Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    Ketidakadilan Gender dalam Budaya Patriarki

    Get PDF
    Dalam bermasyarakat pasti ada sesuatu yang lebih di unggulkan. Contoh kedudukan laki-laki yang lebih tinggi dibandingkan perempuan. Atau seseorang yang memiliki sifat yang tidak sesuai dengan Masyarakat umum. Dalam hal ini budaya Patriarki akan berperan penting dalam bersosial di Masyarakat karena menjadikan peran laki-laki lebih dominan dibanding Perempuan. Pada hal ini Perempuan harus diunggulkan dan orang-orang berbeda baik sifat dan ras yang tidak sesuai khalayak umum harus dianggap setara sebagaimana mestinya. Dalam hal ini metode yang digunakan adalah kualitatif yang mana sumber yang kami dapat berasal dari jurnal, artikel dan video yang beredar di internet, serta penelitian terdahulu. Dalam pembahasan ini isu ketidakadilan gender dalam budaya patriarki telah berdampak pada kehidupan sosial bermasyarakat dari zaman dahulu hingga sekarang, di mana terdapat perbedaan hak yang didapat kepada Perempuan dalam hal kebebasan yang sebelumnya mereka tidak dapatkan di antaranya Perempuan pada zaman dahulu tidak mendapat Pendidikan yang layak, sulit mendapat pekerjaan, bahkan mereka kurang mendapat hak dalam hukum yang berlaku. Pada masa ini telah terjadi perubahan yang sangat signifikan terhadap budaya patriarki, di mana Perempuan dapat mengutarakan hak-hak yang bahkan setara dengan laki-laki

    Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan Tongkol Berdasarkan Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a Menggunakan Ocean Color di Selat Lombok

    Get PDF
    Perairan Lombok merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sumber daya ikan yang tinggi di Indonesia. Keberadaan Arus Lintas Indonesia (ARLINDO) yang melintasi perairan tersebut membawa nutrien yang kaya dan beragam, menjadikannya habitat yang subur bagi kehidupan laut termasuk ikan tongkol (Euthynnus affinis). Ikan tongkol merupakan salah satu spesies ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi target utama bagi nelayan lokal di perairan Lombok. Faktor-faktor lingkungan seperti suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a memainkan peranan penting dalam menentukan distribusi dan kelimpahan ikan di suatu daerah. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah mengetahui zona potensial penangkapan ikan tongkol yang berada di perairan Lombok dan efisiensi nelayan dalam melakukan operasi penangkapan ikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengolahan data citra meliputi suhu permukaan laut dan klorofil-a menggunakan Citra Satelit kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi liniear berganda. Berdasarkan perhitungan dengan analisa regresi linear pengaruh hasil tangkapan ikan tongkol terhadap kandungan klorofil-a diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,227 dan nilai (R2) sebesar 0,018 yang berarti bahwa hubungan antara klorofil-a dan hasil tangkapan di perairan Ampenan termasuk dalam katagori rendah dan tidak signifikan dengan nilai yg diperoleh sebesar 0,219. Sedangkan pada hasil uji regresi Suhu Permukaan Laut (SPL) diperoleh nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,193 artinya persentase sumbangan pengaruh variabel Suhu Permukaan Laut (SPL) hasil tangkapan termasuk dalam katagori rendah tidak berpengaruh secara signifikan dengan nilai 0,297. Hal ini dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian, antara lain faktor lingkungan, cuaca, keadaan sumberdaya dan musim penangkapan.Perairan Lombok merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi sumber daya ikan yang tinggi di Indonesia. Keberadaan Arus Lintas Indonesia (ARLINDO) yang melintasi perairan tersebut membawa nutrien yang kaya dan beragam, menjadikannya habitat yang subur bagi kehidupan laut termasuk ikan tongkol (Euthynnus affinis). Ikan tongkol merupakan salah satu spesies ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi target utama bagi nelayan lokal di perairan Lombok. Faktor-faktor lingkungan seperti suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a memainkan peranan penting dalam menentukan distribusi dan kelimpahan ikan di suatu daerah. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah mengetahui zona potensial penangkapan ikan tongkol yang berada di perairan Lombok dan efisiensi nelayan dalam melakukan operasi penangkapan ikan. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengolahan data citra meliputi suhu permukaan laut dan klorofil-a menggunakan Citra Satelit kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi liniear berganda. Berdasarkan perhitungan dengan analisa regresi linear pengaruh hasil tangkapan ikan tongkol terhadap kandungan klorofil-a diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,227 dan nilai (R2) sebesar 0,018 yang berarti bahwa hubungan antara klorofil-a dan hasil tangkapan di perairan Ampenan termasuk dalam katagori rendah dan tidak signifikan dengan nilai yg diperoleh sebesar 0,219. Sedangkan pada hasil uji regresi Suhu Permukaan Laut (SPL) diperoleh nilai koefisien determinasi (R) sebesar 0,193 artinya persentase sumbangan pengaruh variabel Suhu Permukaan Laut (SPL) hasil tangkapan termasuk dalam katagori rendah tidak berpengaruh secara signifikan dengan nilai 0,297. Hal ini dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian, antara lain faktor lingkungan, cuaca, keadaan sumberdaya dan musim penangkapan

    KOMPOSISI NILAI GIZI BUAH LAMUN Enhalus acoroides ASAL PANTAISAMBOANG KABUPATEN BULUKUMBA SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    Lamun atau seagrass memiliki fungsi sebagai produsen utama di perairan juga memiliki fungsi ekologis, yaitu sebagai habitat berbagai biota laut untuk memijah dan mencari makanan, juga sebagai penyerap karbon dan menyaring polutan sehingga kesehatan perairan di sekitarnya dapat terjaga. Sebagai produsen utama, daun lamun merupakan makanan utama dari beberapa hewan laut seperti penyu dan dugong sedangkan buah lamun yang mengandung biji yang lunak dapat dikonsumsi sebagai pangan untuk manusia, tetapi belum begitu populer dan informasi terkait kandungan gizi dari buah lamun tersebut belum banyak ditemukan. Salah satu spesies lamun yang banyak ditemukan di perairan Pantai Samboang Kabupaten Bulukumba adalah dari jenis Enhalus acoroides. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan proksimat dan logam esensial dari buah lamun Enhalus acoroidesyang diambil dari perairan pantai Samboang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Penentuan proksimat yaitu protein dilakukan dengan metode kjeldahl, lemak menggunakan metode ekstraksi dengan pelarut n-heksan dan logam esensial, sedangkan penentuan kandungan logam esensial dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Dari hasil penelitian ini menunjukkan kadar air sebesar 87%, kadar abu sebesar 0.76%, kadar protein sebesar 1.2 %, kadar lemak sebesar 0.66% dan kadar karbohidrat sebesar 10.38 %. Pada hasil pengujian logam esensial menunjukkan kadar logam zink (Zn) sebesar 5.32 ppm, besi (Fe) sebesar 7.2 ppm dan kobalt (Co) sebesar 0.11 ppm.Lamun atau seagrass memiliki fungsi sebagai produsen utama di perairan juga memiliki fungsi ekologis, yaitu sebagai habitat berbagai biota laut untuk memijah dan mencari makanan, juga sebagai penyerap karbon dan menyaring polutan sehingga kesehatan perairan di sekitarnya dapat terjaga. Sebagai produsen utama, daun lamun merupakan makanan utama dari beberapa hewan laut seperti penyu dan dugong sedangkan buah lamun yang mengandung biji yang lunak dapat dikonsumsi sebagai pangan untuk manusia, tetapi belum begitu populer dan informasi terkait kandungan gizi dari buah lamun tersebut belum banyak ditemukan. Salah satu spesies lamun yang banyak ditemukan di perairan Pantai Samboang Kabupaten Bulukumba adalah dari jenis Enhalus acoroides. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan proksimat dan logam esensial dari buah lamun Enhalus acoroidesyang diambil dari perairan pantai Samboang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. Penentuan proksimat yaitu protein dilakukan dengan metode kjeldahl, lemak menggunakan metode ekstraksi dengan pelarut n-heksan dan logam esensial, sedangkan penentuan kandungan logam esensial dengan menggunakan metode spektrofotometri serapan atom. Dari hasil penelitian ini menunjukkan kadar air sebesar 87%, kadar abu sebesar 0.76%, kadar protein sebesar 1.2 %, kadar lemak sebesar 0.66% dan kadar karbohidrat sebesar 10.38 %. Pada hasil pengujian logam esensial menunjukkan kadar logam zink (Zn) sebesar 5.32 ppm, besi (Fe) sebesar 7.2 ppm dan kobalt (Co) sebesar 0.11 ppm

    Tingkat Resiliensi Ekosistem Mangrove di Perairan Pallime Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

    Get PDF
    Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang berada pada area pesisir dengan fungsi ekosistem yang sangat besar dari ditinjau dari fungsi ekologi, fungsi sosial dan fungsi ekonomi. Hubungan timbal balik antara ekosistem dan sosial masyarakat akan menghasilkan sebuah perubahan dan dampak terhadap ekosistem itu sendiri. Dinamika ekologi dan sosial merupakan sesuatu yang kompleks sehingga dibutuhkan pendekatan yang komprehensif dalam penanganannya. Pendekatan resiliensi ekosistem merupakan salah satu pendekatan pengelolaan ekosistem yang cukup komprehensif digunakan dalam pengelolaan ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat resiliensi ekosistem perairan mangrove di wilayah perairan Pallime baik secara ekologi maupun secara sosial. Analisis data dilakukan dengan menganalisa struktur komunitas ekosistem mangrove di wilayah kajian dan menghitung indeks resiliensi ekologi dan sosial dengan metode pembobotan. Struktur komunitas ekosistem mangrove di Perairan Pallime Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone ditemukan 3 spesies yakni Sonneratia caseolaris, Avicennia marina dan Rhizophora mucronata dengan kondisi ekosistem mangrove tergolong sangat baik dengan rata-rata kerapatan pohon 1.940 pohon/ha, rata-rata persentase penutupan kanopi sebesar 85,96%. Tingkat resiliensi ekologi ekosistem mangrove di Perairan Pallime Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone memiliki nilai 0,80 dengan kelas tingkat resiliensi ekologi “tinggi”. Tingkat resiliensi sosial ekosistem mangrove memiliki nilai sebesar 0,68 dengan kriteria resiliensi sosial “sedang”. Nilai resiliensi total (resiliensi ekologi dan sosial) ekosistem mangrove sebesar 0,74 dengan kriteria tingkat resiliensi “sedang”.Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang berada pada area pesisir dengan fungsi ekosistem yang sangat besar dari ditinjau dari fungsi ekologi, fungsi sosial dan fungsi ekonomi. Hubungan timbal balik antara ekosistem dan sosial masyarakat akan menghasilkan sebuah perubahan dan dampak terhadap ekosistem itu sendiri. Dinamika ekologi dan sosial merupakan sesuatu yang kompleks sehingga dibutuhkan pendekatan yang komprehensif dalam penanganannya. Pendekatan resiliensi ekosistem merupakan salah satu pendekatan pengelolaan ekosistem yang cukup komprehensif digunakan dalam pengelolaan ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat resiliensi ekosistem perairan mangrove di wilayah perairan Pallime baik secara ekologi maupun secara sosial. Analisis data dilakukan dengan menganalisa struktur komunitas ekosistem mangrove di wilayah kajian dan menghitung indeks resiliensi ekologi dan sosial dengan metode pembobotan. Struktur komunitas ekosistem mangrove di Perairan Pallime Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone ditemukan 3 spesies yakni Sonneratia caseolaris, Avicennia marina dan Rhizophora mucronata dengan kondisi ekosistem mangrove tergolong sangat baik dengan rata-rata kerapatan pohon 1.940 pohon/ha, rata-rata persentase penutupan kanopi sebesar 85,96%. Tingkat resiliensi ekologi ekosistem mangrove di Perairan Pallime Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone memiliki nilai 0,80 dengan kelas tingkat resiliensi ekologi “tinggi”. Tingkat resiliensi sosial ekosistem mangrove memiliki nilai sebesar 0,68 dengan kriteria resiliensi sosial “sedang”. Nilai resiliensi total (resiliensi ekologi dan sosial) ekosistem mangrove sebesar 0,74 dengan kriteria tingkat resiliensi “sedang”

    Rural Behavior In Urban Area (Studi Kasus Perilaku Masyarakat di Kota Malang)

    No full text
    Rural Behavior atau diistilahkan “Ndeso” merupakan sebuah kata yang mencermintakan “kedesaaan” atau “kampungan”. Prilaku “ndeso” (rural behavior) merupakan istilah untuk menggambarkan prilaku invididu atau kelompok yang mencerminkan suatu tindakan bersifat terbelakang, pola pikir yang belum maju atau pola pikir yang masih sempit. Istilah tersebut umum terlontar ketika melihat sesorang berperilaku yang kita anggap belum modern. Istilah ini sering digunakan juga untuk melecehkan seseorang yang dianggap berwawasan sempit. Istilah inipun dilontarkan untuk seseorang yang dianggap kuno. Ndeso dapat kita artikan sebagai berperilaku seperti orang desa yang dapat dikategorikan sebagai prilaku tidak modern, berwawasan sempit, ataupun kuno. Hal tersebutlah yang membedakan antara karakteristik masyarakat perkotaan dan pedesaan. Secara umum kita kalau memandang orang desa adalah orang yang selalu ketinggalan perkembangan dari informasi, ilmu, dan pengetahuan. Sehingga mereka kalau melihat sesuatunya yang berasal dari kota itu selalu ter kagum - kagum. Dan apabila  ditanyakan tentang sesuatu yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi pasti jawabannya adalah tidak tahu. Ini yang sering kita sebut dengan istilah “ndeso”. Menggunakan penedekatan kualitatif dengan Teknik analisis data model Miles Huberman, penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis perubahan perilaku yang terjadi pada individu yang berasal dari pedesaan ketika mereka tinggal di kawasan perkotaan dan mempahami faktor-faktor apa yang memengaruhi perubahan perilaku ini, seperti lingkungan sosial, ekonomi, dan budaya. Hasilnya, ditemukan penyebab, tipe dan bentuk rural behavior in urban area

    LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS ADOBE FLASH CS6 PROFESIONAL MATERI KESETIMBANGAN UNTUK KIMIA DASAR I PRODI PENDIDIKAN KIMIA

    Get PDF
    Kemajuan Information and Communication Technology (ICT) menghadirkan banyak program yang tersedia untuk merancang praktikum berbasis ICT (laboratorium virtual). Laboratorium virtual dapat menghindari keterbatasan laboratorium, menghemat waktu dan sumber daya, serta mengurangi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan laboratorium virtual pada materi kesetimbangan kimia dengan menggunakan Adobe Flash hingga dianggap layak untuk digunakan dalam perkuliahan Kimia Dasar I Program Studi Pendidikan Kimia dan untuk menilai reaksi dosen dan mahasiswa terhadap laboratorium virtual yang dikembangkan tersebut. Jenis penelitian ini dikenal sebagai penelitian pengembangan. Menggunakan Adobe Flash6 Professional, produk ini merupakan laboratorium virtual pada materi kesetimbangan untuk digunakan dalam mata kuliah Kimia Dasar I pada program sarjana pendidikan kimia. Model ADDIE digunakan dalam pengembangan laboratorium virtual untuk kesetimbangan material ini. Hasil penelitian, diperoleh penilai dari validator materi mendapatkan skor 54 dari skor dengan kategori validitas “baik” kemudian dilanjutkan dengan validasi materi tahap kedua dan diperoleh penilain lebih tinggi daripada validasi pertama yaitu 71, dan validator media sebesar 69 dari skor maksimum 75 dengan kriteria sangat baik, 88,29 % mahasiswa menyatakan media ini layak digunakan. Sebanyak 95 % mahasiswa menyatakan mudah menggunakanya, 100 % menyatakan setuju media ini digunakan untuk pembeljaran dan 100 % menyatakan lebih paham mempelajari kesetimbangan melalui laboratorium virtual yang dikembangkan

    UJI ANTIOKSIDAN FUNGI ENDOFITIK BS-1 YANG BERASOSIASI PADA BUNGA SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) DENGAN BERAS MERAH SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN

    Get PDF
    Andrographis paniculata (Sambiloto) adalah anggota famili Acanthaceae yang memproduksi beragam metabolit sekunder dan berpotensi sebagai senyawa antioksidan.  Disamping dari tumbuhan alaminya, senyawa antioksidan dari A. paniculata juga dapat diperoleh melalui jamur yang berkolonisasi di dalam jaringannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat antioksidan dan komponen fitokimia pada jamur endofitik BS-1 yang berkolonisasi dalam jaringan bunga A. paniculata menggunakan beras merah sebagai media pertumbuhan. Metode penelitian terdiri dari beberapa tahapan yang dimulai dari inokulasi, optimasi, kultivasi, maserasi, analisis antioksidan dan analisis metabolit sekunder dari jamur endofitik BS-1 pada bunga A. paniculata. Analisis antioksidan pada ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 dilakukan mengikuti metode DPPH. Nilai IC50 yang didapatkan adalah 91,56 ppm menunjukkan ekstrak EtOAc jamur endofitik BS-1 mempunyai aktivitas antioksidan dengan kateorgi kuat

    PEMBUATAN EDIBLE STRAW DENGAN MEMANFAATKAN WATER RESISTANT SODIUM ALGINATE

    Get PDF
    The current global production of plastic is very high and majority of this plastic waste is not recycled or incinerated, thus creating environmental problems. As an alternative, alginate, a stable polymer, can be used as an environmentally friendly material. The aim of this research is to evaluate the potential of alginate as a plastic replacement through testing of natural degradation, water solubility, and in vitro gastric acid results on edible straw made from it. The most significant result was found in the natural degradation test, which is the higher the concentration of E.cottonii in the edible straw, the more fragile the straw will be produced. The other two tests did not show significant results.Produksi plastik di dunia saat ini sangat besar dan sebagian besar limbah plastik tidak didaur ulang atau dibakar, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Sebagai alternatif, alginat, sebuah polimer yang stabil, dapat digunakan sebagai bahan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi alginat sebagai pengganti plastik melalui pengujian degradasi alami, tingkat kelarutan air, dan hasil in vitro asam lambung pada edible straw yang dibuat. Hasil yang paling signifikan ditemukan pada pengujian degradasi alami, yaitu semakin tinggi kandungan E.cottonii dalam edible straw, maka straw yang dihasilkan akan semakin lemah. Kedua pengujian lainnya tidak menunjukkan hasil yang signifikan

    Efektifitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Lamun di Kawasan Konservasi Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan. Akhir-akhir ini ditemukan sejumlah masalah pada kondisi lamun di perairan kawasan konservasi Bintan. Sebagai habitat laut yang berperan penting bagi kehidupan sumberdaya perairan dan masyarakat, ekosistem lamun perlu dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, yakni dengan melakukan survei menggunakan kuisioner dan FGD. Metode analisis efektifitas menggunakan pendekatan METT atau Management Effectiveness Tracking Tools dengan variabel yang diukur yaitu aspek konteks, perencanaan, inputs, proses, output dan outcome. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan masuk dalam kategori kurang efektif dengan nilai skor METT 62,59% atau dengan nilai total efektifitas 87 dari 139 nilai maksimum. Berdasarkan elemen yang diukur yang masuk dalam kategori kurang efektif adalah elemen konteks (61,54%), perencanaan (57,14%), proses (56%), output (60,61%). Elemen yang dinilai sudah efektif adalah elemen input (71,43%) dan outcome (74,07%).Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan. Akhir-akhir ini ditemukan sejumlah masalah pada kondisi lamun di perairan kawasan konservasi Bintan. Sebagai habitat laut yang berperan penting bagi kehidupan sumberdaya perairan dan masyarakat, ekosistem lamun perlu dikelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif, yakni dengan melakukan survei menggunakan kuisioner dan FGD. Metode analisis efektifitas menggunakan pendekatan METT atau Management Effectiveness Tracking Tools dengan variabel yang diukur yaitu aspek konteks, perencanaan, inputs, proses, output dan outcome. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efektifitas pengelolaan konservasi sumberdaya lamun di Perairan Wilayah Timur Pulau Bintan masuk dalam kategori kurang efektif dengan nilai skor METT 62,59% atau dengan nilai total efektifitas 87 dari 139 nilai maksimum. Berdasarkan elemen yang diukur yang masuk dalam kategori kurang efektif adalah elemen konteks (61,54%), perencanaan (57,14%), proses (56%), output (60,61%). Elemen yang dinilai sudah efektif adalah elemen input (71,43%) dan outcome (74,07%)

    PEMBUATAN WEBSITE SUNVERA SEBAGAI MEDIA PROMOSI KOTA PONTIANAK

    Get PDF
    The website is part of the use of internet technology. Where all the data on the website is stored at an internet address. So when the user or users will access, must know the url address of the web Research Objectives: The general purpose that can be explained from this research is to know how to create a Sunvera Promotional Website. Research results: The results of this study can be used to help improve the knowledge and skills of students and employees of CV Sunvera in using the Sunvera Promotion Website. Conclusion This study only discusses from design to product development, namely the making of learning media applications so that it can facilitate practicum for midwifery students. using the Research and Development method, so that the result is in the form of application development, namely the creation of new products. In the results of this study there are still many shortcomings, therefore improvements will be made in further research.Website adalah bagian dari penggunaan teknologi internet. Dimana semua data yang ada diwebsite tersebut disimpan di alamat internet. Sehingga ketika user atau pengguna akan mengakses, harus mengetahui alamat url dari web tersebut Tujuan Penelitian : Adapun tujuan umum yang dapat dijelaskan dari penelitian ini yaitu Mengetahui pembuatan Website Promosi Sunvera. Hasil penelitian : Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dan karyawan CV Sunvera dalam menggunakan Website Promosi Sunvera. Kesimpulan Pada Penelitian ini hanya membahas dari desain perancangan sampai pengembengan Produk yaitu pembuatan aplikasi media pembelajaran sehingga dapat mempermudah praktikum bagi mahasiswa kebidanan. menggunakan metode Research dan Development, sehingga hasilnya berupa pengembangan aplikasi yaitu pembuatan produk baru. Pada hasil penelitian ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu akan dilakukan perbaikan pada penelitian selanjutnya

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇