Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    Konversi Kapal Sabuk Nusantara 48 Menjadi Kapal Rumah Sakit di Wilayah Kepulauan Riau

    Get PDF
    Health Facilities in the Riau Islands Province still not reachable at Riau Islands territorial. Many people still don’t have access to get health. This study aims to convert MV Sabuk Nusantara 48 which operating in Riau Archipelago Area into a Type C Hospital Ship become one of health facilities and able to reach remote islands in The Riau Archipelago. Ship design modification only made on the inside of vessel according to the requirement of Type C hospital without change the Ship structure therefore hydrostatic analysis, machinery, and Ship resistance not have significant deference. The result of the conversion of this ship possible to became a health facility that can accommodate health problems in remote area of the Riau IslandsFasilitas Kesehatan di Provinsi Kepualauan Riau masih belum menjangkau seluruh wilayah Kepulauan Riau sehingga masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan konversi kapal Sabuk Nusantara 48 yang beroperasi di wilayah Kepulauan Riau menjadi kapal Rumah Sakit tipe C yang bisa menjadi salah satu fasilitas kesehatan dan bisa menjangkau pulau-pulau terpencil di Kepulauan Riau. Perubahan desain Kapal hanya dilakukan di bagian dalam bangunan Kapal sesuai dengan persyaratan Rumah sakit tipe C tanpa merubah struktur kapal sehingga analisa Hidrostatik, Mesin dan Hambatan kapal tidak mengalami perubahan yang siginifikan. Hasil dari konversi kapal ini bisa menjadi fasilitas kesehatan yang bisa mengakomodir masalah kesehatan di wilayah terpencil di Kepulauan Ria

    Spatial Battle: The Dynamics of Fisherman Community Resistance to the Management of the Lagoi International Tourism Area in Bintan Regency

    Get PDF
    This article aims to discuss the phenomenon behind the management of the Lagoi International Tourism Area, which creates conflicts over the space for residential fishing communities and tourism space for foreign private parties. The presence of foreign private parties as a form of cooperation between the Indonesian government and the Singapore government has created resistance from the people who live as fishermen in struggle for their residential land (fishing ground). In addition, the area manager who came up with Singapore as a role model in managing the tourist area, which of course, there was not compatible with the socio-cultural conditions of the local community, participated in triggering rejection by the community. We uses the theory of resistance by James Scott regarding patterns and strategies of community resistance to fight for their residential land in the management of the Lagoi International tourist area. This research uses a case study research model, using participatory observation, in-depth interviews, and documentation as data collection techniques. The findings are that the fishing community\u27s resistance towards the area manager experienced a shift from the previously closed symbolic pattern to an open-frontal pattern. Community resistance also experienced a weakening caused by external factors and internal factors

    Strategi Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid 19 Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar Di Dusun Jegles Kecamatan Tarokan Kediri

    Get PDF
    Covid-19 berdampak signifikan pada bidang pendidikan di Indonesia di semua jenjang. Proses belajar mengajar seharusnya dilakukan secara tatap muka atau offline, namun dengan adanya Covid-19 ini pemerintah memberlakukan pembelajaran secara daring atau online yang menyebabkan anak-anak mengalami kesulitan belajar. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui dan membantu kesulitan belajar anak-anak Dusun Jegles di masa pandemi Covid-19 serta mengetahui strategi pembelajaran yang digunakan pendidik sehingga dapat memberikan referensi kepada para orang tua dalam membimbing anak-anak belajar secara online. PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), strategi dengan berbaur kepada masyarakat dan membantu permasalahan yang dihadapinya melalui program bimbingan belajar “ceria”. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk membangun kesadaran masyarakat dan membawa perubahan sosial di masyarakat. Adapun kegiatan bimbingan belajar dilakukan pada empat puluh anak di Dusun Jegles, Desa Tarokan yang meliputi 8 anak TK/RA, 25 anak SD/MI, 8 anak SMP/MTS. Hasil kegiatan PkM adalah program bimbingan belajar “ceria” berhasil membantu kesulitan belajar yang dialami anak-anak di Dusun Jegles. Dengan adanya bimbingan belajar “ceria”, anak lebih semangat dan termotivasi dalam belajar. Kesulitan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dan pemahaman materi sekolah dapat teratasi dengan baik. Masyarakat Dusun Jegles merasa senang dengan adanya bimbingan belajar “ceria” pada pembelajaran online selama pandemi Covid-19

    Validation and Practicality Test of Grammar Cards Website for 10th Grade Students

    Get PDF
    The students face some difficulties in the English course, especially in learning grammar. Their grammar mastery is low and there are no instructional media specifically used for learning grammar in the English class for online and offline sessions. This research aims to determine the validation and test the feasibility of Grammar Cards Website as instructional media for learning grammar in English course. The participants of this research are 22 students of X MIPA 3 in SMAN 5 Tanjungpinang. The design of this research is qualitative. The process in qualitative data is collected from validation sheets and the practicality test questionnaire. The result of the study shows that Grammar Cards Website is valid and feasible to be used as instructional media in English grammar learning for 10th grade students. Grammar Cards Website instructional media is easy, attractive, and useful

    The Effectiveness of Collaborative Writing Strategy (CWS) In Improving EFL Learners’ Recount Text

    Get PDF
    This study aims to determine whether Collaborative Writing Strategy (CWS) is more effective for students writing recount texts in the eighth grade at SMP Negeri 1 Bintan. The research design used in this study was quasi-experimental. The population for this study was eighth-grade students. In this population, two classes were chosen the experimental group (VIII-A) and the control group (VIII-B), each consisting of 29 students. The data for this study was taken from the pre-test and post-test scores of both groups. The data or writing scores of the students were analyzed in terms of frequency distribution, normality, homogeneity, and the T-test. Based on the result of the analysis, there were different means in the experimental group 74.35 in the post-test. The control group was 67.67 in the post-test. The t-test formula was used. Based on the result of the computation, the t-value is 2.133. Based on the result of interpolation, the critical value is 1.701. The t-value is higher than the t-table (2.133 > 1.701). It means that using the Collaborative Writing Strategy (CWS) to teach and learn to write recount texts is more effective

    STRATEGI PENGEMBANGAN EKOSISTEM EKONOMI KREATIF DALAM MENDUKUNG KEBIJAKAN PARIWISATA DI KOTA TANJUNGPINANG

    Get PDF
    This study describes the condition of the Creative Economy Ecosystem Development Strategy which should Support Tourism Policy by using a qualitative approach to analyze the strategy that the government must implement in developing the creative economy on Penyengat Island, Tanjungpinang City. This island has great potential in the creative economy sector, but it has not been fully utilized. Through in-depth interviews with various stakeholders, such as creative economy actors, government officials, and members of the local community, this research identifies effective strategies for advancing the creative economy on Penyengat Island. The research results show that the government needs to pay attention to several strategic aspects. First, the development of adequate infrastructure, including roads, access to electricity, and good communication facilities, is very important to support creative economy activities. Second, relevant training and education in the creative economy sector is needed to improve the skills and knowledge of business actors. Third, effective promotion and marketing through exhibitions, festivals and digital media can increase the visibility of Pulau Penyengat\u27s creative products. In addition, easy and affordable access to finance, as well as supporting policies and regulations, such as protecting intellectual property rights and reducing bureaucracy, are important factors in supporting the growth of the creative economy. Collaboration and networking between creative economy actors also play an important role in expanding business opportunities and knowledge exchange. This study concludes that the government needs to adopt a holistic and integrated strategy to encourage the development of the creative economy on Penyengat Island. Thus, local potential can be optimized, employment can be created, and people\u27s quality of life can be improved through increased income and business opportunities related to the creative economy.Penelitian ini menggambarkan kondisi Strategi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang seharunya Mendukung Kebijakan Pariwisata dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis strategi yang harus dilakukan pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang. Pulau ini memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan. Melalui wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pelaku ekonomi kreatif, pejabat pemerintah, dan anggota masyarakat setempat, penelitian ini mengidentifikasi strategi yang efektif dalam memajukan ekonomi kreatif di Pulau Penyengat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah perlu memperhatikan beberapa aspek strategis. Pertama, pembangunan infrastruktur yang memadai, termasuk jalan, akses listrik, dan sarana komunikasi yang baik, sangat penting untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif. Kedua, pelatihan dan pendidikan yang relevan dalam bidang ekonomi kreatif diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pelaku usaha. Ketiga, promosi dan pemasaran yang efektif melalui pameran, festival, dan media digital dapat meningkatkan visibilitas produk kreatif Pulau Penyengat. Selain itu, akses keuangan yang mudah dan terjangkau, serta kebijakan dan regulasi yang mendukung, seperti perlindungan hak kekayaan intelektual dan pengurangan birokrasi, merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Kolaborasi dan jaringan antara pelaku ekonomi kreatif juga memainkan peran penting dalam memperluas peluang bisnis dan pertukaran pengetahuan. Pada penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintah perlu mengadopsi strategi yang holistik dan terpadu untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Pulau Penyengat. Dengan demikian, potensi lokal dapat dioptimalkan, lapangan kerja dapat diciptakan, dan kualitas hidup masyarakat dapat ditingkatkan melalui peningkatan pendapatan dan peluang usaha yang berkaitan dengan ekonomi kreatif

    BIROKRASI DAN KINERJA ORGANISASI SEBAGAI DAMPAK PERUBAHAN BENTUK STRUKTUR KE DALAM JABATAN FUNGSIONAL DI LINGKUNGAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

    Get PDF
    Kinerja individu harus mampu mendukung kinerja organisasi sesuai dengan target kinerja melaksanakan tugas bukan sekedar konseptual atau sekedar menggugurkan kewajiban dan tidak berkualitas. Seluruh hasil kerja yang dihasilkan jabatan fungsional harus dikaitkan dan disinergikan dengan Indikator Kinerja Utama organisasi perangkat daerah yang ditetapkan oleh Kepala Daerah. Fenomena manajemen kepegawaian daerah ini merupakan fenomena sosial yang memiliki urgensi yang signifikan dan menentukan keberhasilan upaya pembangunan daerah di masa yang akan datang. Secara tertib dan sistematis penelitian dilakukan pada jenis Penelitian Kualitatif, menggunakan metode penelitian bersifat deskripsi melalui pendekatan bersifat kualitatif, sehingga kemudian dipergunakan teknik pengumpulan data, pengamatan langsung dan pengamatan dokumen. Hasil penelitian menjelaskan bahwa saat ini pembangunan daerah termasuk yang sedang dihadapi oleh Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau telah memasuki periodensi yang demikian dinamis. Hal ini didorong oleh variabel lingkungan eksternal yang demikian penuh ketidakpastian menyusul dorongan situasi pandemi Covid 19 serta kemajuan teknologi informasi yang sedemikian rupa sehingga memacu perubahan yang tidak dapat dihindari lagi. Terkait kondisi tersebut kajian ini bermaksud Existing Conditions menyampaikan bahwa hasil temuan kajian menggambarkan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia yang mencakup pengembangan pengetahuan, keterampilan ASN, serta pengembangan sikap sebagai sumber daya manusia sebagai ASN yang memegang teguh nilai panduan etika namun tetap menjangkau perkembangan persaingan secara global. Dengan menjangkau persaingan global menjelaskan bahwa core value dalam upaya pengembangan praktek dan pemikiran tentang manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau.Kinerja individu harus mampu mendukung kinerja organisasi sesuai dengan target kinerja melaksanakan tugas bukan sekedar konseptual atau sekedar menggugurkan kewajiban dan tidak berkualitas. Seluruh hasil kerja yang dihasilkan jabatan fungsional harus dikaitkan dan disinergikan dengan Indikator Kinerja Utama organisasi perangkat daerah yang ditetapkan oleh Kepala Daerah. Fenomena manajemen kepegawaian daerah ini merupakan fenomena sosial yang memiliki urgensi yang signifikan dan menentukan keberhasilan upaya pembangunan daerah di masa yang akan datang. Secara tertib dan sistematis penelitian dilakukan pada jenis Penelitian Kualitatif, menggunakan metode penelitian bersifat deskripsi melalui pendekatan bersifat kualitatif, sehingga kemudian dipergunakan teknik pengumpulan data, pengamatan langsung dan pengamatan dokumen. Hasil penelitian menjelaskan bahwa saat ini pembangunan daerah termasuk yang sedang dihadapi oleh Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau telah memasuki periodensi yang demikian dinamis. Hal ini didorong oleh variabel lingkungan eksternal yang demikian penuh ketidakpastian menyusul dorongan situasi pandemi Covid 19 serta kemajuan teknologi informasi yang sedemikian rupa sehingga memacu perubahan yang tidak dapat dihindari lagi. Terkait kondisi tersebut kajian ini bermaksud Existing Conditions menyampaikan bahwa hasil temuan kajian menggambarkan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia yang mencakup pengembangan pengetahuan, keterampilan ASN, serta pengembangan sikap sebagai sumber daya manusia sebagai ASN yang memegang teguh nilai panduan etika namun tetap menjangkau perkembangan persaingan secara global. Dengan menjangkau persaingan global menjelaskan bahwa core value dalam upaya pengembangan praktek dan pemikiran tentang manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau

    A Identification of OHS Management System Implementation Using the Fault Tree Analysis Method: Identification of OHS Management System Implementation Using the Fault Tree Analysis Method

    No full text
    Occupational safety and health (OHS) has a protective function to ensure that workers and other people in the workplace are always in a safe state of good health and safety, and that every source of production must be used and operated in a safe and efficient manner. Law No. 1 of 1970 states that regarding safety in the workplace, workers are entitled to protection for their safety. Research at PT Mega Andalan Kalasan has negative findings including Understanding K3 Regulations, Bad smells in the work environment, PPE problems, occupational diseases (PAK), slippery work floors, access to p3k. these findings fall into the moderate to fatal categoryKeselamatan dan kesehatan kerja (K3) memiliki fungsi perlindungan untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain di tempat kerja selalu dalam keadaan aman. dalam kesehatan dan keselamatan yang baik, dan bahwa setiap sumber produksi harus digunakan dan dioperasikan dengan cara yang aman dan efisien. UU No. 1 tahun 1970 menyatakan tentang keselamatan di tempat kerja, pekerja berhak mendapat perlindungan atas keselamatannya. Penelitian di PT Mega Andalan Kalasan memiliki temuan negatif diantaranya Pemahaman Regulasi K3, Aroma tidak sedap di lingkungan kerja, permasalahan APD, penyakit akibat kerja (PAK), lantai kerja yang licin, akses ke p3k. temuan tersebut masuk dalam kategori sedang hingga fata

    PENGARUH SUHU SINTERING PADA SINTESIS HIDROKSIAPATITDARI TEPUNG CaO CANGKANG RAJUNGAN (Portunus sp.)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh serta perlakuan suhu sintering terbaik terhadap hidroksiapatit dari tepung CaO cangkang rajungan. Rancangan percobaan sintering tepung CaO menjadi hidroksiapatit dilakukan dengan parameter suhu 800oC, 900oC, dan 1000oC selama masing-masing 5 jam. Hasil penelitian hidroksiapatit menyatakan bahwa hidroksiapatit yang dihasilkan termasuk kategori tipe B (AKB), dan memiliki ukuran nano partikel. Semakin besar suhu sintering, maka rendemen hidroksiapatit akan semakin kecil, semakin kecil lubang pori-pori hidroksiapatit, semakin besar derajat kristalinitas, serta semakin kecil rasio Ca/P. Perlakuan terbaik terdapat pada sintering 800 oC selama 5 jam dengan morfologi yang bergranula halus dan berpori, presentase derajat kristalinitas 86,37%, dan rasio Ca/P 1,67.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh serta perlakuan suhu sintering terbaik terhadap hidroksiapatit dari tepung CaO cangkang rajungan. Rancangan percobaan sintering tepung CaO menjadi hidroksiapatit dilakukan dengan parameter suhu 800oC, 900oC, dan 1000oC selama masing-masing 5 jam. Hasil penelitian hidroksiapatit menyatakan bahwa hidroksiapatit yang dihasilkan termasuk kategori tipe B (AKB), dan memiliki ukuran nano partikel. Semakin besar suhu sintering, maka rendemen hidroksiapatit akan semakin kecil, semakin kecil lubang pori-pori hidroksiapatit, semakin besar derajat kristalinitas, serta semakin kecil rasio Ca/P. Perlakuan terbaik terdapat pada sintering 800 oC selama 5 jam dengan morfologi yang bergranula halus dan berpori, presentase derajat kristalinitas 86,37%, dan rasio Ca/P 1,67

    Pengaruh Kualitas Layanan Akademik terhadap Kepuasan dan Loyalitas Mahasiswa di Kota Batam

    Get PDF
    The presence of computer technology with its process power has enabled the development of information systems in various fields. Although in some cases academic information systems for tertiary institutions have many benefits, there are still some weaknesses in the application of academic information systems, one of which is the lack of quality of management of the academic information system in supporting the work efficiency of academic procedures and user satisfaction. The purpose of this research is to see how the information system management model has an impact on user and organizational satisfaction so that the expected benefits are the development of research models that can assist higher education institutions in improving their academic information systems. The population in this study were students at tertiary institutions in Batam City. The sampling technique used is simple random sampling. Furthermore, the data analysis used is the Partial Least Square (PLS) approach. PLS is a component-based or variant-based Structural Equation Modeling (SEM) model where the variables used are system quality, information quality, service quality, user satisfaction, loyalty.Kehadiran teknologi komputer dengan kekuatan prosesnya telah memungkinkan pengembangan sistem informasi ke berbagai bidang. Meskipun dalam beberapa hal sistem informasi akademik bagi berguruan tinggi memiliki banyak manfaat, masih juga terdapat beberapa kelemahan dalam pengaplikasian sistem informasi akademik salah satunya kurangnya kualitas dari manajemen sistem informasi akademik tersebut dalam mendukung efisiensi kerja prosedur akademik dan kepuasan pengguna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana model manajemen sistem informasi dalam memberikan dampak terhadap kepuasan pengguna dan organisasi sehingga manfaat yang diharapkan adalah pengembangan model penelitian dapat membantu institusi perguruan tinggi dalam memperbaiki sistem informasi akademik yang dimiliki. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada perguruan tinggi di Kota Batam. Teknik pengambilan sampel yang digunakan menggunakan simple random sampling. Selanjutnya, analisis data yang digunakan adalah pendekatan Partial Least Square(PLS). PLS adalah model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis komponen atau varian dimana variabel yang digunakan adalah system quality, information quality, service quality, user satisfaction, Loyalt

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇