AS-SALAM (Jurnal Hukum Islam & Pendidikan)
Not a member yet
179 research outputs found
Sort by
KONSEP KUFU’ DALAM PERNIKAHAN DI DESA LAMAHALA JAYA DITINJAU DARI MASLAHAH MURSALAH
Adanya tradisi pernikahan di Desa Lamahala Jaya yang melarang pernikahan sesama marga dan juga marga yang memiliki peran yang sama dibidang adat (suku Selolong, suku Atapukang dan suku Malakalu atau biasa disebut "bela suku tello" tiga suku terbesar), menyebabkan mereka yang ingin melangsungkan pernikahan harus keluar dari daerah tersebut. Namun bagaimanakah konsep kufu’ dalam pernikahan di Desa Lamahala Jaya dan bagaimanakah konsep kufu’ dalam pernikahan di Desa Lamahala Jaya ditinjau dari Maslahah Mursalah.
Untuk menjawab permasalahan di atas, maka dilakukan penelitian menggunakan metode sisiologis kualitatif yaitu metode pengumpulan data dengan cara wawancara dengan tokoh adat, tokoh agama dan pelaku perkawinan serta mengkaji sumber tertulis seperti dokumen, laporan tahunan dan buku-buku hukum lainya.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa larangan pernikahan semarga yang dilakukan oleh masyarakat Desa Lamahala Jaya tidak sesuai dengan konsep kufu’ dalam hal tinggal strata adat dan marga saja, sedangkan konsep kufu’ yang lain seperti merdeka, beragama islam, sepadan dari segi harta dan pengetahuan sudah sesuai. Adapun abapila ditinjau menggunakan maslahah mursalah maka pernikahan semarga yang dilarang pada masyarakat adat Lamahala Jaya tidak termasuk ke dalam kategori al-Ḍaruriyyat, tetapi hanya masuk kategori al-Hajjiyyat karena dibutuhkan sebagian masyarakat adat Lamahala Jaya untuk mempermudah kesejahteraan rumah tangga. Meskipun tujuan pelarangan pernikahan semarga itu baik yaitu untuk terhindar dari penyakit dan menambah anggota keluarga, tetapi tidak sejalan dengan syarat Islam karena membatasi kedua mempelai untuk memililih pasangannya karena dalam Q.s An-Nisa: 23 cuman melarang pernikahan yang disebabkan oleh hubungan kekerabat, hubungan pernikahan dan hubungan persesusuan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATA KULIAH USHUL FIQIH DI STAI DARUSSALAM LAMPUNG
Pembelajaran merupakan sebuah proses yang dapat membantu mahasiswa memperoleh pengalaman sebagai hasil dari interaksi mahasiswa dengan sumber belajar yang ada di sekitarnya. Salah satu sumber belajar yang penting untuk disiapkan yaitu bahan ajar yang mendukung proses belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar pada mata kuliah Ushul Fiqh di STAI Darussalam Lampung. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Instrumen penelitian berupa kuesioner validasi dan kuesioner respon mahasiswa. Pengembangan bahan ajar melalui proses validasi yang melibatkan tiga ahli dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Uji coba bahan ajar dilakukan secara terbatas dengan melibatkan 4 orang mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persentase (%) yang selanjutnya dikonversikan ke dalam kategori kelayakan bahan ajar. Hasil respon mahasiswa dijadikan bahan analisis formatif bahan ajar. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar pada mata kuliah Ushul Fiqh dengan kategori layak pada aspek isi/materi dan kategori layak pada aspek desain bahan ajar
PERAN HYPNOTEACHING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Tulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menggambarkan pelaksanaan pembelajaran pendidikan Agama Islam dengan metode hypnoteaching. Hypnoteaching adalah sebuah keahlian memahami peran pikiran sadar dan pikiran bawah sadar peserta didik yang dikemas dalam penyampaian pesan yang diucapkan atau diberikan pendidik kepada peserta didik agar tujuan pembelajaran tercapai. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif studi pustaka dengan data diperoleh dengan cara dikumpulkan melalui berbagai macam sumber pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan metode hypnoteaching dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat sesuai untuk digunakan dalam memberikan materi-materi yang bersifat keimanan atau tauhid dan akhlaq.
Kata Kunci: Hypnoteaching, pendidik, peserta didik, pendidikan agama Isla
PROFIL KEMAMPUAN NUMERASI SISWA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL
Subjek penelitian ini adalah 1 siswa kecerdasan emosional tinggi dan 1 siswa kecerdasan emosional rendah di kelas V MI Tarbiyatul Banin I dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket kecerdasan emosional, tes kemampuan numerasi berupa pilihan ganda komplek dan soal esai, lalu dilakukan wawancara dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini adalah subjek kecerdasan emosional tinggi mampu memilih, menuliskan dan menjelaskan secara terprinci dan sistematis sesuai indikator kemampuan numerasi dengan predikat baik dan mendapatkan skor sebanyak 193 poin. Subjek kecerdasan emosional rendah mampu memilih, menuliskan dan menjelaskan secara terperinci dan sistematis sesuai indikator kemampuan numerasi dengan predikat cukup baik dan mendapatkan skor sebanyak 171 poin. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa tergantung pada tingkat kecerdasan emosionalnya. Dengan mengetahui kemampuan numerasi siswa terhadap kecerdasan emosionalnya, maka perlu peningkatan terhadap kecerdasan emosional siswa melalui belajar dan pembelajaran senyaman mungkin untuk bisa mengembangkan dan meningkatkan kemampuan numerasi siswa
PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI TERHADAP KEWENANGAN NOTARIS DALAM PEMBUATAN AKTA
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, selanjutnya dikenal dengan UUJN, mengatur tentang kedudukan notaris. Namun, undang-undang dan peraturan ini tidak secara filosofis atau teknis mengatur peraturan rinci tentang tugas notaris. Akibatnya, tidak ada tata kelola kantor notaris, sistem administrasi kantor notaris, atau tata kelola Notaris yang berlaku secara universal yang berfungsi sebagai standar perilaku notaris. Notaris sebagai pejabat publik yang memuat akta sah yang mencakup segala kejadian atau peristiwa yang telah dilihat, dialami, dan diamati sendiri oleh Notaris sendiri. Apa yang diinginkan kedua belah pihak dalam perjanjian harus dimasukkan dalam akta notaris. Jika di kemudian hari para pihak dalam akta tersebut digugat di pengadilan, notaris sendiri memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan bukti kekuatan yang sempurna melalui akta yang dibuatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan teknik penelitian hukum normatif untuk mengetahui bagaimana kewenangan dalam menangani pelanggaran kode etik notaris dan bagaimana sanksi atas pelanggaran yang dapat dikenakan kepada notaris ketika melaksanakan tugas dan menjalankan kewenangan jabatan notaris. 1. Kewenangan kelembagaan komite kode etik kehormatan penting untuk diperhatikan dalam hal ini. Undang-undang saat ini, termasuk yang berkaitan dengan Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I) maupun Undang-undang Jabatan Notaris (UUJN), juga merupakan bagian integral dari bagaimana Dewan Kehormatan dan Dewan Pengawas melaksanakan tanggung jawab mereka dan menjalankan wewenang mereka. Dewan Pengawas dan organisasi pengawas Ikatan Notaris Indonesia (INI) bekerja sama dan bersama-sama untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi norma-norma hukum dan kode etik lapangan. 2. Dewan Kegormatan berwenang menjatuhkan sanksi kepada Notaris yang terbukti melanggar Kode Etik. Sanksi tersebut antara lain: teguran, peringatan, schorzing (pemberhentian sementara dari keanggotaan perkumpulan), onzetting (pemberhentian dari keanggotaan perkumpulan), dan pemberhentian tidak hormat dari keanggotaan perkumpulan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HUBUNGAN ANTAR SATUAN VOLUME (HUANSAV) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran pada mata pelajaran matematika khususnya pada materi Hubungan Antar Satuan Volume (HUANSAV) di SD Negeri Jukong 2 Madura. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Pengembangan media pembelajaran melalui proses validasi yang melibatkan dua ahli media pembelajaran. Uji coba media pembelajaran dilakukan secara terbatas dengan melibatkan 27 orang siswa kelas 5 di SD Negeri Jukong 2 Madura. Penelitian ini menghasilkan N-Gain Score sebanyak 94,5 sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran HUANSAV dikatakan efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa
PENGARUH BUDAYA GHASAB TERHADAP EGOISME SANTRI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: Pertama, budaya ghasab yang ada dalam lingkungan pondok; tingkat egoisme santri pondok pesantren. Kedua, untuk mengatahui pengaruh budaya ghasab terhadap egoisme santri pondok pesantren. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an Darul Falah 3 Cukir Jombang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini merupakan 50 santri aktif Pondok Pesantren Roudhotul Qur’an Darul Falah 3 Cukir Jombang. adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan teknik analisis data menggunakan uji-t. instrument penelitian yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian: pertama, budaya ghasab dilingkungan pondok pesantren sering terjadi. Tingkat egoisme santri tergolong tinggi. Kedua, terdapat pengaruh budaya ghasab terhadap egoisme santri
MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PADA PESERTA DIDIK KELAS IX SMP PUTRI AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH MALANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi siswa pada mata pelajaran IPA kelas IX SMP Putri Al Irsyad Al Islamiyyah Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Putri Al Irsyad Al Islamiyyah Malang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa motivasi belajar siswa kelas IX SMP Al Irsyad Al Islamiyyah Malang tahun pelajaran 2022-2023 dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Indikator dorongan internal terdiri dari adanya hasrat dan keinginan berhasil; adanya harapan dan cita-cita masa depan; menunjukkan minat; dan tekun dalam menghadapi tugas. Sedangkan indikator dorongan ekskternal terdiri dari adanya penghargaan dalam belajar; adanya kegiatan yang menarik dalam belajar; adanya lingkungan belajar yang kondusif; serta adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar
THE USE OF AUTHENTIC MATERIALS IN STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF LOW AND HIGH PROFICIENCY LEVELS
The aim of this study were to find out whether there was significant difference of students who were taught through authentic material, the aspects of reading skills that almost influenced by the student in reading comprehension through authentic material and the last was to see students’ perceptions of teaching and learning through authentic material. This research was used authentic material in reading comprehension of students’ of low and high proficiency levels. This research was quantitative research which consists of one group pre-test and post-test design. The result of T-test Sig. (2 tailed) showed that there was significant difference between high and low proficiency level students. Then finding of inference aspect of the reading that almost influenced reading comprehension in high proficiency level students while finding supporting details the aspects that mostly influenced in low proficiency level students. In addition, the high level proficiency level and low proficiency level students have a positive perception in teaching and learning through authentic material. Finding inference was the aspect of reading that mostly influenced reading comprehension in high proficiency level students while finding supporting details was the aspect that mostly influenced in low proficiency level students. Moreover, the high proficiency level and low proficiency level students have a positive perception in teaching and learning through authentic material
PRIVATE SCHOOL DIGITAL MARKETING DEVELOPMENT STRATEGY IN THE GLOBAL ERA (HIGH SCHOOL TAKHASSUS STUDY AL-QUR'AN BONANG DEMAK, ROUDHOTUT THOLIBIN HIGH SCHOOL WEDUNG DEMAK) ACADEMIC YEAR 2021/2022
The formulation of the problem from the research, how is the marketing strategy in private schools, and how private schools face global competition. The purpose of this study is to analyze the marketing strategy of private schools, and to analyze private schools in the face of global competition. This research is a qualitative research, namely by photographing the condition of the school as it is, expressed in sentences, carried out in the field, to obtain materials and data by conducting interviews, observations, surveys, and documenting from principals, teachers, students, and parents. The results of this study prove, Takhassus al-Qur,an High School uses a digital marketing strategy, has increased students (in 2020/2021 received 130 and in 2021/2022 as many as 176 students), Roudhotut Tholibin High School, using conventional marketing strategies the number of students decreased, (year 2020/2021 got 26 students and in 2021/2022 as many as 24 students). This research is a reference for other private schools, digital marketing strategies have a positive impact on increasing the number of students in private schools, in the face of global competition