Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    MENGUKUR AKSEPTASI PEGAWAI PADA PENGGUNAAN APLIKASI HRIS

    Get PDF
    This research is to find out how big the acceptance level of KPPN Pangkalpinang employees to HR management application through HRIS which applies in all units of the Ministry of Finance. The use of this application has been in effect since 2015 and has become mandatory starting in 2018. The change from the old system to the new / conventional to the digital era certainly has an impact on its users. This application system certainly has a significant effect. The qualitative method was chosen by the authors plus phenomology which was carried out directly on the Pangkalpinang KPPN employees. The results showed that out of 10 respondents only 1 person felt familiar/could operate and knew all the features available and 9 other people could operate the application but did not know all the available features. The analysis used using fishbone analysis shows that the level of acceptance of employees is good enough so that it is only necessary to increase awareness of employees.Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar tingkat akseptasi para pegawai KPPN Pangkalpinang terhadap aplikasi pengeloaan SDM melalui HRIS yang berlaku di seluruh unit Kementerian Keuangan. Penggunaan aplikasi ini telah berlaku sejak tahun 2015 dan menjadi wajib mulai tahun 2018. Pergantian dari sistem lama ke baru / konvensional ke era digital tentunya membawa dampak para penggunanya. Sistem aplikasi ini tentunya berpengaruh signifikan. Metode kualitatif dipilih oleh penulis ditambah fenomologi yang dilakukan secara langsung pada pegawai KPPN Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden hanya 1 orang yang merasa familier/bisa mengoperaskan dan tahu semua fitur yang ada dan 9 orang lainnya bisa mengoperasikan aplikasi tetapi tidak mengetahui semua fitur yang tersedia. Analisa yang dipakai menggunakan fishbone analysis memperlihatkan bahwa tingkat akseptensi pegawai sudah cukup baik sehingga hanya perlu dilakukan peningkatan awareness kepada para pegawa

    SOSIALISASI DOKUMEN LEGALITAS USAHA BAGI INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA DUARA KECAMATAN LINGGA UTARA KABUPATEN LINGGAa

    Get PDF
    Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diselenggarakan dilatarbelakangi oleh pentingnya masyarakat khususnya Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga (home industry) untuk memahami berbagai peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan dokumen usaha bagi mereka. Sehingga kegiatan ini memiliki tujuan, agar masyarakat pelaku usaha industri rumah tangga yang pada umumnya memiliki produk jenis  makanan dan minuman memahami tanggung jawab secara hukum ketika mendirikan usaha rumahan yang merupakan sumber penghasilan keluarga. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendekatan kepustakaan dan peraturan perundang-undangan/statute approach. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, bagi masyarakat pada umumnya dan pelaku usaha industri rumah tangga khususnya, agar dapat mengetahui proses pengajuan dokumen usaha yang diperlukan untuk produksi pangan yang dibutuhkan adalah Perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Rekomendasi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar kegiatan sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan berkenaan dengan perizinan industri rumah tangga dapat dilakukan secara berkelanjutan, agar para pelaku usaha dapat lebih mendapatkan informasi yang berguna bagi kelangsungan usaha.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat  ini diselenggarakan dilatarbelakangi oleh pentingnya masyarakat khususnya Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga (home industry) untuk memahami berbagai peraturan perundang-undangan yang berkenaan dengan dokumen usaha bagi mereka. Sehingga kegiatan ini memiliki tujuan, agar masyarakat pelaku usaha industri rumah tangga  yang pada umumnya memiliki produk jenis  makanan dan minuman memahami tanggung jawab secara hukum ketika mendirikan usaha rumahan yang merupakan sumber penghasilan keluarga. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendekatan kepustakaan dan peraturan perundang-undangan/statute approach. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, bagi masyarakat pada umumnya dan pelaku usaha industri rumah tangga khususnya, agar dapat mengetahui proses pengajuan dokumen usaha yang diperlukan untuk produksi pangan yang dibutuhkan adalah Perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Rekomendasi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar kegiatan sosialisasi tentang peraturan perundang-undangan berkenaan dengan perizinan industri rumah tangga dapat dilakukan secara berkelanjutan, agar para pelaku usaha dapat lebih mendapatkan informasi yang berguna bagi kelangsungan usaha

    Green Constitution Dalam Sistem Penyelenggaraan Negara yang Demokratis di Indonesia

    Get PDF
    Konsep Green Constitution dicetuskan oleh Prof. Jimly Asshidiqie dengan melihat ruh konstitusi Perancis dan Ekuador yang bernuansa hijau dan mengakui adanya kedaulatan lingkungan hidup. Selaras dengan konstitusi di Indonesia dengan bernuansa light green yang telah tertuang pada Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dalam melakukan pengintegrasian prinsip-prinsip Hukum Lingkungan. Sebagaimana tertuang juga pada Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 33 ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 menjadi batu pijakan Indonesia sebagai negara demokrasi dalam mewujudkan konsepsi Konstitusi Hijau ke dalam Hukum Nasional Indonesia serta di damping dengan peran Mahkamah Konstitusi melalui putusannya demi menjaga dan memelihara lingkungan hidup sekaligus sebagai The Guardian of Constitution dan menjadi The Guardian of Democracy di Indonesia. Tujuan penelitian ini semata-mata menganalisis konsepsi green constitution dalam sistem penyelenggaraan negara yang demokratis di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode normatif dengan menganalisis hukum itu sendiri, studi dokumenter ataupun penelitian kepustakaan. Tulisan ini berfokus terhadap permasalahan hukum, yakni bagaimana Integrasi Prinsip Hukum Lingkungan dalam Hukum Nasional Guna Mewujudkan Green Contitution di Indonesia dan peran Mahkamah Konstitusi sebagai The Guardian of Constitution dalam mewujudkan Green Constitution dalam Negara Demokrasi. Oleh karena itu, artikel ini diharapkan mampu menjawab permasalahan isu-isu lingkungan hidup di Indonesia dengan melakukan elaborasi konsepsi Konstitusi Indonesia dengan Konstitusi Hijau dengan pendekatan secara ekosentris.Konsep Green Constitution dicetuskan oleh Prof. Jimly Asshidiqie dengan melihat ruh konstitusi Perancis dan Ekuador yang bernuansa hijau dan mengakui adanya kedaulatan lingkungan hidup. Selaras dengan konstitusi di Indonesia dengan bernuansa light green yang telah tertuang pada Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dalam melakukan pengintegrasian prinsip-prinsip Hukum Lingkungan. Sebagaimana tertuang juga pada Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 33 ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 menjadi batu pijakan Indonesia sebagai negara demokrasi dalam mewujudkan konsepsi Konstitusi Hijau ke dalam Hukum Nasional Indonesia serta di damping dengan peran Mahkamah Konstitusi melalui putusannya demi menjaga dan memelihara lingkungan hidup sekaligus sebagai The Guardian of Constitution dan menjadi The Guardian of Democracy di Indonesia. Tujuan penelitian ini semata-mata menganalisis konsepsi green constitution dalam sistem penyelenggaraan negara yang demokratis di Indonesia. Artikel ini menggunakan metode normatif dengan menganalisis hukum itu sendiri, studi dokumenter ataupun penelitian kepustakaan. Tulisan ini berfokus terhadap permasalahan hukum, yakni bagaimana Integrasi Prinsip Hukum Lingkungan dalam Hukum Nasional Guna Mewujudkan Green Contitution di Indonesia dan peran Mahkamah Konstitusi sebagai The Guardian of Constitution dalam mewujudkan Green Constitution dalam Negara Demokrasi. Oleh karena itu, artikel ini diharapkan mampu menjawab permasalahan isu-isu lingkungan hidup di Indonesia dengan melakukan elaborasi konsepsi Konstitusi Indonesia dengan Konstitusi Hijau dengan pendekatan secara ekosentris

    Pemutusan Hubungan Kerja Secara Sepihak Berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2023 Tentang Cipta Kerja (Studi Kasus PT BFI Finance)

    Get PDF
    Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, penelitian ini berupaya mengidentifikasi penyebab terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan upaya perlindungan hukum bagi pekerja PT. BFI Finance yang di PHK secara sepihak. Dalam rangka mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dengan masalah yang diteliti, maka metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah normative dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Didukung dengan bahan hukum primer dan sekunder serta menggunakan teknik analisis kualitatif untuk dapat melihat permasalahan yang muncul dan terjadi di lapangan. Temuan dari analisis ini menunjukan bahwa salah satu kasus PHK yang dilakukan secara sepihak kepada pekerjanya dilakukan oleh PT. BFI Finance Tanjungpinang. Pekerja yang di PHK secara sepihak wajib mendapatkan uang pesangon seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 serta perlindungan hukum, dan pelaku usaha yang melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak tunduk pada konsekuensi hukum yang ada.Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, penelitian ini berupaya mengidentifikasi penyebab terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan upaya perlindungan hukum bagi pekerja PT. BFI Finance yang di PHK secara sepihak. Dalam rangka mengkaji peraturan perundang-undangan yang terkait dengan masalah yang diteliti, maka metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah normative dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Didukung dengan bahan hukum primer dan sekunder serta menggunakan teknik analisis kualitatif untuk dapat melihat permasalahan yang muncul dan terjadi di lapangan. Temuan dari analisis ini menunjukan bahwa salah satu kasus PHK yang dilakukan secara sepihak kepada pekerjanya dilakukan oleh PT. BFI Finance Tanjungpinang. Pekerja yang di PHK secara sepihak wajib mendapatkan uang pesangon seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 serta perlindungan hukum, dan pelaku usaha yang melakukan pemutusan hubungan kerja secara sepihak tunduk pada konsekuensi hukum yang ada

    Kajian Biji Melon (Cucumis Melo) Sebagai Kandidat Bahan Baku Pakan Ikan

    Get PDF
    Suatu kajian dengan tujuan untuk mengevaluasi profil nutrien biji melon (Cucumis melo) sebagai kandidat bahan bahan baku pakan ikan telah dilakukan. Biji buah melon diambil dari pembuatan jus atau pengolahan buah melon yang terdapat di Kota Serang, Provinsi Banten. Biji melon dibuat tepung. Sebagian tepung biji melon diambil untuk penurunan kandungan lemaknya melalui metode hydraulic pressing pada suhu 30oC selama 120 menit. Sampel tepung biji melon yang tidak diolah dan diolah diambil untuk analisis kandungan proksimat dan profil asam amino. Hasil kajian menunjukkan buah melon memiliki rata 332,80±16,30 biji melon dengan berat rata-rata 8,52 ± 0,16 g biji melon. Tepung biji melon mengandung 24,37% protein kasar, 30,48% lemak kasar, 15,03% serat kasar dan 3,94% abu. Bila kandungan lemak dikurangi menjadi 4,26%, kandungan protein meningkat hingga 40,89%. Biji melon memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap, namun kekurangan metionin dan triptofan. Hal ini menunjukkan bahwa biji melon berpotensi digunakan sumber protein dan minyak nabati untuk bahan baku pakan.Suatu kajian dengan tujuan untuk mengevaluasi profil nutrien biji melon (Cucumis melo) sebagai kandidat bahan bahan baku pakan ikan telah dilakukan. Biji buah melon diambil dari pembuatan jus atau pengolahan buah melon yang terdapat di Kota Serang, Provinsi Banten. Biji melon dibuat tepung. Sebagian tepung biji melon diambil untuk penurunan kandungan lemaknya melalui metode hydraulic pressing pada suhu 30oC selama 120 menit. Sampel tepung biji melon yang tidak diolah dan diolah diambil untuk analisis kandungan proksimat dan profil asam amino. Hasil kajian menunjukkan buah melon memiliki rata 332,80±16,30 biji melon dengan bobot rata-rata 8,52 ± 0,16 g/300 biji melon. Tepung biji melon mengandung 24,37% protein kasar, 30,48% lemak kasar, 15,03% serat kasar dan 3,94% abu. Bila kandungan lemak dikurangi menjadi 4,26%, kandungan protein meningkat hingga 40,89%. Biji melon memiliki kandungan asam amino esensial yang lengkap, namun kekurangan metionin (0,95%) dan triptophan (1,01%). Minyak hasil pengolahan biji melon berpotensi sebagai sumber minyak nabati untuk pakan ikan

    The Role of Debt to Ratio and Profitability in Economic Growth and Company Development

    Get PDF
    This study analyses the relationship and influence of Debt Asset Ratio (DAR) on company profitability. The data used in this study were obtained from the financial reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2018-2022. The analytical method used is simple linear regression using statistical software. The steps are planning, collecting, analyzing, and interpreting data to answer research questions. DAR and profitability as variables in this study, population, and samples from 6 companies for five years. The influence of Debt to Asset Ratio applied to Company Profitability was analyzed using the linear regression statistical method. Debt to Asset Ratio is the independent variable, and Company Profitability is the dependent variable. The results of the correlation analysis found a linear relationship between the variables. The results of the regression analysis found that there was a shallow level of influence. This study has several limitations on the number of samples, variables, and industrial sectors studied. In addition, other factors also need to be considered-some recommendations for further research. They expanded the study sector, examining other factors such as accounts receivable turnover and company size

    Pendampingan Membaca Al-Qur’an Secara Tartil (Ilmu Tajwid) Berbasis Macro Media Flash untuk Anak-Anak Desa Sungai Petai Kabupaten Kampar

    Get PDF
    Permasalahan kegiatan PkM ini adalah ditemukannya fakta rendahnya kemampuan dan motivasi belajar ilmu tajwid anak-anak muslim. Idealnya sebagai seorang muslim harus mengerti bahwa ilmu tajwid merupakan ilmu yang wajib dipelajari, karena dengannya seseorang lebih potensial dalam menghayati, memahami, dan menginternalisasikan nilai-nilai agama. Untuk meningkatkan kemampuan ilmu tajwid bisa dengan menggunakan media. Media yang akan digunakan adalah macro flash. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) bagi anak-anak muslim. Metode PkM ini adalah berbentuk pendampingan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) berbasis macro media flash untuk anak-anak di desa Sungai Petai. Dalam pelaksanannya, materi ilmu tajwid sudah didesain dalam macro media flash (by utilization) dan dipresentasikan. Pengumpulan data menggunakan pre test dan post test. Analisis data menggunakan persentase. Sasaran PkM adalah anak-anak mengaji. Hasil dari PkM ini adalah meningkatnya kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil (ilmu tajwid) anak-anak. Peningkatan itu terlihat dari perbandingan persentase hasil uji post test dengan pre test pada lima soal yang diberikan. Soal pertama, saat pre test jawaban anak-anak yang benar 60%. Pada saat post test mencai 100%. Soal kedua, jawab yang benar 70%, sedangkan pada saat post test 100%. Soal ketiga, 43,33%-96 dan saat post test 66%, Soal keempat, yang benar 56,66%, saat post test 100%. Soal kelima, yang benar 50%, sedangkan pada saat post tes sudah mencapai 100%. Hasil PkM ini sangat penting untuk dijadikan sebagai referensi, terutama jika ingin melakukan kegiatan pendampingan yang sama

    Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Android dengan Konteks Kemaritiman bagi Guru di SMP N 1 Bintan

    Get PDF
    Era society 5.0 menuntut guru untuk inovatif dan produktif memanfaatkan IPTEK seperti doratoon, canva, articulate storyline dan apk builder dalam membuat bahan ajar berbasis aplikasi android yang kontekstual dan berbasis kebutuhan Masyarakat maupun masalah di lingkungan peserta didik agar pembelajaran mudah dipahami yang sesuai dengan P5 dalam kurikulum Merdeka. Maka, bagi sekolah di Kepulauan Riau perlu mengintegrasikan konteks kemaritiman dalam pembelajaran. Berdasarkan wawancara dengan kepala SMPN 1 Bintan terdapat permasalahan yaitu: guru belum memaksimalkan pemanfaatan teknologi, kurangnya motivasi pentingnya media pembelajaran interaktif, proses pembelajaran berpusat pada guru, dan kesulitan mengintegrasikan kontekstual kemaritiman dalam materi. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan menambah wawasan, pengetahuan serta keterampilan guru membuat media pembelajaran berbasis aplikasi android dengan konteks kemaritiman. Bentuk kegiatan PKM adalah pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran aplikasi android menggunakan konteks kemaritiman. Instrumen angket google form digunakan untuk pengambilan data evaluasi dan pemahaman peserta yang dianalisis secara deskriptif. Hasil angket menunjukkan: (1) Peserta memiliki pengetahuan tentang media pembelajaran berbasis aplikasi android dengan mengaitkan konteks kemaritiman; (2) Meningkatnya keterampilan guru membuat media pembelajaran aplikasi android dengan mengintegrasikan konteks kemaritiman. Hasil PKM mengimplikasikan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi dengan konteks kemaritiman merupakan salah satu media pembelajaran yang memanfaatkan IPTEKS dengan mempertimbangkan karakteristik lingkungan peserta didik

    Konsep Pemberdayaan: Penyuluhan dan Pemberdayaan Petani Perempuan dalam Konteks Pertanian berbasis Gender

    No full text
    Pemberdayaan petani perempuan adalah kunci untuk meningkatkan keberlanjutan dan ketahanan pangan dalam masyarakat agraris modern. Artikel ini mengkaji secara teoritis termasuk landasan teori yang mendasari pemberdayaan perempuan petani, dengan fokus pada kesetaraan gender; pembangunan berbasis masyarakat; dan pertanian berkelanjutan. Melalui kajian mendalam, artikel ini membahas penyuluhan pertanian yang berperan penting dalam pemberdayaan perempuan petani. Penelitian ini mengeksplorasi pemberdayaan perempuan petani yang melibatkan serangkaian langkah dan strategi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, akses dan kepercayaan diri mereka dalam mengelola usaha pertanian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka. Beberapa intervensi utama untuk memberdayakan perempuan petani adalah melalui pendidikan dan pelatihan; akses terhadap sumber daya; peningkatan pasar dan nilai tambah; aspek kesejahteraan sosial dan kesehatan; aspek kesadaran lingkungan; pemberdayaan teknologi; dan advokasi dan kesetaraan. Artikel ini memaparkan metode teoritis yang memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya inklusi dan kesetaraan gender dalam transformasi sektor pertanian. Implikasi kebijakan dan arah penelitian di masa depan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti yang tertarik untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan inklusif melalui pemberdayaan perempuan petani. Dengan memperkuat peran perempuan petani, kita dapat mencapai tujuan nasional yaitu ketahanan pangan yang berkelanjutan dan adil untuk semua.Pemberdayaan petani perempuan adalah kunci untuk meningkatkan keberlanjutan dan ketahanan pangan dalam masyarakat agraris modern. Artikel ini mengkaji secara teoritis termasuk landasan teori yang mendasari pemberdayaan perempuan petani, dengan fokus pada kesetaraan gender; pembangunan berbasis masyarakat; dan pertanian berkelanjutan. Melalui kajian mendalam, artikel ini membahas penyuluhan pertanian yang berperan penting dalam pemberdayaan perempuan petani. Penelitian ini mengeksplorasi pemberdayaan perempuan petani yang melibatkan serangkaian langkah dan strategi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, akses dan kepercayaan diri mereka dalam mengelola usaha pertanian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas mereka. Beberapa intervensi utama untuk memberdayakan perempuan petani adalah melalui pendidikan dan pelatihan; akses terhadap sumber daya; peningkatan pasar dan nilai tambah; aspek kesejahteraan sosial dan kesehatan; aspek kesadaran lingkungan; pemberdayaan teknologi; dan advokasi dan kesetaraan. Artikel ini memaparkan metode teoritis yang memberikan pandangan mendalam mengenai pentingnya inklusi dan kesetaraan gender dalam transformasi sektor pertanian. Implikasi kebijakan dan arah penelitian di masa depan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti yang tertarik untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan inklusif melalui pemberdayaan perempuan petani. Dengan memperkuat peran perempuan petani, kita dapat mencapai tujuan nasional yaitu ketahanan pangan yang berkelanjutan dan adil untuk semua

    Numeration Literacy Of PGMI UIN Raden Intan Lampung Students In Solving Mathematical Problems

    Get PDF
    This study aims to describe the numeracy literacy skills of PGMI students at UIN Raden Intan Lampung in solving math problems. Referring to the results of international surveys, one of which is PISA, Indonesian students\u27 achievements are still below the global average score. Therefore, PGMI as one of the study programs, is expected to be able to produce qualified MI teachers. As prospective teachers, PGMI students must have the ability to think at a high level. The data obtained shows that the numeracy literacy skills of students still need to be analyzed further to determine the level of numeracy literacy skills. The research method used is the qualitative descriptive analysis method. The instruments used were descriptive tests and interviews. Data analysis used in this study uses the following steps: Data Reduction, Data Display, and Verification. The subjects in this study were 91 PGMI students in the class of 2020. The results showed that the numeracy skills of PGMI UIN Raden Intan Lampung class 2020 students in solving math problems were sufficient. This is shown in the research results that only 22.09% of students can use various kinds of numbers and symbols in the first indicator, 13.08% of students can analyze information displayed in various forms in the second indicator, and only 4.36% can interpret all analysis questions to make the right decision in the third indicator.This study aims to describe the numeracy literacy skills of PGMI UIN Raden Intan Lampung students in solving mathematical problems. The research method is a qualitative descriptive analysis method. The instrument used to collect data is a description test on number pattern material. The subjects in this study were 91 PGMI students class of 2020. The results showed that the numeracy skills of PGMI UIN Raden Intan Lampung students class of 2020 in solving mathematical problems were sufficient to use various kinds of numbers or symbols to solve problems in everyday life and analyze information displayed in various forms such as graphs, tables, charts, diagrams and so on. This is shown in the results that only 22.09% of students are able to use various kinds of numbers and symbols in the first indicator, 13.08% of students are able to analyze the information displayed in various forms in the second indicator and only 4.36% have the ability to interpret all analysis questions to make the right decisions on the third indicator

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇