, dan efektivitas akademis dari penerapan metode gamifikasi pada jenjang Sekolah Dasar (SD) menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Di era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0, metode pembelajaran konvensional sering kali gagal mempertahankan atensi siswa "Generasi Alfa" yang terbiasa dengan stimulasi digital. Data dikumpulkan dari database Google Scholar, Garuda, dan DOAJ dengan rentang waktu 10 tahun terakhir (2015-2025). Berdasarkan seleksi menggunakan protokol PRISMA, 20 artikel utama dianalisis secara tematik. Hasil tinjauan menunjukkan tiga temuan utama: (1) Terjadi evolusi media gamifikasi dari aplikasi desktop/offline menuju platform berbasis cloud dan integrasi AI; (2) Gamifikasi secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik melalui pemenuhan kebutuhan Self-Determination Theory (kompetensi, otonomi, keterkaitan); (3) Terdapat peningkatan hasil belajar kognitif yang konsisten, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan IPA, serta kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gamifikasi adalah kebutuhan pedagogis mendesak untuk menciptakan joyful learning yang relevan dengan karakteristik siswa masa kini
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION ONLINE PADA PERUSAHAAN RIDE-HAILING
Penelitian ini mengkaji pengaruh kepuasan kerja terhadap niat untuk pindah pekerjaan di kalangan pengemudi layanan ride-hailing di Indonesia, dengan fokus pada wilayah Jabodetabek. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan dari 120 pengemudi aktif Gojek, Grab, dan Maxim yang telah bekerja minimal enam bulan. Kepuasan kerja diukur melalui dimensi seperti kompensasi, kondisi kerja, hubungan dengan perusahaan, fleksibilitas, dan peluang pengembangan, sementara niat untuk pindah kerja diukur melalui niat pengemudi untuk mencari pekerjaan lain, keinginan untuk berhenti, dan kemungkinan untuk beralih platform. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel, dengan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0.80. Analisis regresi menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki efek signifikan dan negatif terhadap niat turnover (β = -0.452, p < 0.05), menjelaskan 30,5% varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemudi dengan tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi cenderung tidak akan resign atau beralih platform, sementara ketidakpuasan, terutama terkait pendapatan dan insentif, meningkatkan niat untuk resign. Studi ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia di ekonomi gig dengan memberikan wawasan kontekstual dari Indonesia dan memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan ride-hailing untuk meningkatkan transparansi pendapatan, memperkuat keterlibatan pengemudi, dan merancang program loyalitas untuk mempertahankan pengemudi
PERAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PADA KELOMPOK WANITA TANI REJOSARI
This study aims to determine the role of Kelompok Wanita Tani in increasing household income. The research was conducted at Rejosari Women Farmers Group, Depok, Sleman, Yogyakarta Special Region. The research used a quantitative analysis method. Sampling with a census sampling model of 31 respondents. In this study we use primary data and secondary data. The method of data analysis in this study is to use simple linear regression analysis with the test of the coefficient of determination (R2) and hypothesis testing using the statistical t-test, to determine the effect of the independent variable KWT role (X) on the dependent variable of increasing household income (Y). There are various indicators of the role of farm women's groups, namely, learning classes, cooperation vehicles, and production units. The results of this study indicate that the overall variable role of KWT (X) is still relatively low towards increasing household income (Y) with a coefficient value of 0.237 and the results of the statistical t test on the learning class indicator show a sig value of 0.031, the indicator of the vehicle of cooperation of 0.365 and the production unit shows a sig value of 0.698. That way, the role of farm women's groups in the learning class indicator has a role in increasing household income. The cooperation vehicle indicator has not played a role in increasing household income, and the production unit indicator has also not played a role in increasing household income
DAYA TERIMA PRODUK ROTI ABON LELE KICAHOMEKITCHEN
ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima masyarakat terhadap produk inovasi roti abon lele . Pendekatan penelitian secara kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari tiga formulasi konsentrasi abon lele, yaitu 15%, 30%, dan 45%, yang diuji kepada 30 panelis dari anggota PKK Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Data dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase tingkat kesukaan panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi abon lele berbanding terbalik dengan tingkat penerimaan panelis. Konsentrasi 15% merupakan formulasi yang paling diminati karena mampu menjaga keseimbangan rasa dan aroma. Pada konsentrasi 30%, daya terima mulai menurun dengan dominasi penilaian pada kategori cukup (36,7%) dan tidak suka (40%). Secara keseluruhan, parameter aroma dan rasa menjadi faktor pembatas utama dalam pengembangan produk ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa formulasi terbaik untuk roti abon lele berada pada rentang konsentrasi 15% hingga di bawah 30% untuk menjaga kualitas sensoris yang dapat diterima konsumen.ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kategori daya terima produk roti abon lele kicahomekitchen di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau dan (2) kategori kesukaan ibu – ibu PKK Kecamatan Meliau terhadap produksi roti abon lele 15%, 30%, dan 45% di kicahomekitchen. Pertanyaan dari penelitian ini adalah (1) bagaimanakah daya terima produk roti abon lele kicahomekitchen di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.(2) bagaimanakah kategori kesukaan ibu – ibu PKK Kecamatan Meliau terhadap produksi roti abon lele 15%, 30%, dan 45% di kicahomekitchen. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah 30 ibu PKK Kecamatan Meliau. Sampel penelitian menggunakan sampel jenuh sebanyak 30. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung Mean, Median, Modus, dan Standar Deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kategori daya terima produk roti abon lele kicahomekitchen di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau termasuk dalam kategori cukup suka (36,67%). (2) kategori kesukaan ibu-ibu pkk terhadap roti abon lele 15% dalam kategori cukup suka (40%), roti abon lele 30% dalam kategori tidak suka (40%), roti abon lele 45% dalam kategori tidak suka (36,7%).
Kata Kunci: Daya Terima, Roti, Abon Lele, Ibu-Ibu Pk
post- ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PENGURANGAN POKOK PAJAK DAN PENGHAPUSAN DENDA SECARA OTOMATIS UNTUK TUNGGAKAN PAJAK PBB-P2 TAHUN 1994 HINGGA 2022 TERHADAP PENGURANGAN PIUTANG PBB-P2 DI KOTA YOGYAKARTA: EFEKTIVITAS PROGRAM PENGURANGAN POKOK PAJAK DAN PENGHAPUSAN DENDA SECARA OTOMATIS
This study evaluates the effectiveness of the Automatic Principal Tax Reduction and Penalty Waiver Program on overdue Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2) arrears from 1994 to 2022 in Yogyakarta City. Regulated under Mayor Decree No. 72 of 2024 and No. 356 of 2024, the program offers up to 75% principal tax reduction and automatic penalty waivers without taxpayer applications. Using a descriptive approach, data were collected through interviews with tax officers and financial reports from the Yogyakarta City Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD). Analysis was based on Duncan's effectiveness theory and the Minister of Home Affairs Decree No. 690.900.327 of 1996. The findings reveal that the program is ineffective, reducing PBB-P2 arrears by only IDR 15,822,801,892 (36%) against a target of IDR 44,122,193,178, below the 60% effectiveness threshold. The average monthly reduction was -1.41%, similar to the pre-program period (-1,07%). While the program meets Duncan's adaptation indicator, it fails to achieve goal attainment and integration. Key challenges include low public awareness and limited human resources among tax officers. Recommendations include intensifying socialization, increasing tax officer capacity, providing additional incentives, and conducting regular monitoring and evaluation.Penelitian ini menganalisis efektivitas Program Pengurangan Pokok Pajak dan Penghapusan Denda Secara Otomatis terhadap tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 1994 hingga 2022 di Kota Yogyakarta. Program ini diatur melalui Keputusan Walikota No. 72 Tahun 2024 dan No. 356 Tahun 2024, yang memberikan keringanan berupa pengurangan pokok pajak hingga 75% dan penghapusan denda secara otomatis tanpa perlu pengajuan dari wajib pajak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan data primer dari wawancara petugas pajak dan data sekunder dari laporan keuangan BPKAD Kota Yogyakarta. Analisis dilakukan berdasarkan teori efektivitas Duncan dan kriteria efektivitas Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 690.900.327 Tahun 1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini tidak efektif dalam mengurangi piutang PBB-P2. Piutang hanya berkurang sebesar Rp15.822.801.892 (36%) dari target Rp44.122.193.178 dan di bawah standar efektivitas 60% menurut kriteria efektivitas. Rata-rata pengurangan piutang per bulan hanya -1,41%, tidak terlalu berbeda dibandingkan periode sebelum program (-1,07%). Program ini hanya memenuhi indikator adaptasi dari teori Duncan, namun gagal memenuhi indikator pencapaian tujuan dan integrasi. Kendala utama meliputi rendahnya kesadaran masyarakat dan keterbatasan sumber daya manusia petugas pajak. Untuk meningkatkan efektivitas disarankan meningkatkan sosialisasi, menambah kapasitas petugas pajak, memberikan insentif tambahan, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkala
PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBAGAI VARIABEL MEDIASI: STUDI PADA KOTA/KABUPATEN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERIODE 2014-2024
The Human Development Index (HDI) is a key indicator used to measure the quality of development in a region. However, improvements in HDI do not always align with the amount of capital expenditure allocated by local governments. This raises questions about the effectiveness of capital expenditure in promoting human development, as well as the potential influence of other contributing factors. This study analyzes the direct and indirect effects of Capital Expenditure on the Human Development Index (HDI), with Local Own Revenue (PAD) as a mediating variable. Using panel data from cities/regencies in Yogyakarta Special Region (DIY) for the period 2014–2024, the analysis employs path analysis with multiple linear regression and the Sobel test. The results show: (1) Capital Expenditure has a positive and significant effect on PAD; (2) PAD has a positive and significant effect on HDI; (3) the direct effect of Capital Expenditure on HDI is positive but not statistically significant; and (4) Capital Expenditure has a significant indirect effect on HDI through PAD, confirmed by the Sobel test (z = 3.46; p < 0.05). The main conclusion is that PAD serves as a full mediator in the relationship between Capital Expenditure and HDI, indicating that the effectiveness of Capital Expenditure in improving HDI works through enhancing local fiscal capacity.Penelitian ini menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung Belanja Modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai variabel mediasi. Dengan menggunakan data panel dari kota/kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2014–2024, analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan regresi linier berganda dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Belanja Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD; (2) PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM; (3) pengaruh langsung Belanja Modal terhadap IPM adalah positif tetapi tidak signifikan secara statistik; dan (4) Belanja Modal berpengaruh tidak langsung signifikan terhadap IPM melalui PAD, sebagaimana dibuktikan oleh uji Sobel (z = 3,46; p < 0,05). Simpulan utama adalah PAD berperan sebagai full mediator dalam hubungan antara Belanja Modal dan IPM, yang menunjukkan bahwa efektivitas Belanja Modal dalam meningkatkan IPM bekerja melalui peningkatan kapasitas fiskal daerah
PENGARUH E-COMMERCE DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KEPUTUSAN UNTUK BERWIRAUSAHA DENGAN SELF EFFICACY SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh e-commerce dan sistem informasi akuntansi terhadap keputusan menjadi wirausaha dengan efikasi diri sebagai variabel moderasi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausal. Populasi penelitian ini adalah 1.235 siswa. Jumlah sampelnya adalah 100 responden. Teknik pengumpulan sampel menggunakan metode convenience sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa e-commerce mempengaruhi pengambilan keputusan untuk berwirausaha. Sedangkan sistem informasi akuntansi tidak berpengaruh terhadap keputusan menjadi wirausaha. Lebih lanjut penelitian ini menemukan bahwa efikasi diri memoderasi pengaruh e-commerce terhadap keputusan menjadi wirausaha. Terakhir, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa efikasi diri tidak memoderasi pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap keputusan menjadi wirausaha. Kontribusi teoritis mungkin melibatkan peningkatan pemahaman tentang bagaimana faktor teknologi saling mempengaruhi dengan pengambilan keputusan kewirausahaan. Secara praktis, penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi calon wirausahawan serta membantu pengembangan strategi yang memanfaatkan teknologi dan keyakinan akan kemampuan diri untuk mendorong dan mendukung inisiasi bisnis
The role of peer interaction in fostering student motivation in mathematics education
Mathematics is often seen as a challenging subject that demands not only cognitive ability but also sustained motivation. This study investigates how peer interaction can act as a catalyst for enhancing students’ motivation to learn mathematics. Adopting a qualitative approach with a survey design, data were collected from 40 high school and vocational students in Gunungkidul, Indonesia. Thematic analysis of open-ended questionnaire responses revealed that 72% of students reported higher motivation when learning alongside peers. Key motivational drivers included emotional support, collaborative problem-solving, and peer-driven encouragement. Interestingly, the study also highlighted potential setbacks such as interpersonal conflicts, which may reduce motivation. These findings affirm the transformative role of peer relationships in academic contexts and suggest that fostering supportive peer networks can be a strategic tool in improving students’ engagement with mathematics. This study contributes to educational psychology and mathematics education by demonstrating that peer interaction not only fosters emotional well-being but also improves students’ cognitive engagement with complex mathematical concepts. The findings offer practical insights into how structured peer collaboration can be integrated into instructional design to support diverse learner needs. By highlighting the dual role of peer interaction, as both an academic and affective resource, the study provides a foundation for developing socially responsive and student-centered learning environments aimed at improving mathematical achievement