Universitas Maritim Raja Ali Haji Pusat Jurnal Ilmiah
Not a member yet
76813 research outputs found
Sort by
Implementasi Aturan Guru Yang Mendisiplinkan Murid
Fenomena kriminalisasi terhadap guru dalam menjalankan tugas pendisiplinan terhadap siswa semakin meningkat di Indonesia. Tindakan disiplin yang dulunya dianggap wajar kini sering dianggap sebagai pelanggaran hukum akibat perubahan persepsi masyarakat dan penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum serta upaya perlindungan terhadap guru yang dikriminalisasi saat mendisiplinkan siswa. Metode yang digunakan adalah normatif-empiris dengan studi kasus di Kabupaten Lingga, melalui wawancara dengan guru, pihak kepolisian, dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perlindungan hukum bagi guru telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 dan diperkuat oleh nota kesepahaman antara POLRI dan PGRI, implementasinya masih lemah. Banyak guru merasa takut dalam menegakkan disiplin karena minimnya perlindungan nyata. Oleh karena itu, perlunya peningkatan budaya hukum, substansi hukum yang jelas, serta sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat dan aparat penegak hukum demi melindungi profesi guru dari kriminalisasi yang tidak tepat.Fenomena kriminalisasi terhadap guru dalam menjalankan tugas pendisiplinan terhadap siswa semakin meningkat di Indonesia. Tindakan disiplin yang dulunya dianggap wajar kini sering dianggap sebagai pelanggaran hukum akibat perubahan persepsi masyarakat dan penerapan Undang-Undang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum serta upaya perlindungan terhadap guru yang dikriminalisasi saat mendisiplinkan siswa. Metode yang digunakan adalah normatif-empiris dengan studi kasus di Kabupaten Lingga, melalui wawancara dengan guru, pihak kepolisian, dan pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perlindungan hukum bagi guru telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 dan diperkuat oleh nota kesepahaman antara POLRI dan PGRI, implementasinya masih lemah. Banyak guru merasa takut dalam menegakkan disiplin karena minimnya perlindungan nyata. Oleh karena itu, perlunya peningkatan budaya hukum, substansi hukum yang jelas, serta sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat dan aparat penegak hukum demi melindungi profesi guru dari kriminalisasi yang tidak tepat
Pelatihan Penggunaan Google sites Untuk Mahasiswa Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Matematika Berbasis Website
Media pembelajaran matematika berbasis website menggunakan Google Sites merupakan platform digital yang menggunakan internet dan situs web untuk menyajikan materi dan kegiatan pembelajaran matematika. Kemampuan guru matematika dalam mengoperasikan Google Sites masih tergolong rendah, maka dari itu diperlukan upaya preventif dan sistematis melalui pelatihan kepada mahasiswa calon guru matematika sejak dini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis website dengan menggunakan Google Sites. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengenalan, demonstrasi, praktik, dan presentasi. Tahapan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penggunaan Google Sites sebagai alternatif media pembelajaran matematika berbasis website telah terlaksana dengan sangat baik dan mencapai target 100%, yang ditunjukkan melalui tingkat kehadiran penuh dari seluruh mahasiswa peserta pelatihan. Modul dan media yang digunakan dalam pelatihan dinyatakan valid berdasarkan hasil penilaian oleh para ahli. Dalam aspek pencapaian keterampilan mahasiswa, diketahui bahwa terdapat tiga kelompok mahasiswa yang termasuk dalam kategori terampil dalam mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Google Sites, dan terdapat satu kelompok yang masih tergolong kurang terampil. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelatihan ini juga tergolong sangat tinggi, yaitu 97% peserta merasa terbantu dan puas dengan kegiatan pelatihan ini
APLIKASI MOL (Mikroorganisme Lokal) JEROAN IKAN SEBAGAI BIOAKTIVATOR PUPUK CAIR LIMBAH ORGANIK PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L )
Limbah ikan dapat dijadikan sebagai bahan untuk menjadikan mikroorganisme lokal sebagai bioaktivator dalam pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga. Ini merupakan salah satu cara pemanfaatan limbah organik perikanan. Menurut Purwasasmita (2009) menjelaskan bahwa Salah satu aktivator yang berpotensi mempercepat penyediaan pupuk adalah larutan mikroba lokal. Larutan MOL mengandung unsur makro dan mikro serta bakteri yang dapat digunakan sebagai stimulan tanaman, pengendalian hama, penyakit tanaman, agen pengurai bahan organik, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi yang paling efektif untuk memasukkan MOL (mikroorganisme lokal) ke dalam pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi (Brassica rapa L) ditinjau dari tinggi batang, jumlah daun, dan berat segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman sawi (Brassica rapa L) sangat dipengaruhi oleh penambahan MOL limbah jeroan ikan sebagai bioaktivator pada pupuk organik cair berbahan limbah rumah tangga. yaitu jumlah daun, pH tanah, tinggi tanaman, dan berat basah tanaman. Perlakuan M4 dengan konsentrasi pupuk 7,5% selama 42 hari merupakan pupuk organik cair terbaik untuk limbah rumah tangga yang meliputi MOL limbah jeroan ikan
Research trends in mathematical literacy and self-regulated learning: A scoping review using bibliometric analysis
Mathematical literacy and self-regulated learning (SRL) are essential competencies for students\u27 success in mathematics. However, research on their intersection remains fragmented, lacking a comprehensive overview of trends, key themes, and influential contributions. This study used Google Scholar and Publish or Perish to conduct a scoping review and bibliometric analysis of mathematical literacy and SRL research from 2009 to 2023. The analysis included publication trends, citation patterns, co-word analysis, and collaboration networks. The findings showed a significant increase in research after 2015, with peaks in publications in 2021 and 2022. Key themes include cognitive strategies, motivation, pedagogical approaches, technological integration, and assessment methods. The most cited works emphasize SRL\u27s role in problem-solving, metacognition, and technology-enhanced learning. Collaboration networks indicate that research is dominated by North American, European, and Australian institutions, with limited contributions from developing regions. The study suggests expanding AI-enabled SRL research, teacher professional development, and culturally diverse frameworks to enhance mathematical literacy instruction globally. These insights contribute to advancing evidence-based instructional models that integrate Technology, self-regulation, and mathematical reasoning to improve learning outcomes
MEMPERKASA BIOREMEDIASI: INOVASI BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK DALAM MENYELAMATKAN LINGKUNGAN BERAIR
Senyawa hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak bumi sangat berbahaya jika masuk dan mencemari perairan laut. Perlu dilakukannya pendekatan yang dapat menanggulangi terjadinya pencemaran minyak bumi di perairan laut. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pendekatan secara biologis dengan bioremediasi. menggunakan bantuan bakteri hidrokarbonoklastik yang dapat mengikat, mengemulsi, mentranspor serta menguraikan bahan cemaran. Riview literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis bakteri hidrokarbonoklastik dari perairan Indonesia. Beberapa jenis bakteri hidrokarbonoklastik yang ditemukan dalam penelitian bioremediasi 10 tahun terakhir (2012-2022) dalam website https://scholar.google.com adalah Bacillus, Pseudomonas, Klebsiella, Enterobacter, Citrobacter, Alcanivorax, Halomonas, Raoultella, Alphaproteobacteria, Firmicutes, Vibrio alginolyticus, Alcaligenes, Micrococcus, Halobacillus serta Rhodobacteraceae. Bakteri - bakteri ini terbukti dapat mendegradasi cemaran minyak bumi di perairan laut baik secara tunggal maupun konsorsium dengan persentase kemampuan degradasi sebesar 22,2% - 100%. Dengan memanfaatkan bakteri-bakteri ini secara optimal, dapat membuka peluang untuk pengembangan strategi bioremediasi yang lebih efektif
The Effect of Artificial Intelligence in terms of Effectiveness and Efficiency on Military Operation
This research explores the impact of implementing artificial intelligence (AI) on the effective-ness and efficiency of military operations. With rapid technological advancements, AI has be-come a crucial component in the modernization of military strategy and tactics. This research describes the impact of artificial intelligence on military operations in terms of effectiveness and efficiency. The methodology is descriptive qualitative research on how AI affects military operations and how it compares before the influence of AI. The results show that AI can signif-icantly improve operational effectiveness by increasing intelligence accuracy and tactical re-sponsiveness, as well as efficiency by reducing operational costs and increasing decision-making speed. However, the research also identified associated challenges and risks, such as cybersecurity concerns and the ethics of using AI in armed conflict. The findings provide valu-able insights for military decision-makers and technology developers in designing optimal AI integration strategies
Collaborative Governance Program of the Local Goverment of Jambi Province in an Effort to Tackle Inflation in 2022
This study analyzes the collaborative governance approach applied by the Jambi Provincial Government in an effort to tackle inflation in 2022, where as of July 2022 President Jokowidodo said that Jambi Province was the province that experienced the highest inflation in Indonesia, which was 8.55% and Jambi City was the city district that contributed to the highest inflation with an inflation value of 8.55% and was the highest inflation for the Regency or City level in Indonesia. Therefore, a collaborative governance approach is appropriate to see a framework that involves various stakeholders in Jambi City in overcoming inflation, including the government, private sector, academics, and the community, in the decision- making process and policy implementation. Through the formation of the Regional Inflation Control Team (TPID), the Jambi City Government managed to integrate various resources and expertise to overcome inflation caused by various factors, such as rising prices of basic commodities and distribution disruptions, seen in early 2023 the Jambi City inflation rate began to stabilize. The method used is a qualitative approach, by describing the extent of the collaborative process carried out, and is inductive, this is because the data obtained is then developed into basic assumptions from informants, then followed up repeatedly so that it can be concluded that these assumptions can be accounted for. The stages of collaboration start from problem identification and goal setting, the formation of collaborative structures, the development of action plans, to the implementation of strategic policies and programs. Regular monitoring and regular evaluations are carried out to assess the effectiveness of the steps taken, followed by a strategy program based on the results of the evaluation with the stakeholders involved such as the market operation program, the \u27Payo menanan chili\u27 movement, UMKM assistance, and the local rice purchase program, all of these programs require active community participation and public education as an important component in maintaining price stability and managing inflation expectations in Jambi City. The results showed that the collaborative governance approach applied by the Jambi City Government was effective in tackling inflation and maintaining price stability as evidenced by the decline in the inflation index to 1.96% from the previous 8.55% highest in the nation. These findings can serve as a model for other regions in facing similar economic challenges
Cost-Benefit Analysis dalam Pendidikan Tinggi: Studi terhadap Efektivitas Investasi Kuliah bagi Mahassiwa
Penelitian ini menganalisis efektivitas investasi pendidikan tinggi dari perspektif Analisis Biaya-Manfaat (CBA), dengan landasan kuat pada konsep biaya dan manfaat dari Teori Pilihan Rasional (Rational Choice Theory) James Coleman. Dalam konteks pilihan individu untuk melanjutkan pendidikan, Coleman menekankan bahwa keputusan didasarkan pada perhitungan rasional untuk memaksimalkan manfaat pribadi sambil meminimalkan biaya. Tujuan utama studi ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengukur berbagai dimensi biaya dan manfaat pendidikan tinggi, baik yang bersifat moneter maupun non-moneter, bagi mahasiswa di Indonesia. Dari sudut pandang akuntansi, penelitian ini secara cermat menghitung biaya finansial langsung (misalnya, uang kuliah, biaya hidup) dan biaya peluang (kehilangan pendapatan). Sementara itu, perspektif sosiologi digunakan untuk mengeksplorasi manfaat non-moneter seperti peningkatan modal sosial, mobilitas sosial, dan akses ke jaringan profesional, yang juga merupakan bagian dari kalkulasi rasional individu menurut Coleman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei daring yang melibatkan mahasiswa dan alumni dari berbagai latar belakang universitas di Indonesia. Data yang dikumpulkan mencakup riwayat pengeluaran pendidikan, pendapatan sebelum dan sesudah kuliah, serta persepsi subjektif mengenai keuntungan sosial dan personal. Hasil penelitian awal menunjukkan bahwa, meskipun biaya finansial awal pendidikan tinggi tergolong tinggi, manfaat jangka panjang yang dirasakan—baik dalam bentuk peningkatan pendapatan maupun peningkatan status sosial dan peluang—umumnya melampaui biaya tersebut, memvalidasi asumsi dasar teori pilihan rasional
Resilience and Solidarity of the Kemiri Village Community After Natural Disasters from a Sociological Perspective
This study examines the resilience and solidarity of the Kemiri Village community in the aftermath of natural disasters, viewed through a sociological lens. The research seeks to understand how social structures, collective values, and cultural mechanisms have shaped community responses to crisis situations, particularly in rebuilding livelihoods and restoring social cohesion. Using a qualitative descriptive method, data were gathered through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving community leaders, disaster survivors, and local institutions. The analysis draws upon theories of social resilience and collective solidarity to interpret patterns of adaptation, cooperation, and mutual aid among residents. The findings reveal that community resilience in Kemiri Village is deeply rooted in traditional social networks, kinship systems, and religious values that encourage mutual support and collective problem-solving. Social capital plays a pivotal role in mobilizing resources, rebuilding infrastructure, and ensuring the equitable distribution of aid. Furthermore, local leadership and informal institutions such as community prayer groups and neighborhood associations acted as mediating agents that strengthened coordination between residents and external relief organizations. Solidarity was expressed through “gotong royong” (mutual cooperation), communal labor, and emotional support, which helped alleviate psychological trauma and fostered a sense of belonging. The study concludes that resilience in Kemiri Village is not merely a product of material recovery but also of cultural endurance and moral unity. Strengthening participatory governance, promoting inclusive disaster education, and preserving traditional values of solidarity are essential to enhancing long-term resilience in rural communities facing recurring natural hazards
GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN PESISIR AI LEMAK KABUPATEN SUMBAWA
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui gerakan bersih pantai di Pantai Ai Lemak merupakan salah satu upaya pengelolaan lingkungan pesisir yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan kesadaran kebersihan lingkungan serta mengajak masyarakat beserta wisatawan untuk menjaga kebersihan pesisir pantai. Pengabdian ini menggunakan metode observasi dan partisipasi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pesisir Pantai Ai Lemak Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati, Universitas Teknologi Sumbawa. Kegiatan pengabdian ini membuka pikiran dan wawasan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran serta kepedulian dalam mencegah terjadinya pencemaran lingkungan perairan sehingga berdampak pada kebersihan pantai dan meningkatkan jumlah wisatawan. Keterlibatan masyarakat pesisir pantai penting sekali untuk selalu diberikan pemahaman dan edukasi pemeliharaan lingkungan dengan baik. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan bersih pantai merupakan salah satu langkah edukasi dan penyadartahuan yang dapat diaplikasikan. Sehingga berpengaruh dalam kelestarian ekosistem pantai agar terhindar dari pencemaran lingkungan oleh sampah