E-Jurnal Mikroskil (STMIK - STIE Mikroskil)
Not a member yet
459 research outputs found
Sort by
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Manajemen Laba di Seputar Right Issue
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi manajemen untuk melakukan aktivitas manajemen laba di sekitar waktu right issue dan menyelidiki apakah ada perbedaan antara kebijakan akrual sebelum dan sesudah right issue.�?� Ada temuan bahwa Nilai Akrual cenderung lebih tinggi sebelum right issue daripada setelahnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi manajemen laba yang digunakan dalam penelitian ini adalah struktur kepemilikan, yang terdiri dari kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, leverage dan ukuran perusaan. Sampel penelitian ini terdiri dari perusahaan yang melakukan right issue periode 1998 -2001, dengan 2 tahun masa observasi sebelum dan sesudah right issue. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage berpengaruh pesitif dan signifikan terhadap manajemen laba. Ini berarti bahwa semakin tinggi leverage, manajemen semakin termotivasi untuk melakukan manajemen laba. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada perbedaan antar kebijakan akrual sebelum right�?� issue dan sesudah right issue yaitu nilai akrual sebelum right isser cenderung lebih tingi daripada setelahnya
Menjadi Masyarakat Informasi
Perkembangan peradaban manusia terasa begitu cepatnya, kita tentunya mengenal masyarakat primitif, pada era itu seseorang untuk mendapatkan suatu barang harus ditukar dengan barang lagi (barter), kemudian meningkat ke masyarakat agraris, kemudian masyarakat industri. Dari masyarakat indusri loncat ke masyarakat informasi (era informasi). �?� Dengan era informasi ini, semuanya menjadi serba yaitu serba murah, cepat, tepat, dan akurat. Di era globalisasi saat ini media massa mempunyai peranan penting dalam membentuk pola hidup masyarakat. Media virtual community menjadi patokan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi, terutama bagi masyarakat informasi, mereka dengan mudah dapat mengakses segala informasi yang mereka butuhkan
Analisis Performansi Autentikasi Single Sign On pada Web Menggunakan LDAP
Identifikasi yang sering ditemui adalah dalam bentuk login yang menggunakan username dan password. Disini akan timbul kesulitan untuk mengelola login tersebut jika seorang pengguna memiliki�?� login yang berbeda-beda untuk setiap sistem aplikasi, karena dengan demikian seseorang harus dapat mengingat banyak username dan password. Single Sign-On ( SSO ) merupakan fasilitas yang memberikan kemudahan untuk user yang melakukan login ketika menjelajah di internet. Dengan menggunakan metode SSO ini, setiap user hanya perlu memiliki satu username, dan satu password. User hanya perlu login satu kali saja agar dapat menggunakan semua fasilitas yang ada di web utama. User tidak perlu mengingat banyak account, dan tidak perlu berulang kali melakukan login. Hal ini juga dapat mempermudah dalam pengorganisasian data user yang ada, karena menggunakan tempat penyimpanan data user yang terpusat. CAS digunakan untuk menangani masalah komunikasi antara web. LDAP digunakan sebagai sebuah protokol layanan direktori , dimana semua data user disimpan di dalam LDAP. Dari hasil analisa performansi single sign on pada web, diperoleh nilai response time server sebesar 0.90 second, dan dalam 1 detik server mampu melayani 110 request dari user. Fasilitas ini dapat melayani hingga 500 user yang melakukan request secara bersamaan dalam satu waktu kepada server single sign on. Hal ini dikarenakan respon error server ketika melayani 500 user bernilai nol. Waktu tercepat server dalam melayani user adalah 191 ms dan waktu terlama dalam melayani user adalah 11864 ms
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer pada KOPINSPEK PT. SUCOFINDO Cabang Medan
Semakin berkembangnya suatu perusahaan akan membawa perubahan-perubahan, seperti bertambah banyaknya informasi produk yang diproduksi dan dipasarkan. Dengan besarnya kebutuhan atas informasi formal membawa konsekuensi terhadap perusahaan akan perlunya mengembangkan sistem informasi yang cepat, tepat dan akurat baik dalam pengambilan keputusan maupun pihak lain yang berkepentingan dengan adanya revolusi dan teknologi pada�?� pengelolaan data secara SAP System
Rancang Bangun Pembelajaran Online Sistem Operasi Windows 7 dengan HTML 5
Website yang ada saat ini umumnya dibangun menggunakan tag �¢â?¬â?? tag dalam HTML 4.1, dimana HTML 4.1 belum mendukung tampilan audio dan video, tetapi audio dan video dapat dilihat dan didengar dengan adanya aplikasi tambahan sesuai dengan keperluan. HTML 5 dikembangkan W3C yang telah mendukung audio dan video pada website tanpa harus tergantung pada aplikasi tambahan. Pada penulisan ini, penulis mengimplementasikan pembelajaran sistem operasi windows 7 di dalam website yang akan dibangun, dan penulis menggunakan metodologi waterfall, yang dimulai dengan tahap pendefinisian kebutuhan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengkodean website, dan pengujian. Pada pengkodean website, penulis menggunakan actionscript untuk merancang konten dari website yang akan dibangun. Dari hasil rancang bangun website pembelajaran ini, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mengenal dan mengoperasikan sistem operasi windows 7 secara mendasar dengan mudah
Analisis Profitabilitas dan Likuiditas Terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Institusi Perbankan Terbuka di Bursa Efek Indonesia
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris pengaruh rasio keuangan yang terdiri dari profitabilitas dan likuiditas yang diwakili oleh IML, ROE, LDR, dan QR�?� terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada perusaan perbankan di Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian ini adalah perusahaan perbankan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah populasi sebanyak 28 perusahaan perbankan, 12 sampel penelitian dan observasi sebanyak 72 unit analisis, serta periode penelitian dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2009. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda (Multiple Liniear Regression). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mendownload dokumentasi laporan keuangan di situs resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id, situs resmi Bank Indonesia www.bi.go.id , dan situs resmi BAPEPAM www.bapepam.go.id.Hasil pengujian ini membuktikan bahwa bahwa rasio-rasio keuangan yang terdiri dari IML, ROE, LDR, dan QR secara simultan berpengaruh signifikan terhdap Capital Adeqaxy Ratio (CAR). Secara parsial hanya ROE yang tidak berpengaruh signifikan terhadap Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Institusi Perbankan Terbuka di Bursa Efek Indonesia
Pengaruh Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bandung
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pada perusahaan Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bandung, Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan total populasi 27 orang. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi linier berganda, pengujian hipotesis dilakukan secara serempak (Uji F)�?� dan parsial (Uji t). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja pada Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bandung Y = 0.520 X1 + 0.364 X2 + e. Atas dasar perhitungan tersebut dapat dikemukakan bahwa Kepemimpinan (X1) akan mempengaruhi perubahan kinerja karyawan (Y) sebesar 42.80% dan Motivasi Kerja(X2) akan mempengaruhi perubahan kinerja karyawan (Y) sebesar 29%. Sisanya sebesar 28.20% Kinerja karyawan dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel penelitian
Edge Detection Menggunakan Metode Roberts' Cross
Pengolahan citra digital merupakan satu cabang ilmu pengetahuan yang saat ini banyak dikembangkan demi mempermudah kehidupan manusia. Salah satunya adalah pendeteksian tepi (Edge Detection), yang banyak digunakan untuk mendeteksi/mengenal data biometric seperti sidik jari, wajah, retina, sampai ke bidang kedokteran seperti untuk diagnosa kanker. Ada banyak metode Edge Detection yang telah diajukan oleh para pakar ilmu tersebut, seperti Sobel, Scharr, Prewitt, Roberts�¢â?¬â?¢ Cross, dan sebagainya. Masing-masing memiliki kelebihan maupun kekurangan sendiri. Metode Roberts�¢â?¬â?¢ Cross memiliki tingkat kekaburan orthogonal yang kecil serta resolusi yang baik sehingga banyak digunakan dibandingkan metode lainnya. Penulis mengupas dan mengimplementasikan Edge Detection dengan metode Roberts�¢â?¬â?¢ Cross dan memperlihatkan hasil eksekusi metode tersebut pada beberapa citra
Pengaruh Analisis Fundamental Terhadap Harga Saham (Studi Empiris Terhadap Saham-Saham Syaria'ah di Jakarta Islamic Indeks)
Pasar modal di Indonesia saat ini telah menyediakan produk keuangan yang beragam baik konevensional dan syariah. Efek-efek syariah belum begitu dikenal di masyarakat kita bahkan bagi umat muslim itu sendiri. Ada begitu banyak faktor yang dapat dijadikan penyebabnya, beberapa diantaranya adalah edukasi dan sosialisasi yang dinilai masih sangat minim. Penelitian ini ditujukan agar mampu menjadi landasan dalam melakukan proses pembelian atau penjualan efek-efek syariah. Kinerja efek-efek syariah sangat erat kaitannya dengan indikator ekonomi makro dan mikro baik internal maupun eksternal. Beberapa indikator yang diteliti dalam penelitian ini dan kaitannya dengan kinerja efek-efek syariah adalah PER, ROA dan EPS. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa PER dan ROA tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham syariah, dan EPS berpengaruh secara simultan. Sedangkan pengujian secara simultan menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari ketiga indikator terhadap harga saham syariah
Konstribusi Usaha Peternakan dalam Pengembangan Wilayah
Usaha peternakan memberi kontribusi terhadap penyediaan produksi ternak, peningkatan pendapatan peternak, perluasan dan penciptaan lapangan kerja.�?� Pengembangan usaha peternakan dengan pola kemitraan PIR antara industri peternakan (perusahaan) sebagai inti dengan peternak sebagai plasma merupakan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dan mempercepat pencapaian target pembangunan sub sektor peternakan yang merupakan bagian dari tujuan pengembangan wilayah. Tulisan ini menyajikan kontribusi usaha peternakan dengan pola kemitraan PIR dalam pengembangan wilayah. Berdasarkan hasil suatu penelitian tentang peranan usaha peternakan dengan pola kemitraan PIR ayam ras pedaging dalam pengembangan wilayah di Kabupaten Deli Serdang menunjukkan bahwa indeks LQ (Location Quotient) > 1 yang berarti bahwa eksistensi usaha peternakan termasuk kegiatan usaha berbasis di dalam peningkatan pendapatan (Produk Domestik Regional Bruto) di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Dengan demikian usaha peternakan dengan pola kemitraan PIR di Kabupaten Deli Serdang menjadi andalan dalam pembangunan wilayah