Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
76813 research outputs found
Sort by
Penguatan kompetensi profesional guru SDI Ats-Tsiqoh Palangka Raya melalui bimbingan teknis penyusunan modul pembelajaran
Kompetensi profesional guru sangatlah penting, yang mencakup penguasaan materi pembelajaran dan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses pengajaran. Pengembangan bahan ajar oleh guru seperti modul pembelajaran, menjadi sarana strategis yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan mendukung pembelajaran mandiri. Namun, tantangan keberagaman latar belakang siswa memerlukan pendekatan yang lebih diferensiasi dalam penyampaian materi. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SDI Ats-Tsiqoh Palangka Raya dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi profesional guru SDI Ats-Tsiqoh Palangka Raya dengan memberikan pemahaman terhadap prosedur pengembangan modul pembelajaran dan pemanfaatan Canva untuk merancang template modul. Terdapat 10 orang guru yang terlibat dalam kegiatan berupa bimbingan teknis (bimtek) ini dengan intensitas 3 kali pertemuan berdasarkan tiga tahapan materi. Data berupa hasil angket dari penilaian rekan sejawat oleh para peserta kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa pemahaman peserta tentang prosedur pengembangan modul pembelajaran sebesar 91% dan keterampilan dalam memanfaatkan Canva sebesar 93% yang mengindikasi bahwa kompetensi profesional peserta mampu diperkuat. Melalui bimtek ini, para guru merasa terdorong untuk menjadi lebih adaptif dan kreatif dalam menghasilkan modul pembelajaran sesuai bidang keilmuan
Pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis computational thinking bagi guru-guru matematika SMP di Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI)
Computational thinking merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki oleh peserta didik, namun guru-guru masih belum begitu memahami dengan baik tentang computational thinking ini, serta bagaimana menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis computational thinking. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan computational thinking dan integrasinya pada LKPD kepada guru-guru matematika di Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, dan diharapkan guru-guru matematika tersebut dapat mendesain sendiri LKPD yang berbasis computational thinking. Sasaran yang terlibat dalam kegiatan ini adalah sebanyak 35 orang guru matematika tingkat sekolah menengah pertama. Metode kegiatan terdiri dari sosialisasi, workshop, dan implementasi hasil workshop di kelas masing-masing. Sosialisasi telah mendapatkan pemahaman guru tentang computational thinking dengan skor 82,60 dengan kategori baik. Workshop telah menghasilkan LKPD matematika berbasis computational thinking, dengan kemunculan komponen dekomposisi sebanyak 75%, pengenalan polan 75%, abstraksi 56%, dan algoritma 94%. Implementasi LKPD telah dilakukan dengan hasil yang memuaskan, dan disarankan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
 
Pendekatan Partisipatif Dalam Pengelolaan Berkelanjutan Pulau Penyengat Sebagai Destinasi Wisata Budaya
Pulau Penyengat adalah warisan budaya Melayu yang memiliki nilai sejarah dan sangat berarti bagi masyarakat Kepulauan Riau. Namun, usaha untuk menjaga dan memanfaatkan warisan budaya ini menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, rendahnya partisipasi komunitas lokal, dan manajemen yang belum efektif. Aktivitas serta komitmen warga bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dalam melestarikan dan memanfaatkan Pulau Penyengat sebagai kekayaan budaya yang berkelanjutan. Komitmen ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat mengenai nilai sejarah dan potensi Pulau Penyengat, melibatkan partisipasi aktif komunitas lokal dalam kegiatan pelestarian warisan budaya, serta merancang model pengelolaan Pulau Penyengat yang berkelanjutan dan memberikan manfaatnya langsung kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan dan pelatihan yang diadakan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji untuk pemuda dan pemimpin masyarakat mengenai sejarah, budaya, serta potensi Pulau Penyengat, serta pembentukan kelompok masyarakat yang peduli terhadap warisan budaya untuk mendokumentasikan, merawat, dan mempromosikan warisan budaya, serta pendampingan dari pemerintah daerah dan komunitas dalam merumuskan strategi pengelolaan Pulau Penyengat yang bersifat partisipatif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Pulau Penyengat, yang terlihat dari terbentuknya komunitas yang peduli dengan warisan budaya serta meningkatnya jumlah pengunjung
EFEKTIVITAS PELAPORAN MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PEMBANGUNAN KOTA TANJUNGPINANG
Pemerintah Kota Tanjungpinang, sesuai peraturan dan perundang-undangan membentuk Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang untuk membantuWalikota dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan Dinas Daerah dan Lembaga Teknis Daerah. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas pelaporan monitoring & Evaluasi Program Pembangunan pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang dan untuk menganalisis faktor Pendukung dan penghambat dalam efektifitas pelaporan monitoring dan evaluasi program pembangunan pada Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang. Lebih lanjut yang menjadi tujuan khusus penelitianini adalah menjadi sumbangsih pemikiran ilmiah dalam melengkapi kajian-kajian yang mengarah pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya menyangkut masalah perencanaan pembangunan, dan dapat menjadi suatu bahan masukan bagi Pemerintah Kota Tanjung Pinang khususnya di bagianAdministrasi Pembangunan Sekretariat Kota Tanjungpinang. Penelitian di bantu oleh perangkat kerja organisasi dan koresponden lainnya yangmeliputi Kepala Bagian Pembangunan, Kepala Sub Bagian Monitoring dan Evaluasi dan perangkat daerah yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode peneltian deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan melalui pengamatan untuk mendapatkan keterangan-keterangan terhadap suatu masalah tertentu
The Role of Local Government and Environmental Management in Managing Tidal Floods in Bintan Regency
Indonesia is highly vulnerable to natural disasters, with tidal floods being a significant concern in Bintan Regency due to its exposure to sea tides and extreme weather events. The local government\u27s role and environmental management strategies are crucial in mitigating these risks. This research seeks to evaluate these aspects by focusing on the measures implemented by Bintan Regency to manage tidal floods. The study employs a qualitative approach, relying on literature reviews to collect data from various sources such as scientific journals, books, research reports, and other relevant documents. This method provides a comprehensive understanding of the current practices and effectiveness of flood management and environmental management strategies in Bintan Regency. The research findings indicate that the Bintan Regency local government has undertaken significant initiatives to reduce tidal flood risks. These initiatives include spatial planning that integrates disaster risk considerations, the development of flood management infrastructure, and community education programs aimed at increasing preparedness. The effective implementation of environmental management practices, including the use of advanced technology for monitoring and evaluation, has been instrumental in these efforts. The local government’s approach reflects a proactive stance in addressing the challenges posed by tidal floods, emphasizing both preventative measures and responsive strategies. The study concludes that a holistic and sustainable approach is essential for effective tidal flood management. The integration of comprehensive spatial planning, infrastructure development, community engagement, and modern technology forms a robust framework for disaster mitigation
PENINGKATAN KESADARAN NELAYAN DESA MUARA GADING MAS, LAMPUNG TIMUR, DALAM PENGGUNAAN ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN
Tekanan terhadap ekosistem perairan semakin meningkat akibat dari penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti trawl dan arad. Dampaknya adalah penurunan populasi ikan, degradasi habitat laut, dan ketidakberlanjutan usaha penangkapan ikan. Hal ini juga terjadi di Desa Muara Gading Mas, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Oleh karena itu, Jurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung melakukan kegiatan pengabdian dalam rangka mengubah praktek perikanan yang ada menjadi lebih berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan, mengedukasi, dan meningkatkan kesadaran penggunaan alat tangkap perikanan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan kepada komunitas nelayan Desa Muara Gading Mas. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat berupa ceramah dan diskusi guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran pentingnya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Evaluasi awal dan evaluasi akhir dilakukan terhadap pemahaman peserta tentang urgensi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah semua peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang baru berkaitan dengan alat tangkap ramah lingkungan, cara penilaian alat tangkap ramah lingkungan, dan alat tangkap yang dilarang. Selain itu, nelayan sadar akan pentingnya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan bagi keberlanjutan usaha perikanan tangkap. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kesadaran nelayan dalam penggunaan alat tangkap ramah lingkungan
Wankat and Oreovocz problem-solving strategies in ordinary differential equations teaching materials: A development study
Students always experience difficulties in learning ordinary differential equations. The existence of teaching materials that can make students learn actively independently, encourage curiosity, and improve their mathematical abilities is needed. This research aims to produce teaching materials for ordinary differential equations that contain the steps of Wankat and Oreovocz Problem Solving Strategies (I can explore, plan, do it, check, and generalize). This research was conducted in the odd semester of 2023/2024 at the FKIP UIR Mathematics Education Study Program by involving 5th-semester students as product test subjects. Development research was used in this study, using a 4D design (define, design, development, and dissemination). The research instrument consisted of validation sheets and the practicality of teaching materials. Validation of teaching materials was carried out by 3 validators, while the practicality trial of teaching materials was carried out by using teaching materials in the learning process. Data obtained from validators and students will be analyzed descriptively quantitatively, while information related to suggestions, input, and student responses will be analyzed descriptively qualitatively. The teaching materials developed received an assessment with a score of 0.9 or with very valid criteria. While 95% or almost all responses stated that the teaching materials used were very practical, it was still found that students could not learn quickly in completing the tasks
Development of student worksheets based on local wisdom in the Riau Islands Province using realistic mathematics education to facilitate mathematical reasoning abilities
This research is motivated by students\u27 low mathematical reasoning ability due to conventional teaching methods and the lack of learning resources that support students\u27 reasoning skills. Local wisdom-based student worksheets were developed using the Realistic Mathematics Education approach to address this issue. Local wisdom from Tanjungpinang, Riau Islands, such as Otak-otak and Batik Gonggong, was used as the context for learning Systems of Linear Equations in Two Variables. The research method used is Research and Development (R&D) with a 4D development model (define, design, develop, disseminate). The instruments for assessing validity and practicality were expert validation questionnaires and student response questionnaires using a Likert scale. The effectiveness instrument used was a set of four essay questions. Data obtained on the Likert scale were analyzed using the Method of Successive Interval (MSI). Validation results showed that the student worksheets were categorized as valid, with an average expert validation percentage of 76.2%. Practicality tests yielded an average percentage of 77.59% (small group) and 67% (field test), both categorized as practical. The effectiveness test results showed an average score of 79.8 in the high category, and the mathematical reasoning ability test was deemed effective, with a classical mastery level of 90%. This study highlights the effectiveness of local wisdom-based worksheets using the Realistic Mathematics Education approach to facilitate students\u27 mathematical reasoning skills and encourages teachers to integrate local wisdom into student worksheets
Students views on STEAM-based mathematics learning
The 21st century demands educational approaches that align with technological advancements and societal needs. STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) integrates multiple disciplines to foster critical thinking, creativity, communication, and collaboration in solving real-world problems. This study aims to explore ninth-grade students\u27 perceptions of STEAM-based mathematics learning at SMP Negeri 13 Palembang. A mixed-method approach was employed, involving 94 students aged 13–15 years through questionnaires and unstructured interviews. Quantitative data were analyzed using Likert scale scoring, while qualitative data were assessed descriptively. Results indicate that students generally understand the concept of STEAM but lack clarity regarding its learning models, benefits, and assessment techniques. Most students (70.68%) perceived STEAM-based mathematics learning positively, finding it engaging, beneficial for understanding and retaining concepts, and motivating for further learning. Additionally, integrating technology and arts in mathematics increased student interest and participation. The study concludes that STEAM-based learning can enhance the effectiveness of mathematics education by creating a more interactive and meaningful experience for students. This approach equips students with essential 21st-century skills, making it a relevant strategy for future educational practices. Further studies are recommended to assess its long-term impact on student achievement and engagement
Application of the Public-Private Partnership Concept in Airport Development in Bintan Regency to Enhance the Coastal Economy
The efforts of various regions to introduce the identity and beauty of their areas are often hindered by inadequate infrastructure and poor management by local governments. Additionally, funding, which is critical for development, poses a significant challenge. As a solution, Public-Private Partnerships (PPP) offer an alternative approach to budgeting and financing that extends beyond the use of regional (APBD) and national (APBN) budgets. In Bintan Regency, various infrastructure developments aimed at supporting the tourism sector have been undertaken. Notably, PT. Angkasa Pura II, in collaboration with PT. Bintan Aviation Investments, is committed to constructing an international airport designed with Airport Resort Facilities, named Bintan New Airport or Busung Airport, to bolster the economy of Bintan Regency. However, the study reveals that the development, which is anticipated to become a cornerstone of economic strength in Bintan Regency, faces significant challenges from the Airport Business Entity (BUBU). This has resulted in delays and complications in the continuation of the airport construction project between PT. Angkasa Pura II and PT. Bintan Aviation Investments. Despite these obstacles, the partnership remains focused on achieving its goal of enhancing the regional economy through improved infrastructure and tourism facilities. he collaboration between PT. Angkasa Pura II and PT. Bintan Aviation Investments represents a strategic move to leverage private sector efficiency and innovation in public infrastructure projects. Nonetheless, the ongoing challenges with the Airport Business Entity highlight the complexities involved in such partnerships, necessitating careful management and oversight to ensure project continuity and success