Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    Comparison Study Between the Experimental and Finite Element Analysis (FEA) on a Static Load of Magnesium AZ31B as Biodegradable Bone Plate Material

    Get PDF
    Biomaterials is an advanced material engineering technology that is used to help heal bone fractures or fractures. Currently, many biomaterials use materials such as titanium alloy, stainless steel, platinum, and chromium, but these materials cannot be degraded naturally so a second operation must be carried out to remove the installed biomaterial. Biomaterials are temporary in nature so when the bone returns to its original state, the biomaterial must be surgically removed. Research was conducted to obtain a design with a material that can be naturally degraded without causing toxicity. Magnesium AZ31B is a recommended candidate as a base material for degradable bone implants. Magnesium AZ31B material, it is expected to reduce or minimize the surgical removal of implant biomaterials. Bone plate geometry  use plate  bone  dimension 150mm x 15mm x 3mm with  variation 10 hole parallel and zigzag as well as with a bolt  bone  dimensions  long 40 mm with pitch 1mm diameter 5mm. Test bending was conducted  with ASTM E290-14 showing  that on plate  bone  hole parallel  with  burden  maximum 33,419 KN with a deformation  maximum of 30.89 mm whereas  for  plate  bone  hole zig zag with the burden  maximum 32,863 KN with  deformation  maximum big as 29.97 mm. From the study  experimental  that  plate  bone  hole  parallel  have  nature  mechanic  more  tall  compared  with  plate  bone  hole zig Zag although  with the difference which is not significant. Whereas on simulation FEA plate bone  hole  parallel  with  burden 33,419 KN get  results total deformation  as big as 31,481 mm with von Mises stress 15,337 MPa, then  for  plate  bone  hole zig Zag with  burden 32,863 KN with total deformation 32.466 mm and von Mises stress as big as 33,948 MPa. In testing by  experiment and simulation FEA plate  bone  hole  parallel  get  difference  around 0.591 mm or 0.94% whereas  for  plate  bone  hole zig Zag in  testing  by  experiment and simulation  get  difference  around 2,893 mm or 4.60%

    KARAKTERISTIK KIMIA DAN STRUKTUR MIKROSKOPIK KOLAGEN DARI KULIT IKAN GABUS (Channa striata)

    Get PDF

    Analisis Kesesuaian Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Menurut Surat Edaran Kemendikbud No. 14 Tahun 2019 Berdasarkan Standar Proses Di SMA/MA

    Get PDF
    Perkembangan pendidikan di Indonesia menuntut penilaian yang mendalam terhadap implementasi rencana pembelajaran di tingkat SMA/MA. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kesesuaian komponen rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Surat Edaran Kemendikbud No. 14 Tahun 2019, serta mempertimbangkan standar proses yang berlaku di SMA Negeri 1 Madang Suku III dan MA Darussalam Batumarta VI Kecamatan Madang Suku III. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jumlah populasi 50 guru SMA/MA di Kecamatan Madang Suku III. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu dua orang guru biologi yang mengajar pada kelas X. Hasil penelitian menujukkan komponen RPP yang dibuat telah masuk dalam kriteria sesuai. Pada RPP guru biologi SMA Negeri 1 Madang Suku III, komponen yang berada dalam kriteria sesuai adalah tujuan pembelajaran dan penilaian pembelajaraan serta beberapa komponen pelengkap lainnya. Namun pada komponen langkah-langkah pembelajaran termasuk dalam kriteria kurang sesuai sedangkan pada RPP guru biologi MA Darussalam Batumarta VI, komponen tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian pembelajaraan serta komponen pelengkap lainnya termasuk dalam kriteria yang sesuai. Disarankan untuk guru agar terus mempelajari buku pedoman dan aturan standar pembuatan RPP, melakukan refleksi pada tujuan pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dan variatif, serta terus melakukan evaluasi pada pembelajaran

    Kelimpahan Kuda Laut serta Hubungannya dengan Kerapatan Sargassum sp. dan Kelimpahan Copepoda di Perairan Desa Sebong Pereh, Kabupaten Bintan

    Get PDF
    Penelitian mengenai deteksi keberadaan Hippocampus sp. melalui Sargassum sp. dan Copepoda telah dilaksanakan di Perairan Desa Sebong Pereh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan keberadaan Hippocampus sp. melalui Sargassum sp. dan Copepoda di Perairan Desa Sebong Pereh. Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling dengan bantuan software QGIS (Quantum GIS) sebanyak 2 stasiun dan 3 kali pengulangan. Untuk pengambilan Copepoda menggunakan Planktonnet dengan cara statis sebanyak 100L. Hasil penelitian menjelaskan bahwa keberadaan kuda laut berhubungan erat dengan kelimpahan Sargassum sp., dan juga dengan copepoda. Dimana Sargassum sp. sendiri merupakan habitat dari keberadaan kuda laut lah tersebut menjadi alasan apabila Sargassum sp. dalam kondisi baik maka akan ada kuda laut yang berhabitat disana. Copepoda sebagai makanannya juga sangatlah berpengaruh dimana apabila kelimpahan copepoda banyak maka kuda laut akan berhabitat dimana terdapat makanannya. Hasil pengukuran secara keseluruhan kualitas perairan pada 2 lokasi penelitian dapat dikatakan baik karena sesuai Baku Mutu Air Laut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.Penelitian mengenai deteksi keberadaan Hippocampus sp. melalui Sargassum sp. dan Copepoda telah dilaksanakan di Perairan Desa Sebong Pereh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan keberadaan Hippocampus sp. melalui Sargassum sp. dan Copepoda di Perairan Desa Sebong Pereh. Penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling dengan bantuan software QGIS (Quantum GIS) sebanyak 2 stasiun dan 3 kali pengulangan. Untuk pengambilan Copepoda menggunakan Planktonnet dengan cara statis sebanyak 100L. Hasil penelitian menjelaskan bahwa keberadaan kuda laut berhubungan erat dengan kelimpahan Sargassum sp., dan juga dengan copepoda. Dimana Sargassum sp. sendiri merupakan habitat dari keberadaan kuda laut lah tersebut menjadi alasan apabila Sargassum sp. dalam kondisi baik maka akan ada kuda laut yang berhabitat disana. Copepoda sebagai makanannya juga sangatlah berpengaruh dimana apabila kelimpahan copepoda banyak maka kuda laut akan berhabitat dimana terdapat makanannya. Hasil pengukuran secara keseluruhan kualitas perairan pada 2 lokasi penelitian dapat dikatakan baik karena sesuai Baku Mutu Air Laut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

    p Pengaruh Pelatihan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Yang Dimediasi Motivasi Pada PT. Telkom Witel Ridar

    No full text
    Management is faced with the challenge of enhancing employee performance to ensure the company\u27s survival in an unstable business environment. Telkom Witel Ridar needs to focus on improving employee performance and fostering innovation to develop and maintain superior resources. Employees are expected not only to enhance their performance but also to concentrate on optimal processes and outcomes. The higher the quality of employees, the better the task execution, leading to increased efficiency and effectiveness of the output. It is crucial for Telkom Witel Ridar\u27s management to address these issues by providing effective training, enhancing management support, and fostering collaboration within the work environment to boost employee performance. This research aims to analyze and examine the influence of training (X1) and work environment (X2) on employee performance (Y) through motivation (Z) at PT. Telkom Witel Ridar. Enhancing employee productivity is considered to contribute to the company\u27s growth. Data collection was conducted using a saturated sampling technique involving 55 employees, and data analysis was performed using PLS-SEM with the SmartPLS 4 application. The research findings indicate that (1) training has a negative and insignificant effect on employee performance; (2) training has a positive and insignificant effect on motivation; (3) the work environment has a negative and insignificant effect on employee performance; (4) the work environment has a positive and significant effect on motivation; (5) motivation has a positive and significant effect on employee performance; (6) training has a positive and insignificant effect on employee performance through motivation; and (7) the work environment has a positive and significant effect on employee performance through motivation. Based on the research results, it is recommended to provide additional training, mentoring, or other resources to help employees meet established standards, adjust training methods and content to be more relevant to employee needs, view training as a long-term investment in employee development, enhance managerial skills to optimize superior-subordinate relationships, and implement reward programs, regular positive feedback, or recognition opportunities in front of colleagues.Manajemen dihadapkan pada tantangan untuk meningkatkan kinerja karyawan agar perusahaan dapat bertahan dalam lingkungan bisnis yang tidak stabil. Telkom Witel Ridar perlu fokus dalam meningkatkan kinerja karyawan dan mendorong inovasi untuk mengembangkan serta mempertahankan sumber daya yang unggul. Karyawan diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja, tetapi juga berfokus pada proses dan hasil yang optimal. Semakin tinggi kualitas para karyawan, semakin baik pelaksanaan tugas, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas output yang dihasilkan. Penting bagi manajemen Telkom Witel Ridar untuk mengatasi masalah-masalah ini dengan memberikan pelatihan yang efektif, meningkatkan dukungan manajemen, serta kolaborasi dalam lingkungan kerja untuk meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh pelatihan (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) melalui motivasi (Z) pada PT. Telkom Witel Ridar. Meningkatkan produktivitas karyawan dianggap dapat membawa perkembangan bagi perusahaan.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling jenuh kepada 55 karyawan dan alat analisis data PLS-SEM dengan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) pelatihan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) pelatihan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap motivasi; (3) lingkungan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan; (4) lingkungan kerja berpengaruh positif dan sinifikan terhadap motivasi; (5) motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (6) pelatihan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi; dan (7) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui motivasi. Dari hasil penelitian disarankan untuk menyediakan pelatihan tambahan, mentoring, atau sumber daya lainnya guna membantu karyawan dalam memenuhi standar yang telah ditetapkan, menyesuaikan metode dan konten pelatihan agar lebih relevan dengan kebutuhan karyawan, memandang pelatihan sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan karyawan, pengembangan keterampilan manajerial untuk mengoptimalkan hubungan atasan-bawahan, dan membuat program penghargaan, umpan balik positif secara teratur, atau peluang pengakuan di hadapan rekan kerja.  

    Developing Pop-Up Book Teaching Media for Teaching Procedure Text at Grade 7

    No full text
    This research aims to develop a pop-up book as a teaching media for teaching procedure text at grade 7. Pop-up book is a book that when opened could display images that appeared to pique student enthusiasm in studying and direct their focus. This type of research is Research and Development based on ADDIE model which consists of Analysis, Design, Development, Implementation, And Evaluation. However, in this study the researcher only conducted research up to the Development stage. The data were obtained from English teacher interviews, curriculum analysis, and validation sheets. The results revealed that the lack of media use during the learning process and it is also known that students like visual media consisting of colorful images. The researcher developed a pop-up book media that received good responses from material experts and media experts. The validation results of the pop-up book media for procedure text material in grade 7 are valid. Pop-up book is categorized as very feasible because it gets 100% percentage on material validation, and gets 100% percentage on media validation

    Produksi Perikanan Tangkap di Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data empiris mengenai produksi perikanan laut di Kota Gunungsitoli sepanjang periode 2019-2023. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang tren produksi perikanan di Kota Gunungsitoli selama lima tahun terakhir. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2024 di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diakses secara online dari situs web Badan Pusat Statistik Kota Gunungsitoli. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini yang didasarkan pada kajian literatur dan analisis data sekunder. Data yang dianalisis mencakup volume produksi perikanan tangkap serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Proses pengumpulan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Excel, dan didukung oleh kajian literatur dari artikel ilmiah terkait. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam volume produksi perikanan tangkap di Kota Gunungsitoli selama periode penelitian. Faktor-faktor seperti kondisi ekologis perairan, teknologi penangkapan ikan, dan aspek sosial-ekonomi nelayan berperan penting dalam mempengaruhi hasil tangkapan. Puncak produksi sebesar 7.068 ton pada tahun 2023. Kecamatan Gunungsitoli sebagai kontributor produksi terbesar. Terdapat empat rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kota Gunungsitoli, yaitu pengembangan infrastruktur perikanan, penelitian dan pengembangan, diversifikasi lokasi penangkapan ikan, serta pelatihan dan edukasi.Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan data empiris mengenai produksi perikanan laut di Kota Gunungsitoli sepanjang periode 2019-2023. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang tren produksi perikanan di Kota Gunungsitoli selama lima tahun terakhir. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juli 2024 di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diakses secara online dari situs web Badan Pusat Statistik Kota Gunungsitoli. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini yang didasarkan pada kajian literatur dan analisis data sekunder. Data yang dianalisis mencakup volume produksi perikanan tangkap serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Proses pengumpulan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Excel, dan didukung oleh kajian literatur dari artikel ilmiah terkait. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya variasi dalam volume produksi perikanan tangkap di Kota Gunungsitoli selama periode penelitian. Faktor-faktor seperti kondisi ekologis perairan, teknologi penangkapan ikan, dan aspek sosial-ekonomi nelayan berperan penting dalam mempengaruhi hasil tangkapan. Puncak produksi sebesar 7.068 ton pada tahun 2023. Kecamatan Gunungsitoli sebagai kontributor produksi terbesar. Terdapat empat rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kota Gunungsitoli, yaitu pengembangan infrastruktur perikanan, penelitian dan pengembangan, diversifikasi lokasi penangkapan ikan, serta pelatihan dan edukasi

    Pengaruh Penggunaan CAD atau CAM terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran CNC

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) dan Computer-Aided Manufacturing (CAM) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Computer Numerical Control (CNC) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain kelompok kontrol, melibatkan dua kelas dari SMK Negeri 3 Tanjungpinang, yaitu kelas eksperimen (menggunakan CAD/CAM) dan kelas kontrol (tanpa CAD/CAM). Setiap kelas terdiri dari 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi (67,04) dibandingkan kelas kontrol (63,31), dengan selisih signifikan sebesar 3,73 poin. Data statistik juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki distribusi nilai yang lebih homogen, dengan standar deviasi lebih rendah (3,06) dibandingkan kelompok kontrol (5,13), yang mengindikasikan efektivitas penggunaan CAD/CAM dalam pembelajaran. Penggunaan CAD/CAM terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap desain mekanik, visualisasi proses pemesinan, serta kemampuan praktis dalam pemrograman CNC. Integrasi teknologi ini tidak hanya relevan dengan tuntutan Industri 4.0 tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja modern. Penulis merekomendasikan penerapan CAD/CAM secara lebih luas dalam kurikulum SMK, dengan dukungan pelatihan guru, investasi perangkat lunak, dan kerja sama dengan industri untuk memperluas peluang magang siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi berbasis Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran CNC untuk meningkatkan efektivitas dan kreativitas siswa

    The Degradation of Meritocratic Democracy: Political Determination of Gibran Rakabuming\u27s Nomination Dynasty in the 2020 Solo Regional Head Elections

    Get PDF
    This paper discusses the erosion of the meritocratic system in the victory of Gibran, Jokowi\u27s son, who does not yet have sufficient political experience but advanced and won in the 2020 Solo regional head election by PDIP Party. The research aims to analyze the merit system in Gibran\u27s candidacy and the embryonic political dynasty that Jokowi is trying to build. This study used descriptive qualitative method. data sources were obtained from literature and online data searches. This research uses the theory of Meritocracy Stephen J. McNamee and the concept of a political dynasty. This research results that the degradation of democracy comes from the inconsistency of Gibran\u27s speech and behavior, this is a problem of political ethics. Gibran\u27s advancement in the 2020 Solo contest shows the degradation of democracy in the institutional structure of the PDIP party because the phenomenon of Gibran\u27s candidacy ignores meritocracy. The correlation between political parties, prospective candidates and constituents must be based on a merit system. In conclusion, Gibran\u27s victory in the 2020 Solo Mayoral Election ignores meritocracy and is a degradation of democracy. The correlation between political parties, candidates and constituents is a mutually influential relationship to the practice of merit which is the basis for political contestation

    Comparative Analysis of Government Systems, Politics, and Economic Policies in Indonesia and China

    Get PDF
    Every country has advantages and disadvantages regarding the system used in its government.  Knowing the government system and various conditions in other countries can help to identify and improve deficiencies in Indonesia. Therefore, the purpose of this study is to compare Indonesia and China in terms of government system, state form, form of government, community conditions, political development, and economic development. The method used is qualitative descriptive with comparative analysis from various reliable sources, and considers relevant literature. The result of this study is that Indonesia uses a presidential system of government and China uses semi-presidential, and the form of the country has something in common, namely a unitary state with its form of government, namely the republic. Meanwhile, the economic development of both countries has had significant growth in recent decades, and its political development Indonesia has undergone a political transformation from authoritarian to democratic rule, while China still runs a one-party system with more focus on economic stability and global influence as well as the condition of its multicultural society with diverse ethnicities, cultures, and religions as well as China also has Cultural diversity, but they tend to uphold Confucian values more It has differences and similarities with its unique factors. So, this study can provide an overview through its comparison from Indonesia and China so that it can see what the advantages and disadvantages of each country ar

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇