Repository Conference - Universitas Sriwijaya
Not a member yet
1907 research outputs found
Sort by
Identifikasi Pencemaran Air Tanah Akibat Intrusi Air Laut di Pulau Kadatua, Kabupaten Buton Selatan
Pulau Kadatua merupakan salah satu pulau dari 5 (lima) pulau yang ada di wilayah Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara yang memiliki kemungkinan terjadinya intrusi air laut (IAL) .Hal ini disebabkan oleh persoalanIAL sering menjadi persoalan yang mudah terjadi di pulau-pulau kecil dan wilayah pesisir pantai.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi terjadinya pencemaran terhadap air tanah akibat IAL yang terjadi di Pulau Kadatua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat melalui instansi terkait berkaitan dengan kualitas air tanah di Pulau Kadatua serta pertimbangan-pertimbangan yang berkaitan dengan pembangunan sarana prasarana penyedia air baku untuk air minum masyarakat. Penelitian yang bersifat deskriptif kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian. Digunakan 18 sampel air yang bersumber dari sumur gali dan sumur bor masyarakat setempat secara sengaja berdasarkan jarak dari tepi pantai.Sampel air dimasukkan ke dalam botol sebanyak 500 ml dan dilakukan pengujian variabel parameter fisika, biologi dan parameter kimia di laboratorium.Hasil dibandingkan dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IAL telah terjadi pada sebagian daerah di Pulau Kadatua, yang ditunjukkan dengan nilai pH yang dihasilkan berkisar antara 6,6-7,7 dengan persyaratan yaitu 6,5-8,5. Nilai salinitas ditunjukkan pada kisaran 0,05-11,50 mg/l dengan persyaratan Permenkes yaitu maksimal 250 mg/l. Nilai konduktivitas yang didapatkan adalah sebesar 0,90-1,2 ms(*μs) yang dikategorikan sebagai air agak payau. Nilai TDS yang ditemukan telah melampaui ambang batas menurut Peraturan Menteri Kesehatan Tahun 2010 (maksimal 500 mg/l) yaitu pada daerah Lipu (1066 mg/l), Uwemaasi (796 mg/l) dan Waonu (1009 mg/l). Oleh karena itu jarak dan kedalaman mempengaruhi kualitas air tanah
ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL MATA PELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI 1 WAY JEPARA TAHUN AJARAN 2020/2021
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal Ujian Akhir Semester Ganjil Mata Pelajaran Kimia kelas X, XI, XII SMA Negeri 1 Way Jepara Tahun Ajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas soal Ujian Akhir Semester Ganjil mata pelajaran Kimia pada kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 1 Way Jepara tahun ajaran 2020/2021 memiliki kualitas yang cukup baik karena sudah sesuai dengan soal standar. Tetapi perlu ada perbaikan dari segi aspek materi dan konstruksi pada beberapa soal. (2) Validitas soal kelas X valid 83,33% dan tidak valid 16,66%. Kelas XI valid 93,33% dan tidak valid 6,66%. Kelas XII valid 90% dan tidak valid 10%. (3) Reliabilitas soal kelas X, XI, XII digolongkan tinggi sebesar 0,796, 0,850, dan 0,766. (4) Tingkat Kesukaran soal Kelas X 13,33% sangat mudah, 20% mudah, 43,33% sedang, 13,33% sukar, 10% sangat sukar. Kelas XI 13, 33% sangat mudah, 16,66% mudah, 56,66% sedang, 6,66% sukar, 6,66% sangat sukar. Kelas XII 20% sangat mudah, 20% mudah, 53,33% sedang, 10% sukar. (5) Daya Pembeda Kelas X 53,33% kategori baik, 30% cukup, 16,66% jelek. Kelas XI 13,33% baik sekali, 46,66% baik, 8 soal 26,66% cukup, 13,33% jelek. Kelas XII 46,66% baik, 23,33% cukup, 30% jelek. (6) Efektivitas Pengecoh kelas X 30% sangat baik, 30% baik, 23,33% cukup, 13,33% kurang baik, 6,66% tidak baik. Kelas XI 16, 66% sangat baik, 30% baik, 36,66% cukup, 10% kurang baik, 6,66% tidak baik. Kelas XII 10% sangat baik, 30% baik, 3,33% cukup, 16,66% kurang baik, 10% tidak baik. Kata kunci: Analisis Butir Soal, Materi, Konstruksi, Bahasa, Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, dan Efektivitas Pengeco
PENINGKATAN BERAT IKAN GURAMI SEBAGAI PEMBELAJARAN DI ERA PANDEMI COVID 19
Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan Modul Pembelajaran Kimia Terintegrasi STEM-PBL Topik Pakan Penambahan Berat Ikan Gurami di era pandemi covid 19 yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengambangan dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation yang dikombinasikan dengan evaluasi formatif Tessmer. Pada tahap expert review menghasilkan rata-rata nilai koefisien Aiken sebesar 0,86 dengan katagori tinggi. Rata-rata skor praktikalistas uji one to one memperoleh nilai 98,8% dengan kategori sangat praktis dan uji small group memperoleh nilai 96,42% dengan kategori sangat praktis. Keefektifan modul yang dihasilkan pada tahap field test dengan menggunakan pengukuran N-Gain, diperoleh skor rata-rata yaitu 0,87 masuk kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan Modul Pembelajaran Kimia itu tergolong valid, praktis dan efektif sebagai uji terbatas.Kata kunci: Penelitian Pengembangan, Modul Pembelajaran Kimia, Kewirausahaan, STEM-PBL, Ikan Gurami
PENGEMBANGAN LKPD MATERIAL KIMIA HIJAU PADA PRAKTIKUM LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT DI LABORATORIUM SMA
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa LKPD Material Kimia Hijau Pada Praktikum Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit di Laboratorium SMA. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Payaraman dengan melibatkan 36 orang peserta didik. Pada penelitian ini menggunakan model pengembangan Rowntree ( perencanaan, pengembangan, dan evaluasi). Evaluasi dalam penelitian ini menggunakan model evaluasi formatif tessmer (self evaluation, expert review, one-to-one, small group dan field test). Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu wawancara, angket dan tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan yaitu validitas aiken dan SPSS Versi 26. Uji validitas pada tahap expert review memeroleh hasil pada aspek pedagogik 0,92 (tinggi), aspek desain 1,00 (tinggi), dan aspek materi 0,72 (tinggi) hasil validitas yang diperoleh merujuk pada kriteria kevalidan Aiken’s. Pada tahap one-to-one berdasarkan kategori praktikalitas diperoleh nilai rerata sebesar 92,3 (sangat praktis) dan tahap small group diperoleh nilai rerata sebesar 94,9 (sangat praktis). Pada tahap field test diperoleh hasil N-gain Score sebesar 0,75 (tinggi). Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa LKPD material kimia hijau pada praktikum larutan elektrolit dan non elektrolit di laboratorium SMA memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, LKPD, Material Kimia Hijau Praktiku
ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER BUATAN GURU SEMESTER GASAL MATA PELAJARAN KIMIA KELAS XII MIA SMA METHODIST1 PALEMBANG TAHUN AJARAN 2020/2021
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui kualitas butir soal buatan guru yang digunakan pada pelaksanaan Ujian Akhir Semester Gasal pada Mata Pelajaran Kimia Kelas XII MIA di SMA Methodist 1 Palembang Tahun Ajaran 2020/2021 yang ditinjau dari aspek Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, dan Efektivitas Pengecoh. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi lalu data sekunder berupa soal ujian, kunci jawaban, lembar jawaban peserta didik, serta data peserta didik. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif menggunakan software SPSS Versi 22 serta Anates Versi 4.0.9. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XII SMA Methodist 1 Palembang yang berjumlah 55 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan: (1)Pada aspek analisis kualitatif memenuhi 94,8% aspek materi,98,54% aspek konstruksi dan 100% aspek bahasa. (2)Dalam aspek validitas butir soal 7,5% kategori tinggi,37,5% kategori cukup,12,5% kategori rendah, 42,5% kategori tidak valid,(3)Reliabilitas soal sebesar 0,564 sehingga masuk ke dalam kategori rendah atau tidak reliabel,(4)Tingkat Kesukaran menunjukkan 25% kategori sangat sukar,2,5% kategori sukar,22,5% kategori sedang,2,5% kategori mudah, dan 47,5% kategori sangat mudah,(5)Daya Pembeda menunjukkan 45% kategori jelek,17,5% kategori cukup,5% kategori baik,5% kategori sangat baik,27,5% kategori jelek sekali,(6)Efektivitas Pengecoh menunjukkan 2,5% kategori sangat baik,7,5% kategori baik,5% kategori cukup,37,5% kategori kurang baik,dan 47,5% kategori tidak baik.Kata Kunci : Analisis Butir Soal, Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, Efektivitas Pengeco
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SELF CARE MANAGEMENT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRALAYA
Hipertensi merupakan penyakit heterogeneous group of disease yang bisa diderita oleh berbagai usia, terutama yang paling rentan adalah usia lanjut. Hipertensi harus diterapi dengan baik karena menimbulkan berbagai macam komplikasi. Rendahnya kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi berpotensi meningkatkan komplikasi penyakit jantung. Pengetahuan dan self care management pasien tentang hipertensi dibutuhkan dalam mencapai kepatuhan yang lebih tinggi sehingga komplikasi tidak terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan self care management dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan cross sectional design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang berobat di Puskemas Indralaya. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan total sampling yang berjumlah sama dengan populasi yaitu 68 responden. Instrumen berupa kuesioner tentang pengetahuan, self care management dan kepatuhan minum obat. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada responden dengan p-value= 0,435 (α > 0,05), dan terdapat hubungan yang signifikan antara self-care management dengan kepatuhan minum obat pada responden. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada responden dan terdapat hubungan yang signifikan antara self-care management dengan kepatuhan minum obat pada responden.Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan minum obat, Pengetahuan, Self-care managemen
FAKTOR DETERMINAN PREMARRIETAL INTERCOURSE PADA REMAJA
Premarrietal intercourse adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk tingkah laku ini bermacam-macam, mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan, bercumbu dan bersenggama. Kondisi tersebut cukup mengkhawatirkan mengingat premarrietal intercourse dapat menyebabkan kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD) selanjutnya memicu praktik aborsi, penularan Penyakit Menular Seks (PMS) dan Human imunodefficiency Virus/Accuired Immunodefficiency Syindrome (HIV/AIDS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan premarrietal intercourse pada remaja. Penelitian ini bersifat survei analitik menggunakan rancangan penelitian cross sectional (potong lintang). Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 111 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan premarrietal intercourse yaitu jenis kelamin (p-value = 0,010, OR 3,704), religius (p-value = 0,011, OR 4,263) dan media informasi (p-value = 0,002, OR 6,154). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi premarrietal intercourse adalah media informasi. Perlu perhatian yang khusus terhadap penggunaan media massa pada mahasiswa seperti menggukan media informasi untuk penunjang akademik dan prestasi serta hal positif lainnya serta mahasiswa diharapka dapat menjalin komunikasi dan kedekatan yang baik dengan keluarga, memilih teman yang baik dalam bergaul, mempunyai pengetahuan yang lebih baik, sikap yang lebih positif serta lebih meningkatkan harga diri.Kata Kunci: Remaja, Premarrietal intercours
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION MELALUI MEDIA BUKU PINTAR TERHADAP KOMITMEN PERAWATAN DIRI PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II
Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit menahun yang akan diderita seumur hidup dan tidak bisa disembuhkan akan tetapi bisa dikontrol agar tidak terjadi komplikasi. Diperlukan komitmen bagi penderita diabetes melitus untuk bisa mengontrol dan juga melakukan perawatan diri yang baik terhadap diabetes melitus yang dialaminya. Salah satu strategi yang dapat dilakukan dalam memengaruhi komitmen penderita diabetes melitus yaitu melalui edukasi. Salah satu bentuk edukasi yang dapat diberikan pada klien dengan DM tipe II adalah diabetes self management education (DSME) melalui media buku pintar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diabetes self management education melalui media buku pintar terhadap komitmen perawatan diri penderita diabetes melitus tipe II. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain penelitian pre test-post test with control group. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan purposive sampling dengan jumlah sebanyak 30 sampel yang dilaksanakan pada Juli-Agustus 2020. Hasil uji analisis menggunakan paired ttest dengan tingkat signifikansi α=0,05, didapatkan bahwa p value = 0,000 yang artinya terdapat pengaruh diabetes self management education melalui buku pintar terhadap komitmen perawatan diri penderita diabetes melitus tipe II. Intervensi DSME melalui buku pintar dapat meningkatkan komitmen peawatan diri pada penderita diabetes melitus tipe II, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai metode edukasi penderita diabetes melitus tipe II serta perlu penggunaan media yang lebih kreatif dan menarik menggunakan media berbentuk visual dikombinasikan dengan audio yang dibentuk dalam sebuah buku.Kata kunci: Komitmen, Diabetes Self Management Education, buku pintar, diabetes melitu
PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA SMA PGRI INDRALAYA TENTANG SEKS PRANIKAH
Seks pranikah merupakan perilaku seksual yang melibatkan sentuhan fisik antara perempuan dan laki-laki yang telah mencapai tahap hubungan intim dilakukan sebelum adanya ikatan yang sah. Remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan cenderung ingin menjelajah serta mencoba sesuatu yang belum pernah dialaminyatermasuk yang berkaitan dengan seksualitas namun rendahnya pengetahuan tentang masalah seksualitas disebabkan kurangnya informasi tentang seksual yang didapatkan remaja. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap tentang seks pranikah di SMA PGRI Indralaya Utara. Penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan rancangan deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah 57 pelajar SMA PGRI Indralaya Utara dengan sampel sebanyak 40 orang. Penelitian ini menggunakan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 orang berpengetahuan baik 3 orang (7,5%), pengetahun cukup 10 orang (25,0%) dan pengetahuan kurang 27 orang (67,5%) dengan sikap positif 23 orang (57,5%) dan sikap negatif 17 orang (42,5%). Analisis data menggunakan distribusi frekuensi yang menunjukkan bahwa pengetahuan remaja kategori kurang lebih besar dibandingkan remaja yang memiliki pengetahuan baik dengan sikap positif lebih besar dibandingkan sikap negatif. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah adalah berpengetahuan kurang dengan sikap positif.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Seks Pranika