E-Jurnal Mikroskil (STMIK - STIE Mikroskil)
Not a member yet
459 research outputs found
Sort by
Evaluasi dan Perbaikan Kualitas Desain Diagram Kelas
Dalam proses pengembangan dan pemeliharaan proyek perangkat lunak, kualitas merupakan salah satu hal penting yang menjadi penentu keberhasilan perangkat lunak.Kesalahan yang tidak ditemukan pada awal pengembangan akan membutuhkan sumber daya, biaya, dan waktu perbaikan yang lebih tinggi. Salah satu tahapan yang dilakukan saat proses pengembangan perangkat lunak adalah pemodelan data. Pada perangkat lunak yang berorientasi objek, data biasanya dimodelkan dalam bentuk diagram kelas. Kualitas pada diagram kelas sangat tergantung pada pengetahuan dari perancang. Oleh karena itu, berbagai metrik telah dikembangkan untuk menilai kualitas desain dari berbagai aspek. Pada paper ini, Penulis mengusulkan sebuah pendekatan dan model untuk mengevaluasi, mendeteksi, dan memperbaiki desain kelas diagram, sehingga sesuai dengan kriteria kualitas yang diharapkan
Data Mining : Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Mendatang
Data mining telah menjadi disiplin ilmu yang dibangun dalam domain kecerdasan buatan (AI), dan rekayasa pengetahuan (KE). Data mining berakar pada machine learning dan statistika, tetapi merambah bidang lain dalam ilmu komputer dan ilmu lainnya seperti biologi, lingkungan, finansial, jaringan dan sebagainya. Data mining telah mendapatkan begitu besar perhatian pada dekade terakhir sehubungan dengan perkembangan hardware yang menyediakan kemampuan komputasi luar biasa yang memungkinkan pengolahan data besar. Tidak seperti kajian lain dalam�?� AI dan KE, data mining dapat diperdebatkan sebagai sebuah aplikasi dibandingkan dengan sebuah teknologi, dengan demikian diharapkan akan menjadi topik yang hangat dibahas di masa mendatang, mengingat pertumbuhan data yang bersifat eksponensial. Paper ini memberikan kilas balik perjalanan sejarah data mining, keadaan saat ini dan beberapa pandangan dan perkembangan ke depan
Sistem Penjejak Posisi Obyek Berbasis Umpan Balik Citra
Makalah ini memaparkan hasil penelitian tentang Perancangan dan Realisasi Sistem Penjejak (tracking) Posisi Obyek dengan Menggunakan Bantuan Pemrosesan Citra. Keberadaan benda dideteksi oleh sensor visual. Pengambilan citra benda dilakukan dengan mengkondisikan perubahan parameter tertentu terhadap benda yang diamati. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pendeteksian keberadaan benda dengan menggunakan kamera sebagai sensor visual. Metode yang digunakan adalah dengan memanfaatkan pemrosesan citra (image processing) untuk melakukan pendeteksian keberadaan benda yang akan disorot dan diikuti laser pointer yang dikendalikan oleh mikrokontroler. Kamera yang terhubung dengan komputer melalui kabel USB akan melakukan capture pada benda yang berada di sebuah plant. Citra hasil capture diproses oleh aplikasi image processing menggunakan pemrograman Delphi untuk menghasilkan data koordinat yang akan menentukan keberadaan benda pada plant. Data koordinat akan dikirimkan ke mikrokontroler untuk menggerakkan laser pointer dengan menggunakan motor stepper. Ketepatan posisi penjejakan laser pointer terhadap benda akan ditunjukkan oleh titik koordinat X dan Y yang diperoleh dari hasil pemrosesan citra
Integrasi Etika Bisnis dalam Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Banyak kegiatan bisnis mengabaikan perlindungan terhadap tenaga kerjanya sebagai hak dasar, salah satu diantaranya yaitu pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tempat kerja sebagai bagian yang terintegrasi dalam etika bisnis.Ã??Ã? Satu sisi kegiatan bisnis tidak hanya mementingkan outputnya melainkan juga harus memikirkan bagaimana tenaga kerjanya didalam melakukan pekerjaan berada dalam keadaan nyaman, sehat, dan aman.Ã??Ã? Untuk mewujudkan hal tersebut, pelaksanaan K3 menjadi kebutuhan di tempat kerja.Ã??Ã? Saat ini pelaksanaan K3 melalui pendekatan suatu sistem yang dikenal sebagai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dalam pelaksanaan SMK3 diawali dengan penetapan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai acuan untuk menyusun program K3 untuk dapat dilaksanakan yang kemudian diukur dan dievaluasi sejauhmana tingkat pencapaiannya melalui audit SMK3.Ã??Ã? Penerapan SMK3 secara berkesinambungan dan kontinu serta terdapat peningkatan perbaikan dari pelaksanaan K3 akan tercipta budaya K3 di dalam kegiatan bisnis yang memberikan hasil meningkatnya kesejahteraan tenaga kerja, citra perusahaan, dan kelanggengan usaha disamping pemenuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku. Ã??Ã?Â
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Arus Kas dan Profitabilitas Terhadap Return Saham pada Perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia
Pasar modal memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan arus kasÃ??Ã? (arus kas operasi, arus kas investasi, arus kas pendanaan) dan Profitabilitas (Return on Asset, Return on Equity, Net Profit Margin) terhadap return saham perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia baik secara simultan maupun secara parsialPopulasi dalam penelitian ini sebanyak 45 perusahaan. merupakan perusahaaan yang termasuk dalam LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode Agustus 2010. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 perusahaan yang konsisten masuk pemeringkatan LQ 45 sejak Agustus 2005 Ã?¢â?‰?? Agustus 2010. Tehnik sampel dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan behwa secara simultan seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap return saham. Secara parsial variabel arus kas operasi dan Return on Asset berpengaruh signifikan terhadap return saham Sedangkan variabel arus kas investasi, arus kas pendanaan, Return on Equity, Net Profit Margin tidak berpengaruh terhadap return saham. Hal ini menunjukkan bahwa, variabel arus kas investasi, arus kas pendanaan kurang menjadi perhatian para investor. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode pengamatan, variabel Return on Asset yang merupakan informasi yang menghubungkan antara laporan laba - rugi dan neraca berpengaruh tergadap return saham Ã??Ã?Â
Salah Satu Alternatif Sistem Informasi pada Organisasi Aplikasi Enterprise (Enterprise Applications)
Bisnis memerlukan beragam sistem informasi untuk mendukung pangambilan keputusan dan aktivitas kerja untuk beragam level dan fungsi organisasional. Sebagian besar memerlukan sistem yang bisa mengintegrasikan proses bisnis dan informasi dari area fungsional yang berbeda. Membangun sistem informasi yang terintegrasi merupakan solusi untuk masalah ini. Aplikasi enterprise merupakan bentuk dari sistem informasi terintegrasi yang dapat mengkoordinasikan aktivitas keputusan, dan pengetahuan di lintas fungsi, level dan unit bisnis pada perusahaan. Sehingga sistem informasi dapat�?� mengintegrasikan fungsi dan proses bisnis di lingkungan bisnis organisasi dan penggunaan aplikasi enterprise membuat perusahaan lebih efisien dan efektif
Wireless Outdoor Sebagai Solusi Koneksi Internet di Daerah Terpencil pada PT. ABC
Daerah terpencil selalu jauh dari jangkauan jaringan telekomunikasi, terutama jaringan internet. Bahkan pada beberapa tempat terpencil masih jauh dari jangkauan jaringan operator selular. Sebuah perusahaan atau organsasi kadang-kadang perlu membuka pengoperasian di daerah tersebut, misalnya perkebunan, bantuan sosial, penelitian dan sebagainya. Dengan demikian, informasi adalah sesuatu yang sulit untuk dipertukarkan pada daerah terpencil. Penulis membangun jaringan yang menggunakan wireless outdoor untuk menghubungkan daerah terpencil tersebut dengan lokasi terdekat yang memiliki jaringan internet. Dari lokasi tersebut, internet akan diteruskan dengan wireless outdoor hingga ke daerah terpencil, sehingga data, file dan informasi dapat dipertukarkan secara mudah lewat jaringan internet tersebut. Dengan mempertimbangkan biaya dan kapabilitas jaringan, penulis mengimplementasikan jaringan tersebut dengan perangkat outdoor mikrotik
Penerapan AHP sebagai Model Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah Bersalin Contoh Kasus Kota Pangkalpinang
Ada beberapa kriteria yang dipilih masyarakat dalam menentukan tempat untuk persalinan ibu dan buah hati. Beberapa kriteria diantaranya pelayanan, fasilitas, biaya dan jarak yang ditempuh. Menggunakan sebuah sistem yaitu sistem pendukung keputusan dan tools Expert Choice 2000. Sistem pendukung keputusan dapat membantu penilaian terhadap rumah bersalin, menentukan kriteria dan nilai bobot. Sedangkan Expert Choice 2000 merupakan software yang dapat mengolah data dan menghasilkan keputusan rumah bersalin yang menjadi pilihan masyarakat khususnya ibu untuk melahirkan buah hati
Rancang Bangun Aplikasi Watermarking pada Gambar dengan Algoritma Digital Semipublic
Sasaran watermarking adalah untuk menyembunyikan pesan (cover message). Pada skema public watermarking, tidak memungkinkan seseorang untuk mendeteksi watermarking apabila telah terjadi pergantian terhadap watermarking. Selain itu, pada skema public watermarking, cover message tidak dapat di-recover kembali. Sedangkan, pada skema private watermarking, untuk dapat mendeteksi watermarking, maka seseorang harus mengetahui kunci privat yang bersesuaian. Kedua skema tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Skema watermarking (WM) yang bersifat semi publik, dapat digunakan kunci privat untuk mendeteksi watermark apabila telah terjadi penyerangan terhadap watermarking dan kunci privat dapat digunakan mengekstrak kembali cover message. Proses pembentukan watermarking dimulai dari proses pembacaan piksel citra, kemudian dilakukan perhitungan nilai stegomessage yang akan disisipkan dan proses penyisipan semua nilai yang diperlukan dalam proses pengecekan watermarking. Apabila terjadi penyerangan, maka pada saat pembentukan watermarking, akan dilakukan perhitungan nilai noise tertentu (secara acak) yang akan disisipkan ke dalam citra. Setelah proses pembentukan watermarking, maka dilanjutkan dengan proses pengecekan watermarking dan proses ekstraksi pesan. Aplikasi ini mampu menghasilkan watermarking yang disisipkan pada citra input dan proses pengecekan watermarking yang telah disisipkan. Selain itu juga mampu menghasilkan proses perhitungan dari tahapan pembentukan dan pengecekan watermarking, serta tersedia juga fasilitas untuk melakukan penyerangan terhadap skema
Karakteristik Sosial Demografi dan Faktor Pendorong Peningkatan Kinerja Kader Posyandu
Posyandu is one of the community participation approach in health sector that is managed by cadres, with the main problem arises is the declining number of visits of mothers of infants and toddlers. The aims of this research were to analyze the level of performance of posyandu cadres, and to analyze the factors that influence performance. Research conducted in Ciherang village with 30 samples that was selected using random sampling. Most of the cadres including productive age, junior secondary education, medium families size, and has been married to a third have children under five. The average of job length was 9 years old, had attended training related to posyandu, a cadres motivation is the desire to help the community. Average cadres incentives was Rp20,000 per person per month with the support of family and community leaders. The result showed that most of cadres�¢â?¬â?¢ performance can be categorized high. The higher the incentives and the more participation of cadres in training at least once influenced significantly for the improving of cadres�¢â?¬â?¢ performance