Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
    76813 research outputs found

    Pengaruh Fosfat (PO4) Alami Tambak pada Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria verrucosa di Sulawesi Selatan

    Get PDF
    Gracilaria verrucosa merupakan salah satu jenis rumput laut ekonomis penting yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan agar. Dalam budidayanya, pertumbuhan G. verrucosa sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara, khususnya fosfat, yang berperan sebagai nutrien esensial dalam ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kadar fosfat alami yang terdapat pada substrat dan kolom air tambak terhadap laju pertumbuhan G. verrucosa di tiga wilayah budidaya yang berbeda, yaitu Kecamatan Suli dan Kecamatan Ponrang di Kabupaten Luwu, serta Kecamatan Wara Timur di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Penanaman dilakukan dengan kepadatan bibit sebesar 150 gram per meter persegi. Pengambilan data dilakukan selama satu siklus budidaya selama 45 hari, dengan empat kali pengambilan sampel pada tiga tambak representatif yang mencerminkan kondisi umum lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan mencakup parameter lingkungan, konsentrasi fosfat alami, dan pertumbuhan biomassa rumput laut. Penelitian ini memiliki signifikansi dalam mendukung pengembangan teknologi budidaya berbasis potensi lokal, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan antara kondisi lingkungan perairan dan produktivitas G. verrucosa. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar perumusan strategi peningkatan produksi rumput laut berkelanjutan yang relevan dengan aspek sosial dan kearifan lokal di wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan tertinggi fosfat di substrat terdapat di Kecamatan Suli dengan rerata kandungan sebesar 13,24 mg/L dan laju pertumbuhan biomassa G. verrucosa juga yang tertinggi dengan rerata laju pertumbuhan sebesar 3,3 %/hari dengan padat penebaran 150 gr/m2. Kondisi ekologis tambak budidaya yang memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan biomassa G. verrucosa adalah fosfat di substrat.Gracilaria verrucosa merupakan salah satu jenis rumput laut ekonomis penting yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan agar. Dalam budidayanya, pertumbuhan G. verrucosa sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara, khususnya fosfat, yang berperan sebagai nutrien esensial dalam ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kadar fosfat alami yang terdapat pada substrat dan kolom air tambak terhadap laju pertumbuhan G. verrucosa di tiga wilayah budidaya yang berbeda, yaitu Kecamatan Suli dan Kecamatan Ponrang di Kabupaten Luwu, serta Kecamatan Wara Timur di Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan. Penanaman dilakukan dengan kepadatan bibit sebesar 150 gram per meter persegi. Pengambilan data dilakukan selama satu siklus budidaya selama 45 hari, dengan empat kali pengambilan sampel pada tiga tambak representatif yang mencerminkan kondisi umum lokasi penelitian. Data yang dikumpulkan mencakup parameter lingkungan, konsentrasi fosfat alami, dan pertumbuhan biomassa rumput laut. Penelitian ini memiliki signifikansi dalam mendukung pengembangan teknologi budidaya berbasis potensi lokal, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan antara kondisi lingkungan perairan dan produktivitas G. verrucosa. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi dasar perumusan strategi peningkatan produksi rumput laut berkelanjutan yang relevan dengan aspek sosial dan kearifan lokal di wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan tertinggi fosfat di substrat terdapat di Kecamatan Suli dengan rerata kandungan sebesar 13,24 mg/L dan laju pertumbuhan biomassa G. verrucosa juga yang tertinggi dengan rerata laju pertumbuhan sebesar 3,3 %/hari dengan padat penebaran 150 gr/m2. Kondisi ekologis tambak budidaya yang memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan biomassa G. verrucosa adalah fosfat di substrat

    Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan, Kerjasama Tim Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pengurus Koperasi Primer Provinsi Kepulauan Riau Melalui Motivasi Sebagai Variabel Intervening

    Get PDF
    The Riau Islands (Kepri) Provincial Government is actively developing cooperatives to improve the competitiveness and professionalism of cooperatives in the region. In fact, by 2024, with 176 cooperatives and 138 active cooperatives, only 26 had submitted their RATs. This study used a quantitative method with a descriptive quantitative approach. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that education and training significantly influence performance by improving employee abilities, skills, and motivation. Teamwork also significantly influences performance, although it does not directly influence motivation. Organizational commitment has been shown to improve performance through employee responsibility and loyalty, as well as increasing work motivation. Motivation itself is an important factor driving better performance. Education and training play a role in increasing motivation, which then contributes to improved performance indirectly as a mediator. Conversely, teamwork has no significant effect on motivation or performance through motivation. Organizational commitment also has a positive impact on performance, both directly and indirectly through    

    Top-Down Implementation of the Job Creation Law: Reforming Environmental Impact Assessment Policy and Implications for Environmental Governance in Indonesia

    Get PDF
    Indonesia’s Job Creation Law (Law No. 11 of 2020) represents a major reform in national environmental governance aimed at streamlining bureaucracy and accelerating investment; however, it has simultaneously raised concerns about ecological accountability and public participation. This study examines how the top-down implementation of the law has reshaped Environmental Impact Assessment (EIA) procedures and the broader structure of environmental governance. The research aims to analyze the implications of bureaucratic simplification, centralization of authority, and restricted public engagement for sustainable policymaking. Employing a qualitative descriptive-analytical approach, the study collected data from legal documents, policy briefs, and interviews with governmental and civil society actors to explore institutional dynamics across central and regional levels. Findings indicate that while risk-based licensing and the Online Single Submission (OSS) system have improved efficiency and coherence in licensing processes, they have concurrently weakened preventive oversight, diminished local autonomy, and curtailed participatory mechanisms. The centralization of decision-making has standardized procedures but reduced flexibility and contextual responsiveness, leading to governance gaps between policy design and local execution. Moreover, the narrowing of public involvement in EIA processes has eroded transparency and legitimacy, undermining the principles of democratic environmental governance. The study concludes that the effectiveness of top-down implementation remains contingent upon institutional capacity, intergovernmental coordination, and inclusivity. It recommends adopting a hybrid governance model that combines hierarchical efficiency with participatory accountability to ensure that economic reform aligns with ecological sustainability and social legitimacy in Indonesia’s environmental policy landscap

    Students’ mathematical modelling ability in solving PISA tasks on uncertainty and data content

    Get PDF
    Mathematical modeling is key in helping students connect abstract mathematics with real-life situations by transforming practical problems into mathematical forms, solving them analytically, and interpreting solutions in context. This study investigates junior high school students\u27 mathematical modeling abilities in solving PISA tasks on Uncertainty and Data, analyzed through the OECD (2018) framework of formulating, employing, interpreting, and evaluating. Employing a descriptive qualitative approach, we collected data through written tests and follow-up interviews with seventh-grade students. Findings reveal that students show moderate ability in employing mathematical procedures (50.2%) but struggle with formulating problems (45.3%). Most critically, they demonstrate significant difficulties in interpreting (33.7%) and evaluating (28.5%) solutions within real-world contexts, impairing their ability to apply mathematics practically. Qualitative analysis of written tests and interviews shows that students often develop mental strategies but fail to articulate them in writing. These findings underscore the critical need to strengthen higher-order modeling skills in instructional practices, particularly interpretation, evaluation, and mathematical communication. The study reveals essential gaps between procedural competence and practical application, suggesting that curriculum reforms should emphasize problem-solving approaches to develop mathematical modeling abilities that meet PISA’s standards

    KARAKTERISTIK BAHAN BAKU BULU BABI (Diadema setosum) DAN APLIKASINYA UNTUK KOSMETIK: REVIEW

    Get PDF
    Bulu babi  (Diadema setosum) merupakan hewan yang sangat penting bagi perairan, hingga hewan ini disebut sebagai kunci bagi daur materi dan aliran energi diperairan dan juga bulu babi dapat digunakan sebagai bioindikator untuk mengetahui apakah perairan tersebut tercemar atau tidak. Pengolahan sumber daya bulu babi di Indonesia perlu dikelola secara optimal dikarenakan bulu babi merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai komersil yang tinggi. Sehingga, dapat mengurangi terjadinya overfishing yang membuat penurunan populasi bulu babi pada sejumlah daerah di Indonesia. Diadema setosum memiliki kandungan gizi yang tinggi baik cangkang, gonad, dan intensine. Hasil review dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa Diadema setosum pada gonad banyak digunakan sebagai antioksidan. Aplikasi ke depan untuk produk berbasis bulu babi dapat dikembangkan menjadi produk kosmetik.Bulu babi  (Diadema setosum) merupakan hewan yang sangat penting bagi perairan, hingga hewan ini disebut sebagai kunci bagi daur materi dan aliran energi diperairan dan juga bulu babi dapat digunakan sebagai bioindikator untuk mengetahui apakah perairan tersebut tercemar atau tidak. Pengolahan sumber daya bulu babi di Indonesia perlu dikelola secara optimal dikarenakan bulu babi merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai komersil yang tinggi. Sehingga, dapat mengurangi terjadinya overfishing yang membuat penurunan populasi bulu babi pada sejumlah daerah di Indonesia. Diadema setosum memiliki kandungan gizi yang tinggi baik cangkang, gonad, dan intensine. Hasil review dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa Diadema setosum pada gonad banyak digunakan sebagai antioksidan. Aplikasi ke depan untuk produk berbasis bulu babi dapat dikembangkan menjadi produk kosmetik

    PESTEL Analysis of the Integration of Tourist Visa Policies in the Kepulauan Riau

    Get PDF
    Tourism is a key economic sector in Indonesia, with the Riau Islands being a major destination due to its proximity to Singapore and Malaysia. However, its tourism growth is hindered by restrictive visa policies, including high Visa on Arrival (VoA) fees and frequent regulatory changes, making it less competitive than neighboring countries. This study analyzes the impact of visa policies on Riau Islands tourism using the PESTEL framework (Political, Economic, Social, Technological, Environmental, and Legal). A qualitative descriptive method was applied, utilizing secondary data from government reports, academic studies, and case analyses. The findings indicate that frequent visa policy shifts create uncertainty for tourists and businesses. Economically, high VoA fees deter short-term visitors, particularly from Singapore and Malaysia. Socially, travelers prefer destinations with simpler visa procedures, while cases of visa misuse highlight the need for stricter controls. Technological limitations in e-Visa processing and border control contribute to inefficiencies. Environmentally, rising tourist numbers risk over-tourism and ecological degradation. Legally, inconsistent enforcement across entry points causes confusion. To improve competitiveness, this study recommends lowering VoA costs, expanding visa exemptions, enhancing digital visa services, and integrating sustainability into visa policies. While this study offers valuable insights, it lacks quantitative data and direct stakeholder input. Future research should incorporate statistical models to measure visa policy impacts and compare Indonesia’s policies with regional competitors. A balanced, technology-driven, and well-regulated visa policy can position the Kepulauan Riau as a leading sustainable tourism destination in Southeast Asia

    Minat Generasi Zoomer dalam Menenun Songket Palembang di Desa Muara Penimbung Ulu

    Get PDF
    Songket sebagai warisan budaya berupa kain yang dibuat dengan menggunakan alat tenun. Di Desa Muara Penimbung proses penenunan songket dilakukan dengan alat tenun manual bernama gedongan. Motif pada kain songket ini terbentuk akibat dari adanya pengaruh kulturasi kebudayaaan. Kain songket yang sudah jadi akan dipasarkan melalui pengepul dengan harga yang berbeda sesuai dengan tingkat kerumitan dan bahan yang digunakan. Penelitian pada artikel ini bertujuan untuk menganalisa minat generasi Z dalam menenun kain songket di Desa Muara Penimbung Ulu dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi lapangan secara langsung yang disertai dengan wawancara mendalam dan dokumentasi penelitian. Penelitian menemukan hasil temuan dilapangan berupa adanya faktor baik secara habitus maupun ranah yang memengaruhi minat generasi Z dalam menenun kain songket di khas Palembang di Desa Muara Penimbung Ulu. Habitus ditemukan dimana generasi Z lebih berminat untuk memilih pekerjaan yang dianggap lebih dapat menopang pemenuhan kebutuhan ekonomi serta melanjutkan pendidikan dan ranah berupa sistem pemasaran yang menjadi struktur sosial pada proses penenunan kain sonngket. Berdasarkan temuan tersebut didapatkan kesimpulan bahwa pada generasi Z di Desa Muara Penimbung Ulu Kabupaten Ogan Ilir terjadi penurunan minat dalam menenun kain songket khas Palembang, sehingga populasi penenun generasi Z sangat minim pada masyarakat Desa Muara Penimbung Ulu

    BIG DATA DAN KINERJA PERUSAHAAN: SUATU KAJIAN DENGAN PENDEKATAN ANALISIS BIBLIOGRAFI

    Get PDF
    The literature related to the impact of big data on company performance is still fragmented and lacks integrating the results of current studies. This study uses a systematic literature review method. The analysis process uses 73 articles from Scopus. The purpose of this study is to contribute to the literature related to the relationship between big data and company performance. This study provides a systematic overview of how big data affects various types of company performance (financial, operational, ESG, technology & innovation, and marketing). This systematic review is proposed to pave the way for conceptual and empirical research streams by emphasizing the importance of big data analytics in improving company performance. In addition, this observation offers academics and practitioners a better understanding of the relationship between big data analytics and company performance.Literatur terkait dengan pengaruh big data terhadap kinerja perusahaan masih terfragmentasi dan kurang dalam upaya untuk mengintegrasikan hasil studi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode systematic litertur review. Proses analisis menggunakan 73 artikel dari scopus. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi literatur terkait hubungan big data dengan kinerja perusahaan. Penelitian ini memberikan tinjauan sistematis tentang bagaimana pengaruh big data terhadap berbagai jenis kinerja perusahaan (finansial, operasional, ESG, teknologi & inovasi, dan pemasaran). Tinjauan sistematis ini mengusulkan untuk membuat jalan bagi aliran penelitian konseptual dan empiris dengan menekankan pentingnya analitik big data dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Selain itu, tinjauan ini menawarkan kepada para akademisi dan praktisi pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara analitik big data dan kinerja perusahaan

    Wordplay on Malangan T-shirt: A Linguistic Resource for Language Education

    Get PDF
    This study delves into the linguistic ingenuity of Malangan T-shirt wordplay, a unique form of cultural expression deeply intertwined with the local identity of Malang, Indonesia. Through a comprehensive analysis of 100 T-shirt designs which were obtained from local distros and a football event in Malang, we identified a rich tapestry of wordplay techniques, including malapropisms, ambiguity, slang, and visual manipulations such as logo modifications and artistic discourse. These linguistic devices playfully subvert language norms, crafting humorous and thought-provoking messages that resonate with local audiences and challenge conventional linguistic conventions. Our research underscores the pedagogical potential of Malangan T-shirt wordplay, demonstrating its ability to enhance language education, foster cultural understanding, and cultivate critical thinking skills of language class students. By incorporating these linguistic artifacts into language instruction, educators have mote inspiration to create engaging and culturally relevant learning experiences that transcend traditional classroom approaches and promote a deeper appreciation of language and culture

    Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Dan Minyak Atsiri Kulit Jeruk Sebagai Sabun Cuci Piring

    Get PDF
    Dusun Godehan adalah salah satu dusun di Desa Kucur yang terletak di kaki Gunung Kawi, Kabupaten Malang. Dusun ini merupakan salah satu sentra penghasil jeruk keprok, namun masyarakat masih menjualnya dalam bentuk buah mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Selain itu, masalah lalat juga menjadi kendala dalam produksi jeruk keprok. Kedua masalah ini menyebabkan nilai ekonomi jeruk keprok masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi dari Universitas Ma Chung memberikan solusi melalui pelatihan pengolahan jeruk keprok menjadi produk bernilai tambah, seperti sabun cuci piring berbahan dasar minyak atsiri kulit jeruk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Dusun Godehan dalam mengolah jeruk keprok. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi empat tahap, yaitu: persiapan, pelatihan destilasi minyak atsiri, pelatihan pembuatan sabun, dan evaluasi. Peserta pelatihan terdiri dari 20 orang perwakilan ibu-ibu PKK. Bahan-bahan yang digunakan antara lain minyak atsiri kulit jeruk, minyak jelantah, kalium hidroksida, HPMC, asam stearat, gliserin, BHT, EDTA-Na, amphitol, parfum, pewarna, dan aquades. Kegiatan ini berlangsung selama 7 bulan (Maret–September 2023) dan mendapatkan respons positif. Sebanyak 94% peserta merasa puas dengan program ini serta bangga dengan produk yang dihasilkan. Melalui pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat, khususnya dalam pembuatan sabun cuci piring. Ke depan, diharapkan produk sabun ini dapat diproduksi dalam skala lebih besar untuk meningkatkan nilai ekonomi jeruk keprok Dusun Godehan

    2,248

    full texts

    76,813

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇