Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    KLASIFIKASI JENIS IKAN MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR (KNN): STUDI KASUS PASAR BINTAN CENTER TANJUNGPINANG

    Get PDF
    Indonesia has a diversity of fish species, but the identification process is still largely done manually, which is prone to errors and less efficient. This research aims to develop an automatic fish species classification system using the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm. Data were collected directly at Bintan Center Market Tanjungpinang, focusing on four types of fish: Sardinella, Scomber, Barbonymus and Euthynnus. Visual features of the fish such as texture and shape were extracted from digital images as classification features. The KNN algorithm then compares new data with classified data to determine fish species based on the majority of nearest neighbors. The research results show that the KNN method can improve classification accuracy and efficiency in identifying fish species. The feature extraction used in this study includes: GLCM (Gray Level Co-occurrence Matrix) and HOG (Histogram of Oriented Gradients). Preliminary training results show that the system achieved an accuracy of 71.34% on the training dataset, the results suggest that the method is promising for improving classification accuracy and efficiency in identifying fish species.Meskipun spesies ikan di Indonesia sangat beragam, proses identifikasi ikan masih banyak dilakukan secara manual, sehingga rentan terhadap kesalahan dan tidak efisien. Studi ini menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) untuk mengembangkan sistem klasifikasi otomatis spesies ikan. Semua data dikumpulkan secara langsung di Pusat Pasar Bintan Tanjungpinang, terutama pada empat jenis ikan: Sardinella (tamban), Scomber (selikur), Barbonymus (lebam), dan Euthynnus (tongkol). Ciri visual ikan terdiri dari tekstur dan bentuk yang diekstraksi dari gambar digital untuk klasifikasi. Selanjutnya, algoritma KNN membandingkan data baru dengan data yang telah terklasifikasi untuk mengidentifikasi jenis ikan berdasarkan sebagian besar tetangganya. Penelitian menunjukkan bahwa KNN dapat meningkatkan akurasi klasifikasi dan efisiensi identifikasi spesies ikan. Studi ini menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan Oriented Gradients Histogram (HOG) untuk ekstraksi fitur. Hasil awal dari data pelatihan menunjukkan akurasi sebesar 71.34%, menunjukkan bahwa teknik dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam mengidentifikasi jenis ikan

    Implementation of Multiple Linear Regression on Fish Price Prediction Using Genetic Algorithm

    No full text
    Kondisi seperti kecepatan angin, ketinggian gelombang, kecepatan arus, dan curah hujan di perairan Bintan bersifat tidak stabil setiap hari. Kondisi ini mengakibatkan harga ikan di pasar berubah-ubah karena nelayan kesulitan menangkap ikan pada saat terjadinya hujan, angin, arus kencang dan gelombang yang tinggi. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil prediksi melalui pemodelan regresi linear berganda dengan menggunakan algoritma genetika. Pada penelitian ini, pemodelan persamaan regresi linear terdiri dari variabel bebas (X) yaitu kecepatan angin, tinggi gelombang, kecepatan arus, dan curah hujan serta variabel terikat (Y) yaitu harga ikan. Koefisien regresi didapatkan dengan menggunakan konsep algoritma genetika. Prosesnya menggunakan 2 metode crossover yaitu one-cut-point crossover dan extended intermediate crossover dengan 2 metode mutasi yaitu reciprocal exchange mutation dan random mutation. Proses seleksi pada penelitian ini menggunakan seleksi model replacement selection. Hasil akhir berupa prediksi menggunakan Pemodelan Regresi Linear dengan popsize terbaik yaitu 100, jumlah generasi 100 dan kombinasi tingkat crossover rate dan mutation rate adalah 0,8: 0,2.Conditions such as wind speed, wave height, current velocity, and rainfall in the waters of Bintan are unstable every day. This situation causes fluctuations in fish prices at the market because fishermen struggle to catch fish during rain, strong winds, strong currents, and high waves. Therefore, this research is conducted to determine the predictive results through multiple linear regression modeling using a genetic algorithm. In this study, the linear regression equation modeling consists of independent variables (X) namely wind speed, wave height, current velocity, and rainfall, as well as the dependent variable (Y) which is fish price. Regression coefficients are obtained using the concept of a genetic algorithm. The process involves 2 crossover methods, namely one-cut-point crossover and extended intermediate crossover, along with 2 mutation methods, namely reciprocal exchange mutation and random mutation. The selection process in this research employs replacement selection model selection. The final result is in the form of predictions using Linear Regression Modeling with the best popsize being 100, 100 generations, and a combination of crossover rate and mutation rate at 0,8 : 0,2

    Artificial Intelligence (AI) ChatGPT Meningkatkan Motivasi Mahasiswa pada Pembelajaran Morphosyntax

    Get PDF
    Abstrak Chat GPT merupakan salah satu AI yang paling sering diminai oleh mahasiswa dalam memahami pembelajaran. Hal ini karena Chat GPT memberikan banyak sumber data secara cepat dan instan dalam memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui motivasi mahasiswa mempelajari Moprhosyntax sebelum dan setelah menggunakan apikasi AI chat GPT. Dengan kata lain, peneliti ingin mengukur efektifitas media Chat GPT Bagai mahasiswa dalam pembelajaran Moprheme dan Syntax yang disingkat dnegan Morphosyntax. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang berfokus pada motivasi mahasiswa. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan menggunakan 32 mahasiswa. Sementara itu, kueasioner yang teah di desain dalam 25 petanyaan pilihan ganda digunakan sebagai data penelitian. Penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis, diketahui taraf signifikan 5% untuk Df = 31, nilai thitung 6,621, dan nilai ttabel 1,696, maka nilai thitung ttabel yang berarti Ha diterima. Mahasiswa juga mendapatkan nilai rata-rata pre-test 75,718 dan rata-rata post-test 83,906. Dengan demikian, ChatGPT efektif dalam meningkatkan minat mahasiswa dalam pembelajaran linguistik   Abstract The students were familiar with ChatGPT as AI in education. This application provides various data to solve the students’ problems easily and quickly. The purpose of this study is to determine students\u27 motivation before using ChatGPT media in linguistic learning; Determine students\u27 motivation after using ChatGPT media in linguistic learning; and determine how effective ChatGPT is in increasing students\u27 motivation in linguistic learning. This study was designed quantitatively, and the type of experiment was pre-experiment with one pretest-posttest group. 32 students in the treatment class were the sample used by the author.  Purposive sampling was the sampling method. In this study, a questionnaire test was used to collect data. This study used descriptive statistics and inferential statistics with t-test to analyze the data based on the exam results. Based on the results of the analysis, it is known that the 5% significant level for Df = 31, the tcount value is 6.621, and the ttable value is 1.696, then the tcount value is ttable which means Ha is accepted. Students also get an average pre-test score of 75.718 and an average post-test of 83,906. Thus, "ChatGPT is effective in increasing students\u27 interest in learning linguistics."

    PENGAMATAN UJI SENSORI NORI BERBAHAN DASAR RUMPUT LAUT Ulva lactuca DAN Gracilaria sp.

    Get PDF
    Rumput laut merupakan komoditas perikanan yang keberadaannya sangat melimpah dan salah satu sumberdaya alam hayati laut yang berpotensi untuk dikembangkan. Saat ini Indonesia hanya merupakan pengekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah, sekitar 75% rumput laut yang dihasilkan ekspor hanya dalam bentuk kering dan tanpa diolah lebih lanjut dan memiliki nilai jual yang rendah. Salah satu diversifikasi produk olahan rumput laut yang menarik konsumen yaitu nori. Nori merupakan makanan tradisional Jepang yang terbuat dari rumput laut alami yang ditambahkan bumbu didalamnya, nori digunakan sebagai hiasan dan penyedap berbagai macam masakan khas Jepang, lauk sewaktu makan nasi, nori berbentuk lembaran tipis yang dikonsumsi secara langsung setelah diolah, dikeringkan dan dipanggang. Adapun tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktik Akhir (KPA) ini adalah untuk melanjutkan penelitian yang telah dilakukan oleh Tina Fransiskha dkk (2020) dimana yang belum dilakukan adalah uji sensori, suhu dan waktu pengeringan yang optimal sehingga mengambil judul penelitian pengamatan terhadap uji sensori nori. Alur proses pembuatan nori rumput laut meliputi pencucian I, perendaman, pencucian II, pemasakan, pencetakan, pengeringan. Pada penilaian uji sensori dengan 30 panelis diperoleh hasil pada komposisi 97,5%:2,85% dengan nilai sensori kenampakan 7.50, tekstur 7.63, aroma 7.43, rasa 7.10 sedangkan komposisi 98%:2% memperoleh nilai sensori kenampakan 7.60, tekstur 7.20, aroma 7.37, rasa 7.03. Nilai mutu kimia komposisi 97,5%:2,85% memperoleh nilai kadar air 16.91%, protein 9.01%, serat kasar 32.35% dan komposisi 97,5%: 2,85% memperoleh kadar air 15.93%, kadar protein 11.28%, kadar serat kasar 29.66%. Nilai mutu mikrobiologi pada kompoisi 97,5%:2,85% adalah 63.000 koloni/gram dan komposisi 98%:2% adalah 34.000 koloni/gram.Rumput laut merupakan komoditas perikanan yang keberadaannya sangat melimpah dan salah satu sumberdaya alam hayati laut yang berpotensi untuk dikembangkan. Saat ini Indonesia hanya merupakan pengekspor rumput laut dalam bentuk bahan mentah, sekitar 75% rumput laut yang dihasilkan ekspor hanya dalam bentuk kering dan tanpa diolah lebih lanjut dan memiliki nilai jual yang rendah. Salah satu diversifikasi produk olahan rumput laut yang menarik konsumen yaitu nori. Nori merupakan makanan tradisional Jepang yang terbuat dari rumput laut alami yang ditambahkan bumbu didalamnya, nori digunakan sebagai hiasan dan penyedap berbagai macam masakan khas Jepang, lauk sewaktu makan nasi, nori berbentuk lembaran tipis yang dikonsumsi secara langsung setelah diolah, dikeringkan dan dipanggang. Adapun tujuan dari pelaksanaan Kerja Praktik Akhir (KPA) ini adalah untuk melanjutkan penelitian yang telah dilakukan oleh Tina Fransiskha dkk (2020) dimana yang belum dilakukan adalah uji sensori, suhu dan waktu pengeringan yang optimal sehingga mengambil judul penelitian pengamatan terhadap uji sensori nori. Alur proses pembuatan nori rumput laut meliputi pencucian I, perendaman, pencucian II, pemasakan, pencetakan, pengeringan. Pada penilaian uji sensori dengan 30 panelis diperoleh hasil pada komposisi 97,5%:2,85% dengan nilai sensori kenampakan 7.50, tekstur 7.63, aroma 7.43, rasa 7.10 sedangkan komposisi 98%:2% memperoleh nilai sensori kenampakan 7.60, tekstur 7.20, aroma 7.37, rasa 7.03. Nilai mutu kimia komposisi 97,5%:2,85% memperoleh nilai kadar air 16.91%, protein 9.01%, serat kasar 32.35% dan komposisi 97,5%: 2,85% memperoleh kadar air 15.93%, kadar protein 11.28%, kadar serat kasar 29.66%. Nilai mutu mikrobiologi pada kompoisi 97,5%:2,85% adalah 63.000 koloni/gram dan komposisi 98%:2% adalah 34.000 koloni/gram

    OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI LAYANAN JEMPUT SAMPAH DI BANK SAMPAH INDUK (BSI) CIMONE KOTA TANGERANG

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengoptimalkan pengelolaan Bank Sampah Induk guna mencapai hasil yang lebih baik dalam pengelolaan sampah di tingkat perkotaan. Penelitian ini akan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan Bank Sampah Induk, termasuk infrastruktur, regulasi, partisipasi masyarakat, dan manajemen keuangan Optimalisasi Pengelolaan sampah yang ada di Bank Sampah Induk Cimone berawal adanya bank sampah unit yang mengalami pertumbuhan yang semakin banyak di Kota Tangerang, maka perlu wadah untuk mengakomodasikan. Pada akhirnya, banyak keluhan dan aspirasi dari bank sampah unit terkait masalah penjualan, armada/angkutan, banyak nya bank sampah unit yang memerlukan pendampingan. Atas dasar hal ini, Dinas Lingkungan Hidup dan adanya kesamaan dengan masyarakat mengelola sampah melalui program bank sampah untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi dan menangani permasalahan sampah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Selain itu penelitian ini dalam teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, berita, buku, dan sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Optimalisasi Pengelolaan di Bank Sampah Induk Cimone belum berjalan secara efektif. Hal ini dapat dilihat dari 3 indikator pendekatan yaitu: pendekatan sumber belum sepenuhnya sarana-prasarana dan tenaga kerja terbatas, belum sepenuhnya sosialisasi program pelayanan bank sampah induk menyentuh masyarakat. Saran mengenai penelitian ini yaitu perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama yang terlibat dalam Optimalisasi Pengelolaan di Bank Sampah Induk serta perlu adanya peningkatan pendampingan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga keberlanjutan bank sampah unit, meningkatkan pola komunikasi yang baik antara bank sampah unit dengan bank sampah induk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengoptimalkan pengelolaan Bank Sampah Induk guna mencapai hasil yang lebih baik dalam pengelolaan sampah di tingkat perkotaan. Penelitian ini akan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan Bank Sampah Induk, termasuk infrastruktur, regulasi, partisipasi masyarakat, dan manajemen keuangan Optimalisasi Pengelolaan sampah yang ada di Bank Sampah Induk Cimone berawal adanya bank sampah unit yang mengalami pertumbuhan yang semakin banyak di Kota Tangerang, maka perlu wadah untuk mengakomodasikan. Pada akhirnya, banyak keluhan dan aspirasi dari bank sampah unit terkait masalah penjualan, armada/angkutan, banyak nya bank sampah unit yang memerlukan pendampingan. Atas dasar hal ini, Dinas Lingkungan Hidup dan adanya kesamaan dengan masyarakat mengelola sampah melalui program bank sampah untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi dan menangani permasalahan sampah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Selain itu penelitian ini dalam teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, berita, buku, dan sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Optimalisasi Pengelolaan di Bank Sampah Induk Cimone belum berjalan secara efektif. Hal ini dapat dilihat dari 3 indikator pendekatan yaitu: pendekatan sumber belum sepenuhnya sarana-prasarana dan tenaga kerja terbatas, belum sepenuhnya sosialisasi program pelayanan bank sampah induk menyentuh masyarakat. Saran mengenai penelitian ini yaitu perlu meningkatkan koordinasi dan kerja sama yang terlibat dalam Optimalisasi Pengelolaan di Bank Sampah Induk serta perlu adanya peningkatan pendampingan oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga keberlanjutan bank sampah unit, meningkatkan pola komunikasi yang baik antara bank sampah unit dengan bank sampah induk

    Kajian Penggunaan Lahan dan Kondisi Topografi di Sub DAS Karang Mumus, Kota Samarinda

    Get PDF
    Kualitas Sungai Karang Mumus yang menjadi sumber keberlangsungan hidup penduduk Kota Samarinda semakin menurun. Pengalihfungsian lahan dan peningkatan pembangunan menjadi faktor utama berubahnya kondisi fisik Sungai Karang Mumus. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan kondisi topografi di Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Karang Mumus. Pengidentifikasian perubahan tutupan lahan menggunakan metode supervised classification pada citra Landsat 8 OLI/TIRS pada Tahun 2018 dan Tahun 2020. Wilayah Sub DAS Karang Mumus memiliki variasi ketinggian 0 hingga 255 mdpl dengan mayoritas keadan kontur landai dan datar. Secara geologis, Formasi Aluvium, Formasi Balikpapan, Formasi Kampung Baru, dan Formasi Pulau Balang mendominasi di wilayah penelitian dengan lapisan batu pasir kuarsa yang saling beririsan dan kandungan batu bara yang tersisip pada semua formasi kecuali pada Formasi Aluvium. Tanah jenis podsolik merah kuning menjadi yang paling dominan dan rentan terhadap erosi. Analisis menunjukkan bahwa beberapa penggunaan lahan yang mengalami peningkatan adalah semak/belukar, hutan tanaman, dan pertanian lahan kering yang dicampur dengan semak. Sedangkan, penggunaan lahan untuk sawah, pertambangan, lahan terbuka, dan perkebunan mengalami penurunan. Perubahan ini mempengaruhi koefisien aliran limpasan dan kapasitas resapan air di Sub DAS Karang Mumus, meningkatkan potensi bencana banjir. Reboisasi (afforestation dan reforestation) diidentifikasi sebagai solusi untuk melestarikan daerah aliran sungai tersebut.Kualitas Sungai Karang Mumus yang menjadi sumber keberlangsungan hidup penduduk Kota Samarinda semakin menurun. Pengalihfungsian lahan dan peningkatan pembangunan menjadi faktor utama berubahnya kondisi fisik Sungai Karang Mumus. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan dan kondisi topografi di Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Karang Mumus. Pengidentifikasian perubahan tutupan lahan menggunakan metode supervised classification pada citra Landsat 8 OLI/TIRS pada Tahun 2018 dan Tahun 2020. Wilayah Sub DAS Karang Mumus memiliki variasi ketinggian 0 hingga 255 mdpl dengan mayoritas keadan kontur landai dan datar. Secara geologis, Formasi Aluvium, Formasi Balikpapan, Formasi Kampung Baru, dan Formasi Pulau Balang mendominasi di wilayah penelitian dengan lapisan batu pasir kuarsa yang saling beririsan dan kandungan batu bara yang tersisip pada semua formasi kecuali pada Formasi Aluvium. Tanah jenis podsolik merah kuning menjadi yang paling dominan dan rentan terhadap erosi. Analisis menunjukkan bahwa beberapa penggunaan lahan yang mengalami peningkatan adalah semak/belukar, hutan tanaman, dan pertanian lahan kering yang dicampur dengan semak. Sedangkan, penggunaan lahan untuk sawah, pertambangan, lahan terbuka, dan perkebunan mengalami penurunan. Perubahan ini mempengaruhi koefisien aliran limpasan dan kapasitas resapan air di Sub DAS Karang Mumus, meningkatkan potensi bencana banjir. Reboisasi (afforestation dan reforestation) diidentifikasi sebagai solusi untuk melestarikan daerah aliran sungai tersebut

    Implementation of the window-shopping learning model assisted with "padlet" to increase students\u27 mathematics learning activity and motivation

    Get PDF
    Student learning motivation will increase, which is determined by the teacher\u27s ability to learn design. As a result, students are more interested in actively searching and finding their ideas. This study aims to determine increased student activity and motivation to learn mathematics on Limited trigonometric function. Researchers used the Window-Shopping learning model assisted by Padlet. This research is a collaborative Classroom Action Research. The subjects in this study are students of class XII-1 at Madani Integrated Model Senior High School in the 2023/2024 academic year. The stages in the research follow the flow of Kemmis and McTaggart and consist of planning, action, observation, and reflection. Data collection in this study was conducted by observing student activity during the teaching and learning process and using questionnaires. The results showed that students\u27 learning activities are significantly increased. This happens more when they are involved in the learning process; consequently, students can build their knowledge. Students support each other, share ideas, and collaborate in constructing their knowledge. In addition, the results of this study are based on the completion of a student learning motivation questionnaire. Based on the questionnaire obtained in the first cycle, it amounted to 70.67%. In the second cycle, it increased by 11.35%. So, the total increase is 82.02%. This can be categorized in the predicate "good.

    Analisis Perbedaan Abnormal Return Dan Trading Volume Activity Sebelum Dan Sesudah Peristiwa Pengumuman Covid-19 Di Indonesia Dan Kebijakan PSBB (Event Study pada Perusahaan Sub Sektor Advertising, Printing, Media yang Terdaftar di BEI)

    Get PDF
    This study aims to find out whether before and after the announcement of the first case of Covid-19 in Indonesia and also before and after the announcement of the PSBB policy there were significant differences in the average abnormal return and the average trading volume activity of stock companies in the advertising, printing, and media sub-sector companies. The type of data used in this study is quantitative data with secondary data sources. The population in this study were advertising, printing, media sub-sector companies, totaling 19 companies. The research sample is 12 companies and determined by using judgment sampling method. The data processing method used the Paired Sample T-Test, using SPSS software to process the data. The results showed that there was no significant difference in the average abnormal return and average trading volume activity before and after the announcement of the first case of Covid-19 in Indonesia. And there is no significant difference from the average abnormal return and average trading volume activity before and after the announcement of the PSBB policy.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman kasus pertama Covid-19 di Indonesia serta sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman kebijakan PSBB terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity saham perusahaan subsektor advertising, printing, media. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kuantitatif dengan sumber data sekunder. Populasi pada penelitian adalah perusahaan subsektor advertising, printing, media yang berjumlah 19 perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 12 perusahaan dan ditentukan dengan menggunakan metode judgement sampling. Metode pengolahan data yang digunakan adalah uji Paired Sample T-Test dengan menggunakan software SPSS untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah diumumkannya kasus pertama Covid-19 di Indonesia. Serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari rata-rata abnormal return dan rata-rata trading volume activity sebelum dan sesudah diumumkannya kebijakan PSBB

    Pendampingan belajar peserta didik dengan memanfaatkan media pembelajaran crossword puzzle

    Get PDF
    Partisipasi aktif peserta didik sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif. Namun, berdasarkan analisis awal peserta didik kelas VIII C masih menunjukkan sikap pasif dan minim keterlibatan, di mana peserta didik sekadar mendengarkan, minim interaksi dan diskusi, sehingga tujuan pembelajaran yang telah direncanakan tidak tercapai dengan maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi kepasifan peserta didik dalam kegiatan belajar yang mengacu pada lima indikator yaitu antusisme dalam mengikuti pembelajaran, interaksi peserta didik dengan guru, kerja sama kelompok, aktivitas dalam kelompok, dan partisipasi menyimpulkan hasil pembahasan. Metode yang diterapkan berupa pendampingan belajar yang terdiri dari tahap awal dan tahap pendampingan, memanfaatkan media pembelajaran crossword puzzle pada pembelajaran berbasis games (Teams Games Tournament). Peserta pendampingan merupakan peserta didik kelas VIII C MTsN Kota Batu yang berjumlah 27 orang. Data dikumpulkan melalui lembar pengamatan keaktifan, angket keaktifan peserta didik, angket respons peserta didik terhadap media, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif yang dilengkapi dengan analisis kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan pendampingan dengan tercapainya setiap indikator keaktifan belajar, sehingga penggunaan media crossword puzzle  efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Pendampingan ini memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan strategi pengajaran yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan modern

    Analisis Indeks Ekologi Ekosistem Mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu Kota Batam

    Get PDF
    Keberadaan ekosistem mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai kawasan hijau. Meskipun kondisi ekosistem mangrove di Tanjungpiayu secara umum masih baik, beberapa area telah mengalami penurunan kualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui indeks ekologi ekosistem mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode survei dengan stasiun pengamatan yang dipilih secara purposive sampling dan pengukuran data dilakukan dengan metode transek kuadrat 10x10m. Analisis data meliputi indeks nilai penting, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman serta indeks dominansi. Dari empat stasiun pengamatan, ditemukan dua jenis mangrove yaitu Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata, dengan nilai indeks penting tertinggi di stasiun 3 (INP 300%). Nilai dari indeks ekologi ekosistem mangrove dari empat stasiun penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar antara 0 – 0,45 (kategori rendah), indeks keseragaman berkisar antara 0 – 0,65 (kategori rendah – sedang), dan indeks dominansi berkisar antara 0,73 – 1 (kategori sedang – tinggi). Nilai Indeks keanekaragaman paling rendah ditemukan pada stasiun 3 yang hanya ditemukan satu jenis mangrove saja.Keberadaan ekosistem mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai kawasan hijau. Meskipun kondisi ekosistem mangrove di Tanjungpiayu secara umum masih baik, beberapa area telah mengalami penurunan kualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui indeks ekologi ekosistem mangrove di Kawasan Pesisir Tanjungpiayu. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode survei dengan stasiun pengamatan yang dipilih secara purposive sampling dan pengukuran data dilakukan dengan metode transek kuadrat 10x10m. Analisis data meliputi indeks nilai penting, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman serta indeks dominansi. Dari empat stasiun pengamatan, ditemukan dua jenis mangrove yaitu Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata, dengan nilai indeks penting tertinggi di stasiun 3 (INP 300%). Nilai dari indeks ekologi ekosistem mangrove dari empat stasiun penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar antara 0 – 0,45 (kategori rendah), indeks keseragaman berkisar antara 0 – 0,65 (kategori rendah – sedang), dan indeks dominansi berkisar antara 0,73 – 1 (kategori sedang – tinggi). Nilai Indeks keanekaragaman paling rendah ditemukan pada stasiun 3 yang hanya ditemukan satu jenis mangrove saja

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇