AS-SALAM (Jurnal Hukum Islam & Pendidikan)
Not a member yet
    179 research outputs found

    MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PONDOK PESANTREN DARUL FALAH BATU PUTUK BANDAR LAMPUNG

    No full text
    Abstract Islamic boarding school  Darul Falah Batu Putu Bandar Lampung, as an Islamic educational institution, is facing significant challenges in integrating religious education with knowledge and practical skills to prepare its students for the dynamics of globalization. Its success in achieving this is heavily dependent on the effective management of human resources (HR) based on Islamic values. This study is aiming to explore the implementation of HR management at Pondok Pesantren Darul Falah and its contribution to improving the quality of education. The method used is a descriptive qualitative approach with in-depth interviews, observations, and documentation, involving 10-15 informants consisting of caregivers, teaching administrators, and support staff. The main findings of this study show that the processes of recruitment, selection, performance assessment, and compensation at this pesantren are based on Islamic principles such as amanah, kafa'ah, musyawarah, ihsan, and al-adl. Recruitment emphasizes moral integrity and competence, selection is carried out through musyawarah to ensure fair decisions, performance assessment focuses on intention and sincerity, while compensation is based on the principle of justice, ensuring rewards that are commensurate with contributions. This HR management model is expected to serve as a reference for other pesantrens in improving the quality of education management and HR development. Keywords: HR Management, Islamic Education, Quality Management. Abstrak Pondok Pesantren Darul Falah Batu Putu Bandar Lampung sebagai lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mempersiapkan santri menghadapi dinamika globalisasi. Keberhasilan dalam mencapainya sangat bergantung pada pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang efektif dan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan manajemen SDM di Pondok Pesantren Darul Falah, serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, melibatkan 10-15 informan yang terdiri dari pengasuh, pengelola pengajaran, dan staf pendukung. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa proses rekrutmen, seleksi, penilaian kinerja, dan kompensasi di pesantren ini didasarkan pada prinsip-prinsip Islam, seperti amanah, kafa'ah, musyawarah, ihsan, dan al-adl. Rekrutmen mengutamakan integritas moral dan kompetensi, seleksi dilakukan melalui musyawarah untuk memastikan keputusan yang adil, penilaian kinerja berfokus pada niat dan keikhlasan, sementara kompensasi didasarkan pada prinsip keadilan yang memastikan imbalan yang setimpal dengan kontribusi. Model manajemen SDM ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pesantren lainnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan dan pengembangan SDM. Kata kunci: manajemen SDM, Pondok Pesantren Darul Falah, integrasi pendidikan agama dan umum, prinsip Islam, kualitas pendidikan

    MENINGKATKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI LITERASI DIGITAL PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

    No full text
    Bahasa merupakan salah satu aspek yang perlu dikembangkan hal ini termasuk Bahasa asing yaitu Bahasa Inggris. Penguasaan komponen Bahasa yang masih rendah yaitu kosakata Bahasa Inggris. Hal ini karena kurangnya media pembelajaran Bahasa Inggris yang digunakan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kosakata Bahasa Inggris melalui literasi digital pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian tindakan kelas (PTK) digunakan untuk mengetahui peningkatan kosakata anak dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu; perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Objek pada penelitian ini Anak dengan usia 5-6 tahun berjumlah 20 orang anak di TK Pertiwi Sribhawono kemudian kosakata Bahasa Inggris dan liretasi digital berperan sebagai objek. Penelitian ini membuktikan bahwa: 1) penguasaan kosakata bahasa Inggris anak pada awal pra siklus yaitu 20%, ini membuktikan penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak masih sangat rendah dan belum berkembang. 2) ada peningkatan penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak setelah penggunaan media literasi digital yaitu dari 20% menjadi 80%. Hal ini menunjukkan bahwa dari penelitian yang dilakukan mencapai peningkatan keberhasilan secara klasikal. &nbsp

    BEST PRACTICE SERVANT LEADERSHIP DALAM MENINGKATKAN RAPOR PENDIDIKAN PADA SMKS ISLAM YPI 2 WAY JEPARA

    No full text
    Perkembangan, mutu dan progresi lembaga pendidikan tidak bisa dipisahkan dari peran Kepala Satuan Pendidikan. Kepala Sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan Satuan Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pola kepemimpinan melayani dan praktik baik pada peningkatan Rapor Pendidikan di SMK Islam YPI 2 Way Jepara. Penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode case study melalui wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Penelitian dilaksanakan di SMK Islam YPI 2 Way Jepara dengan melibatkan Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Karyawan dan Peserta Didik sebagai subjek penelitian dalam wawancara. Di sisi lain, peneliti juga menggunakan data primer yaitu Rapor Pendidikan selama tiga tahun terakhir, didukung dengan data sekunder data-data dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Kepala Sekolah menerapkan pola Kepemimpinan Melayani dalam tiga aspek; Aspek Hubungan Teman Sejawat, Aspek Perilaku Sehari-hari dan Aspek Profesionalisme. (2) Kepemimpinan Melayani ditunjukan dalam proses Identifikasi akar masalah, Refleksi Program dan Benahi dalam rangka Perencanaan Berbasis Data pada Rapor Pendidikan. (3) Satuan Pendidikan berhasil menaikan capaian dari tiga indikator utama pada tahun berikutnya. Pola Kepemimpinan Melayani dapat diadaptasi oleh Satuan Pendidikan lainnya dalam melibatkan warga sekolah sebagai upaya meningkatkan Mutu dan Kinerja Sekolah dalam Platform Rapor Pendidikan.&nbsp

    PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI TINJAU DARI ASPEK YURIDIS DAN PSIKOLOGIS (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM POLSEK BRAJASELEBAH LAMPUNG TIMUR)

    No full text
    Perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga adalah segala upaya atau usaha untuk mempertahankan dan melindungi hak dan kewajiban korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga melalui peraturan-peraturan dengan tujuan untuk memberikan rasa aman kepada setiap warga negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap korban Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga ditinjau dari aspek yuridis dan psikologis studi kasus di wilayah hukum polsek braja selebah lampung timur dan mengetahui Penegakan hukum pada tahap penyidikan dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga untuk memberi perlindungan terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Yuridis Empiris sedangkan metode pendekatan adalah studi kasus. Sumber data berasal dari data primer yaitu hasil wawancara kepada korban dan instansi terkait. Keaslian dari penelitian ini adalah bahwa perlindungan dan penegakan hukum terhadap korban tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Kec. Braja selebah selama 3 (tiga) tahun terakhir ini memberikan perlindungan terhadap korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga hanya sebatas pada peraturan perundang-undangan saja, akan tetapi dalam kenyataanya perlindungan yang didapatkan korban kekerasan dalam rumah tangga tidak sebanding dengan penderitaan yang dialaminya. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga dilakukan dengan upaya pencegahan, pendampingan dan pemulihan terhadap korban Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan penegakan hukum pada tahap penyidikan dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga untuk memberi perlindungan terhadap korban memiliki kendala bagi aparat penegak hukum yaitu karena kendala dari korban, sarana prasarana dan penegak hukum itu sendiri

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN HUMANIS DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SD ALAM AZ-ZAHRA WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR

    No full text
    Kemerosotan moral bangsa bisa dilihat dari semakin tingginya kasus kenakalan remaja karena belum diaplikasikannya nilai-nilai kemanusiaan dengan baik. Pemerintah dan rakyat Indonesia tengah berupaya mengimplementasikan pembentukan karakter dalam mempersiapkan tuntutan kehidupan di masa depan. Sekolah Dasar Alam Az-Zahra Way Jepara sebagai lembaga pendidikan hadir dengan konsep pembelajaran yang humanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran humanis dalam membentuk karakter siswa  di SD  Alam Az-zahra Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran humanis dalam membentuk karakter siswa di SD Alam Az-Zahra Way Jepara telah dimulai sejak pertama kali berdiri yaitu tahun 2016 melalui rumusan Visi SD Alam Az-Zahra : “Menghadapi sekolah yang humanis dalam mendampingi seiap anak menjadi bintang yang cerdas, beradab, ceria”. Proses pembentukan karakter di SD Alam Az-Zahra dilakukan melalui beberapa cara atau metode yaitu praktik di lapangan, pembiasaan, role model, dan hubungan kedekatan yang baik. Melalui pembelajaran yang humanis, guru berusaha memahami keunikan siswa. Karena guru beranggapan bahwa setiap siswa memiliki potensi berkembang dan aktual yang beraneka ragam dan siswa bebas mengembangan potensinya sehingga pembelajaran lebih berpusat pada siswa (student centered

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS BOOK CREATOR

    No full text
    This study aims to produce interactive learning media for Islamic Religious Education based on Book Creator as an effort to improve learning outcomes for Islamic religious education courses. The development model used is the ADDIE model. There are three stages in the ADDIE development procedure, namely Analysis, Design and Develop. A limited trial was conducted on 10 students of the Health Polytechnic of the Ministry of Health of Riau to find out the respondents' responses to the interactive learning media product for Islamic Religious Education based on Book Creator. The instrument used is a check list questionnaire. The results of the limited trial of student responses showed that the interactive learning media of Islamic Religious Education based on Book Creator had very good quality (86.76%) in addition to the overall assessment of reviewers and peer reviewers obtained very good quality (91.01%). Thus, it can be concluded that the Book Creator-based interactive learning media is appropriate to be used as a learning resource for Islamic Religious Education and can be used in learning activities. This article makes a positive contribution in the world of education, especially in the realm of utilizing digital platforms that can be used as learning media such as Book Creator

    KELUARGA HARMONIS DALAM BERPIKIR JARINGAN (Telaah Mubadalah Terhadap Hak Dan Kewajiban Suami Istri)

    No full text
    Mewujudkan keluarga sakinah dalam sebuah rumah tangga bukanlah hal mudah, bahkan tidak sedikit rumah tangga yang retak dan bahkan berujung pada perceraian akibat tidak terwujudnya hak dan kewajiban antara keduanya. Untuk menjembatani hal tersebut maka butuh berpikir jaringan agar sebuah rumah tangga dapat terwujud dengan benar, karena pasangan suami istri pada mulanya adalah unsur lain, dengan adanya akad nikah, hingga keduanya menyatu dalam sebuah ikatan yang sah dan kokoh. Bagaimana upaya mewujudkan keluarga yang harmonis dalam berpikir jaringan? Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dengan berpikir jaringan, sehingga komunikasi antara keduanya dapat terwujud. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library reseach) dalam bentuk kualitatif, karena penelitian ini akan menggiring pada sebuah analisa yang mendalam dalam berpikir jaringan demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan terwujudnya hak dan kewajiban suami istri dengan benar.  Keluarga yang harmonis dalam berpikir jaringan adalah upaya menyatukan dua pasangan yang terikat dalam sebuah ikatan suci (mitsaqan ghalidzan) yang mulanya orang lain, sehingga terikat dalam sumpah yang bermartabat yang disaksikan oleh keluarga besar dan para saksi dan ditandai dengan mahar. Keterlibatan orang-orang penting tersebut dalam sebuah akad nikah merupakan sebuah jaringan untuk menyatukan keduanya dan merupakan tanggungjaeab bagi keduanya untuk menjalankan hak dan kewajiban merupakan hal yang mutlak demi keharmonisan

    REGULASI BISNIS PINJAMAN ONLINE: TINJAUAN TERHADAP PENGATURAN LEGAL DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN SECARA SYARIAH

    No full text
    Abstract The phenomenon of the rise of online lending has created an urgent need to address the legal and ethical challenges associated with lending practices in the digital industry. In this review, the author proposes an approach that combines sharia principles with conventional law to provide a strong foundation for the regulation of online lending businesses. This study outlines the legal framework governing online lending businesses from a sharia perspective, taking into account key principles such as the prohibition of riba (usury) and fairness in financial transactions. An in-depth analysis of current conventional regulations was also carried out to identify legal weaknesses and loopholes that could be exploited by unethical online loan providers. In addition, this article discusses various consumer protection mechanisms that must be integrated into sharia online loan business regulations. These include stricter transparency requirements, assessment of applicant eligibility, and reasonable interest rate limitations in accordance with sharia principles. This approach aims to balance the interests of loan providers with the rights of consumers, as well as minimizing the risk of exploitation or abuse. By adopting this approach, it is hoped that sharia-compliant online loan business regulations can create a balanced and fair environment for all parties involved. Further research and consultation with sharia law experts and industry practitioners is necessary to ensure effective and successful implementation of this regulation. Keywords: Business Regulation, Online Loans, Sharia Law, Consumer Protection, Sharia Principles. Abstrak Fenomena maraknya pinjaman online telah menimbulkan kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan hukum dan etika yang terkait dengan praktik pinjaman dalam industri digital. Dalam tinjauan ini, penulis mengusulkan pendekatan yang memadukan prinsip-prinsip syariah dengan hukum konvensional untuk memberikan landasan yang kuat bagi regulasi bisnis pinjaman online. Studi ini menguraikan kerangka hukum yang mengatur bisnis pinjaman online dari perspektif syariah, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip utama seperti larangan riba (riba) dan keadilan dalam transaksi keuangan. Analisis mendalam terhadap regulasi konvensional saat ini juga dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan dan celah hukum yang dapat dieksploitasi oleh penyedia pinjaman online yang tidak etis. Selain itu, artikel ini membahas berbagai mekanisme perlindungan konsumen yang harus diintegrasikan dalam regulasi bisnis pinjaman online secara syariah. Ini termasuk persyaratan transparansi yang lebih ketat, penilaian kelayakan pemohon, dan pembatasan suku bunga yang wajar sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Pendekatan ini bertujuan untuk mengimbangi kepentingan penyedia pinjaman dengan hak-hak konsumen, serta meminimalkan risiko eksploitasi atau penyalahgunaan. Dengan mengadopsi pendekatan ini, diharapkan bahwa regulasi bisnis pinjaman online secara syariah dapat menciptakan lingkungan yang seimbang dan adil bagi semua pihak yang terlibat. Penelitian lebih lanjut dan konsultasi dengan para ahli hukum syariah serta praktisi industri perlu dilakukan untuk memastikan implementasi yang efektif dan berhasil dari regulasi ini. &nbsp

    IMPLIKASI PUTUSAN TALAK VERSTEK TERHADAP HAK NAFKAH MANTAN ISTRI (ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA KARANGANYAR)

    No full text
    Article 149 KHI provides protection of rights to wives who are divorced through talak divorce. This protection is in the form of an obligation for ex-husbands to provide iddah and mut'ah maintenance whether this is requested or given by the judge through his ex officio rights. However, in decision number 1288/Pdt.G/2020/PA.KA. Karanganyar Religious Court, the judge decided not to grant the claim for maintenance rights even though the plaintiff was also a wife who was divorced by divorce. This research focuses on exploring the judge's reasons for rejecting the charge, as a form of judge's interpretation of the provisions of Article 149 KHI regarding case number 1288/Pdt.G/2020/PA.KA. The data in this study were obtained through primary sources of interviews with judges examining cases, as well as secondary data in the form of legal materials to find out the concrete considerations of judges in trials in the form of copies of decision number 1288/Pdt.G/2020/PA.KA and decision number 348/Pdt. G/2020/PA. Smn. The data in this study were processed and displayed in the form of descriptions, as well as analysis using deductive methods. The examining judge for case 1288/Pdt.G/2020/PA.KA interpreted the provisions of Article 149 KHI as an imperative, but limited obligation. This means that the wife's rights can be invalidated for several reasons, including because of the nusyuz wife or the absence of the wife during the divorce trial. In deciding cases,   Keyword: Divorce; Iddah; Mut’ah; Living; Verste

    PELAKSANAAN PERNIKAHAN SANTRI (ABDI NDALEM) DI PONDOK PESANTREN BAITUL MUSTAQIM

    No full text
    This research aims to find the factors of marriage of indentured servant students carried out at the BaitulMustakim Islamic Boarding School, the contribution of the Kyai Caretaker of the Islamic Boarding School given to his indentured servant students, and the legal certainty of marriages carried out by indentured abdindalem. The method used in this research is field research, using a qualitative descriptive approach. Data collection uses the interview method. With the research location at the BaitulMustakim Islamic Boarding School, Punggur District, Central Lampung Regency, Lampung Province. Those examined were Islamic boarding school caretaker kyai, Ustad-Ustadzah, abdindalem students who held weddings at the Islamic boarding school. The findings of this study are that the marriage of santriabdindalem carried out at the Boarding School is due to several factors including; the offer from the Kyai Caretaker of the Islamic Boarding School, the desire of the parents of Santriabdindalem, the desire of santri to carry out marriages at the Boarding School. The contribution given by the Kyai Caretaker of the Islamic Boarding Schoolto the santriabdindalem towards the implementation of marriages held at the Boarding School is to provide assistance in the marriage registration process, money or 5 grams of gold, consumption. That the marriage carried out by the santriabdindalem is legally valid according to religion and the state

    106

    full texts

    179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    AS-SALAM (Jurnal Hukum Islam & Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇